Nyatakan Kriminalisasi Terhadap H Anif

Poldasu Layangkan Panggilan Pertama Kepada Ketua KNPI Sumut

Mtc Minggu, 17 Februari 2019 16:23 WIB
ist
MATATELINGA, Medan:    Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso yang menyebutkan kasus PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) merupakan bentuk kriminalisasi terhadap keluarga H Anif melalui Medsos. Polda Sumatera Utara (Sumut) akhirnya merespon dan melakukan pemanggilan dengan pernyataannya tersebut.



Untuk mempertanggung jawabkan pernyataannya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombes Pol Rony Samtana mengaku akan melakukan pemeriksaan terhadap Sugiat.

"Sudah, untuk Ketua KNPI Sumut sudah tahap penyidikan," ungkapnya kepada wartawan, Minggu (17/2/2019).

Tambah Agus, kepada Sugiat, Polda Sumut sudah melayangkan surat pemanggilan pertama. Pemanggilan tersebut, ujar dia, dijadwalkan pada minggu awal, pekan ini.

"Jadwalnya, kalau nggak Senin, ya Selasa ini akan kita periksa," jelasnya.



Jenderal bintang dua ini menjelaskan, dalam pemanggilan terhadap Sugiat, status pemeriksaannya masih ditetapkan sebagai saksi. Namun, sambungnya, dalam kasus ini, penyidik juga akan memanggil saksi-saksi lainnya.

"Jadi bukan tahap penyelidikan lagi, tapi sudah pada tingkat penyidikan," tegasnya.

Seperti diketahui, pasca Polda Sumut menetapkan Musa Idishah (Dody Shah) sebagai tersangka dalam kasus alih fungsi lahan hutan lindung di Kabupaten Langkat oleh PT ALAM, Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso, angkat bicara.

Dimana ia menilai, tindakan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi kepada keluarga H Anif, karena Dody merupakan anak dari H Anif dan adik kandung Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah (Ijeck).

Sugiat menyatakan, kasus yang menimpa Dody tersebut dinilai aneh dan terkesan mencari-cari kesalahan. Terlebih kasus ini baru muncul pasca berakhirnya Pemilihan gubernur Sumatra Utara (Pilgubsu) dan menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

"Jangan sampai ada kriminalisasi kepada keluarga H Anif jelang pilpres. Ini akan memicu reaksi masyarakat," katanya melalui keterangan tertulisnya, Jumat (1/2).



Sugiat mengatakan, keluarga H Anif dikenal sebagai pengusaha pribumi yang sudah banyak membantu masyarakat. Mulai dari membantu pembangunan di bidang pendidikan, masjid, madrasah, pesantren dan membantu kegiatan sosial keagamaan lainnya.

Bahkan sejak tahun 2000-an, keluarga ini juga konsisten melaksanakan program bersih masjid di hampir seluruh kabupaten/kota se-Sumut. Ada ribuan masjid yang sudah mendapat program ini.

"Jadi jika ada pihak pihak yang coba mengusik keluarga H Anif, maka itu sama halnya dengan mengganggu ketentraman dan mengusik masyarakat Sumut, khususnya umat Islam," tuturnya.
Editor: Amrizal

T#g:Irjen Pol Agus AndriantoKasus PT ALAMKasus.PT.AlamKetua KNPI Sumut Sugiat dipanggilMatatelingaSugiat Santoso di periksaTerkini
Komentar
Sabtu, 23 Mar 2019 09:15Nasional

Danpuspom TNI Klarifikasi Video Mobil Plat Dinas 3005-00

Komandan Polisi Militer (Danpom) TNI, Mayjen TNI Dedy Iswanto, S.E. didampingi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi menggelar jumpa pers

Sabtu, 23 Mar 2019 09:00Nasional

NasDem Perkuat Posisi sebagai Parpol Papan Atas

Partai NasDem semakin memperkuat posisinya sebagai parpol papan atas. Keputusan terbaru Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuktikan itu.

Sabtu, 23 Mar 2019 08:45Nasional

Ketum Dharma Pertiwi: Tugas Taruna/Taruni Belajar dan Berlatih

Tugas para Taruna/Taruni di Akademi ini adalah belajar dan berlatih, karena apa yang didapatkan disini masih bersifat dasar-dasarnya saja

Sabtu, 23 Mar 2019 08:30Nasional

Jelang Pemilu 2019, Bakamla Telkom Kerja Sama Pengamanan Jalur SKKL

Menyambut agenda perhelatan nasional Pemilu 2019 pada bulan April mendatang, Telkom sebagai pihak yang diberikan amanat oleh pemerintah dalam penyediaan infrastruktur ICT

Sabtu, 23 Mar 2019 08:15Nasional

Aksi Nenek Panjat Pohon Sontak Viral & Undang Detakagum Warga Net

Seorang nenek berkemben hijau mendadak viral di dunia maya lantaran aksi nekatnya.

Sabtu, 23 Mar 2019 08:00Bola

Gelandang Real Madrid Toni Kroos di Lepas

Gelandang Real Madrid, Toni Kroos, kembali dikabarkan akan merapat ke Old Trafford dalam waktu dekat.

Sabtu, 23 Mar 2019 07:45Lifestyle

Cocok Jadi Panutan, Berikut 5 Artis Ini Utamakan Gelar Akademis

Bekerja sebagai entertainer tentunya menyita banyak waktu. Jadwal mereka selalu padat, apalagi jika terikat beberapa kontrak pekerjaan sekaligus

Sabtu, 23 Mar 2019 07:30Internasional

2 Pasukan AS dan 1 Pasukan Khusus Afghanistan Tewas Usai Perang

Operasi bersama menghadapi Taliban di Afghanistan Utara, Juma't (22/3/2019)

Sabtu, 23 Mar 2019 07:15Internasional

Teroris Penyerang Masjid di Selandia Baru Terancam Penjara Seumur Hidup

Deputi Perdana Menteri Selandia Baru, Winston Peters menyatakan

Sabtu, 23 Mar 2019 07:00Bola

Manchester City Lebih Didominasi Juarai Liga Inggris Musim Ini

Manchester City lebih dijagokan ketimbang Liverpool untuk menjuarai Liga Inggris 2018-2019.

Sabtu, 23 Mar 2019 06:45Bola

Berikut Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2020, Sabtu Dini Hari

Sebanyak tujuh pertandingan babak kualifikasi Piala Eropa 2020 digelar pada Sabtu (23/3/2019), dini hari WIB.

Sabtu, 23 Mar 2019 06:30Ekonomi

Modal Kecil Untung Berlipat, ini Bisnis yang Kamu Cari, Yuk di Coba...

Tahu yang sering kita jumpai biasanya hanya digoreng, dibumbu bacem, atau dibuat sayur.

Sabtu, 23 Mar 2019 06:15Nasional

Diduga Terlibat, 2 Pemuda Diciduk TNI-Polri usai Tawuran di Pasar

Anggota Kepolisian Sektor Pancoran mengamankan dua pemuda

Sabtu, 23 Mar 2019 06:00Bola

Timnas Inggris Antam Republik Ceko 5-0

Tim Nasional (Timnas) Inggris menjamu Republik Ceko di Wembley Stadium dalam babak kualifikasi Grup A Piala Eropa 2020.

Jumat, 22 Mar 2019 22:00Internasional

Puluhan Nyawa Melayang Usai 2 Bus Bertabrakan

Setidaknya 60 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas

Jumat, 22 Mar 2019 21:45Nasional

Presiden Jokowi Bangun Sejumlah Infrastruktur Demi Terselenggaranya Balapan MotoGP di Tanah Air

Pemerintah akan melakukan berbagai pembangunan infrastruktur demi terselenggaranya ajang balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2021