Puluhan Nelayan Tradisional Giring Pukat Trawl

M.Yusuf/Khas Jumat, 12 Januari 2018 20:42 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Batubara:  Puluhan Nelayan tradisional yang mengatas namakan Masyarakat Nelayan Tradisional Batu Bara(Mantab) mengiring enam unit Kapal Pukat Trawl yang telah melakukan penarikan pukat sekitar  1 mil dari pesisir pantai kemudian diserahkan Kepihak berwajib.



Keenam unit kapal pukat trawl yang telah diamankan dari Gambus laut 4, Pagurawan 1 , Batu Bara 1 unit kapal, sedangkan 1 unit kapal pukat trawl lainnya sempat lari dari penangkapan tersebut dengan cara memotong alat tangkapnya, Kamis(11/1/2018) Sei Padang Desa Lalang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara.

Awalnya, pukat trawl(Hella) menarik pukatnya sekitar  lebih kurang 1 Mil dari pesisir pantai, yang membuat konflik diperairan laut selat Kabupaten Batu Bara terhadap nelayan tradisional sekitar pukul 06.00 Wib puluhan masyarakat nelayan yang mengatasnamakan Mantab langsung menuju laut dimana pukat trawl yang melakukan penarikan pukat dan langsung melakukan penggiring sekitar pukul 09.00 Wib serta menyerahkan kepada pihak yang berwajib.  



Hal tersebut dikatakan oleh warga nelayan tradisional "Sul" serta berharap pukat Trawl agar benar-benar dihentikan karena telah menghancurkan terumbu karang serta benih-benih ikan dan menghilangnya ikan dimana nelayan tradisional akan punah secara berlahan.

ABK Pukat Trawl Ibrahim warga Bagan dalam, Tanjung Tiram, Batu Bara menyampaikan Pukat Trawl dilarang tetapi pemerintah belum juga memperhatikan nasib dari penguna kapal, dimana Hingga kini bantuan dari pemerintah belum juga didapat, " Kerjaan kami hanya dilaut, sedangkan anak istri kami mau makan, ya mau tak mau dijalankan juga la". ujarnya.

Syawal Pane selaku Ketua Mantab mengatakan sesuai dengan surat edaran menteri bahwa pukat trawl(Hella) tidak dibenarkan lagi  beroperasi sampai akhir 2017 tapi hingga kini masih berjalan, " Kami dari masyarakat nelayan tradisional akan melakukan terus menerus penggiringan terhadap pukat Trawl serta menyerahkan ke pihak berwajib" ungkapnya.

Sementara itu, Ipda Heru Edyanto. ka.Unit Markas Pol Air Belawan Sumut, ke enam unit kapal akan dibawa kebelawan untuk proses selanjutnya," setelah sampai kebelawan, akan dilakukan pemanggilan terhadap pemilik kapal untuk diminta keterangan untuk menyakinkan atas kepemilikan kapal" tuturnya.

Hadir, Pol Airud(Heru), TNI Al(Arif M Halim), Polres Batu Bara, Ka.Polsek Medang Deras(Usman), Perwakilan Diskanla Batu Bara(James Simanjuntak) serta Aliansi Nelayan Sumut(Sutrisno SH).

(Mtc/M.Yusuf/Khas)
Editor: Amrizal

T#g:BatubaraMatatelingaNelaynPukat Trwalpenarikan Kapal
Komentar
Minggu, 21 Apr 2019 23:45Lifestyle

Begini Reaksi Deddy Corbuzier, Usai Ditantang Lucinta Luna

Lucinta Luna tiba-tiba saja murka di Insta Story dengan mentag akun Instagram milik Deddy Corbuzier.

Minggu, 21 Apr 2019 23:30Bola

Hantam 4-0, Everton Permalukan Manchester United

Everton memetik kemenangan telak dengan skor 4-0 kala menjamu Manchester United di Goodison Park dalam laga lanjutan Liga Inggris 2018-2019

Minggu, 21 Apr 2019 23:15Nasional

Gelar Coblos Ulang, Prabowo-Sandi Tetap Menang

Memiliki jumlah suara terbanyak di Banten pada hitungan versi quick count, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

Minggu, 21 Apr 2019 23:00Bola

Begini Pembelaan Valverde Usai Coutinho Kembali Dicemooh Penggemar Barcelona

Gelandang Barcelona, Philippe Coutinho, kembali mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari penggemar di Stadion Camp Nou di laga kontra Real Sociedad,

Minggu, 21 Apr 2019 22:45Nasional

Jokowi-Ma'ruf 54,03%, Prabowo-Sandi 45,97% di Hasil Akhir Quick Count Konsepindo

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Minggu, 21 Apr 2019 22:30Nasional

Polisi Bekuk Pelaku Pembakaran Surat Suara

im Gabungan Polda Jambi bersama Polres Kerinci akhirnya berhasil mengungkap kasus pembakaran kotak surat suara pemilihan umum di TPS 1, 2, dan 3 Desa Koto Padang

Minggu, 21 Apr 2019 22:15Bola

Tak Puas Juara Liga Italia 2018-2019, Massimiliano Allegri Bidik Scudetto

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, tak mau cepat berpuas diri usai mengantar Si Nyonya Tua merengkuh gelar juara Liga Italia 2018-2019

Minggu, 21 Apr 2019 22:00Nasional

Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban, Indonesia Kecam Serangan Bom di Sri Lanka

Indonesia mengecam keras aksi pengeboman di berbagai lokasi di Sri Lanka. Serangan bom yang terjadi, Minggu (21/4/2019) sekira pukul 09.00 waktu setempat

Minggu, 21 Apr 2019 21:30Nasional

Di 2 TPS, KPU Tangsel Gelar Pemungutan Suara Ulang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersiap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU)

Minggu, 21 Apr 2019 21:15Lifestyle

Belum Tentu Dimiliki Pria, Berikut 5 Kelebihan Ini Dimiliki oleh Wanita

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini turut pula didasari oleh jenis kelamin

Minggu, 21 Apr 2019 21:00Nasional

Tinggi Kolom Abu Vulkanis 3.000 Meter, Gunung Agung Terus Alami Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 18.56 Wita.

Minggu, 21 Apr 2019 20:45Nasional

Terus Bergeming, Kini Giliran Anggota KPPS di Sulut Meninggal Dunia

Pasca-Pemilu Serentak 2019, banyak anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di beberapa wilayah di Indonesia meninggal dunia karena kelelahan usai menjalankan tugas.

Minggu, 21 Apr 2019 20:35Nasional

Tim Relawan Jokowi - Ma'ruf Amin Gelar Sukuran

Menyambut kemenangan pasangan calon 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menggelar acara syukuran. Acara syukuran dilakukan dengan potong tumpeng

Minggu, 21 Apr 2019 20:30Lifestyle

Buka Perban, Syahrini Ketiban Lemari Hingga Terluka

Syahrini memamerkan kondisi telapak kakinya yang diperban karena ketiban lemari parfum sang suami, Reino Barack

Minggu, 21 Apr 2019 19:34Nasional

Bawaslu Cabut Izin PT Prawedanet AliansiSelaku Pemantau Pemilu

Salah satu lembaga pemantau pemilu yakni PT Prawedanet Aliansi Teknologi lantaran melakukan hal yang melanggar prinsip sebagai lembaga pemantauan, dicabut izinnya oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Minggu, 21 Apr 2019 18:21Berita Sumut

Wali Kota Harap UKM Kota Medan Manfaatkan Momentum Industri 4.0

Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin, S. M.Si, MH mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Gelar UKM dan Koperasi yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan sebagai bagian dari apresiasi dan promosi terhadap karya-karya penggiat UKM Kota