• Home
  • Berita Sumut
  • Produk Olahan Tanaman Khas Danau Toba Laku Keras di Inacraft 2018

Produk Olahan Tanaman Khas Danau Toba Laku Keras di Inacraft 2018

Amr/rel Senin, 30 April 2018 07:44 WIB
Matatelinga
Gubsu HT Erry Nuradi memberikan apresiasi atas produk olahan kreatif konservasi keanekaragaman hayati dan olahan limbah yang ditampilkan di Inacraft 2018 di JCC Jakarta.
MATATELINGA, Jakarta:  Produk olahan tanaman khas kawasan Danau Toba laris manis selama penyelenggaraan Inacraft 2018 di JCC Jakarta yang berakhir Minggu (29/4/2018) kemarin. Spesies endemik langka yang habitatnya terbatas pada daerah sekitar Danau Toba itu, yakni pohon andaliman, dari tangan-tangan kreatif anak Sumatera Utara (Sumut) berhasil dijadikan komoditas ekonomis. Yang laku keras antara lain sambal andaliman, sasagun andaliman dan bubuk masak andaliman Toba.

Sejumlah turis mancanegara yang berkunjung ke Paviliun Sumut semuanya mengaku kagum atas kreativitas bernuansa Danau Toba ketika diwawancarai wartawan. "Kami sudah lama kenal Danau Toba yang tersohor. Dengan adanya produk kreatif bernuansa Danau Toba, khususnya produk olahan dari spesies endemik, selain untuk pelestarian lingkungan juga bermanfaat secara ekonomis. 'Good' untuk Toba," ujar Barbara dan Carmel, turis asal Belanda dan Jerman hampir senada.

Beberapa both yang hadir di Paviliun Sumut memang menonjolkan nuansa Danau Toba, meski sejumlah both lainnya dari sekira 57 both di Paviliun Sumut itu juga cukup menarik perhatian pengunjung dengan menampilkan sejumlah komoditas pengrajin Sumut, seperti ulos dan tenunan dari beberapa daerah di propinsi ini dan hasil kerajinan lainnya. Dari pengamatan wartawan dan catatan sementara setidaknya lebih 150.000 pengunjung singgah ke Paviliun Sumut hingga hari terakhir.

Khusus tentang spesies endemik Danau Toba andaliman yang menarik minat pengunjung, hal ini  terutama dikarenakan produk olahan kreatif ini bernilai konservasi keanekaragaman hayati. Jadi tidak heran, bukan hanya pengunjung dalam negeri, khususnya para perantau asal Sumut yang datang dari berbagai propinsi di Indonesia, melainkan juga turis mancanegara betah berlama-lama di both Sumut dan berlomba-lomba mencicipi sample produk ini, lalu membelinya.

Konservasi hayati ini mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memberikan nuansa baru bagi membangkitkan nilai-nilai kearifan tradisional lokal Sumut ke alam modernisasi, seperti sambal andaliman dan bubuk masak Toba yang rasanya diakui lezat di lidah turis mancanegara, apalagi lidah nusantara, yang sempat mencicipi produk olahan ini.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo maupun Gubernur Sumut Dr Ir HT Erry Nuradi MSi menjawab wartawan secara terpisah mengakui even yang selalu dinantikan para pelaku industri kreatif sektor kerajinan ini memang signifikan untuk mengangkat potensi lokal dan mendongkrak nilai jual produk kerajinan seni dan budaya Sumut. "Bagus, saya memberi apresiasi atas komitmen Sumut yang bersedia menjadi ikon Inacraft ke-20 tahun 2018 sejak 25 hingga 29 April 2018," ujar Mendagri menjawab wartawan ketika bertemu di Bandara Soekarno Hatta.

Kadis Lingkungan Hidup Sumut Dr Ir Binsar Situmorang MSi MAP selaku penanggung jawab Both Dinas Lingkungan Hidup pada Paviliun Provinsi Sumut di Inacraft 2018 yang menyajikan produk-produk olahan kreatif berbabis konservasi keanekaragaman hayati dan pelestarian lingkungan hidup, juga mengakui produk tanaman andalimantelah mendapat pengakuan LIPI sebagai tanaman khas Danau Toba yang baik untuk kesehatan, mengandung vitamin C baik dan juga anti oksidan. "Kita bekerjasamma dengan Taman eden 100. Juga sudah ada penelitian dari LIPI," jelasnya.

Koordinator Both Dinas Lingkungan Hidup Sumut Rismawati Simanjuntak yang juga Kabid Peningkatan Kapasitas Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Sumut mengemukakan pihaknya dlam paradiga baru pelestarian lingkungan dan ekosistem terus berupaya mengembangkan konservasi yang berwawasan lingkungan dan ekonomi. Hal ini sejalan dengan program ekonomi kreatif. Dalam hal ini, pohon andaliman yang merupakan spesies endemik Danau Toba dan sempat tergolong langka, kini sudah bisa dilestarikan dengan baik dan diolah menjadi produk ekonomi seperti sambal andaliman, sosagn dan bubuk Toba.

"Keanekaragaman hayati dan keindahan alam merupakan anugerah yang tidak terhingga , maka dari itu kita harus bersyukur kepada Yang Maha Kuasa dengan cara menjaga, merawat dan melestarikannya. Di tangan-tangan generasi bangsa kreatif, upaya menjaga, merawat dan melestarikannya itu dapat diolah menjadi nilai ekonomis," ujar Risma yang selama Inacraft tampak tetap semangat memberikan penjelasan dan pemahaman tentang produk olahan spesies endemik Danau Toba ini.

Pada Inacraft 2018 ini sejumlah produk olahan kreatif dari limbah juga ditampilkan dan sebagian dijual kepada pengunjung yang juga mendapat sambutan positip. Beberapa produk kreatif dari bahan limbah tersebut seperti vas bunga dan aneka barang rumah tangga yang dibuat dari anyaman koran bekas, barang dari anyaman botol plastik air mineral bekas dan barang dari anyaman olahan encenh gondok. Beberapa barang olahan limbah ini merupakan hasil tangan-tangan kreatif dari para siswa sekolah binaaan berwawasan lingkungan.  

Secara umum, tenunan ulos dan songket berbagai etnis Sumut juga banyak dibeli pengunjung. Produk Sumut memang terasa menonjol dalam pameran ini karena tahun ini Inacraft menampilkan produk kerajinan, seni dan atraksi budaya Sumatera Utara sebagai ikon.

Vice Chairman Corporation and Promotion, Association of Expert and Producers of Indonesia Handicraft (Asephi), Gusmardi Bustami, mengatakan, pemilihan Sumatera Utara sebagai ikon tidak lain karena ingin mengenalkan Sumatera Utara yang selama ini lebih terkenal karena destinasi wisatanya.

"Sumatera Utara itu mempunyai kesenian dan kebudayaan yang banyak, yang selama ini tidak dikenal, maka dari itu kami memperkenalkan Sumatera Utara bukan hanya sekadar sebagai destinasi wisata, craft-nya banyak, bukan hanya ulos saja, ada tekstil kayu juga dan ini direspon oleh Pemprov Sumut," tutur Gusmardi saat ditemui di Jakarta Convention Center Jakarta.

Kadis Perindustrian Sumut Alwin Sitorus menyebut selama kegiatan berlangsung, para pengunjung disuguhkan dengan berbagai jenis produk kerajinan kreatif dan kesenian Sumatera Utara.

"Ada hasil kerajinan berbagai jenis, ada tari Tor-tor, dan yang lainnya. Setiap hari tarian yang disuguhkan berbeda. Selama pameran pun ada backsound khas Sumatera Utara. Jadi bagi orang Sumatera Utara yang sudah lama di Jakarta atau di perantauan lainnya, datang ke Inacraft akan serasa ada di rumah kembali. Begitu juga pengunjung lainnya," tuturnya.

Sejumlah pengunjung termasuk sejumlah artis yang singgah di Paviliun Sumut mengemukakan warisan kebudayaan dalam bentuk kain ulos dan songket merupakan hasil kerajinan tenun yang selalu memikat mereka karena tenunan ini selalu ditampilkan dalam berbagai upacara adat, penyambutan tamu kehormatan, membangun rumah serta prosesi lain dalam masyarakat.

Menurut mereka Sumatera Utara merupakan provinsi dengan multietnis penduduk yang mendiami. Kerajinan ulos dan tenunan songket adalah seni kerajinan yang menarik dari suku Batak. Bahan kain ulos terbuat dari benang kapas atau rami di mana warna hitam, putih dan merah mempunyai makna tertentu. Sedangkan warna lain merupakan lambang dari variasi kehidupan. Adapun Tenun songket yang didominasi oleh masyarakat pesisir barat provinsi ini menghasilkan Songket Barus, dengan warna dasar merah tua atau kuning emas.

Tidak hanya seni kerajinan, panorama alam dan kuliner masyarakat Sumatera Utara yang sangat popular, tetapi tradisi upacara adat menjadi kekuatan budaya yang sangat dikenal wisatawan. Keelokan provinsi Sumatera Utara secara khusus itulah yang telah hadir dalam suguhan ikon INACRAFT 2018. "Mudan-mudahan even ini menjadi wadah bagi pengrajin dan penggiat seni budaya Sumut untuk terus melakukan inovasi kreatif," kata Gubsu didampingi Ketua Dekranasda Sumut Ny Evi Erry Nuradi.

(Mtc/rel)
Editor: Amrizal

T#g:Danau tobaMatatelingaProduk olahanSumutT Erry Nuradi
Komentar
Minggu, 16 Jun 2019 12:45Nasional

Kapal Tenggelam, Dua ABK Meninggal dan Lima Masih Dalam Pencarian

Ada empat anak buah kapal (ABK) sedang dalam pemeriksaan penyidik Reskrim Polres Alor dengan tenggelamnya Kapal Motor Nusa Kenari 02 yang menyebabkan dua penumpang meninggal dan lima orang masih hilang, sebut Kapolres Alor, Nusa Tenggara Timur, AKBP, Pat

Minggu, 16 Jun 2019 12:30Bola

Cesc Fabregas Menilai Lionel Messi, Layak Meraih Gelar Pemain Terbaik Dunia

Lionel Messi, layak untuk meraih gelar pemain terbaik dunia atau yang akrab disebut Ballon d’Or 2019, sebut Gelandang AS Monaco, Cesc Fabregas, merasa mantan rekan setimnya di Barcelona.

Minggu, 16 Jun 2019 12:15Berita Sumut

Kenapa Pribumi dan WNA Suka melakukan Kawin Kontrak...?

Kawin kontrak merupakan kegiatan prostitusi yang dikemas seolah-olah ilegal. Hal tersebut disampaikan Budayawan Mandailing Natal, Askolani Nasution, menanggapi terbongkarnya sindikat perdagangan orang dengan modus kawin kontrak yang terjadi di perumahan

Minggu, 16 Jun 2019 12:00Berita Sumut

Banyak Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang Di Lima Dusun Desa Suka Makmur Asahan .

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Asahan merilis info bencana angin puting beliung yang melanda di lima dusun desa Suka Makmur kecamatan Pulau Bandring Asahan, Jum’at (14/6/2019), akibat terjadinya badai angin puting beliung tersebut banya pepohonan tum

Minggu, 16 Jun 2019 11:30Bola

Eks Chlesea Bergabung di Madrid, Ingin Meraih Prestasi

Eks pemain Chelsea itu ingin meraih banyak gelar bersama Madrid di setiap musimnya, baik itu dari trofi Liga Champions, Copa del Rey, hingga Liga Spanyol. Ia percaya hal itu dapat dilakukan bila semua pemain Madrid berusaha dan berjuang di setiap pertandi

Minggu, 16 Jun 2019 11:15Aceh

Lima Calon Kandidat Ikadin Aceh, Hanya Satu Mengembalikan Berkas

Pemilihan ketua Ikadin periode 2019-2024 akan dilakukan secara musyawarah di Provinsi Aceh. Adapun para peserta yang ikut berjumlah lima orang dan satu calon bernama Makmur Ibrahim mengembalikan berkas

Minggu, 16 Jun 2019 11:00Ekonomi

Dikabarkan PT Lion Mentari Airlines terlilit utang Ratusan Triliun, Apa Benar.?

Dikabarkan PT Lion Mentari Airlines terlilit utang yang begitu besar. Bahkan Lion Air sempat mengajukan permohonan penundaan pembayaran jasa kebandaraan di kuartal I-2019 kepada PT Angkasa Pura I (Persero).

Minggu, 16 Jun 2019 10:45Berita Sumut

Kodim 0201/BS Bersama Prajurit Yon Zipur dan Yonkav 6/NK Tanam Mangrove di Medan Labuhan

Kodim 0201/Berdiri Sendiri (BS),Kodam I/BB, Jum'at (14/06/2019) melaksanakan penghijauan dengan menanam pohon Mangrove di Kelurahan Nelayan Indah,Kec Medan Labuhan, Sumatera Utara (Sumut).

Minggu, 16 Jun 2019 10:30Berita Sumut

Kejari Deliserdang Tahan Mantan Kepala KCP Bank Sumut Tanjung Morawa

Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Deliserdang menahan mantan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Sumut Tanjung Morawa, HNH, Jumat (14/06/2019) sore. HNH merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kred

Minggu, 16 Jun 2019 10:15Berita Sumut

KM Kelud Tiba Sore, Penumpang Padati Pelabuhan Belawan Sejak Pagi

Meski kedatangan KM Kelud dari Batam di Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan dijadwalkan pada Minggu ( 16/06/3019) pukul 18.00, namun sejak pagi ini, seratusan penumpang telah memadati pelabuhan.

Minggu, 16 Jun 2019 10:00Berita Sumut

Belasan Rumah Warga di Asahan Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Sedikitnya 11 unit rumah di lima dusun di Kabupaten Asahan mengalami kerusakan dan sejumlah pepohonan bertumbangan akibat diterjang angin puting beliung pada Sabtu (15/6/2019) kemarin. Insiden itu juga sempat memutuskan aliran listrik di lima dusun itu.

Minggu, 16 Jun 2019 09:45Berita Sumut

Suplai Air ke Sejumlah Wilayah di Medan Alami Gangguan, PDAM Tirtanadi Siapkan 10 Mobil Tangki Air

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas produksi IPAM Tirta Lyonnaisse Medan (TLM) menjadi 900 liter/detik, PDAM Tirtanadi akan melakukan penyambungan pipa transmisi 800 mm jalur air keluar dari IPAM TLM ke pipa transmisi jalur air keluar IPAM Li

Minggu, 16 Jun 2019 09:29Berita Sumut

Berkah HUT ke-69 Kodam I/BB Buat Bilal Mayit dan Penarik Beca di Pulau Kampai

Bak mendapat "durian runtuh", Jailani dan Nurdeli pun hanya bisa terisak. Bahkan dengan suara terbata-bata yang sedikit dipaksakan, Jailani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pangdam I/BB dan pihak lain yang ikut serta meletakkan batu perta

Minggu, 16 Jun 2019 09:07Berita Sumut

Duh!! Pacaran Sembari Dagang Narkoba, Sepasang Kekasih di Kisaran Diringkus Polisi

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan mengamankan sepasang kekasih yang diduga pengedar sabu dari sebuah warung di jalan Sawi kelurahan Siumbut-umbut Kecamatan Kisaran Timur Asahan, Jum’at (14/6/2019) sekira pukul 23.00 Wib. Dari tangan keduanya, polisi me

Sabtu, 15 Jun 2019 23:13Berita Sumut

BPODT: Toba Caldera World Music Festival 2019 Semakin Populerkan Danau Toba

Event Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) berlangsung meriah. Sejak Sabtu (15/6) pagi, para pengunjung sudah berdatangan ke Bukit Singgolom, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir, tempat event bertaraf internasional itu dig

Sabtu, 15 Jun 2019 22:22Berita Sumut

Pendiri POS Medan Amrin Susilo Halim : Jaga Nama Baik dan Hindari Narkoba

Pendiri PrimeOne School (POS) Medan yang juga Pembina Yayasan PPNC Amrin Susilo Halim menyampaikan agar para wisudawan tetap menjaga nama baik almamater dan menghindari yang namanya narkoba. Acara wisuda jangan dianggap sebagai acara seremonial saja, akan