HUT ke 8 Matatelinga.com - Hanura
  • Home
  • Berita Sumut
  • Tak Kooperatif, PN Kisaran Jebloskan Rahmadsyah Sitompul ke Rumah Tahanan

Tak Kooperatif, PN Kisaran Jebloskan Rahmadsyah Sitompul ke Rumah Tahanan

benawi Selasa, 25 Juni 2019 18:52 WIB
mtc/ben
Pengadilan Negeri Kisaran akhirnya mengalihkan status penahanan Rahmadsyah Sitompul (33) dari tahanan kota menjadi tahanan negara. Ketua Sekber Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi di Batubara itu dinilai tidak kooperatif dan menghambat proses
MATATELINGA, Asahan: Pengadilan Negeri Kisaran akhirnya mengalihkan status penahanan Rahmadsyah Sitompul (33) dari tahanan kota menjadi tahanan negara. Ketua Sekber Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandi di Batubara itu dinilai tidak kooperatif dan menghambat proses persidangan.


Penetapan penahanan itu dikeluarkan majelis hakim yang diketuai Nelly Andriani,SH.MH dalam Surat Nomor 316/Pid Sus/2019/PN Kis tertanggal 25 Juni 2019. Rahmadsyah pun langsung digiring usai ke mobil tahanan untuk dititipkan ke Lapas Labuhan Ruku usai menjalani persidangan yang saat itu beragendakan mendengarkan keterangan saksi.

Miduk Sinaga,SH hakim anggota yang menyidangkan Rahmad mengatakan status pengalihan tahanan ini lantaran terdakwa sudah kali mangkir dalam persidangan diantaranya pada 21 Mei 2019 dengan agenda pembacaan putusan sela, terdakwa mangkir tanpa alasan yang jelas. Serta  pada tanggal 18 Juni 2019, persidangan dengan agenda pemeriksaan para saksi, terdakwa juga tidak menghadiri proses persidangan ini.

"Ketidakhadiran terdakwa tersebut jelas menghambat proses persidangan,"sebutnya kepada matatelinga.com. 


Dengan sikap terdakwa itu, majelis hakim lanjut Sinaga mempertimbangkan dengan memperhatikan pasal 23 UU RI nomor 8 tahun 1981 tentang hukum acara pidana, memutuskan dan mengeluarkan surat penetapan pengalihan status tahan terhadap terdakwa Rahmadsyah.

"Majelis hakim juga segera memerintahkan JPU untuk melaksanakan penetapan ini dan  mengantarkan terdakwa ke rumah tahanan negara di Lembaga Permasyarakatan Labuhan Ruku Kabupaten Batu Bara terhitung sejak 25 Juni 2019 hingga 8 Juli 2019,"beber Sinaga.

Miduk Sinaga menampik jika penetapan ini terkait dengan kehadiran terdakwa di Jakarta dalam menghadiri dan menjadi saksi saat di persidangan yang digelar oleh Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

"Pengalihan status tahan terdakwa ini semata untuk mempermudah dalam proses persidangan selanjutnya," ungkapnya.


Secara terpisah Ridho (35) warga Kisaran pengunjung yang mengikuti persidangan tersebut mengatakan pengalihan status tahanan terhadap terdakwa merupakan dampak dari kehadirannya dalam mengikuti persidangan di MK beberapa waktu lalu, dan lagi perbuatan yang dilakukan terdakwa Rahmadsyah jelas menyalahi aturan yang ada, yaitu merupakan resiko yang harus dipikul oleh Rahmadnyah.

"Situasi yang membelitnya ini lebih panas dari api dan Rahmadsyah tidaklah mungkin sanggup melawannya, terlebih lagi kehadiran Rahmadsyah saat menjadi saksi di MK menjadi sangat viral di tengah masyarakat," pungkasnya. 

Sebagaimana diketahui, Rahmadsyah Sitompul hadir menjadi saksi kuasa hukum 02 dalam kasus perselisihan hasil Pilpres di MK. Kedatanganya itu ternyata tanpa sepengetahuan Pengadilan Negeri Kisaran dan juga Kejari Batubara. Saat ini Rahmadsyah diadili dalam kasus UU ITE di PN Kisaran. (mtc/ben)
Editor: faeza

T#g:kejari batubaraMatatelingamatatelinga.commatatelinga comPN KisaranRahmadsyah sitiompulTerkini
Komentar
Kamis, 17 Okt 2019 09:15Ekonomi

Imbas Data Penjualan Ritel AS Lesu, Dolar Melemah

Tertekan akan data ritel AS yang lesu dan ketidakpastian Perang Dagang. Dolar melemah pada perdagangan

Kamis, 17 Okt 2019 09:00Nasional

PAN Tidak Gabung Koalisi Jokowi

Walaupun berbeda koalisi, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan parpolnya bakal tetap mendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam lima tahun ke depan

Kamis, 17 Okt 2019 08:45Ekonomi

Imbas Meningkatnya Ketidakpastian Perang Dagang Wall Street Melemah

Dikarenakan lemahnya data ekonomi AS dan ketegangan geopolitik membuat investor menjauhi pasar ekuitas

Kamis, 17 Okt 2019 08:30Nasional

Hari ini UU KPK Baru Resmi Berlaku, Bagaimana Nasib OTT?

KPK khawatir tak bisa lagi gencar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pelaku korupsi karena kewenangannya dibatasi dalam undang-undang tersebut

Kamis, 17 Okt 2019 08:15Bola

Saya Sudah Tak Menyimpan Dendam

Sekian lama akhirnya Maxi Lopez membuka suara soal perasaannya kepada Mauro Icardi

Kamis, 17 Okt 2019 08:00Bola

Man City Bakal Berhadapan dengan Crystal Palace Liga Inggris Pekan Kesembilan

Pemain bintang Manchester City, Sergio Aguero, mengalami kecelakaan saat tengah dalam perjalanan ke tempat latihan. Beruntung, penyerang asal Argentina itu tak mengalami luka akibat insiden tersebut.

Kamis, 17 Okt 2019 07:30Nasional

KPK Tetapkan Walikota Medan dan Dua Orang Tersangka

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan dua orang lainnya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK).Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan,

Kamis, 17 Okt 2019 07:15Nasional

Mau Tahu, Ini Pasal-pasal yang Mulai Aktif, UU KPK Baru Berlaku

Dengan berlakunya UU KPK yang baru,Sejumlah perubahan lembaga yang bermarkas di Kuningan, Jakarta Selatan ini akan terjadi. Undang-Undang KPK yang baru akan berlaku mulai Kamis (17/10/2019).

Kamis, 17 Okt 2019 07:00Berita Sumut

Wujudkan Kondusifitas Wilayah, Personel Kodim 0201/BS bersama Polrestabes Gelar Patroli

Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga kota Medan sekitarnya, personel Kodim 0201/BS bersama personel Polrestabes Medan melaksanakan patroli gabungan, Rabu (16/10/2019).

Kamis, 17 Okt 2019 06:45Nasional

Bakamla RI Libatkan Kementerian/Lembaga Bahas Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia

Bakamla RI menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) kedua guna membahas blue print kebijakan pengamanan laut Indonesia yang melibatkan kementerian/lembaga di Aula Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta

Kamis, 17 Okt 2019 06:30Nasional

Tiga Pesawat TNI Berhasil Lakukan Modifikasi Cuaca di Sumatera dan Riau

Tiga pesawat TNI berhasil melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Sumatera dan Riau dengan melakukan penyemaian garam untuk membuat hujan buatan

Kamis, 17 Okt 2019 06:15Ekonomi

Lestarikan Ulos Lewat Nilai Seni dan Budaya

Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan RI telah menetapkan ulos sebagai warisan budaya tak benda sejak 17 Oktober 2014. Warga Sumatera Utara secara khusus menyambut dan mengapresiasi hal tersebut, yang ditandai dengan pelaksanaan berbagai kegiatan dalam pe

Kamis, 17 Okt 2019 06:00Berita Sumut

Baru Terkumpul Rp.12 Ribu Jualan Kim, Agus Digelandang Polisi

Baru Terkumpul sebanyak Rp.12 ribu rupiah hasil penjualan judi Kim Liong , tersangka AM alias Agus ,39, warga jalan Mawar nomor 47 kelurahan Sibolga Ilir kecamatan Sibolga Utara kota Sibolga, terpaksa diamankan opsnal Sat.Reskrim Polres Sibolga

Rabu, 16 Okt 2019 23:30Lifestyle

Kerap Lupa saat Interview Pekerjaan Baru, ini 5 Hal yang Haram Dikatakan

Menegangkan dan bikin gugup memang kerap terjadi dalam tahapan interview pekerjaan baru

Rabu, 16 Okt 2019 23:15Ekonomi

Imbas RUU Demokrasi Hong Kong Wall Street Terkapar

Dipicu sentimen Rancangan Undang-Undang (RUU Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong (Hong Kong Human Rights and Democracy Act)

Rabu, 16 Okt 2019 23:00Lifestyle

Eksepsi Ditolak, Pernyataan Kriss Hatta Mengagetkan

Dalam sidang lanjutan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan