• Home
  • Berita Sumut
  • Penanganan Perkara JR Saragih Dilimpahkan ke Sentra Gakkumdu Pusat

Penanganan Perkara JR Saragih Dilimpahkan ke Sentra Gakkumdu Pusat

Amrizal Selasa, 12 Juni 2018 19:15 WIB
mtc/ist
MATATELINGA, Medan: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut menyerahkan penanganan kasus Jopinus Ramli (JR) Saragih kepada Bawaslu Republik Indonesia selaku Pembina Sentra Gakkumdu Pusat.  Informasi itu diketahui melalui surat Bawaslu Sumut bernomor: 2303/K.Bawaslu-Prov.SU/PM.06.01/05/2018, Rabu (6/6). 

Dalam surat yang diteken langsung Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan itu, ternyata surat tersebut sudah sejak 23 Mei 2018 disampaikan kepada Bawaslu RI. Dimana terdapat dua poin krusial yang tercantum pada surat tersebut. Pertama, Bawaslu Sumut menyampaikan dasar-dasar hukum penyerahan penanganan kasus JR Saragih. 

Poin kedua, Bawaslu Sumut menyampaikan kronologi penanganan kasus JR Saragih (Laporan Nomor LP/332/III pada 9 Maret 2018), yang mana berkas telah dinyatakan lengkap (P-21) namun sampai kini belum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri dengan alasan pihak JPU Kejati Sumut (JPU Sentra Gakkumdu Sumut) menunggu penyerahan tersangka atas nama JR Saragih dan barang bukti dari pihak penyidik Gakkumdu (penyidik Polda Sumut), dengan kata lain status belum P-22. 

Masih dalam surat Bawaslu, adapun kronologis penanganan laporan dugaan pelanggaran Nomor 05/LP/PG/Prov/02.00/III/2018 atas nama pelapor Nurmahadi Darmawan. Yakni pada 2 Maret 2018 telah diterima laporan si pelapor atas dugaan penggunaan surat palsu oleh terlapor JR Saragih dalam pencalonan Pilgubsu. Lalu pada 3 Maret dilakukan pembahasan pertama di Sentra Gakkumdu Sumut, dengan kesimpulan adanya dugaan tindak pidana menggunakan surat palsu berupa fotokopi legalisir ijazah JR Saragih seolah-olah sebagai surat yang sah dalam pencalonan Pilgubsu. Dimana telah dikeluarkan tiga rekomendasi; harus dicari fotokopi ijazah legalisir yang digunakan saat Pilgubsu; harus dicari tanda tangan pembanding atas nama Sopan Adrianto; harus dimintakan hasil laboratorium forensik. 

Setelah itu pada 5-7 Maret, Gakkumdu Sumut telah mengklarifikasi dan lakukan penyelidikan terhadap pelapor, saksi, terlapor, KPU Sumut dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Selanjutnya pada 7 Maret Gakkumdu Sumut juga sudah melakukan pembahasan kedua atas kasus dimaksud, dimana menyimpulkan telah memenuhi unsur tindak pidana pemilihan pasal 184 UU Nomor 1/2015 tentang penetapan PP pengganti UU No.1/2014 menjadi UU, sebagaimana telah dirubah dengan UU No.8/2015 tentang perubahan pertama dan terakhir dirubah dengan UU No.10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota. Alhasil rekomendasinya laporan dugaan pelanggaran itu dapat ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. 

Pada 8 Maret Gakkumdu Sumut menyerahkan laporan ini kepada Dirkrimum Polda Sumut dengan surat penerusan Nomor:0802/K.Bawaslu-Prov.SU/PM.06.01/03/2018. Pihak Polda Sumut pun lantas melakukan pemeriksaan atas pelimpahan dugaan kasus pelanggaran dari Gakkumdu itu. Dimana sudah dilakukan pemeriksaan terhadap pelapor atas nama Nurmahadi Darmawan, saksi atas nama Lukman Manurung dan Setia Bina Jaya Hutajulu, KPU Sumut, dan terlapor atas nama JR Saragih (yang bersangkutan tidak hadir). 

Selanjutnya pada 15 Maret, JR Saragih ditetapkan sebagai tersangka oleh Poldasu dimana telah memenuhi unsur tindak pidana atas nama terlapor. Lalu 22 Maret dilakukan pembahasan ketiga di Sentra  Gakkumdu Sumut, dengan kesimpulan berkas perkara LP/322/III/2018/SPKT II tanggal 9 Maret dilimpahkan kepada jaksa Sentra Gakkumdu Sumut pada Senin, 26 Maret. Dimana ada rekomendasi berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaan, penyidik perlu memeriksa kembali saksi-saksi dan ahli untuk memenuhi unsur setiap orang dan unsur dengan sengaja. 

Pada 28 Maret juga dilakukan pelimpahan berkas perkara kepada KPU Kejatisu di Sentra Gakkumdu Sumut, dimana setelah berkas dinyatakan P-21 maka dilakukan pelimpahan berkas oleh Dirkrimum Poldasu kepada JPU Kejatisu di Gakkumdu. Esok harinya, dilakukan pemanggilan pertama kepada tersangka JR Saragih oleh penyidik Poldasu untuk diserahkan kepada JPU, namun tersangka tidak menghadiri panggilan dimaksud. Lalu pada awal April, disepakati rencana pemanggilan kedua terhadap JR namun dari informasi penyidik Poldasu pemanggilan justru tidak jadi dilakukan dengan alasan yang bersangkutan merupakan bupati aktif dan banyak kesibukan. Kemudian terakhir pada 4 Mei, dilakukan pembahasan khusus Sentra Gakkumdu Sumut membicarakan tentang laporan dugaan pelanggaran ini. 

Yang mana Bawaslu selaku Ketua Koordinator dalam hal ini untuk meminta penjelasan dan status penanganan dari laporan tersebut, dengan kesimpulan penyidik segera menindaklanjuti P-21 dengan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke JPU Kejatisu di Sentra Gakkumdu. Dan rekomendasinya penyidik segera menindaklanjuti P-21 dengan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke JPU Kejatisu di Sentra Gakkumdu. 

Koordinator Gakkumdu yang juga Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sumut, Herdi Munte tak menampik ihwal penyerahan penanganan perkara JR Saragih ke Sentra Gakkumdu Pusat. "Iya sudah kita lakukan," katanya singkat. (mtc)
Editor: faeza

T#g:
Komentar
Sabtu, 19 Jan 2019 09:21Ekonomi

Biaya Bagasi Pesawat Bigitu Mahal, Ini Tips Mengatasinya

Bagasi merupakan komponen terpenting dalam bepergian dengan pesawat. Terutama bagi penumpang yang selalu memboyong koper dalam ukuran besar. Sejumlah maskapai penerbangan low cost carrier (LCC) pun sempat menggratiskan layanan ini. Penumpang jadi cukup me

Sabtu, 19 Jan 2019 09:06Internasional

Anak Ini Diberi Nama AA, Tujuan Orang Tuanya "Megelitik" isi Perut, Sontak Viral di Warga Net

Kisah unik terjadi di Malaysia dan mendadak viral setelah tersebar di media sosial. Ya, seorang pria menamai anak perempuannya dengan inisial AA. Alasannya sangat unik, yaitu diharapkan kelak bisa duduk di depan saat mengikuti ujian di sekolah.

Sabtu, 19 Jan 2019 08:51Berita Sumut

Massa Desak Polda Sumut Tangkap Sintong Gultom

Puluhan massa dari Forum Mahasiswa dan Pemuda Peduli (Formasi) Tapanuli Tengah melakukan aksi unjuk rasa di Polda Sumut, Jumat (18/1/2019) siang. Massa menilai lambatnya, dalam menuntaskan kasus perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Tapanuli Tengah (Tapten

Sabtu, 19 Jan 2019 08:36Nasional

Dansatgas Timur UNIFIL Kunjungi Markas Pasukan Perdamaian RI di Lebanon

Komandan Sektor (Dansektor) Timur UNIFIL, Brigadier General Antonio Gomero Losada menegaskan jika Sector East Military Police Unit (SEMPU) merupakan tulang punggung Komando Sektor (Kosektor) Timur UNIFIL. Hal itu disampaikan Antonio saat mengunjungi Gajah

Sabtu, 19 Jan 2019 08:21Berita Sumut

Tak Tenang Terus Bersembunyi, Akhirnya Serahkan diri Ke Polisi

Sejak kejadian tabrakan maut bus Sumatera Transport (Sutra) dengan sepeda motor Yamaha Mio di jalur puncak Brastagi pada Minggu 13 Januari 2019 lalu, AG, sopir yang sempat melarikan diri, akhirnya menyerahkan diri ke Polisi.

Sabtu, 19 Jan 2019 08:06Lifestyle

Yuk Intip Sopir Truk Super Cantik & Hot Asal Jepang

Sopir truk pada umumnya adalah sosok laki-laki dengan gaya hidup amburadul yang tidak bersahabat. Tapi di Jepang, ada satu sopir truk cantik nan seksi bikin Anda ogah berpaling lho!

Sabtu, 19 Jan 2019 07:51Berita Sumut

Pembeli Buang Sabu Ditangkap Polsek Patumbak

Pemuda berinisial TO ,27, tak bisa berbuat banyak ketika petugas kepolisian menemukan barang bukti narkotika satu paket sabu-sabu di bawah sepeda motor yang dinaikinya.

Sabtu, 19 Jan 2019 07:36Bola

Jose Mourinho Beberkan soal Ronaldo dan Messi

Jose Mourinho memang tengah menganggur saat ini tetapi dia tak bisa menjauh dari sepakbola. Belum lama ini pelatih berpaspor Portugal itu membicarakan dua sosok mengabintang sepakbola modern yakni Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Sabtu, 19 Jan 2019 07:21Berita Sumut

Dikabarkan, Satu Keluarga Tewas Dalam Mobil Taft

: Sebuah mobil Taft dengan bermuatan satu keluarga diperkirakan tujuh orang, tenggelam di aliran Sungai Dusun V Stungkit Kecamatan Wampu menuju Kecamatan Dusun Selayang Pulao Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat, Jumat (18/1/2019)

Sabtu, 19 Jan 2019 07:06Internasional

Gara-Gara Staf, Puluhan Penerbangan Tertunda

Penumpang pesawat bisa menunggu dalam waktu lama, pada Jumat (18/1/2019) malam, setelah setidaknya 40 penerbangan ke dan dari Bandara Sydney, Australia ditunda atau dibatalkan karena kekurangan staf yang tak terduga.

Sabtu, 19 Jan 2019 06:51Bola

Paul Pogba Kejar Rekor Cristiano Ronaldo

Manchester United memiliki tugas untuk menjamu Brighton & Hove Albion malam ini, Sabtu (19/1/2019) pukul 22.00 WIB dalam laga lanjutan Liga Inggris 2018-2019. Dalam pertandingan tersebut, gelandang Man United, Paul Pogba, memiliki potensi yang cukup b

Sabtu, 19 Jan 2019 06:36Nasional

Jelang Pilpres, Mendagri: Hilangkan "Racun" Demokrasi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan ucapan pesan Natal kepada keluarga besar umat Nasrani di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Sabtu, 19 Jan 2019 06:21Berita Sumut

LAPK: Kebijakan Tidak Pro Rakyat

Melalui Permenkes Nomor 51 Tahun 2018, peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akan dikenakan urun biaya saat berobat ke rumah sakit dan klinik utama, baik rawat jalan maupun rawat inap. Klaimny

Sabtu, 19 Jan 2019 06:06Berita Sumut

Husni Minta Dukungan Penuh Seluruh Warga Wujudkan Medan Bersih Sampah

Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan kembali meluruskan bahwasannya Medan bukan kota metropolitan terkotor seperti yang dilansir sejumlah media beberapa waktu lalu. Yang benar Kota Medan mendapat nilai rendah ketika penil

Jumat, 18 Jan 2019 23:40Lifestyle

Anak Milenial Rentan Terkena Penyakit, Kenapa...

Suatu studi menyatakan bahwa anak-anak milenial akan banyak menghadapi masalah kesehatan di banding orangtuanya. Gaya hidup dan pola asuh yang didapat ternyata berdampak pada kesehatan fisik ataupun mental.

Jumat, 18 Jan 2019 23:30Internasional

Jurnalis Ditembak Mati, Pasca Bantu Ungkap Kasus Mafia Bola

Seorang jurnalis Ghana yang membantu mengungkap kasus mafia sepakbola di negara Afrika barat itu ditembak mati oleh pria bersenjata dalam perjalanan pulang kerja pada Rabu. Ahmed Hussein-Suale ditembak tiga kali oleh beberapa pria yang mengendarai sepeda