HUT ke 8 Matatelinga.com - Hanura

Perkebunan Kelapa Sawit Harus Peduli Hak Anak

Mtc/James Jumat, 10 Agustus 2018 10:50 WIB
Istimewa
Direktur Eksekutif Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), Keumala Dewi
MATATELINGA, Medan: Perkebunan kelapa sawit di Sumatera Utara diminta berkomitmen penuh untuk memenuhi hak-hak anak terutama di area perkebunan dan lingkar perkebunan. Permintaan tersebut dikemukakan Direktur Eksekutif Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), Keumala Dewi, berkaitan pelaksanaan serial konsultasi daerah tentang Advokasi Hak Anak dalam Prinsip Bisnis dan HAM kepada kalangan pemerintah, sektor bisnis, media massa dan masyarakat di Sumatera Utara, di Medan (9/8/2018) lalu.

"Perusahaan perkebunan kelapa sawit wajib menghormati dan melindungi anak-anak dari berbagai dampak negatif operasional persusahaan. Indonesia telah memiliki banyak regulasi baik adopsi dari regulasi internasional maupun regulasi nasional dan lokal. Sebagai pedoman penghormatan, pemenuhan dan perlindungan hak anak telah di tersedia pedoman bisnis dan hak anak" ujar Keumala Dewi.


Menurutnya, serial konsultasi daerah tahap awal tersebut akan dilaksanakan PKPA di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Langkat dengan tujuan untuk menindaklanjuti rekomendasi workshop dan stakeholders meetting penerapan Children's Rights and Business Principles (CRBP) atau prinsip-prinsip bisnis dan hak anak yang dilakukan PKPA Mei 2018 lalu.

"Tujuan lain dari konsultasi daerah ini adalah untuk memetakan potensi sinergi advokasi multistakeholders dalam kerangka penerapan CRBP di sektor perkebunan dan industri minyak sawit serta membentuk forum atau jejaring CRBP yang melibatkan multistakeholder kunci di Sumatera Utara" paparnya.

Desa Perkebunan Layak Anak

Misran Lubis, Senior Officer PKPA yang menjadi fasilitator konsultasi tersebut mengungkapkan bahwa dari total luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia, maka 70 persen berada di Pulau Sumatera dan Sumatera Utara merupakan wilah pertama kali kebun sawit dikembangkan dan posisi Sumatera Utara merupakan terbesar kedua setelah Riau dengan luas mencapai 1.2 juta hektare.


Menurutnya, sektor perkebunan sawit masih memiliki masalah mulai dari deforestasi, korupsi, pekerja anak, sampai pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

"Kita harus ingat bahwa resolusi Parlemen Uni Eropa telah menyerukan syarat mutlak bagi industri kelapa sawit yaitu harus sepenuhnya menghormati HAM dan sosial mendasar serta mematuhi sepenuhnya standar ketenagakerjaan memadai yang dirancang untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan pekerja di perkebunan sawit" tegasnya. 

Point penting lain dari resolusi tersebut adalah masalah pekerja anak. Hal tersebut bukan hanya persoalan ada tidaknya pekerja anak di perkebunan, tetapi juga berkaitan dengan kesejahteraan anak secara komprehensif dan berkelanjutan.


"Perbincangan kita sekarang tidak lagi pada soal ada tidaknya pekerja anak atau buruh anak di perkebunan kelapa sawit. Lebih penting adalah hubungan sektor bisnis dengan anak terkait banyak hal baik hubungan yang berdampak positif untuk perlindungan dan kesejahteraan anak, maupun dampak-dampak negatif yang melanggar hak-hak anak" jelas Misran Lubis.

Menurut Misran Lubis, dalam proses itulah saat ini PKPA telah menggalang kerjasama untuk penarapan dua desa layak anak di area perkebunan di Kabupaten Langkat dan satu desa di area lingkar perkebunan sawit di Kabupaten Deli Serdang. 

"Di Langkat PKPA telah bekerjasama menerapkan desa layak anak di Desa Amal Tani dengan PT. Amal Tani dan di Desa Bekiun dengan PT. Langkat Nusantara Kepong (LNK), sementara di Deli Serdang di Desa Damak Maliho" terangnya.


Terkait goal dari konsultasi daerah tentang hak anak dalam prinsip bisnis yang saat ini digalang PKPA, menurut Keumala Dewi, pihaknya berharap agar pihak-pihak terkait semaksimal mungkin menerapkan Children Right and Coorporate Social Responsibility (CCSR).

Menurutnya, tidak cukup pada pencegahan dan penghapusan pekerja anak di perkebunan saja, jauh lebih penting adalah perusahaan harus memastikan agar seluruh aktivitas perusahaan berdampak positif terhadap tumbuh-kembang anak secara menyeluruh. 

"Anak-anak merupakan pemangku kepentingan dalam pekebunan kelapa sawit. Mereka hidup di are kebun, mereka anggota keluarga dari karyawan, pekerja masa depan dan sekaligus sebagai konsumen dari produk kebun itu sendiri" pungkas Keumala Dewi.
Editor: James P Pardede

T#g:AnakMatatelingaPKPAPerkebunan Kelapa SawitSumutTerkini
Komentar
Senin, 14 Okt 2019 22:00Ekonomi

Sengitnya Perang Dagang AS-China, Wall Street Jatuh

Dipicu sengitnya kesepakatan perdagangan AS-China yang belum mencapai titik temu hingga saat ini

Senin, 14 Okt 2019 21:45Lifestyle

Sulli eks FX Tewas di Seutas Tali

Akhiri hidupnya dengan cara gantung diri di apartemen. Keputusan ini menurut kepolisian Seongnam Sujeong terjadi lantaran Sulli perempuan 25 tahun itu mengalami depresi

Senin, 14 Okt 2019 21:30Ekonomi

Kemenkue Tegur Ratusan Importir Bermasalah

Dianggap melanggar ketentuan baik peraturan pajak, ketentuan bea cukai, maupun peraturan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag)

Senin, 14 Okt 2019 21:15Internasional

MotoGP 2020, Yamaha Percaya Rossi Bakal Kembali Kompetitif

Berikan prediksi soal kiprah salah satu pembalapnya, yakni Valentino Rossi, di MotoGP musim 2020

Senin, 14 Okt 2019 21:00Nasional

Bea Cukai Hancurkan Ribuan Smartphone

Ribuan unit smartphone ilegal berbagai merek yang statusnya telah menjadi barang milik negara (BMN) kembali dimusnakan Bea Cukai Soekarno-Hatta

Senin, 14 Okt 2019 19:00Berita Sumut

Pekerja Hotel Soechi Kritis Terjatuh Dari Ketinggian 8 Meter

Seorang pekerja Hotel Soechi di Jalan Cirebon, Kecamatan Medan Kota harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Permata Bunda, Senin (14/10/2019) sore. Pekerja yang diketahui bernama Irwansyah (21) warga Medan Johor itu dikabarkan kritis usai terjatuh dari

Senin, 14 Okt 2019 18:40Berita Sumut

Pelaku Curanmor Bonyok Diamuk Warga Medan Area

Seorang pemuda babak belur dihajar warga setelah gagal mencuri sepeda motor milik di Jalan AR. Hakim, Gang Langgar, Kecamatan Medan Area pada Minggu (13/10/2019) malam. Pelaku yang diamankan berinisial YS alias Yudi (20) warga Jalan Halat, Gang Bidan.

Senin, 14 Okt 2019 18:10Berita Sumut

Raker Sekda Diharapkan Sebagai Wadah Silaturahmi dan Penguatan Program Daerah

Rapat kerja Sekretaris Daerah (Raker Sekda) se- Sumatera Utara Tahun 2019 diharapkan dapat menjadi forum untuk saling berbagi informasi dan meningkatkan koordinasi serta sinergi guna mendukung tupoksi Sekda di seluruh kabupaten/kota dalam mewujudkan progr

Senin, 14 Okt 2019 17:55Berita Sumut

Kejati Sumut Eksekusi Ramadhan Pohan ke Lapas Tanjung Gusta

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akhirnya menjebloskan mantan calon Wali Kota Medan yang menjadi terpidana kasus penipuan, Ramadhan Pohan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan. Eksekusi dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung yang men

Senin, 14 Okt 2019 17:30Berita Sumut

Dibentuk Dinas P3APM, Kepengurusan FK PUSPA Dukung Kesejahteraan Perempuan & Anak

Pemko Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Medan membentuk Kepengurusan Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (FK-PUSPA) Kota Medan Masa Bakti 2019 - 202

Senin, 14 Okt 2019 17:15Berita Sumut

Lewat Tabuhan Gondang, Tiga Menteri Resmikan Kawasan Wisata Kelas Dunia di Danau Toba

Pemukulan gondang (gendang) oleh tiga menteri dilakukan hari ini, Senin (14/10/19) di lokasi wisata Pardamean Sibisa Kabupaten Tobasa sebagai pertanda akan dimulainya pembangunan wisata kelas dunia.

Senin, 14 Okt 2019 16:56Berita Sumut

Polsek Serbelawan Ledakan Granat Nenas Temuan Warga

Polsek Serbelawan memusnahkan satu buah granat nenas yang ditemukan warga di areal perladangan di Huta III (Dekat TPU) Nagori Bandar Selamat Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, Minggu, (13/10/2019). Pemusnahan itu dilakukan oleh Sub Den Jib

Senin, 14 Okt 2019 16:41Berita Sumut

Deklarasi Parsibona Indonesia Raya Sempat Diwarnai Insiden Berbau Politik

Acara Deklarasi Parsibona Indonesia Raya (PIR) yang dilaksanakan di Sibisa Tobasa pada Sabtu, 12/10/19 sedikit dibumbui politik. Pernyataan politik terucap oleh artis kondang Rita Butarbutar dan Herti Sitorus menyanyikan lagu hiburan saat penggalangan d

Senin, 14 Okt 2019 16:17Berita Sumut

Soal Korupsi RTH, Kejati Sumut Periksa Bupati Madina

Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution akhirnya hadir untuk diperiksa sebagai saksi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, hari ini, Senin (14/9/2019). Kehadiran Dahlan untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara korupsi pembangun

Senin, 14 Okt 2019 16:00Nasional

Esemka Resmikan Diler Perdana di Boyolali

Penjualan produk mobil Esemka secara umum sudah dimulai pada pekan ini, dengan pembukaan showroom resmi perdananya. Fasilitas penjualan tersebut berada dalam kawasan pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyolali, Jawa Tengah.

Senin, 14 Okt 2019 16:00Berita Sumut

Polres Langkat Gagalkan Peredaran 25 Kg Ganja ke Palembang

Satres Narkoba Polres Langkat menggagalkan upaya penyeludupan 25 bal ganja dari Aceh ke Palembang. Selain itu, polisi juga meringkus dua orang warga yang membawa barang haram tersebut.