Sadis....Bocah Dua Tahun Dibunuh Ayahnya Dengan Cara Dibekap

Heri Selasa, 21 November 2017 01:00 WIB
Mtc/ist
Warga Rusunawa di Jalan Kayu Putih, digegerkan dengan kabar meninggalnya seorang bocah berumur 2 tahun bernama Diaz, akibat dibekap dengan bantal oleh ayahnya yang bernama Syahfitri.
Sholat Idul Adha 1439 H
MATATELINGA, MEDAN : Warga Rusunawa di Jalan Kayu Putih, digegerkan dengan kabar meninggalnya seorang bocah berumur 2 tahun bernama Diaz, akibat dibekap dengan bantal oleh ayahnya yang bernama Syahfitri.

Hal itu terungkap setelah abang korban beserta keluarga yang baru pulang, usai memakamkan adiknya di perkuburan tanah garapan Tanjung Gusta, ditanyai oleh warga sekitar apa yang jadi penyebab adiknya meninggal.

Abang korban ini, langsung bercerita sambil memperagakan saat adiknya dibekap menggunakan bantal oleh ayahnya hingga tak sadarkan diri.

Sontak keterangan Abang korban tersebut langsung membuat warga disekitaran Rusunawa langsung heboh dan mengabari pihak Kepolisian.

Sementara itu, seorang warga.yang bermukim di Rusunawa, Putri mengatakan pas ketahuan korban belum meninggal. Diaz yang masih berumur 2 tahun itu, langsung dilarikan ke Klinik terdekat di Jalan Rumah Potong Hewan (RPH). 

"Tapi karena perlengkapan alat kesehatan di klinik itu tidak memadai, Diaz langsung dirujuk ke RS Mitra Medika. Setelah 20 menit berada di ruang ICU, akhirnya Diaz meregang nyawa," kata Putri di Rusunawa Jalan Kayu Putih, Senin (20/11/2017).

"Keluarga mendiang Diaz ini baru sekitar dua bulan tinggal di Rusunawa tepatnya di Blok B Lantai 5 nomor 507. Yang sering terlihat tinggal disitu hanya Empat orang, ibunya dan tiga anaknya termasuk Diaz, tapi bapaknya nggak pernah nampak di Rusunawa," ungkap Putri.

Lebih lanjut, Putri bercerita saat kejadian terjadi Syahfitri baru datang dari luar kota. Sebelumnya ia sempat berjanji mau memboyong semua keluarganya ke Jakarta.

Sementara ibu tersangka yang juga ibu korban, mantan guru honor smp negeri 4 Medan. Tapi sekarang sudah tidak bekerja lagi.

"Syahfitri itu jarang pulang, terus dia ringan tangan, jadi kalau dia pulang anak-anaknya takut soalnya sering dipukuli. Pokoknya asal sudah pulang pasti anak-anaknya pada ketakutan, menghindari dia Karena takut dipukul," jelas Putri.

Sementara itu, saat dihubungi via Whatsapp, Kapolsek Labuhan, Kompol Hendris Tampubolon mengatakan penanganan perkara ini sudah dilakukan oleh Polres Belawan.

"Tadi kita hanya mengecek di TKP saja, kalau tersangka sudah diamankan di Polres Belawan sekitar jam 21.00 WIB tadi," jelas Hendris.(MTC /Heri ).
Editor: Faeza

T#g:mabarpembunuhanPolsek Labuhan
Komentar
Minggu, 19 Agu 2018 12:30Berita Sumut

Gasak Harta Benda Tetangga, Pemuda Ini Meringkuk Dibui

Seorang pemuda berinisial SB (19) warga Dusun III Desa cinta Dame Kecamatan Percut Seituan diamankan warga karena menggasak harta benda milik tetangganya Timbul Sinaga (39), Sabtu (18/8/2018) malam. Saat ini tersangka sudah diamankan di Polsek Percut Seit

Minggu, 19 Agu 2018 11:52Nasional

Milad ke-20, Wakil Ketum FPI Teriakkan Kader Harus Tunduk pada Ulama dan Siap Bertempur Demi Ulama

Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ja'far Shodiq menggemakan wacana 2019 Ganti Presiden di acara ulang tahun atau Milad ke-20 FPI di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (19/8) pagi.

Minggu, 19 Agu 2018 11:46Berita Sumut

Pemuda Ini Menjambret untuk Belikan Sang Adik Kado Ulangtahun

Keinginan Ayub Fadillah (22) untuk membelikan kado ulangtahun untuk sang adik kandas. Bahkan dia nyaris tewas dihajar warga di kawasan Jalan Perjuangan Desa Bandar Setia kec. Percut Seituan, Sabtu (18/8/2018) malam yang emosi melihat aksi Ayub dan rekanny

Minggu, 19 Agu 2018 11:22Berita Sumut

HUT Proklamasi di PTPN IV Kebun Balap Berlangsung Meriah, Karyawan Kebun Jadi Tim Paskibra

Pelaksanaan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke 73 Republik Indonesia di PTPN IV Kebun Balap, Desa Kuala Batahan, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal berlangsung meriah dan berbeda dari tahun - tahun sebelumnya. Mengapa

Minggu, 19 Agu 2018 11:03Internasional

Presiden Palestina Ancam Akan Tinjau Kesepakatan Damai dengan Israel

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengancam akan meninjau kembali seluruh perjanjian damai yang pernah disepakati dengan Israel jika Tel Aviv terus melanggar aturan internasional.

Minggu, 19 Agu 2018 11:00Internasional

Fiji Diguncang Gempa Berkekuatan 8,2 SR

Gempa berkekuatan 8,2 SR yang kuat melanda Fiji pada Minggu, (19/8).

Minggu, 19 Agu 2018 10:56Internasional

Qatar Tuduh Arab Saudi Halangi Warganya Berhaji

Pemerintah Qatar menuduh Arab Saudi telah menghalangi masyarakat mereka untuk menunaikan ibadah haji pada 2018 ini.

Minggu, 19 Agu 2018 10:51Lifestyle

Perhelatan Asian Games, Ini Dia Hal-hal yang Diharamkan Ketika Memasuki Stadion GBK

Upacara pembukaan Asian Games 2018 tinggal beberapa jam lagi. Acara megah tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu (18/8) pukul 19.00 WIB.

Minggu, 19 Agu 2018 10:47Lifestyle

Penerbangan Danau Toba-Malaysia Resmi Beroperasi, Malindo Air jadi Maskapai Pembuka

Penerbangan internasional pertama Bandara Silangit resmi dilakukan maskapai Malindo Air, Jumat (17/8) dengan menghubungkan Bandara Sultan Abdul Aziz Shah, Subang, Malaysia, dengan Bandara Silangit.

Minggu, 19 Agu 2018 10:34Nasional

Kapolri: Saya Paham Kebebasan Berpendapat, Tapi Dilarang Demonstrasi Selama Perhelatan Asian Games

Kepolisian Republik Indonesia mengeluarkan maklumat pelarangan demonstrasi selama penyelenggaraan Asian Games 2018 pada 18 Agustus hingga 2 September.

Minggu, 19 Agu 2018 10:30Ekonomi

Lira Terpuruk, Erdogan Tantang Pihak yang Permainkan Ekonomi Turki

Presiden Turki Tayyip Erdogan menyatakan siap meladeni semua pihak yang mempermainkan ekonomi Turki.

Minggu, 19 Agu 2018 10:25Ekonomi

Lira Terpuruk, China Yakin Ekonomi Turki Segera Membaik

Anggota Dewan Negara China Wang Yi mendukung upaya Turki dalam menjaga keamanan dan stabilitas ekonomi mereka.

Minggu, 19 Agu 2018 10:14Ekonomi

Pemerintah Catat 67 Perkara yang Bakal Sebabkan Negara 'Kolaps'

Pemerintah mencatat terdapat sebanyak 136 tuntutan hukum kepada pemerintah yang sudah berkekuatan tetap (inkracht). Dari total tuntutan hukum tersebut, terdapat 67 perkara yang berpotensi menimbulkan kerugian negara lebih dari Rp11,7 triliun.

Minggu, 19 Agu 2018 09:56Nasional

Bangun Kembali Keakraban, Ma'ruf Agendakan Pertemuan dengan Rizieq Shihab

Bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin belum bisa memastikan kemungkinan ada agenda pertemuan dengan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di sela-sela kehadirannya di Mekkah, Arab Saudi.

Minggu, 19 Agu 2018 09:53Nasional

Diminta Kembali ke Khittah, NU Malah Berpolitik di Dua Kaki

Suara Nahdlatul Ulama (NU) diprediksi bakal terbelah pada Pemilu 2019 akibat politik dua kaki dan pengaruh lobi. Namun, keberadaan Ma'ruf Amin, Rais Aam PBNU, di sisi Jokowi dinilai tetap bisa mempertahankan suara kaum nahdliyin.

Minggu, 19 Agu 2018 08:53Nasional

Balas Nyanyian Mahfud MD Romi Sebut Kandidat Cawapres 'Jalur Dapur'

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi mengaku tak mengetahui perihal persiapan lengkap Mahfud MD sebelum pengumuman bakal calon wakil presiden (cawapres) karena itu adalah hasil komunikasi 'jalur dapur', bukan jal