Poldasu Bantah Ketua Kaumi Diperiksa Sedang Sakit

Mtc/rel Selasa, 12 Februari 2019 22:48 WIB
Matatelinga
Kabid Humas Poldasu Drs Tatan Dirsan Atmaja
MATATELINGA, Medan:  Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja, S.IK, bantah isu yang beredar Ketua Kesatuan Aksi Umat Islam (KAUMI) Sumatera Utara (Sumut) Ustadz H Irfan Hamidi dikabarkan koma usai menjalani pemeriksaan di Polda Sumut.



"Penyidik Poldasu tidak mungkin melakukan pemeriksaan jika keadaan Ustadz Irfan sedang sakit apalagi dia saat datang ke Poldasu didampingi kuasa hukumnya. Lagi pula, diawal pemeriksaan, selalu ada pertanyaan apakah yang bersangkutan saat ini dalam keadaan sehat. Yang bersangkutan mengatakan sehat," jelas Tatan.

Juru bicara Poldasu itu menjelaskan kronologis dan alasan Ustadz Irfan dimintai keterangan oleh penyidik Polda Sumut, berawal pada  07 Januari 2019, Subdit Cyber Ditreskrimsus Poldasu telah menerima pelimpahan berkas laporan polisi LP /385/XII/2018/SU/SPKT PEL BLWN tanggal 03 Desember 2018 tentang perkara penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap anggota Babinkamtibmas Polsek Belawan bernama Aiptu Budi yang dituding ikut sebagai pengedar narkoba. Kemudian, menuding anggota Bhabinkamtibmas tersebut sebagai perusak dan tidak ada gunanya dimasyarakat, yang diduga dilakukan oleh H. Irfan Hamidi.



Bahkan, kata Kabid Humas pesan tersebut dikirimkan atau diteruskan kepada Kapolsek Belawan , Kasat Narkoba , Kasat Binmas, serta Camat Belawan. Dan berdasarkan keterangan saksi, kalimat tersebut juga dikirim atau diteruskan oleh Irfan ke group Whatsapp DPP KAUMI," beber Kabid Humas.

Berdasarkan laporan itu, sambung Tatan,  pada 11 Januari 2019 dilakukan penyelidikan serta mengumpulkan keterangan dari saksi saksi dan terlapor, serta mengamankan barang bukti. Lalu, melakukan gelar perkara pada 17 Januari 2019 dan kemudian status perkara dinaikkan ke tingkat penyidikan.



"Kemudian pada tanggal 21 Januari 2019 penyidik memanggil H.Irfan untuk datang memberikan keterangan pada Kamis  24 Januari 2019. Namun yang bersangkutan tidak hadir karena sakit dan mengirimkan surat sakit dari Rumah Sakit Colombia Asia Medan dengan keterangan dokter perlu istirahat selama 14 hari mulai dari 25 Januari 2019 s/d 08 Februari 2019," kata Kabid Humas.

Selanjutnya, jelas mantan Wakapolrestabes Medan itu, penyidik kembali melakukan Surat Panggilan kedua pada 2 Feb 2019 untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dan diminta hadir pada tanggal 6 Februari 2019.

Namun lagi-lagi Irfan kembali tidak dapat memenuhi panggilan penyidik karena alasan sakit. "Tanggal 7 Feb 2019, pihak H. Irfan Hamidi, mengirimkan surat keterangan rawat dari RS Colombia, yang menyatakan bahwa pada tanggal 6 Februari 2019, H. Irfan Hamidi masih dirawat di RS. Colombia," jelas Kabid Humas.

Untuk memastikan alasan tersebut, pada  8 Feb 2019 pagi, penyidik kemudian mengecek dan mendatangi RS. Colombia untuk menanyakan kondisi kesehatan H. Irfan Hamidi, tapi pihak RS. Colombia Asia menyampaikan bahwa H. Irfan Hamidi, sudah keluar dari Rumah Sakit.

Kemudian,  8 Feb 2019 sekira pukul 15.30 wib, H. Irfan Hamidi, beserta keluarga dan pihak Lawyer datang ke Subdit Cyber Ditkrimsus untuk memberikan keterangan sebagi saksi.

"Selanjutnya penyidik memeriksa H. Irfan Hamidi sebagai saksi yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan atau BAP saksi. Pemeriksaan dilakukan secara profesional dan tanpa adanya paksaan," ujar Kabid.

Namun, setelah selesai dilaksanakan pemeriksaan saksi, secara mendadak kondisi kesehatan H. Irfan Hamidi turun, selanjutnya penyidik memanggil Dokter dari Biddokes Poldasu untuk memeriksa kondisi kesehatan H. Irfan Hamidi.
"Atas rekomendasi Dokter Biddokes,  H. Irfan Hamidi harus di rujuk ke Rumah Sakit," ujar Kabid.

Selanjutnya Biddokes menyiapkan ambulance Biddokes dengan rencana untuk segera membawa H. Irfan Hamidi ke RS Bhayangkara. "Tetapi dari pihak keluarga H. Irfan Hamidi menolak menggunakan Ambulance Biddokes dan memilih menggunakan mobil pribadi utk membawa ke RS. Colombia Asia Medan," jelas Kabid Humas.

Sampai kemudian muncul isu yang mengcoreng bahwa telah terjadi pemaksaan pemeriksaan kepada seorang Ustadz walau kondisinya sedang sakit saat diperiksa.

"Padahal Saudara Irfan bersama koleganya dan kuasa hukum datang dengan niat dan kesadaran sendiri setelah merasa diri cukup sehat untuk menghormati dan memenuhi panggilan dari penyidik. Kita juga pasti akan maklum apabila pihak yang dikirimi surat panggilan sedang sakit dan tidak mungkin melakukan pemaksaan untuk diperiksa," jelas Kabid Humas.

Kabid Humas juga menyampaikan salah satu poin utama dan pertama dari Berita Acara Pemeriksaan yang ditanyakan adalah apakah yang diperiksa sehat jasmani dan rohani. "Dan itu dibuktikan dengan adanya BAP saksi yang didampingi kuasa hukum dan menerangkan bahwa dirinya sehat saat diperiksa," tutup Kabid.

Sebelumnya, beredar video dan foto Ustaz Irfan  di media sosial dan grup WhatsApp sedang sakit diperiksa. Video dan foto itu disertai keterangan bahwa Ustadz Irfan sakit usai diperiksa polisi. "Haji Irvan tokoh melayu Belawan dipaksa bawa ke Ditreskrimsus Poldasu dalam keadaan sakit dan dalam rekomendasi istirahat total oleh dokter akhirnya koma di ruang pemeriksaan Ditreskrimsus Poldasu.

Saat ini di larikan ke RS Columbia dalam keadaan kritis dan koma," demikian isi pesan berantai tersebut.
Editor: Amrizal

T#g:Berita HoaxKabid Humas PoldasuKetua Kaumi diperiksa saat SakitMatatelingaPoldasu bantahTerkini
Komentar
Sabtu, 23 Feb 2019 14:10Berita Sumut

Ini Identitas dan Peran 4 Pelaku Yang Aniaya Hingga Tewas Dua Pria di Unimed

Polrestabes Medan akhirnya memaparkan secara resmi penangkapan 4 orang pelaku penganiayaan terhadap dua pria hingga tewas di Unimed pada Selasa (19/2) kemarin. Keempat pelaku yang diringkus merupakan petugas keamanan di kampus yang berada di Jalan Willie

Sabtu, 23 Feb 2019 09:15Berita Sumut

Hadiri Silaturahmi Akbar Masyarakat Melayu, Soekirman Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya

Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman dan Wabup H Darma Wijaya menghadiri acara Silaturahmi Akbar Masyarakat Melayu Kabupaten Serdang Bedagai di Lapangan Replika Sultan Serdang Kecamatan Pegajahan, Jumat (22/2/2019).

Sabtu, 23 Feb 2019 09:00Berita Sumut

Tim Prabowo-Sandi Targetkan 65 Persen Peroleh Suara di Sumut

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mentargetkan 65 persen suara untuk Prabowo-Sandi di Sumatera Utara. BPN yakin target ini tercapai lantaran Sumut merupakan salah satu lumbung suara Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut

Sabtu, 23 Feb 2019 08:38Berita Sumut

Soal Lahan Prabowo di Aceh, Ini Tanggapan Mantan Wagub Aceh

Mantan Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf memberikan komentarnya terkaitahan yang dikuasai Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto di Aceh Tengah seluas 120 ribu hektar. Dia mengatakan sekitar 30 persennya sudah dihuni warga setempat.

Sabtu, 23 Feb 2019 08:16Berita Sumut

Di Medan, Capres Prabowo Singgung Soal Pemindahan Ibu Kota

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, sejak Jumat (22/2) malam kemarin berkunjung ke Sumatera Utara. Mengawali kunjungannya di Medan, Prabowo bertemu warga Tionghoa di Gedung Selecta, Jalan Listrik, Medan. Di hadapan sekitar 1.500 undangan, mant

Sabtu, 23 Feb 2019 08:10Nasional

Pemilu 2019, Ridwan Kamis Tegaskan Menangkan Jokowi-KH Ma'ruf

Di sebuah warung di Jalan Terusan ABC, Kota Bandung, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bertemu dengan Tim Pengarah TKD Jawa Barat Ridwan Kamil.

Sabtu, 23 Feb 2019 07:55Lifestyle

Sophia Latjuba Banjir Pujian Netizen, Usai Foto Seksinya Beredar Luas

Artis peran Sophia Latjuba kembali memperlihatkan pose seksinya melalui media sosial, Jumat (22/2/2019).

Sabtu, 23 Feb 2019 07:40Lifestyle

Viral, Selebgram Bohai Salmafina Sunan Lepas Hijab Usai Cerai Hingga Pamer Kekasih Baru

Selebgram Salmafina Sunan kini mulai terang-terangan mengenai statusnya yang sudah tak jomblo lagi.

Sabtu, 23 Feb 2019 07:25Nasional

Tragis, Suami Tega Bunuh Istrinya Sedang Hamil Tua Sontak Gegerkan Warga Net

Baru-baru ini, aksi keji dilakukan oleh seorang suami berinisial RS warga Kelurahan Tanjung Jaya, Kota Bengkulu yang tega membunuh istrinya sendiri, yakni ES disaat tengah hamil 9 bulan.

Sabtu, 23 Feb 2019 07:10Bola

Berikut Hasil Pertandingan Liga Inggris 2018-2019, Sabtu Malam

Pekan ke-27 Liga Inggris 2018-2019 diwarnai dengan hujan gol dari dua pertandingan yang digelar pada Sabtu (23/2/2019) dini hari WIB.

Sabtu, 23 Feb 2019 06:55Nasional

Viral, Anggota Panwaslu di Jotos Oknum Kepala Desa

Seorang oknum Kepala Desa diduga telah melakukan kekerasan kepada seorang pengawas pemilu (Panwaslu)

Sabtu, 23 Feb 2019 06:40Nasional

Israel Luncurkan Misi Pertama ke Bulan di Florida

Pesawat luar angkasa tanpa awak Israel, Beresheet, diluncurkan dari Cape Canaveral di Florida, Kamis (22/02/2019) malam.

Sabtu, 23 Feb 2019 06:25Nasional

Akhirya THR PNS & ASN Cair di Bulan Mei 2019, Hore...

Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau ASN akan cair pada Mei 2019.

Sabtu, 23 Feb 2019 06:10Lifestyle

Perseteruan Dewi Persik Dengan Keponakannya Semakin Keruh

Keponakan Dewi Perssik, Rosa Meldianti mangkir dari pemeriksaan sebagai tersangka dugaan kasus pencemaran nama baik kepada sang tante, pada Jumat 22 Februari 2019.

Sabtu, 23 Feb 2019 05:55Bola

AC Milan Menang Telak Atas Lawannya Empoli 3-0

AC Milan memetik kemenangan meyakinkan atas Empoli dengan skor 3-0 dalam laga lanjutan pekan ke-25 Liga Italia 2018-2019.

Jumat, 22 Feb 2019 23:58Lifestyle

Agama Islam Bolehkan Wanita Berkarir, Jika...

Islam hadir untuk memuliakan wanita. Di tengah masa-masa sebelum Islam, kaum wanita benar-benar menjadi golongan terbelakang.