Soal SMS MUI Dukung Jokowi, Ini Tanggapan MUI Sumut dan Medan

Mtc/rel Selasa, 12 Februari 2019 11:36 WIB
Mtc/ist
Beberapa waktu belakangan ini, banyak masyarakat menerima pesan singkat melalui seluler (SMS) yang berisi ajakan MUI untuk mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019. Adapun isi SMS itu berbunyi "MUI mengajak semua ummat bersatu mendukung jokowi pada pilpre
MATATELINGA, Medan: Beberapa waktu belakangan ini, banyak masyarakat menerima pesan singkat melalui seluler (SMS) yang berisi ajakan MUI untuk mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019. Adapun isi SMS itu berbunyi "MUI mengajak semua ummat bersatu mendukung jokowi pada pilpres 2019". 


Pesan SMS itu dikirim dari nomor handphone 08116656xxxx secara acak ke masyarakat. Namun saat dihubungi nomor tersebut tidak aktif.

Menanggapi SMS ini, baik MUI Sumut maupun MUI Medan menyatakan tidak mengetahui. Pasalnya menurut Sekretaris MUI Sumut, Ardiansyah, secara kelembagaan pihaknya melalui rapat koordinasi di MUI Pusat tidak ada mengeluarkan instruksi apapun untuk mendukung Paslon Presiden atau Partai Politik (Parpol) yang berkaitan dengan Pilpres dan Pemilihan Legislatif (Pileg).
 
"Ini disampaikan secara resmi oleh Sekjend MUI Pusat melalui rapat resmi dan pesan Whatsapp ke seluruh pengurus MUI yang harus diikuti oleh MUI se Indonesia, bahwa sampai hari ini saya pastikan tidak ada memberi dukungan pada siapapun dan wajib untuk netral," tegasnya, Selasa (12/2). 

Namun kata Ardiansyah, pihaknya tidak melarang jika ada individu di MUI yang menyatakan dukungan terhadap salah satu paslon secara pribadi.


"Artinya MUI tidak memberikan pembenaran terhadap itu. Kalau ada pernyataan dari si pulan atau si pulan lainnya maka itu adalah pribadi. Jadi isi pesan yang menyebar ke warga itu bukan dari MUI," ungkapnya. 

Ia juga menghimbau kepada umat Islam khusus yang menerima isi pesan kebohongan itu untuk klarifikasi terlebih dahulu sesuai himbauan Al Quran dan Hadist yakni jika ada kabar dari orang fasiq, maka harus bertabayun. Tidak mempercayai berita yang masuk apakah itu berbentuk tulisan, foto atau potongan video dan harus ditanyakan ke pihak yang tepat dan memiliki pengetahuan tentang hal tersebut. 

Kemudian lanjutnya, umat juga harus waspada dalam segala bentuk berita kecuali yang sudah diklarifikasi oleh pihak berwenang atau sudah dibahas secara luas di media atau televisi agar tidak terjebak oleh berita hoax atau bohong. 

Terpisah, Ketua Umum MUI Kota Medan, Prof M Hatta menyatakan MUI tidak ada memberi instruksi atau ajakan untuk mendukung calon mana pun yang kaitannya dengan Pemilu 2019. 

"Itu hoax, berita bohong. MUI tetap bersikqp independen. Tidak ada instruksi mengatasnamakan lembaga," katanya. 

Ia juga meminta umat Islam tidak terpengaruh dengan berita hoax tersebut, tapi tetap gunakan pemilu untuk memperkokoh rasa persaudaraan sehingga menghindari dari prasangka fitnah dan hoax. 

"Gunakan hak pilih dengan baik jadikan pemilu sebagai kegiatan demokrasi untuk memperkokoh kualitas keumatan kita dengan memilih calon-calon yang juga berkualitas sesuai himbaun Al Quran dan Hadist. Jangan memilih kucing dalam karung, perhatikan jejak rekamnya dan visi misinya," pungkas Hatta. (Yn)
Editor: faeza

T#g:MUI MedanMUI SumutMUI dukung JokowiMatatelingaSMS DUkungan MUITerkini
Komentar
Rabu, 24 Apr 2019 21:46Berita Sumut

Sidang Perkara Ujaran Kebencian Dengan Terdakwa PH Diundurkan

Sidang perkara ujaran kebencian terhadap alm. H.Taufan Gama Simatupang selaku Bupati Asahan yang dilakukan oleh terdakwa Putra Hutasuhut warga Kisaran yang diunggah pada akun media sosial face book pada Minggu 11 Pebruari 2018 lalu dan kini telah memasuk

Rabu, 24 Apr 2019 21:30Nasional

Jokowi dan Prabowo Direncakan Bertemu, Ketum PAN: Bagus Kalau Bisa

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menyambut baik rencana pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto

Rabu, 24 Apr 2019 21:15Internasional

Lima Tahun Setelah Kematiannya, Jasad Wanita 83 Tahun Ditemukan Sudah Jadi Mumi

Jasad seorang wanita berusia 83 tahun ditemukan telah menjadi mumi oleh keluarganya, lima tahun setelah kematian wanita itu.

Rabu, 24 Apr 2019 21:00Nasional

Bongkar Muat Logistik di Nduga Papua, 2 Prajurit TNI Gugur Ditembak

Dua anggota TNI mengalami luka tembak usai diserang pasukan Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Rabu, 24 Apr 2019 20:45Internasional

Gegara Ponsel Terinjak, Anak Tega Bacok Bapak hingga Tewas

eorang pria di Kamboja membacok bapaknya hingga tewas gegara persoalan ponselnya yang terinjak.

Rabu, 24 Apr 2019 20:35Opini

Melawan Upaya Delegitimasi Pemilu 2019

Sejak ditetapkan sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden RI, Jokowi selalu menghimbau kepada seluruh relawan, simpatisan, partai pengusung, partai pendukung, bahkan seluruh rakyat Indonesia agar mengikuti Pemilu 2019 dengan kegembiraan. Kita be

Rabu, 24 Apr 2019 20:30Bola

Tak Layak Bela Klub Raksasa Inggris, Berikut 5 Pemainnya

Liga Inggris menjadi salah satu kompetisi sepakbola paling kompetitif saat ini. Tak heran jika pada akhirnya banyak

Rabu, 24 Apr 2019 20:15Lifestyle

Gemes Liat Mimik Wajah Bayi yang Selalu Berubah-Ubah, Yuk Kenali Artinya

Menyuapi makan anak yang masih balita memang bukan perkara mudah. Tidak semua anak bisa dengan gampang untuk disuapi makan

Rabu, 24 Apr 2019 20:00Lifestyle

Usai Gagal Operasi, Keluarga Jessica Iskandar Tak Terima Pembelaan Dokter

Erick Iskandar, kakak kandung aktris Jessica Iskandar, mengungkapkan kekecewaannya terhadap prosedur medis

Rabu, 24 Apr 2019 19:45Internasional

Ketua Ormas Penodong Migran Diduga Berlatih untuk Membunuh Obama dan Clinton

Terduga ketua organisasi masyarakat yang menodong ratusan migran di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko

Rabu, 24 Apr 2019 19:30Nasional

Jokowi-Ma'ruf 55,8% dan Prabowo-Sandi 44,2% di Real Count KPU 30 Persen

Komisi Pemilihan Umum atau KPU terus mengupdate pengitungan suara Pilpres 2019. Hingga pukul 18.45 WIB

Rabu, 24 Apr 2019 19:15Nasional

Kian Terus Bertambah, Kini Petugas KPPS Meninggal Jadi 144 Orang, 883 Jatuh Sakit

Jumlah Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia dan jatuh sakit terus bertambah hingga sore ini

Rabu, 24 Apr 2019 19:00Berita Sumut

Disenyalir Puluhan ASN di Dapil Sumut 2 "Disawer" Menangkan Caleg Tertentu

Disenyalir ada dugaan kecurangan pada Pemilu serentak 2019 yang berlangsung belum lama ini. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua DPRD Medan, Henry Jhon. Ia menyebut ada mobilisasi ASN (aparatur sipil negara) untuk memenangkan calon tertentu.

Rabu, 24 Apr 2019 18:45Berita Sumut

Patroli KN 332 Lihat Mayat Laki laki Terapung di Laut

Kapal patroli KN 332 saat berpatroli di perairan Belawan tepatnya didepan gudang 214 Ujung Baru Pelabuhan Belawan menemukan mayat terapung di laut Rabu siang (24/4/2019).

Rabu, 24 Apr 2019 18:30Berita Sumut

H.T Bahrumsyah: Minta Pemko Medan Bagikan Kartu BPJS ke Masyarakat

Pemerintah Kota (Pemko) dimihta Komisi II DPRD Medan tidak membuat gaduh di masyarakat, dan melanggar hukum. Karenanya DPRD mendesak Pemko segera membagikan 12.000 kartu BPJS Kesehatan yang sudah dicetak kepada masyarakat.

Rabu, 24 Apr 2019 18:15Berita Sumut

Bakamla Ajak Poksimar Natuna Jaga Keamanan dan Keselamatan Laut

Kasubdit Kerja sama Dalam Negeri Eli Susiyanti, S.H., M.H,. M.M. mengajak masyarakat nelayan Desa Cemaga untuk menjaga keamanan dan keselamatan laut dari semua potensi ancaman terhadap kekerasan di laut, pelanggaran navigasi, pelanggaran hukum dan ancaman