• Home
  • Berita Sumut
  • Poldasu Ungkap 3 Kasus Perdagangan Perempuan Mulai Berkedok Pengiriman TKI Hingga Prostitusi Online

Poldasu Ungkap 3 Kasus Perdagangan Perempuan Mulai Berkedok Pengiriman TKI Hingga Prostitusi Online

amrizal Selasa, 07 November 2017 17:49 WIB
mtc/ist
Ditres Krimum Polda Sumatera Utara mengungkap tiga kasus perdagangan perempuan di Sumatera Utara. Dalam pengungkapan, polisi meringkus tujuh pelaku mucikari.
MATATELINGA, Medan: Ditres Krimum Polda Sumatera Utara mengungkap tiga kasus perdagangan perempuan di Sumatera Utara. Dalam pengungkapan, polisi meringkus tujuh pelaku mucikari.

"Kasusnya beda-beda. Ada yang terlibat kasus dengan modus mengirimkan tenaga kerja (TKI) ke Malaysia, tapi ujung-ujungnya dijadikan pelacur. Ada kasus prostitusi online dengan memanfaatkan media sosial. Satu lagi kasus prostitusi model tradisional, yaitu menjual kawan sekolahnya," beber Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Andi Ryan, Selasa (7/11/2017).

Tujuh tersangka yang ditangkap terdiri dari enam perempuan dan satu laki-laki. Tersangka yang pria berinisal HPS (32) alias Hendrik, warga Dusun Pekan, Kelurahan Pangkalan Palang Kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu, Sumut. Sedangkan mucikari perempuan yakni IP (22) dan Y (24) warga Sunggal, AB (19) dan P (26), PA (23) alias Siska, warga Grobokan Purwodadi dan CNS (17), siswa SMA di Medan.

Tersangka Hendrik, IP, Y dan AB serta P merupakan mucikari yang menawarkan jasa seks melalui media sosial khususnya twitter dan instagram untuk menjual perempuan muda dalam bisnis prostitusi. Sedangkan CNS, yang masih pelajar nekat menjual teman sekolahnya sendiri kepada lelaki hidung belang.

"Kalau Siska, dia mucikari yang menjual perempuan dengan modus mengirim TKI. Ia bermain di Jogja. Ia memantau potensi cewek-cewek nakal. Lalu didekati dan direkrut dengan menjanjikan jadi TKI. Calon korbannya dikirim ke Malaysia, awalnya jadi terapis di tempat spa namun ujung-ujungnya dijadikan pelacur," beber Andi Ryan.

Sementara untuk pengungkapan kasus prostitusi online, lebih mendetail dijelaskan Kepala Subdit IV Ditreskrimum Poldasu Ajun Komisaris Besar Polisi Hari Sandy Sinurat. Sandy membidangi penanganan kasus, perempuan remaja & anak. Pengungkapan ini, kata dia, berawal dari masuknya pesan singkat (sms) ke nomor ponselnya. Isinya membocorkan akun-akun twitter dan instagram yang khusus menawarkan jasa seksual.

"Saya tak tau siapa pengirimnya. Namun tim kami menyelidiki informasi tersebut. Dan ternyata, akun-akun yang disebutkan itu benar terlibat kasus prostitusi. 'Nah sudah mantap ini,' pikirku. Langsung kami buru," beber Sandy Sinurat.

Timnya pun dipecah. Ada yang menyelidiki akun twitter @nonniemedan dan whatsapp Nonnie Medan. Terungkaplah mucikari berinisial HPS alias Hendrik. Akun ini menyediakan wanita PSK dengan tarif bervariasi. Short time Rp 1,5 juta, long time Rp 3 juta. "Kami pancing. Hari Kamis kemarin, anggota menyaru sebagai pengguna jasa PSK. Uang sejuta kami transfer ke rekening atas nama Nurul Wahida untuk membooking dua PSK," terang Sandy.

Esoknya, akun @nonnie mengirimkan dua PSK ke Hotel Soechi di Jalan Cirebon kamar 725. Kedua PSK itu inisial NCGS alias Nova (21) warga Helvetia dan NCSAP (22) alias Putri warga Serdang Bedagai.

Pukul 3 dini hari, personel menggali informasi dari kedua PSK tersebut kemudian kembali mengontak akun @nonniemedan untuk memancingnya. Personil yang menyaru meminta agar kedua PSK itu diperpanjang masa bookingnya hingga dua hari lagi dengan janji menambah bayaran Rp 10 juta. Namun uang muka untuk perpanjangan hanya dijanjikan sejuta. Pemilik akun @nonniemedan pun mau bertemu untuk transaksi di hotel tersebut. Setelah memakan 'umpan', Hendrik pun diringkus polisi lalu diboyong ke markas Poldasu.

Selain mengamankan kedua korban yang dijadikan PSK itu, dari tangan Hendrik polisi menyita uang tunai Rp 3 juta, empat ponsel, dua lembar kartu ATM, satu eksemplar buku tabungan, selembar slip setoran senilai dua juta, satu unit sepeda motor Vario plat BK 6670 YAC dan STNK atas nama dokter Rosmina.

Subdit IV juga menciduk mucikari lain terlibat kasus prostitusi online. Tersangka inisial IP dan Y ditangkap di Hotel Emerald Garden di Jalan Yos Sudarso dengan barang bukti enam buah kondom, sebuah ponsel, uang kontan Rp 900 ribu dan selembar kartu ATN. Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyelamatkan dua orang korban yakni perempuan muda inisial In (24) dan El (24).

Masih terkait kasus prostitusi online, polisi menangkap tersangka mucikari AB (19) dan P (26) dari Hotel Grand Aston dan Hotel Danau Toba. Korban mereka adalah perempuan muda inisial N, yang dijadikan pekerja seks. Dari pengungkapan ini, Subdit IV menyita tiga ponsel, dua lembar kartu ATM, dua kondom, dua lembar slip transfer uang dan uang tunai Rp 1,5 juta.

"Kami memprediksi masih banyak kasus prostitusi online dengan memanfaatkan media sosial. Mereka bermain dengan sejumlah akun twitter dan instagram. Inilah tantangan kecanggihan teknologi. Para penjahat dan predator seks terus berevolusi," terang Sandy Sinurat.

Sedangkan kasus mucikari pelajar. Tersangka CNS (17) tahun, siswa salah satu sekolah di Medan telah beberapa kali menjual teman sekolahnya kepada pria hidung belang. "Kasus ini terungkap ketika ibu korban, warga Deli Serdang mengadu ke kami. Katanya, anaknya sudah beberapa hari tak pulang ke rumah, lalu kami usut," jelas Sandy.

Dari pengusutan ini, akhirnya keberadaan korban inisial Ds (18) diketahui sedang berada di sebuah rumah Delitua. Ia berdama seorang laki-laki. Polisi bergerak ke sana lalu mengamankan korban. (mtc/amr)
Editor: Faeza

T#g:perdagangan manusiaPolda sumut
Komentar
Minggu, 21 Jan 2018 23:44Berita Sumut

Octo GM Simangunsong Dilantik Jadi Ketua PAC Medan Petisah

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Medan Petisah Octo GM Simangunsong, resmi dilantik Ketua Majelis Pimpinan Cabang

Minggu, 21 Jan 2018 23:31Berita Sumut

Habis Dibunuh, diseret Kedalam Kamar Mandi Dan Kepala di Masukkan Dlam Ember

Pelaku yang membunuh pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 11, dengan sadis di Jalan Pertiwi, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, ditangkap tim gabungan personel Reskrim Polsek Percut Seituan Polrestabes Medan

Minggu, 21 Jan 2018 18:17Berita Sumut

Dua Pengedar Narkoba ditangkap, Satu Lagi di Buru

Petugas unit reskrim Polsek Perdagangan meringkus dua orang pengedar Narkoba di seputaran Kampung Keling Perdagangan

Minggu, 21 Jan 2018 16:01Berita Sumut

UNPRI Juara Basket Antar Universitas

Universitas Prima Indonesia (UNPRI) yang dipimpin Head Coach tim basket UNPRI Jenny Kirawan berhasil meraih juara pada kompetisi basket antar universitas, yang diselenggarakan UKM Basket Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Minggu, 21 Jan 2018 15:10Berita Sumut

Ketua Golkar Sergei Siap Menangkan Eramas

Musyawarah Partai Golkar (Musda) ke 3 di Kabupaten Sergei yang diselenggarakan di Hotel LG Jalan Printis kemerdekaan Medan, secara aklamasi terpilih H. Alimadhy SH selaku ketua Golkar Kabupaten Sergei ke 3,2015- 2020

Minggu, 21 Jan 2018 15:02Berita Sumut

Pecandu dan Pengedar Narkoba di tangkap

Petugas unit reskrim Polsek Medan Sunggal meringkus pengedar narkoba jenis sabu sabu di seputaran Jl Garuda Kel. Sei Sikambing Kec. Medan sunggal dengan barang bukti 1n paket sabu, 30 palstik klip, timbangan elektrik, HP serta yang lainnya

Minggu, 21 Jan 2018 14:52Berita Sumut

Penjual Sabhu Dipedesaan Dibekuk Polisi

Peredaran dan penyalah gunaan narkotika sudah merambah hingga jauh di pedesaan, harga jual yang di tawarkan para pengedarpun kepada konsumennya sudah dapat dijangkau oleh penggunanya yang berkantong tipis

Minggu, 21 Jan 2018 12:29Berita Sumut

Walikota Medan Jalan Sehat Bersama Dengan Masyarakat Kota Medan

Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi dan Wakil Walikota Medan Ir.H.Akhyar Nasution MSi jalan sehat bersama masyarakat Kota Medan, di Lap. Merdeka Medan

Minggu, 21 Jan 2018 12:13Berita Sumut

Perampok di Belawan, Terkapar di terjang Timah Panas

MATATELINGA, Belawan:  Salah seorang perampok yang sudah sangat meresahkan masyarakat, akhirnya  dilumpuhkan polisi dengan timah panas terhadap  Jun alias Ijun Pacak. Pria yang berusia

Minggu, 21 Jan 2018 12:09Berita Sumut

Sergai Jadi Lokasi SCORA PEMA FK USU Tahun 2018

Pelayanan kesehatan adalah Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diselenggarakan dengan prinsip-prinsip God Governance. Prinsip tersebut mencakup keadilan, responsivitas dan efesiensi pelayanan

Minggu, 21 Jan 2018 12:06Berita Sumut

Bupati Sergai Awali Pendataan Coklit Pilgubsu Tahun 2018

Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman tengah menerima kujungan jajaran Komisi Pemilihan Umum Daerah

Minggu, 21 Jan 2018 12:01Berita Sumut

Sihar Sitorus "Kongkow-Kongkow" Ala Medan di Omerta Koffee

Sihar Sitorus berkesempatan untuk kongkow-kongkow ala Medan di Omerta Coffee Medan. Saat kedatanyannya ke Omerta, suasana mendadak heboh, saat calon wakil Gubernur Sumatera Utara ini memasuki Kedai Kopi Omerta di Jalan Wahid Hasyim, Medan, Sabtu (20/1/201

Minggu, 21 Jan 2018 11:58Berita Sumut

Hari Terakhir, Tiga Bakal Paslon Melengkapi Kekurangan Dokumen

Sesuai batas waktu yang diberikan KPU Sumut berdasarkan PKPU nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan, hari ini Sabtu

Minggu, 21 Jan 2018 10:56Nasional

Satgas Kesehatan TNI Bersama Kemenkes RI Bergerak Cepat Obati Warga Asmat

Personel Satuan tugas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) bersama-sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bergerak cepat memberikan pelayanan medis di lapangan kepada warga

Minggu, 21 Jan 2018 09:54Berita Sumut

Menekan 3C dan Peredaran Narkoba

Guna menekan angka tindak kejahatan dan peredaran Narkoba yang terjadi diwilayah hukum Polsek Perdagangan

Minggu, 21 Jan 2018 08:20Berita Sumut

Gondrong Sembunyikan Sabhu Dibalik Rambut Gimbalnya

Gondrong Sembunyikan Sabhu Dibalik Rambut Gimbalnya