Sejak 2017 Sudah Dilakukan Dialog & Diberi Surat Peringatan

Penertiban Pedagang Warkop Elisabeth Sudah Sesuai Prosedur

faeza Senin, 19 Agustus 2019 18:13 WIB
Mtc/ist
Sebelum menertiban puluhan pedagang warung kopi (warkop) di Jalan H Misbah, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun, tepatnya depan RS Santa Elisabeth, Kamis (1/8), Pemko Medan melalui Satpol PP Kota Medan telah melakukan pendekatan persuasif dan membuka d
MATATELINGA, Medan: Sebelum menertiban puluhan pedagang warung kopi (warkop) di Jalan H Misbah, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun, tepatnya depan RS Santa Elisabeth, Kamis (1/8), Pemko Medan melalui Satpol PP Kota Medan telah melakukan pendekatan persuasif dan membuka dialog dengan para pedagang beberapa kali. 

Namun para  pedagang tetap bersikukuh berjualan sehingga ahirnya diputuskan dilakukan penertiban. Selain menggelar lapak di lokasi yang tidak diperbolehkan untuk berjualan, warga sekitar pun resah atas kehadiran para pedagang warkop tersebut.




Demikian diungkapkan Kasatpol PP Kota Medan H.M Sofyan di Medan, Senin (19/8). Pasca penyiraman air panas yang dilakukan salah seorang pedagang warkop,Rabu (7/8), kondisi Sofyan telah membaik setelah mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Medan.  Sofyan sudah bekerja kembali dan hadir pada acara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT Ke-74 Kemerdekaan RI di Lapangan Benteng, Sabtu (7/8).

Kondisi Sofyan sudah membaik, bekas luka akibat siraman air panas tidak terlihat karena mantan Camat Medan Area itu mengenakan baju lengan panjang. Hanya saja kulit atas telapak tangannya tampak kehitam-hitaman dan mengelupas, sedangkan luka di lengannya sudah mengering. Sepintas, Sofyan tak terlihat seperti orang yang baru mengalami luka akibat siraman air panas.




Seperti biasa sambil tersenyum, Sofyan menjelaskan, penertiban yang dilakukan bersama sekitar 300 anggota Satpol PP beberapa waktu lalu tidak dilakukan secara arogan. Selain sudah memberikan waktu kepada pedagang untuk mengosongkan tempat, petugasnya juga ikut membantu mengangkati barang milik pedagang. Namun pedagang tidak terima, ada beberapa pedagang melawan dan mencoba menggagalkan penertiban tersebut.

Jauh hari sebelum penertiban dilakukan, ungkap Sofyan, mereka telah melakukan pembinaan dengan teknik dialog dengan seluruh pedagang warkop, tepatnya 10 Oktober 2017. Dikatakan Sofyan, langkah ini dilakukan untuk menyikapi keresahan masyarakat yang merasa ketentraman mereka terganggu dengan kehadiran para pedagang warkop beserta lapak yang didirikan tersebut.




"Namun langkah dialog yang kita lakukan tidak membuahkan hasil, para pedagang tetap berjualan seperti biasa. Meski demikian kita tidak langsung tertitibkan, pendekatan persuasif terus dilakukan. Namun selang dua tahun, pedagang warkop tetap melakukan aktifitas berjualan 24 jam penuh," kata Sofyan.

Masyarakat kembali mengeluh dan menilai  Pemko Medan tidak mampu menertibkan pedagang warkop. Menyikapi hal itu, papar Sofyan, pihaknya kembali melakukan dialog dengan pedagang warkop, tepatnya 12 April 2019, pedagang kembali diminta untuk tidak berjualan dan mengosongkan lokasi.  Selain melanggar peraturan, keberadaan para pedagang warkop meresahkan masyarakat sehingga terus mendesak Pemko Medan segera menertibkan.




"Usai dialog yang kita lakukan, pedagang tetap saja berjualan. Bahkan, kita lanjutkan dengan membuat surat peringatan pertama sampai ketiga. Namun pedagang tidak emngindahkan, mereka tetap saja berjualan. Lantaran tidak ada itikad baik pedagang untuk mengosongkan sendiri kawasan itu, makanya kita turun melakukan penertiban. Jadi, penertiban yang kita lakukan itu telah melalui prosedur dan sangat tenggang rasa karena telah membiarkan cukup lama pedagang warkpo berjualan di tempat tersebut ," jelasnya.

Pasca dilakukan penertiban bilang Sofyan, beberapa pedagang kembali mendirikan lapak di tempat semula.  Atas dasar itulah, Rabu (7/8), Sofyan kembali membaawa anggotanya melakukan penertiban. Penertiban kali ini berakhir tragis, Sofyan mengaku bersama salah seorang anggotanya disiram air panas yang dilakukan oleh salah seorang pedagang. Akibtanya, Sofyan dan anggotanya pun mengalami luka sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.




Bagi Sofyan, penyerangan yang dilakukan pedagang saat melakukan penertiban bukan kali pertama. Selain disiram air panas, dirinya mengaku pernah terkena lemparan sehingga kepalanya terluka. "Di samping itu wajah dan tubuh saya sempat disiram cabai giling ketika melakukan penertiban di kawasan Pasar Sutomo, persisnya belakang Olimpia beberapa waktu lalu," jelasnya.

Meski telah berulangkali  menjadi korban dalam penertiban, termasuk penyiraman air panas, Sofyan menegaskan, dirinya beserta seluruh jajaran Satpol PP tidak akan bergeming sedikitpun dalam melakukan penertiban. Sebab, penertiban merupakan salah satu tupoksi yang harus mereka lakukan. "Satpol PP merupakan perangkat peringkat daerah dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum serta penegakan peraturan daerah," jelasnya.




Sekaitan itulah, tegas Sofyan, mereka tidak akan membiarkan kawasan Jalan H Misbah kembali menjadi tempat berjualan pedagang warkop. Dirinya beserta seluruh anggota akan terus melakukan pengawasan. "Begitu ada pedagang yang kembali berjualan, langsung kita tertibkan. Sekali lagi saya tegaskan, tempat itu bukan lokasi untuk berjualan!" pungkasnya.(mtc)

Editor: faeza

T#g:kasatpol ppPemko MedanPenertiban Pedagang Warkop Elisabeth Sudah Sesuai ProsedurSofyanWarkop ElisabethMedan
Komentar
Kamis, 27 Feb 2020 11:30Berita Sumut

Mobil Oknum Wartawan Terbakar Usai Dilempar Molotov

Peristiwa nahas dialami Deno Barus, seorang wartawan media cetak di Medan, Kamis (27/2/2020) dinihari. Mobil jenis angkutan umum miliknya dilempar oleh orang tak dikenal (OTK) saat diparkir di rumahnya di Jalan Pertanahan Ujung, Dusun V, Gang Kolam, Keca

Kamis, 27 Feb 2020 11:15Berita Sumut

Karutan Balige Ikuti Teleconference Bersama Dirjen Pemasyarakatan

Lembaga pemasyarakatan atau lapas dan rutan (ruang tahanan) sering sekali tidak diketahui oleh masyarakat seperti apa dan bagaimana di dalamnya.

Kamis, 27 Feb 2020 10:15Nasional

Bakamla RI Siap Cegah Kapal Buang Limbah di Perairan Batam

Bakamla RI siap melaksanakan pengamanan dan menindak tegas kapal tanker yang sengaja membuang limbah di perairan Batam

Kamis, 27 Feb 2020 09:51Berita Sumut

Pencanangan Pembangunan Sekolah di Langkat, Sultan Langkat Apresiasi Gubernur Edy

Sultan Langkat Tuanku Azwar Abdul Jalil Rahmadsah Al-Hajj mewakili masyarakat adat dan masyarakat Kabupaten Langkat mengucapkan terima kasih atas kepedulian Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi terhadap pendidikan dan pembangunan SDM masyarakat L

Kamis, 27 Feb 2020 09:36Berita Sumut

82 Warga Pangkalan Susu Keracunan Usai Makan Daging Babi

Sebanyak 82 warga di Desa Pangkalan Siatak Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengalami keracunan usai menyantap makanan berupa nasi dengan lauk olahan daging babi, Selasa (25/2). Seluruhnya mengalami sakit perut diare dan munt

Kamis, 27 Feb 2020 09:21Berita Sumut

Bupati Asahan Perintahkan Dinas Terkait Bantu Pengobatan Bocah Penderita Tumor Mata

Bupati Asahan H.Surya sangat prihatin terhadap warga masyarakatnya yang mengalami kesulitan keuangan untuk membawa anaknya yang menderita penyakit tumor mata . Surya mendapatkan laporan dari masyarakat, langsung memerintahkan dinas terkait serta camat Air

Kamis, 27 Feb 2020 08:15Internasional

Pakar Kesehatan, Inilah Waktu Yang Tepat Hadapi Pandemi

Sejumlah pakar kesehatan mengatakan inilah waktu yang tepat untuk melakukan persiapan menghadapi pandemi, yang mereka juga jauh lebih banyak penderitanya di Eropa dibandingkan dengan yang mereka ketahui.

Kamis, 27 Feb 2020 08:00Bola

Inisiatif Serangan Lebih Dulu Diambil Man City

Kerja sama Bernardo Silva, Kevin De Bruyne, dan Rodrigo di lini tengah Man City merepotkan Madrid. Bernardo bahkan mendapatkan peluang dari eror di lini pertahanan Madrid pada menit-menit awal, tetapi tidak membahayakan gawang Thiabaut Courtois.

Kamis, 27 Feb 2020 07:45Bola

Skuad Harus Pulang dengan Tangan Hampa

Skuad arahan Maurizio Sarri itu harus pulang dengan tangan hampa usai ditekuk OL dengan skor 0-1.

Kamis, 27 Feb 2020 07:30Nasional

Pangdam I/BB Hadiri Rapim TNI AD Tahun 2020 di Mabesad

Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah bersama seluruh Pangkotama dan Balakpus TNI AD turut menghadiri Rapat Pimpinan TNI AD Tahun Anggaran 2020 yang digelar di Lantai Dasar Gedung E Mabesad, Jakarta

Kamis, 27 Feb 2020 07:15Nasional

Kazona Timur Tinjau Progress Docking KN Ular Laut 405

Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Timur Laksma Bakamla Arif Sumartono, S.Sos., M.Si (Han) meninjau perkembangan proses docking KN Ular Laut 405 di salah satu perusahaan docking Maluku

Kamis, 27 Feb 2020 07:00Nasional

Bripka Hadi Menjadi Narsum di Acara Rakornas Perpustakaan

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Baringin Kecamatan Sibolga, Kota Sibolga, Bripka Hadi Hamonangan Sitanggang menjadi Narasumber untuk memberikan Testimoni tentang kegiatan Bhabinkamtibmas sebagai pejuang Literasi untuk mencerdaskan generasi bangsa

Kamis, 27 Feb 2020 06:00Berita Sumut

Ribuan Warga Pulau Rakyat Mengikuti Pengajian Akbar Bersama Bupati Asahan

Ribuan masyarakat kecamatan Pulau Rakyat bersama bupati Asahan serta ketua Tim Penggerak PKK Asahan mengikuti pengajian akbar bersama, yang dilaksanakan di lapangan bola kaki afdelling V desa Persauan Kecamatan Pulau Rakyat

Rabu, 26 Feb 2020 23:38Berita Sumut

Bermain Judi Online, Pria Brewok Diringkus Pihak Berwajib

Tak putus akal dilakukan orang zaman sekarang untuk meraup pundi-pundi kekayaan. Termasuk melakukan perjudian dalam bentuk judi online. Kali ini seorang pria berhasil diringkus petugas dari sebuah Warung Teh

Rabu, 26 Feb 2020 22:33Berita Sumut

Aksi Tutup Jalan Direspon Pemkab Tobasa

Puluhan warga Pardomuan dusun Bulusilape Kecamatan Silaen Tobasa yang melakukan aksi tutup jalan akhirnya membuka jalan yang mereka tutup karena mendapat respon dari pemkab Tobasa.

Rabu, 26 Feb 2020 22:00Nasional

Polisi Tembak Polisi, Brigadir Rangga Divonis 13 Tahun Penjara

Brigadir Rangga Tianto divonis 13 tahun penjara dalam kasus penembakan terhadap rekannya sesama polisi, Bripka Rahmat Efendy di Ruang SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polsek Cimanggis Kota Depok.