• Home
  • Berita Sumut
  • Sidak ke Pasar Tradisional dan Modern, Gubsu Pastikan Kenaikan Harga Masih Wajar

Sidak ke Pasar Tradisional dan Modern, Gubsu Pastikan Kenaikan Harga Masih Wajar

faeza Rabu, 16 Mei 2018 18:15 WIB
mtc/ist
Jelang memasuki bulan suci Ramadhan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr HT Erry Nuradi mengunjungi lokasi pasar tradisional dan modern di Kota Medan, Rabu (16/5). Dari pantauan harga di pasar, untuk bahan pokok kenaikan harganya dinilai masih dalam batas
MATATELINGA, Medan:  Jelang memasuki bulan suci Ramadhan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr HT Erry Nuradi mengunjungi lokasi pasar tradisional dan modern di Kota Medan, Rabu (16/5). Dari pantauan harga di pasar,  untuk bahan pokok kenaikan harganya dinilai masih dalam batas kewajaran antara 5-10 persen.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Petisah dan satu pasar modern di Kota Medan, Gubsu Erry Nuradi hadir bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw, Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut Arief Budi Santoso dan perwakilan Bulog. Turut mendampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan  Alwin Sitorus, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Dahler Lubis, Kepala Biro Perekonomian Ernita Bangun, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Ilyas Sitorus dan Kabag Humas Indah Dwi Kumala.

"Kami bersama ingin melihat dan mengecek harga-harga menjelang Ramadhan. Kita tahu besok (Kamis, 17/5) itu sudah masuk bulan puasa. Tentu sebagai umat Islam, yang diperlukan adalah stok bahan pokok, itu harus dipersiapkan," ujar Gubsu usai berkeliling di areal pasar tradisional, meninjau kondisi pedagang dan harga bahan pokok.

Disampaikan Erry, bahwa dalam hal stok kebutuhan bahan pangan, tidak ditemukan masalah berdasarkan penjelasan pedagang di pasar tradisional. Contohnya, bawang merah, daging ayam dan daging sapi, mengalami kenaikan hanya berkisar antara 5-10 persen.

"Saya kira ini hal biasa, karena dalam hukum ekonomi bila kebutuhan meningkat sementara suplaynya tetap, maka akan ada kenaikan harga. Yang penting tentunya stabilitas kenaikan harga ini dapat kita jaga. Jangan sampai terjadi kenaikan yang sangat luar biasa. Jadi kalau naiknya masih 5-10 persen masih wajar," katanya.

Dengan kenaikan yang sifatnya temporer ini, Gubsu meyakini harga kebutuhan pokok akan kembali turun setelah Ramadhan dan Idul Fitri selesai. Namun untuk itu, pihaknya bersama Polda Sumut mempersiapkan mekanisme. Pertama melihat sisi produksi, jika tidak ada masalah, maka harga biasanya tidak akan bergejolak.

"Kalau di produksi tidak ada masalah seperti sayuran dan kebutuhan pokok lain, kemudian terjadi gejolak harga di masyarakat, berarti ada masalah di distribusinya. Dari sektor ini nanti ada tim Satgas Pangan. Itu kan untuk melihat, jangan sampai ada spekulan," sebutnya.

Jika spekulan yang ditemukan, akan ditindak tegas secara pidana. Karena itu Pemprovsu bersama Polda Sumut meminta agar distributor tidak melakukan spekulasi dan menimbun barang-barang. Begitu juga mekanisme lain, guna memastikan harga tidak naik, atau kenaikan masih dalam tahap wajar.

"Tadi ada juga mekanisme lain, apabila harga naik, dilakukan operasi pasar. Tadi saya menyampaikan pada pedagang dan pembeli, harga masih relative stabil. Bahkan Bulog siap mendistribusikan bahan pangan seperti daging beku yang bisa dipasok Rp80 ribu/kg," jelas Gubsu.

Sementara di pasar modern, Erry juga melihat perbedaan harga bahan pokok dibandingkan di pasar tradisional tidak begitu signifikan. Harga jual yang lebih mahal diakui karena kemasan, sehingga perbedaan bisa mencapai 10 persen.

"Yang terpenting bagi kita adalah ketersediaan stok. Jangan sampai pada saat Ramadhan dan Hari Raya, stok kita bermasalah. Jadi kalau kita lihat sekarang masih stabil," jelasnya.

Senada dengan itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan bahwa pihaknya bersama  Pemprovsu yang tergabung dalam tim Satgas Pangan, akan berkoordinasi setiap hari untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok. Bersama Gubsu, dirinya mengakui kondisi di lapangan sama dengan laporan yang disampaikan kepada mereka.

 "Untuk distribusi juga diakui pedagang, lancar. Bagi kami itu sudah cukup menjaga stabilitas keadaan pangan kita di Sumut," pungkasnya.(mtc)
Editor: faeza

T#g:
Komentar
Sabtu, 26 Mei 2018 15:49Berita Sumut

Wakil Wali Kota Serap Aspirasi Warga Melalui Safari Subuh

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution melakukan Safari Subuh di Masjid Al Waqif Jalan Sempurna, Kelurahan Sudirejo, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (26/5). Selain sahur bersama dengan ratusan warga sekitar, Safari Subuh juga diisi dengan Shalat Subuh berjamaa

Sabtu, 26 Mei 2018 14:32Berita Sumut

BPOM Medan Grebek Pabrik Lengkong Berformalin di Langkat

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makan (BBPOM) di Medan berhasil menggrebek pabrik atau produsen lengkong berformalin di Desa Blankahan, Kabupaten Langkat.

Sabtu, 26 Mei 2018 14:12Berita Sumut

Nyambi Jadi Bandar Judi Online, Honorer Pemkab Madina Ini Berurusan dengan Polisi

Seorang pegawai honorer di lingkungan Pemkab Madina berinisika DJS alias Justin (25) harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Pasalnya pria itu diringkus karena menyambi sebagai bandar judi Kim online.

Sabtu, 26 Mei 2018 13:37Berita Sumut

Gubsu Erry Safari Ramadhan Bersama Panglima TNI

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi menghadiri Safari Ramadhan bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, Jumat (25/5) di Kodam I/Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto, Medan. Ini merupakan safari Ramadhan pertama Panglima TNI

Sabtu, 26 Mei 2018 12:05Nasional

Bertemu Rohan, Aman Mengaku Ditawari Tiga Hal

Aman Abdurrahman mengaku bertemu Head of the International Centre for Political Violence and Terrorism Research Singapura, Rohan Gunaratna pada Desember 2017 lalu.

Sabtu, 26 Mei 2018 12:00Nasional

Imparsial: Definisi Terorisme Ibarat Pedang Bermata Dua

Direktur Imparsial Al Araf menyebut pencantuman 'motif politik' dalam definisi terorisme dalam UU Antiterorisme yang baru disahkan DPR dapat menjadi pedang bermata dua.

Sabtu, 26 Mei 2018 11:54Nasional

Libatkan Anak Dalam Aksi Teorisme, Pelaku Akan Dipidana Lebih Berat

Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Antiterorisme) yang baru saja disahkan DPR mengatur sejumlah hukuman baru. Salah satunya pemberatan hukuman bagi pelaku aksi teror yang melibatkan anak.

Sabtu, 26 Mei 2018 11:52Berita Sumut

Membangun Jembatan Hati Melalui Safari Ramadhan

Selain menyemarakkan bulan suci Ramadan, program Safari Ramadan Pemko Medan ini juga menjadi ajang silaturrahmi sekaligus menyampaikan pesan pembangunan juga menyerap aspirasi warga. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Medan ketika membacakan

Sabtu, 26 Mei 2018 11:46Internasional

Raja Kamboja Terima Dubes RI Baru di Istana

Raja Kamboja Norodom Sihamoni mengharapkan peningkatan hubungan dengan Indonesia di berbagai bidang. Terutama perdagangan, investasi, pariwisata, kebudayaan, industri, ekonomi, teknologi dan kerja sama internasional. Hal tersebut disampaikan raja saat men

Sabtu, 26 Mei 2018 11:33Internasional

Dua Negara Sekutu Angkat Kaki, Menlu Taiwan Undur Diri

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengajukan pengunduran diri tak lama setelah Burkina Faso mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan negara yang dianggap provinsi pembelot oleh China itu, Kamis (24/5).

Sabtu, 26 Mei 2018 11:25Internasional

Makanan Napi Muslim Mengandung Babi, CAIR Gugat Penjara Alaska

Dewan Hubungan Islam Amerika (The Council on American-Islamic Relations/CAIR) melayangkan gugatan kepada penjara Alaska (The Alaska Departemen of Corrections/DOC) dengan tuduhan membiarkan narapidana (napi) muslim "kelaparan" dan memberikan ma

Sabtu, 26 Mei 2018 11:16Berita Sumut

Gelar Razia Pekat, Polsek Patumbak Amankan 4 Pasangan Mesum

Sebanyak 4 orang pasangan bukan suami istri terjaring dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar personil Polsek Patumbak, Jumat (25/5/2018) malam. Para pasangan bukan suami istri ini diamankan dari razia yang digekar di Hotel KUPJ depan RS M

Sabtu, 26 Mei 2018 11:07Internasional

Tak Ingin Rugi, Trump Wacanakan Kembali KTT dengan Kim Jong Un

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih membuka pintu untuk pertemuan dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, meski sebelumnya sudah dibatalkan.

Sabtu, 26 Mei 2018 11:01Ekonomi

Replanting Sawit 2,5 Juta Ha, Luhut Pakai Dana China

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan akan segera merealisasikan tawaran China Development Bank (CDB) yang berminat membiayai program penanaman kembali (replanting) sawit.

Sabtu, 26 Mei 2018 10:58Berita Sumut

AMPI Sumut Siap Sukseskan Program Millennials Nationalism

Dewan Pimpinan Daerah Angkutan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Sumatera Utara (Sumut) siap mensukseskan program DPP AMPI yakni Millennials Nationalism menuju generasi muda menyambut Indonesia 4.0. Terkait hal itu, AMPI Sumut berikrar siap berkontrib

Sabtu, 26 Mei 2018 10:52Ekonomi

Bank BUMN Tahan Bunga KPR Meski Suku Bunga Acuan BI Naik

Bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agaknya masih menahan diri menaikkan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR), meski suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7DRRR) mekar 25 basis poin menjadi 4,5 persen.