Stok Melimpah, Harga Bawang Turun Tajam

amelia Jumat, 14 September 2018 16:50 WIB
mtc/net
Bawang merah dan bawang putih
MATATELINGA, Medan: Pada perdagangan hari ini, sejumlah kebutuhan pokok kembali mengalami penurunan. Harga komoditas bawang seperti bawang merah dan bawang putih harganya turun tajam pada hari ini. Harga bawang merah dan bawang putih yang sebelumnya (selama sepekan) sempat bertahan di kisaran Rp 20 ribu per Kg, kini terpuruk di kisaran Rp 17 ribuan per Kg.


Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan penurunan harga bawang memang secara konsisten terjadi belakangan ini. Setelah sebelumnya sempat bertengger di kisaran harga Rp 23 hingga Rp 25 ribu per Kg. "Penurunan harga bawang ini dikarenakan oleh stok yang melimpah, masa panen bawang membuat harga bawang turun saat ini," ujarnya di Medan, Jumat (14/9).

Dan untuk harga bawang putih, Gunawan menilai pelemahan harga tersebut terjadi dikarenakan sekitar sebulan yang lalu terjadi penurunan harga bawang putih di sejumlah negara khususnya China. Dikarenakan sekitar 95% kebutuhan bawang putih Indonesia adalah impor, penurunan harga bawang putih tersebut tidak begitu memukul para petani.


Kata dia, selain bawang putih, harga daging ayam juga berangsur turun belakangan ini. Hal ini terlihat dari posisi sebelumnya dimana harga daging yang sempat bertahan lama di kisaran Rp 27 ribuan per Kg. Saat ini dijual di kisaran Rp 25 ribuan per kg. 'Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, penurunan harga daging ayam ini dipicu oleh penurunan permintaan.

"Tim saya akan terus mengkaji penurunan permintaan daging ayam tersebut. Sejauh ini kita masih menduga, penurunan harga telur ayam yang sebelumnya sempat menyentuh Rp 25 ribuan per Kg, dan saat ini sekitar Rp 22 ribu per Kg, sangat potensial memicu pola konsumsi protein masyarakat. Ada dugaan masyarakat berpindah (shifting) dari daging ayam ke telur ayam," bebernya.


Selanjutnya harga cabai rawit juga mengalami penurunan. Setelah sempat bertahan di kisaran Rp 40 ribuan per Kg, kini harga cabai rawit turun di kisaran Rp 36 ribu per Kg. Tidak jauh berbeda dengan cabai merah yang sejauh ini masih bertahan di kisaran Rp 36 ribu per Kg. Untuk komoditas cabai saya menilai masih bertahan mahal di wilayah Sumut.

Secara keseluruhan, sambungnya, di awal bulan September ini, sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat masih dalam pergerakan harga yang stabil. Inflasi masih akan sangat terjaga di bulan ini. Ancaman inflasi paling besar sejauh ini masih dari cabai merah. "Namun potensi deflasi sejauh ini akan disumbangkan oleh telur, daging ayam, dan bawang. Masih ada beberapa minggu kedepan, dan semuanya masih bisa berubah," tandasnya. (mtc/amel)

Editor: faeza

T#g: Harga Bawang Turun TajamMatatelingaStok MelimpahTerkini
Komentar
Jumat, 19 Apr 2019 21:56Berita Sumut

Beredar Lagi Video Kecurangan Pemilu di Tapteng, Bawaslu akan Hitung Ulang Suara

Setelah beredarnya video kecurangan proses Pemilihan Umum di Kabupaten Tapanuli Tengah, warganet kembali dihebohkan dengan video lainnya yang terjadi di kecamatan yang berbeda.

Jumat, 19 Apr 2019 21:15Nasional

Jokowi-Ma'ruf 54,99% dan Prabowo-Sandi 45,01% di Real Count KPU 3%

Situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus memperbaharui perolehan suara Pilpres 2019. Setidaknya, hingga pukul 19.45 WIB

Jumat, 19 Apr 2019 21:00Nasional

Pasca Keluarkan "Surat Cinta" BPN Tepis Isu Perpecahan Dengan SBY

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade

Jumat, 19 Apr 2019 20:45Berita Sumut

Ikut Amankan Pemilu 2019, Kapolres Binjai Ucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat

Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto mengucapkan terimakasih kepada masyarakat

Jumat, 19 Apr 2019 20:30Nasional

Diperiksa Tim Dokter, Begini Kondisi Sandiga Uno

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiga Uno memeriksa kondisi kesehatannya

Jumat, 19 Apr 2019 20:15Bola

Kepindahan Eden Hazard Tinggal Menghitung Hari

Real Madrid tampaknya sebentar lagi bakal mengumumkan kedatangan satu pemain bintang di bursa transfer musim panas 2019 nanti

Jumat, 19 Apr 2019 20:00Internasional

Siswi Bangladesh Dibakar Hidup-Hidup Usai Laporkan Pelecehan Seksual

Nusrat Jahan Rafi, seorang remaja berusia 19 tahun tewas pada 10 April, lima hari setelah dia disiram bensin

Jumat, 19 Apr 2019 18:50Berita Sumut

Kodam I/BB Apresiasi Serka Nur Habibah Lubis Sebagai Babinsa Kowad Pertama di Jajaran Korem 032/Wbr

Kodam I/Bukit Barisan memberikan apresiasinya kepada Sersan Kepala Nur Habibah Lubis yang merupakan Bintara Pembina Desa (Bibinsa)

Jumat, 19 Apr 2019 17:35Berita Sumut

Kapolda: Terimakasih Warga Sumatera Utara

Pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada 17 April kemarin, telah berlangsung dengan damai dan kondusif. Bahkan, antusias masyarakat untuk mengikuti pesta demokrasi tersebut, juga terbilang begitu tinggi.

Jumat, 19 Apr 2019 17:30Nasional

Prabowo Subianto Dapat Hadiah dari Para Habaib & Kiyai

Dalam acara sujud syukur kemenangan terdapat sebuah ucapan yang menarik dari calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto

Jumat, 19 Apr 2019 17:26Berita Sumut

Berkumpul di Mesjid Al-Jihad, Ribuan Warga Sumut Gelar Syukuran Kemenangan Prabowo-Sandi

Ribuan warga Sumatera Utara memadati Mesjid Al-Jihad Jalan Abdullah Lubis Medan seusai menggelar Ibadah Shalat Jumat, (19/4/2019). Mereka berkumpul dalam rangka syukuran atas kemenangan Prabowo-Sandi.

Jumat, 19 Apr 2019 17:15Nasional

Jokowi Ingin Bertemu Prabowo!

PDI Perjuangan (PDIP) mengapresiasi langkah calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)

Jumat, 19 Apr 2019 17:00Nasional

Tabung Gas 3 Kg Kembali Meledak, 4 Tukang Bakso Jadi Korbannya

Empat orang menjadi korban gas melon berukuran tiga kilogram, yang alami kebocoran di salah satu rumah kontrakan di Jalan Cigelereng, Kota Bandung, pada Jum'at (19/4/2019).

Jumat, 19 Apr 2019 16:45Ekonomi

5 Blok Migas di Lelang

Pemerintah melelang lima wilayah kerja (WK) migas konvensional tahap I 2019. Sejak dibuka tanggal 21 Februari 2019 lalu

Jumat, 19 Apr 2019 16:30Internasional

Pria ini Rela Potong Jarinya Usai Salah Pilih Partai

Seorang peserta pemilihan umum di India mengatakan bahwa dia telah memotong jari telunjuknya setelah menyadari dia telah memberikan suaranya kepada partai politik yang salah.

Jumat, 19 Apr 2019 16:15Nasional

Real Count Hanya untuk Publikasi, Bukan Hasil Pemilu, Tegas KPU!

Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menegaskan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) atau real count KPU