• Home
  • Berita Sumut
  • Pisah Sambut Kajatisu, Gubsu: Kunci Keberhasilan itu Pemimpin dan Kebersamaan

Pisah Sambut Kajatisu, Gubsu: Kunci Keberhasilan itu Pemimpin dan Kebersamaan

faeza Rabu, 24 Oktober 2018 12:00 WIB
Mtc/ist
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) H Edy Rahmayadi menyampaikan salam perpisahan kepada Bambang Sugeng Rukmono yang pindah tugas menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Sesjamdatun) Kejaksaan Agung, meninggalkan jabatan Kepala Keja
MATATELINGA, Medan: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) H Edy Rahmayadi menyampaikan salam perpisahan kepada Bambang Sugeng Rukmono yang pindah tugas menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Sesjamdatun) Kejaksaan Agung, meninggalkan jabatan Kepala Kejati Sumut yang kini diisi oleh Fachruddin Siregar. Kepada keduanya pun disampaikan bahwa kunci keberhasilan ada dua, yakni kemampuan memimpin dan kebersamaan.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy, yang datang bersama Ny Nawal Lubis Edy Rahmayadi, pada acara Pisah Sambut Kepala Kejati Sumut dari Dr Bambang Sugeng Rukmono kepada Fachrudin Siregar SH MH, di Hotel Adimulia Medan, Selasa malam (23/10). Hadir diantaranya Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman, Kepala BPK RI Perwakilan Sumut VM Ambar Wahyuni, Perwakilan Polda Sumut, Kodam I/BB dan seluruh unsur Forkopimda Sumut, serta sejumlah kepala daerah.

"Jangan salahkan perpisahan, tetapi salahkan pertemuan. Seperti disampaikan dalam lagu," ujar Gubernur Edy membuka kata.

Menurut Gubernur, Sumut menjadi salah satu parameter keberhasilan sebuah jabatan yang diemban seseorang, khususnya institusi pusat. Jika dapat menyelesaikan tugas dengan baik hingga akhir, maka biasanya langkah berikutnya akan lebih baik dan berkembang. Sebab provinsi besar dengan 33 kabupaten/kota ini, penuh kompleksitas, dinamika dan masyarakat yang heterogen. 

"Kata orang, yang selesai jabatan di Sumut dengan selamat, maka berikutnya akan bertambah dan berkembang. Sumut punya banyak suku, adat budaya dan agama. Jadi Pak Bambang lulus. Doa kami semoga Allah melindungi Bapak," sebut Edy.

Sementara kepada Kajati Sumut baru, Fachruddin Siregar MH juga disampaikan ucapan selamat datang. Gubernur sedikit memberikan candaan, bahwa meskipun tergolong pejabat yang bermarga, namun bukan berarti saudara semarga tidak ditindak jika salah.

"Beliau malah sampaikan ke saya, kalau yang salah itu semarga, salahnya satu, hukumannya dua," sebut Gubernur sambil tersenyum dan berpesan bahwa tidak ada pilih kasih dalam penindakan hukum.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan bahwa dalam memperoleh keberhasilan, ada dua kunci utama. Yakni skill atau kemampuan memimpin. Sedangkan yang kedua adalah kebersamaan. Sebab untuk menyelesaikan masalah yang ada di Sumut, dibutuhkan kerjasama dan saling dukung satu sama lain.

"Guru saya bilang, untuk berhasil itu kuncinya ada dua. Pertama kemampuan memimpin. Yang pasti dia sayang jajaran dan lingkungannya. Kedua, kebersamaan yang akan menyelesaikan masalah. Percayakan kami ini solid dan utuh," pesannya.

Menyampaikan salam perpisahan, Mantan Kajati Sumut Bambang Sugeng Rukmono yang promosi menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Sesjamdatun) Kejaksaan Agung (Kejagung), menyebutkan bahwa ada rasa khawatir dan takut, karena sebagai pejabat lembaga yudikatif, harus menjaga keseimbangan. Karena itu selama menjabat kurang lebih dua tahun empat bulan, dirinya berterimakasih atas dukungan semua pihak, khususnya Pemprov Sumut serta unsur Forkopimda, kepala daerah dan jajarannya di kabupaten/kota.

"Kami memang institusi pusat di daerah, tetapi bukan hanya mengemban kepentingan pusat, melainkan juga mengawal kepentingan daerah. Sehingga bagaimana keberadaan kami dapat dimanfaatkan dengan maksimal, bukan sebagai pihak di seberang. Melainkan sebagai partner sehinga kita bermitra untuk menjalankan pembangunan," katanya, sembari memohon maaf jika ada yang kurang berkenan dalam kepemimpinannya selama ini.

Sedangkan Kajati Sumut Fachruddin Siregar MH dalam pidatonya mengaku tidak menyangka ditugaskan kembali ke provinsi yang menjadi daerah asalnya. Meskipun dalam tugasnya selama ini, 13 provinsi telah dilalui, ia tetap ingin kembali ke Sumut. Karenanya Fachruddin berharap dapat diterima seperti pejabat sebelumnya.

"Kami mohon juga informasi dan dukungan dari semua pihak, dan para kepala daerah. Agar kami bisa belajar lebih baik. Semuanya untuk kemajuan negara," sebutnya.

Acara pisah sambut itu juga diisi pemutaran video kilas balik pejabat lama dan profil Kajati Sumut yang baru. Kepada Fachruddin, Gubernur Edy Rahmayadi menyematkan kain Songket Melayu sebagai tanda selamat datang. Serta kepada Bambang, disampaikan cinderamata dari seluruh unsur Forkopimda dan kepala daerah. (mtc)

Editor: faeza

T#g:edy rahmayadiGubsukajati sumutKejati Sumutsertijab
Komentar
Minggu, 21 Apr 2019 23:45Lifestyle

Begini Reaksi Deddy Corbuzier, Usai Ditantang Lucinta Luna

Lucinta Luna tiba-tiba saja murka di Insta Story dengan mentag akun Instagram milik Deddy Corbuzier.

Minggu, 21 Apr 2019 23:30Bola

Hantam 4-0, Everton Permalukan Manchester United

Everton memetik kemenangan telak dengan skor 4-0 kala menjamu Manchester United di Goodison Park dalam laga lanjutan Liga Inggris 2018-2019

Minggu, 21 Apr 2019 23:15Nasional

Gelar Coblos Ulang, Prabowo-Sandi Tetap Menang

Memiliki jumlah suara terbanyak di Banten pada hitungan versi quick count, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

Minggu, 21 Apr 2019 23:00Bola

Begini Pembelaan Valverde Usai Coutinho Kembali Dicemooh Penggemar Barcelona

Gelandang Barcelona, Philippe Coutinho, kembali mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari penggemar di Stadion Camp Nou di laga kontra Real Sociedad,

Minggu, 21 Apr 2019 22:45Nasional

Jokowi-Ma'ruf 54,03%, Prabowo-Sandi 45,97% di Hasil Akhir Quick Count Konsepindo

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Minggu, 21 Apr 2019 22:30Nasional

Polisi Bekuk Pelaku Pembakaran Surat Suara

im Gabungan Polda Jambi bersama Polres Kerinci akhirnya berhasil mengungkap kasus pembakaran kotak surat suara pemilihan umum di TPS 1, 2, dan 3 Desa Koto Padang

Minggu, 21 Apr 2019 22:15Bola

Tak Puas Juara Liga Italia 2018-2019, Massimiliano Allegri Bidik Scudetto

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, tak mau cepat berpuas diri usai mengantar Si Nyonya Tua merengkuh gelar juara Liga Italia 2018-2019

Minggu, 21 Apr 2019 22:00Nasional

Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban, Indonesia Kecam Serangan Bom di Sri Lanka

Indonesia mengecam keras aksi pengeboman di berbagai lokasi di Sri Lanka. Serangan bom yang terjadi, Minggu (21/4/2019) sekira pukul 09.00 waktu setempat

Minggu, 21 Apr 2019 21:30Nasional

Di 2 TPS, KPU Tangsel Gelar Pemungutan Suara Ulang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersiap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU)

Minggu, 21 Apr 2019 21:15Lifestyle

Belum Tentu Dimiliki Pria, Berikut 5 Kelebihan Ini Dimiliki oleh Wanita

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini turut pula didasari oleh jenis kelamin

Minggu, 21 Apr 2019 21:00Nasional

Tinggi Kolom Abu Vulkanis 3.000 Meter, Gunung Agung Terus Alami Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 18.56 Wita.

Minggu, 21 Apr 2019 20:45Nasional

Terus Bergeming, Kini Giliran Anggota KPPS di Sulut Meninggal Dunia

Pasca-Pemilu Serentak 2019, banyak anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di beberapa wilayah di Indonesia meninggal dunia karena kelelahan usai menjalankan tugas.

Minggu, 21 Apr 2019 20:35Nasional

Tim Relawan Jokowi - Ma'ruf Amin Gelar Sukuran

Menyambut kemenangan pasangan calon 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menggelar acara syukuran. Acara syukuran dilakukan dengan potong tumpeng

Minggu, 21 Apr 2019 20:30Lifestyle

Buka Perban, Syahrini Ketiban Lemari Hingga Terluka

Syahrini memamerkan kondisi telapak kakinya yang diperban karena ketiban lemari parfum sang suami, Reino Barack

Minggu, 21 Apr 2019 19:34Nasional

Bawaslu Cabut Izin PT Prawedanet AliansiSelaku Pemantau Pemilu

Salah satu lembaga pemantau pemilu yakni PT Prawedanet Aliansi Teknologi lantaran melakukan hal yang melanggar prinsip sebagai lembaga pemantauan, dicabut izinnya oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Minggu, 21 Apr 2019 18:21Berita Sumut

Wali Kota Harap UKM Kota Medan Manfaatkan Momentum Industri 4.0

Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin, S. M.Si, MH mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Gelar UKM dan Koperasi yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan sebagai bagian dari apresiasi dan promosi terhadap karya-karya penggiat UKM Kota