MARHABAN YA RAMADHAN
  • Home
  • Berita Sumut
  • Surati Menteri Pertanian, Edi Minta Alokasi Pupuk Subsidi Sumut Akan Ditambah

Surati Menteri Pertanian, Edi Minta Alokasi Pupuk Subsidi Sumut Akan Ditambah

Faeza Rabu, 15 Mei 2019 17:16 WIB
mtc/ist
Gubernur kepada wartawan di Medan, Rabu (15/5) mengatakan, pihaknya sudah menyurati Kementerian terkait kesalahan data luas baku lahan pertanian sehingga menyebabkan berkurangnya alokasi pupuk bersubsidi di Sumut.
MATATELINGA, Medan: Persoalan pengurangan jatah alokasi pupuk bersubsidi untuk Sumatera Utara (Sumut) sudah teratasi setelah respons cepat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Gubernur menyurati Kementerian Pertanian untuk meminta revisi kebutuhan pupuk bersubsidi di Sumut, sesuai dengan data luas baku lahan yang ada.


Gubernur kepada wartawan di Medan, Rabu (15/5) mengatakan, pihaknya sudah menyurati Kementerian terkait kesalahan data luas baku lahan pertanian sehingga menyebabkan berkurangnya alokasi pupuk bersubsidi di Sumut. "Masalah ini sudah teratasi. Sebelumnya memang ada kesalahan data lahan sehingga alokasi pupuk Sumut dikurangi," ujar Edy Rahmayadi yang ditanyai wartawan usai menunaikan salat Zuhur di Masjid Agung.

Kemudian Edy Rahmayadi meminta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut Ir Dahler dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan M Azhar Harahap menjelaskan kepada wartawan.

Azhar yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut menjelaskan persoalan pengurangan alokasi pupuk bersubsidi berawal dari penetapan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, bahwa lahan di Sumut berkurang 171 ribu ha. Data ini menjadi acuan Kementerian Pertanian mengalokasikan pupuk bersubsidi.


"Sementara setelah kita lakukan pendataan di lapangan berdasarkan data seluruh PPL dan ditandatangani Kepala Desa dan camat, setelah ditotal lahan sawah kita 397 ribu ha, hanya kurang 37 ribu ha," jelas Azhar.

Berdasarkan penetapan luas baku lahan sawah tersebut, Azhar sebagai Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura bersama sama anggota DPRD Sumut mengikuti rapat dengan Komisi IV DPR RI dihadiri Menteri Pertanian. "Dalam rapat tersebut telah disepakati alokasi pupuk bersubsidi yang ada sekarang digunakan dahulu, kemudian setelah 50% terealisasi baru dapat diajukan lagi penambahan alokasi. Jadi tidak ada lagi masalah. Ini sudah disetujui Komisi IV," jelas Azhar.

Ditambahkannya, berdasarkan langkah-langkah yang diambil Gubernur Sumut terhadap data luas baku lahan sawah yang sebenarnya, maka pemerintah pusat sudah menyetujui bahwa alokasi pupuk bersubsidi  Sumut akan disesuaikan berdasarkan usulan Gubernur untuk lahan sawah seluas sebesar 397 ribu ha. Adapun alokasi pupuk subsidi di Sumut tahun 2019 sebanyak 251.909 ton atau berkurang siginifikan dari alokasi tahun 2018 sebanyak 437.392 ton.


Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut Ir Dahler menambahkan saat ini realisasi penyerapan pupuk bersubsidi sudah mencapai 50%, sehingga sudah dapat diajukan penambahan dan realokasi penggunaan pupuk bersubsidi.  "Bulan ini kami akan mengajukan penambahannya," kata Dahler.

Dijelaskan Dahler, pihaknya akan terus memantau perkembangan kebutuhan pupuk bersubsidi di Sumut. "Sesuai pertintah Gubernur kepada kami, ini akan terus dipantau di lapangan," kata Dahler. (mtc)
Editor: Faeza

T#g:Matatelingamatatelinga.commatatelinga comTerkinialokasi pupuk di sumutGubsu Edy Rahmayadimenteri pertanianPemprovsu
Komentar
Kamis, 23 Mei 2019 19:52Aceh

Demi Peroleh Uang Narkoba, Tiga Jaringan Narkoba rela Lebaran di Terali Besi

Komplotan jaringan narkoba antar provinsi jenis daun ganja kering sebarat 10 ton, digagalkan Polres Banda Aceh dan meringkus tiga orang tersangka berinsial NO ,40, sopir truk, warga Sumatera Barat, RA ,25, dan BO ,35, keduanya warga Banda Aceh.

Kamis, 23 Mei 2019 19:37Berita Sumut

Putra Hutasuhut Dituntut JPU Empat Bulan Penjara

Sidang perkara ujaran kebencian terhadap alm. H.Taufan Gama Simatupang selaku Bupati Asahan yang dilakukan oleh terdakwa Putra Hutasuhut warga Kisaran yang diunggah pada akun media sosial face book pada Minggu 11 Pebruari 2018 lalu dan kini telah memasuk

Kamis, 23 Mei 2019 19:22Aceh

Bagi PNS Lega, Besok Sudah Terima THR

Para pegawai Negeri sipil (PNS) harus merasa senang dan lega. Pasalnya, tunjangan Hari Raya (THR) tentunya sangat dinantikan oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil akan dicairkan mulai besok, Jumat (24/5/2019).

Kamis, 23 Mei 2019 19:07Berita Sumut

Pemprov Sumut Integrasikan Data dan Aplikasi OPD

Wujudkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) atau yang juga dikenal dengan istilah e-Government, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengintegrasikan data dan aplikasi yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kamis, 23 Mei 2019 18:03Berita Sumut

Wali Kota Buka Puasa Bersama Dengan Mitra Go-Jek

Melaksanakan tugas sebagai seorang mitra Go-Jek, bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah untuk dilaksanakan terlebih di bulan Ramadhan. Namun, harus diyakini bahwa kerja keras mempu mengantarkan seluruh mitra Go-Jek menuju kehidupan yang lebih baik. Apalagi

Kamis, 23 Mei 2019 17:18Berita Sumut

Sidangnya 14 Kali Ditunda, Zakir Husin Merasa Dipermainkan

Terdakwa kasus narkoba, Zakir Husin tak kuasa menahan kesal setelah mengetahui sidangnya berkali- kali terus ditunda. Terhitung, ada 14 kali sidang kasus ini ditunda.

Kamis, 23 Mei 2019 16:56Berita Sumut

4 Warga di Simalungun Tewas Disambar Petir

Sebanyak 4 orang warga Simalingun meninggal dunia usai disambar petir . Sedangkan tiga warga dilaporkan mengalami luka akibat kejadian yang terjadi di perladangan warga di Desa atau Nagori Hutaraja, Kecamatan Purba, Simalungun, Selasa (21/5) sore.

Kamis, 23 Mei 2019 16:04Berita Sumut

Gerhad Lubis Jabat Camat Bosar Maligas

Jabatan Camat Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun yang selama ini dijabat Amon Carles Sitorus diserahterimahkan kepada Gerhad Lubis yang sebelumnya menjabat sebagai Kasih Pemerintahan di Kantor tersebut. Sertijab digelar pada hari ini Kamis (23/

Kamis, 23 Mei 2019 14:04Berita Sumut

Langgar UU ITE, Dosen USU Dihukum Percobaan

Dosen Universitas Sumatera Utara (USU), Himma Dewiyana Lubis (45), dinyatakan terbukti melakukan ujaran kebencian di halaman aku Facebooknya. Dia dijatuhi hukuman 1 tahun penjara dengan 2 tahun masa percobaan dan denda Rp 10 juta subsider 3 bulan kurungan

Kamis, 23 Mei 2019 13:22Berita Sumut

8 Rumah di Tanjung Mulia Terbakar

Sebanyak 8 unit rumah di Jalan Alumunium III, Lingkungan XII, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli terbakar. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kamis, 23 Mei 2019 12:46Berita Sumut

Palsukan Surat BPN, Oknum Advokat di Medan Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Seorang advokat di Kota Medan bernama Afrizon SH dihukum 2 tahun dan 6 bulan penjara. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana memalsukan isi surat Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan.

Kamis, 23 Mei 2019 12:29Nasional

120 Personel Bakamla Dapatkan Kenaikan Pangkat Berkala

Mengawali kegiatan dinas di pagi hari, seperti biasa seluruh personel Bakamla melakukan Apel Pagi. Khusus di hari Rabu, personel melakukan Apel di Aula Markas Besar Bakamla, Gedung Perintis Kemerdekaan, Rabu (22/5/2019).

Kamis, 23 Mei 2019 12:14Berita Sumut

Proyek Gedung Baru Inalum : Melihat Lebih Dekat Ikon Baru di Kawasan Industri Kuala Tanjung

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM yang merupakan Induk Holding Industri Pertambangan yang beroperasi di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara, sedang membangun sebuah gedung perkantoran yang modern dan representatif

Kamis, 23 Mei 2019 11:54Berita Sumut

Ditangguhkan Karena Sakit, Pemuda 'Koboi' di Tobasa Malah Dilaporkan Warga Berdagang

Penahanan RS (24), pemuda yang menodongkan senjatanya kepada kerumunan warga beberapa waktu lalu di Sitorang Kecamatan Silaen Kabupaten Toba Samosir ditangguhkan karena sakit dan perlu berobat. Namun beberapa warga melihat RS melakukan aktifitas melayani

Kamis, 23 Mei 2019 08:15Internasional

Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru Jalani Persidangan

Pria yang dituduh membunuh 51 orang di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru telah dituntut

Kamis, 23 Mei 2019 08:00Nasional

Di Jalan Wahid Hasyim, Massa Bubarkan Diri

Massa aksi 22 Mei yang bertahan hingga Kamis (23/5/2019) di sekitar Gedung Bawaslu RI