• Home
  • Berita Sumut
  • Praktisi Hukum Ini Sebut Tidak Ada Indikasi Pelanggaran Pidana Dilakukan RSUD HAMS Kisaran

Praktisi Hukum Ini Sebut Tidak Ada Indikasi Pelanggaran Pidana Dilakukan RSUD HAMS Kisaran

Benawi Rabu, 22 November 2017 07:05 WIB
(Mtc/Ben)
Praktisi hukum Leo L Napitupulu ,SH,M.Hum
MATATELINGA, Asahan: Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Polres Asahan di RSUD HAMS, Kisaran beberapa waktu lalu dipersoalkan.

Praktisi hukum Leo L Napitupulu ,SH,M.Hum kepada Matateliga.com, Selasa (21/11/2017) sekira pukul 15.30 wib di ruang kerjanya mengatakan pengertian tertangkap tangan (Heterdaad) merupakan perbuatan kejahatan  pada waktu perbuatan sedang dilakukan atau tidak lama sesudah itu diketahui orang, hal tersebut tertuang dalam pasal 1 butir 19 KUH Acara Pidana .

"Tertangkap tangan adalah tertangkapnya seseorang pada waktu sedang melakukan tindak kejahatan, dan atau dengan segera sesudah beberapa saat tindak pidana tersebut dilakukan, atau sesaat kemudian diserukan khalayak ramai sebagai orang yang melakukannya, atau sesaat kemudian padanya di temukan  benda yang diduga keras telah dipergunakan untuk melakukan tindak pidana tersebut, yang menunjukkan bahwa ia adalah pelakunya atau turut melakukan atau membantu melakukan tindak pidana sebagai mana dimaksud,"ujarnya.

Leo L Napitupulu,SHM.Hum juga mengatakan jadi jelas pengertian tertangkap tangan (Heterdaad) merupakan suatu tindak kejahatan  sebagai mana termaktub dalam pasal 1 butir 19 dari KUH Acara Pidana tersebut tidak terjadi di lingkup kerja RSUD HAMS Kisaran seperti yang dilangsir beberapa media , namun apa yang telah terjadi di lingkup kerja RSUD HAMS Kisaran pada Kamis 09 Nopember 2017 merupakan perbuatan yang diduga telah dilanggar adalah Peraturan daerah (Perda) Kabupaten Asahan nomor 12 tahun 2011 tentang Restribusi jasa umum yang kemudian diubah dengan Perda nomor 14 tahun 2014, dimana pada Perda perubahan terdapat perbedaan harga jasa layanan umum (test narkoba) yang semula sebesar Rp.250 ribu berubah menjadi Rp.150 ribu.

Petugas loket pendaftaran apakah dapat dijadikan sebagai tersangka yang telah mengutip pembayaran jasa layanan umum (tes narkoba) sebesar Rp.250 ribu berdasarkan Perda nomor 12 tahun 2011 , sementara biaya jasa layanan umum (tes narkoba) telah berubah menjadi Rp.150 ribu berdasarkan Perda nomor 14 tahun 2014, Leo L Napitupulu menjelaskan anarsir perbuatan tindak pidana korupsi adalah secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara,dengan demikian kejadian yang terjadi di lingkup kerja RSUD HAMS yang di temukan oleh pihak aparat penegak hukum Polres Asahan bukan bersumber dari keuangan negara, melainkan biaya pendaftaran masyarakat  atas jasa layanan umum (tes narkoba) , dengan demikian terhadap petugas loket pendaftaran atau staf maupun direktur RSUD HAMS Kisaran belum dapat dipersangkakan melakukan perbuatan tindak pidana korupsi sebagai mana yang di gaungkan oleh pemberitaan tersebut.

Demikian juga halnya dengan anarsir pungutuan liar (Pungli) adalah "dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak, memaksa sesorang dengan sewenang wenang memakai kekuatannya, supaya memberikan sesuatu , melakukan sesuatu pembayaran, memotong  sebagaian dalam melakukan pembayaran , dimana unsur dari klasifikasi pelanggaran ini adalah menguntungkan diri sendiri atau orang lain, namun pada kenyataannya yang terjadi di RSUD HAMS Kisaran kelebihan kutipan pembayaran jasa layanan umum (tes narkoba) dimaksud semuanya disetorkan kepada bendahara penerima RSUD HAMS sebagai pemasukan atau income Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), bukan untuk kepentingan diri sendiri atupun orang lain.

"Berdasarkan informasi tersebut kami berkesimpulan bahwa yang terjadi di lingkup kerja RSUD HAMS Kisaran tidak ditemukan adanya indikasi pelanggaran pidana, kejadian ini semata mata merupakan hanyalah kesalahan dibidang administratif, dan itu pembinaannya nanti ada pada pihak inspektorat,"pungkasnya. (mtc/ben)
Editor: Faeza

T#g:OTTPolres Asahanpraktisi hukumrsud hams kisaran
Komentar
Senin, 19 Feb 2018 08:25Berita Sumut

Walikota Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan

Suku Batak sejak lama dikenal telah dianugerahi kearian lokal yang bernama Dalihan Natolu.

Senin, 19 Feb 2018 08:10Bola

Borussia Dortmund Sukses Mencuri angka Penuh

Bermain di Borussia-Park, Senin (19/2/2018) dinihari WIB, Marco Reus tampil sebagai pembeda. Gelandang Jerman itu memenangkan Dortmund berkat gol yang diciptakannya di babak pertama.

Senin, 19 Feb 2018 07:55Berita Sumut

Jaga Terus Kesehatan Jantung Dengan Rutin Senam Jantung

Dengan penuh semangat dan antusias, ribuan warga mengikuti senam jantung sehat di Lapangan Merdeka Medan

Senin, 19 Feb 2018 07:40Berita Sumut

Konvoi Keliling Medan, Edy Rahmyadi Minta Maaf

Usai penandatangan sikap pada Deklarasi Kampanye Damai yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut

Senin, 19 Feb 2018 07:25Bola

Napoli dan Juventus sama-sama "Memetik"

Napoli dan Juventus sama-sama memetik hasil bagus di lanjutan Liga Italia. Bianconeri berhasil memenangi pertandingan melawan Torino, sementara Napoli sukses memenangi duel melawan SPAL.

Minggu, 18 Feb 2018 19:08Berita Sumut

Wali Kota Hadiri Milad Al Jamiatu Al Arabia Sumut & Al Ichwanul Arabia Medan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi hadiri peringatan milad pertama Al-Jamiatu Al-Arabia Sumatera Utara di halaman Masjid Al-Falaah Jalan Al Falah Raya Medan

Minggu, 18 Feb 2018 18:47Berita Sumut

Tak Hanya di Hutan, di Kotapun Penebangan Pohon Penghijauan Ilegal Secara Terang-terangan

Pohon merupakan salah satu sumber kehidupan, dan Perlu diketahui bahwa pohon yang tumbuh di pinggir jalan raya baik di jalan provinsi, kabupaten, maupun jalan desa merupakan pohon yang dilindungi oleh pemerintah daerah dan diatur dalam perda. Jika segena

Minggu, 18 Feb 2018 18:44Berita Sumut

Gelar Perkemahan BISINK-1, Kakwarcab Labuhanbatu Apresiasi Gudep SMPN1 Bihil

Menggelar Perkemahan Bersama Best Generation Scout of Indonesia (BISINK) ke-1, Ketua Kwarcab Pramuka Labuhanbatu mengapresiasi Gudep SMPN1 Kecamatan Bilah Hilir

Minggu, 18 Feb 2018 18:40Berita Sumut

Kecamatan Medan Kota Bongkar Pondasi Billboard Depan Masjid Raya

Jajaran Kecamatan Medan Kota membongkar pondasi yang akan digunakan untuk tempat berdirinya papan reklame berukuran besar (billboard) di median Jalan Masjid Raya, Kelurahan Masjid, Kecamatan Medan Kota

Minggu, 18 Feb 2018 18:21Berita Sumut

Walikota Letakkan Batu Pertama Pembangunan "Little India Gate"

Walikota Medan. Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si, meletakkan batu pertama pembangunan "Little India Gate" di persimpangan Jalan Zainul Arifin - T. Umar Medan, Minggu (18/2/2018). Peletakan Batu Pertama di pondasi bangunan ini menandakan dimulainya

Minggu, 18 Feb 2018 17:40Berita Sumut

Ijeck: Mobil Pembersih Masjid Gratis Bertambah Jangkauannya

Mobil Pembersih Masjid Gratis Yayasan Haji Anif sudah bertahun-tahun melayani. Kini nama dan cakupan pelayanannya sudah semakin menjangkau ke hampir seluruh Sumatera Utara

Minggu, 18 Feb 2018 15:40Berita Sumut

Penderita Tumor Ganas Butuh Perhatian Pemerintah

Seorang penderita tumor ganas butuh perhatian pihak dermawan, untuk pembiayaan perobatannya

Minggu, 18 Feb 2018 15:23Berita Sumut

Perampok HP Dimassa di Jalan Bhayangkara Medan

Tersangka RB ,29, warga Pasar VI Tembung Desa Sampali, Percut Sei Tuan, dimassa di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung

Minggu, 18 Feb 2018 15:13Berita Sumut

Deklarasi Kampanye Damai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2018.

Sekitar 500 orang massa dari parpol pendukung, relawan dan simpatisan pendukung paslon Gubsu dan Wagubsu Pilkada Sumut 2018

Minggu, 18 Feb 2018 15:10Berita Sumut

Para Pendukung Edy dan Djarot 'Perang' Yel-yel di Deklarasi Kampanye Damai

Saat Deklarasi Kampanye Damai, para pendukung paslon gubernur dan calon wakil gubernur Sumut saling perang yel-yel.

Minggu, 18 Feb 2018 14:56Berita Sumut

Akrabnya Ijeck dan Pendukung JR di Siantar Square

Siantar Square di Kota Pematangsiantar mendadak heboh