• Home
  • Berita Sumut
  • Polisi Ringkus Seorang Tersangka Penyebar Video Hoax Surat Suara Tercoblos 01

Polisi Ringkus Seorang Tersangka Penyebar Video Hoax Surat Suara Tercoblos 01

Amrizal Selasa, 19 Maret 2019 16:30 WIB
MATATELINGA,  Medan:  Petugas Subdit V/Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut meringkus seorang tersangka penyebar video hoax terkait Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut melakukan kecurangan karena surat suara sudah tercoblos 01.


Hal ini dibenarkan Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Selasa (18/3/2019).

"Sudah diamankan, inisialnya UR. Ini yang berdasarkan laporan KPU Sumut. Yang (KPU)  Medan belum,"ujar  AKBP MP Nainggolan.

Pelaku lanjut Akhyar ditangkap petugas di Jawa Barat, Kamis (14/3/2019).  "Dia merupakan warga sana (Jawa Barat). Dia penyebar video itu, "sebut Nainggolan. 

Nainggolan mengatakan, akun yang dipakai tersangka untuk menyebar video tersebut adalah palsu dan selama ini lokasi akunnya selalu berubah-ubah. 


Penangkapan ini, kata Nainggolan, dilakukan setelah petugas bekerja ektsra dan berhasil menelusuri pertemanan di akun Facebook (FB) tersebut.

"Dari pertemanannya ditelurusi, kemudian dijebak dan tersangka berhasil diamankan. Jadi untuk menangkap tersangka yang kasusnya seperti ini itu tidak mudah," kata Nainggolan.

Dikatakan Nainggolan, tersangka kini sudah berada di Polda Sumut dan telah dilakukan penahanan. Penyidik pun masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui motif tersangka menyebarkan video hoax yang menuding KPU Sumut curang tersebut. 

"Kalau motifnya masih diselidiki. Dia (tersangka) sudah ditahan," pungkas mantan Kapolres Nisel tersebut. 


Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) dan KPU Kota Medan secara resmi melaporkan video hoax surat suara tercoblos 01 ke Mapolda Sumut, Minggu (3/3/2019) lalu. Laporan dibuat karena video tersebut dianggap dapat memprovokasi dan menjelekkan nama baik KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

Komisioner Divisi Advokasi dan Hukum  KPU Sumut, Ira Wartati mengatakan, peristiwa ini merupakan hoax pertama yang menyerang KPU Sumut dan Kota Medan. Ia menjelaskan, pelaporan yang dilakukan ke polisi sebagai bentuk pembelajaran kepada masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya. 

"Laporan kita adalah dugaan pencemaran nama baik. Karena dalam video itu kita merasa KPU Sumut telah diciderai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ujarnya. 

Ira menerangkan, informasi soal video itu pertama kali diketahui pada Sabtu (2/3/2019) malam. Atas dasar itu, pihaknya merasa perlu untuk membuat laporan. Menurutnya, jika dibiarkan video itu akan semakin melebar dan memberikan persepsi publik.

"Itu bisa membahayakan KPU sebagai penyelenggara. Harapan kita masyarakat melakukan kroscek terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi. Kita pastikan video itu hoax," tegasnya. 

Seperti diketahui, video hoax itu diketahui di posting oleh akun Facebook Muhamad Adrian dan Kusmana. Dalam postingannya, Adrian menambahi keterangan yang bernada provokatif. 

"Memang keparat kau KPU di Sumatera Utara, surat suara sudah tercoblos 01 semua?," ujar Adrian dalam postingannya. (mtc/amr)
Editor: faeza

T#g:KriminalitasMatatelingaMedanPoldasuSumutTerkiniditangkapkriminalpenyebar hoax
Komentar
Jumat, 06 Des 2019 21:51Berita Sumut

Wagub Ingatkan Perusahaan dan UKM Jaga Lingkungan dan Keselamatan Kerja

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah menyerahkan Piagam Penghargaan Produktivitas Terbaik Tahun 2019 Tingkat Provinsi Sumut kepada 6 perusahaan / Usaha Kecil Menengah (UKM), di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam, Medan

Jumat, 06 Des 2019 21:36Nasional

Jalin Persatuan Antar Umat Beragama, Satgas Pamtas RI-MLY yonif 133/YS dan Tentera Diraja Malaysia

Sholat jum'at yang dilaksanakan di Kampung melayu, kecamatan Lubok Antu, provinsi Serawak, Malaysia merupakan wujud dari persatuan antar warga negara dan umat islam antar kedua negara

Jumat, 06 Des 2019 21:21Berita Sumut

Gara Gara Keributan Dekat Rumah, Ibu Rumah Tangga Tewas di Tikam

Meski sempat diboyong ke rumah sakit untuk menjalani perawatan, seorang ibu rumah tangga, Lismawati (45) warga Jalan Pematang Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan

Jumat, 06 Des 2019 21:06Internasional

Kota Sydney "Diselimuti" Asap Tebal Sepanjang Minggu

Kota Sydney diselimuti asap tebal sepanjang minggu, akibat kebakaran hutan di negara bagian New South Wales (NSW) di Australia, meluas, Sekitar 100 titik.

Jumat, 06 Des 2019 20:51Internasional

Habis Membunuh Pria Ini Makan Otak Wanita

Polisi Talisayan meringkus pria Lloyd Bagtong ,21, di Provinsi Misamis Oriental, Filipina

Jumat, 06 Des 2019 20:36Nasional

Temuan Aliran Uang Rp 100 Milliar, KPK Bakal Ungkap ke Pejabat Garuda

Adanya temuan aliran uang Rp100 miliar untuk sejumlah pejabat PT Garuda Indonesia, akan diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aliran uang tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupi yang menyeret mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar (

Jumat, 06 Des 2019 20:21Berita Sumut

GAMKI Diharapkan Berperan Ikut Serta Dalam Pembangunan Kota Medan

Perayaan Natal Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumut berlangsung khidmat dan meriah di Pardede Hall Medan, Jumat (6/12/2019). Ribuan umat Kristiani larut dalam suka cita perayaan yang mengagungkan kebesaran sekaligus memperingati hari kela

Jumat, 06 Des 2019 20:06Berita Sumut

Wagub Harapkan Informasi Beasiswa Sampai Merata ke Seluruh Masyarakat

Beasiswa pada dasarnya bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu agar dapat mengenyam pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Karena itu, informasi tentang beasiswa diharapkan tersebar secara merata ke masyarakat

Jumat, 06 Des 2019 19:51Berita Sumut

Harap MKNU Lahirkan Kader NU Berkualitas & Berperan Bangun Medan

Sebanyak 120 kader Nahdlatul Ulama (NU) mengikuti Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (NU) Pimpinan Cabang (PC) NU Kota Medan di Pesantren Alkautsar Jalan Pelajar Timur, Medan

Jumat, 06 Des 2019 19:36Berita Sumut

Tercatat 22.985 Ekor Babi Mati, Hog Cholera Masih Merebak di Sumut

Jumlah babi yang mati di Sumatera Utara akibat hog cholera atau kolera babi naik lebih dari dua kali lipat, dalam 2 minggu. Tercatat, pada 22 November yang lalu, sebanyak 10.289 yang mati. Hari ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Ut

Jumat, 06 Des 2019 19:21Nasional

Pangdam I/BB Sambut Kedatangan Wapres RI di Bandara International Minangkabau

Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah menyambut kedatangan Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin di Bandara International Minangkabau (BIM) di Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Padang, Sumatera Barat, Jumat (6/12/2019)

Jumat, 06 Des 2019 19:06Nasional

Mendagri Tekankan Pentingnya Strategi Pencegahan, Pemadaman dan Pemulihan Karhutla

Menteri Dalam Negeri Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D menekankan pentingnya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Gabungan Tingkat Kementerian/Lembaga tentang Peningkatan Pengendalian Kebak

Jumat, 06 Des 2019 18:51Berita Sumut

PDAM Tirtanadi Jaga Kualitas Air Cuci Pipa Transmisi 400 mm

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM ) Tirtanadi Sumatera Utara (Sumut) sangat menjaga kualitas air dengan mencuci pipa transmisi 400 mm lokasi jalur air keluar Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hamparan Perak hingga jembatan putri sepanjang 6.131 meter.

Jumat, 06 Des 2019 18:36Berita Sumut

Dalam rangka hari Juang TNI AD tahun 2019 Kodam I/BB Gelar Karya Bakti

Asisten Perencanaan Kodam I/BB Kolonel Inf Andre C. Rumbayan pimpin Apel pengecekan Pasukan dalam rangka Karya Bakti TNI menyambut hari juang TNI AD tahun 2019 di lapangan Hitam Makodam I/BB

Jumat, 06 Des 2019 18:21Berita Sumut

Benahi Angkutan Massal Pemko Medan Ikuti Buy The Service

Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk mengembangkan serta melakukan pembenahan pada angkutan massal yang ada di Kota Medan. Sebab saat ini Pemko Medan bersama lima Kota lainnya tengah mengikuti program Buy The Service (BTS) untuk memenuhi kebutuhan angk

Jumat, 06 Des 2019 18:06Nasional

Panglima TNI : Gunakan Filosofi "Ala Bisa Karena Biasa"

Gunakan filosofi "ala bisa karena biasa" yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan serta evaluasi dari setiap tahapan latihan. Karena untuk mencapai prestasi terbaik dan