• Home
  • Berita Sumut
  • Pendidikan Vokasi Pariwisata Sangat Penting dalam Pengembangan Wisata Danau Toba

Pendidikan Vokasi Pariwisata Sangat Penting dalam Pengembangan Wisata Danau Toba

faeza Rabu, 11 Juli 2018 16:15 WIB
mtc/ist
Pendidikan vokasi pariwisata sangat penting dan strategis dalam mengembangkan wisata Danau Toba di Sumatera Utara (Sumut). Apalagi, Danau Toba merupakan salah satu dari tiga kawasan yang merupakan prioritas nasional, selain Kawasan Borobudur di Jawa Teng
MATATELINGA, Medan: Pendidikan vokasi pariwisata sangat penting dan strategis dalam mengembangkan wisata Danau Toba di Sumatera Utara (Sumut). Apalagi, Danau Toba merupakan salah satu  dari tiga kawasan yang merupakan prioritas nasional, selain Kawasan Borobudur di Jawa Tengah dan Kawasan Mandalika di Nusa Tenggara Barat.


Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA ketika membuka Rapat Sinkronisasi Potensi Kerja Sama Bidang Pendidikan Vokasi Pariwisata dan Kerjasama Transportasi di Wilayah Kawasan Danau Toba, Rabu (11/7) di Hotel Le Polonia Medan.

Menurut Pj Gubsu Eko Subowo, untuk pengembangan kawasan Danau Toba, sektor pariwisata dan perhubungan (tranportasi) merupakan faktor penunjang yang cukup penting. "Pendidikan vokasi sektor pariwisata memang sangat diperlukan dalam rangka pengembangan ini. Banyak bidang pada sektor pariwisata tersebut, seperti hotel dan restoran, kuliner, UMKM dan lainnya. Paling susah adalah yang menyangkut sosial budaya masyarakat," ujarnya


Untuk budaya Sumut dengan sebutan "Body Rambo Hati Rinto", lanjut Eko, perlu upaya pembenahan guna menarik wisatawan. Karena wisatawan melihat apa yang kelihatan di luar. "Tak bisa dilihat apa yang di dalam hati. Dalam hati siapa yang tahu," ucapnya.

Selain itu, untuk bidang perhubungan, Eko menceritakan bahwa dirinya sejak dulu telah mengetahui bahwa Danau Toba itu sangat indah, luas dan letaknya di atas sehingga cuacanya sejuk. Masalahnya bagaimana dari daerah lain bisa sampai ke kawasan tersebut.

Bandara Silangit, lanjut Eko, adalah contoh bagaimana perhubungan bisa membuka isolasi, sehingga objek wisata itu bisa di akses wisatawan. Karena itu, infrastruktur yang sudah dibangun harus terus dijaga. Jangan sampai apa yang sudah dibangun ini rusak citranya, karena tata kelola yang kurang baik. "Ada infrastruktur dan ada tata kelola yang baik," ucapnya.


Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Kasubbid Kerjasama dan Penyelesaian Perselisihan antar Daerah Direktorat Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Jamiko mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memfasilitasi terwujudnya inisiasi perumusan kesepakatan bersama, antara pemerintah daerah dengan industri/swasta dalam pengembangan pendidikan vokasi, khususnya terkait dengan pariwisata di kawasan Danau Toba. "Juga akan dibahas kerjasama antar daerah di kawasan Danau Toba di bidang transportasi untuk pelayanan publik," ujar Jamiko.

Sedangkan peserta rapat sinkronisasi ini terdiri dari pejabat Provinsi Sumatera Utara yang membidangi kerja sama dan perhubungan, Dirut Badan Otorita Danau Toba dan para OPD kabupaten se kawasan Danau Toba, serta stakeholder terkait.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan dan Kerjasama Kemendagri Sugiarto SE MSi, Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo, para Kepala OPD Provsu dan kabupaten/kota, Bupati se kawasan Danau Toba.(mtc)
Editor: Faeza

T#g:Berita SumutPemko MedanPengembangan Wisata Danau TobaTerkini
loading...
Loading...
Komentar
Senin, 16 Jul 2018 13:40Berita Sumut

Dua Tersangka Pengguna Narkoba Dibekuk Reskrim Polsek Simpang Empat

Dua orang lelaki masing masing bernama Surya Darma alias Surya (40) warga dusun VI desa Sipaku Area kecamatan simpang Empat Asahan dan tersangka Tri Mulyan alias Iyan (31) warga jalan D.I.Panjaitan Pintu Air gang Musholah kelurahan Sei Tualang Raso Tanjun

Senin, 16 Jul 2018 13:28Berita Sumut

Pemko Medan Harus Tegas Soal Revitalisasi Pasar Timah

Pemko Medan diminta tegas untuk menyikapi persoalan revitalisasi Pasar tradisional di kota Medan. Contohnya revitalisasi kasus Pasar Timah yang saat ini terbengkalai akibat ketidaktegasan Pemko Medan.

Senin, 16 Jul 2018 13:14Berita Sumut

Tim Surveyor Verifikasi KARS Kunjungi RSUD Djoelham Binjai

Tim surveyor verifikasi akreditasi rumah sakit versi 2012, yang diketuai oleh dr Tumpal Simatupang Sp.OG (K) mengunjungi RSUD Djoelham Binjai.

Senin, 16 Jul 2018 12:51Berita Sumut

Viral di Medsos, Ternyata Kabar Anak yang Jadi Korban Begal Adalah Hoax

Beberapa hari ini, warga Medan dihebohkan dengan beredarnya kabar di media sosial baik Facebook maupun broadcast di WhatsApp tentang terjadinya aksi begal di wilayah Sunggal, Medan, yang menelan korban meninggal dunia.

Senin, 16 Jul 2018 09:59Internasional

Aleppo Diterjang Rudal, Suriah Tuding Israel Sebagai Biang Keladi

Suriah menuding Israel menembakkan rudal ke salah satu situs militer di dekat bandara Nairab yang terletak di pinggiran kota Aleppo pada Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 09:53Internasional

Demo Ricuh Akibat Harga BBM Melonjak, PM Haiti Pilih Undur Diri

Perdana Menteri Haiti, Jack Guy Lafontant, mengundurkan diri pada Sabtu (15/7), di tengah protes terkait pengurangan subsidi bahan bakar.

Senin, 16 Jul 2018 07:58Internasional

7 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Seseorang meledakkan bom bunuh diri di depan kantor Kementerian Pembangunan Pedesaan di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/7). Bom tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai belasan orang.

Senin, 16 Jul 2018 07:53Ekonomi

Ekspektasi Surplus Neraca Perdagangan Diperkirakan Dapat Perkuat IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (16/7) diperkirakan bakal kembali menguat ditopang ekspektasi surplusnya neraca perdagangan Juni 2018 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Senin, 16 Jul 2018 07:45Ekonomi

BEI Masih Berharap Freeport Lempar Saham Ke Publik

Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap PT Freeport Indonesia (PTFI) menawarkan sahamnya ke publik usai mayoritas kepemilikannya resmi dikuasai pemerintah. Dengan menjadi perusahaan publik, tata kelola Freeport Indonesia diharapkan lebih baik.

Senin, 16 Jul 2018 07:26Ekonomi

Jokowi Minta Rest Area Jalan Tol Hanya Menjual Merek Lokal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest area) di jalan tol tak dipenuhi oleh merek-merek asing. Jokowi ingin rest area diisi oleh merek-merek lokal.Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest a

Senin, 16 Jul 2018 07:13Nasional

Dirikan Kantor Polisi Bersama Indonesia-China di Ketapang, Jabatan AKB Sunario Dicopot

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyoroti fenomena Kantor Polisi Bersama yang dijalin dalam kerja sama Polres Ketapang, Kalimantan Barat dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok (China) Provinsi Jiangzu Resor

Senin, 16 Jul 2018 07:04Nasional

Rumah Dirut PLN Sofyan Basir Digeledah KPK, Tiga Bundel Dokuman Dibawa Serta

Penyidik KPK menyita sejumlah berkas dan tumpukan dokumen dari rumah Dirut PLN Sofyan Basir, Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 07:03Bola

Skuat Relatif Muda, Rata Rata usia 26,03 tahun

Dengan skuat relatif muda, rata-rata usia 26,03 tahun, Prancis tampil sebagai juara Piala Dunia 2018. Les Bleus menang 4-2 atas Kroasia dalam pertandingan final di Luzhniki Stadium

Senin, 16 Jul 2018 06:52Berita Sumut

Penyelundupan 5,297 KG Sabu-Sabu di Perairan Asahan Sumut di Gagalkan

Kali ini Tim First Fleet Quick Respons (FFQR) Lanal Tanjung Balai Asahan berhasil menangkap dan menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 5 bungkus atau seberat 5,297 kg dari sebuah kapal motor tanpa nama dan tanpa dokumen di Tanjung Ber

Senin, 16 Jul 2018 06:42Bola

Prancis Meluapkan Kegembiraannya, Selaku Juara Piala Dunia

Prancis unggul cepat di laga ini setelah Mario Mandzukic bikin gol bunuh diri di menit 18. Namun Kroasia bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan voli Ivan Parisic. Penalti Antoine Griezmann membuat Prancis kembali unggul 2-1 saat turun minum

Senin, 16 Jul 2018 06:30Nasional

Karena Sugito, Massa Bantai 292 Buaya di Sorong

Sugito, pria asal Jawa yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pembuat tahu, meregang nyawa usai diterkam buaya di Jalan Bandara SP-1, Kelurahan Klamalu, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat.