• Home
  • Berita Sumut
  • Tangkap Pelaku Money Politics, Dapat Hadiah Dari Timses Eramas

Tangkap Pelaku Money Politics, Dapat Hadiah Dari Timses Eramas

Amr/rel Selasa, 19 Juni 2018 16:34 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Medan:   Perkumpulan Pokja Humas Sumatera Utara himbau relawan dan masyarakat pendukung paslon Gubsu dan Wagubsu nomor urut satu, H. Edi Rahmayadi dan H. Musa Rajekshah untuk ikut mengawasi pelaksanaan Pilgubsu pada hari Rabu tanggal 27 Juni 2018. Bahkan Pokja Humas Sumut juga telah menyiapkan program berhadiah bagi warga yang berhasil menangkap pelaku money politik sebagai bentuk apresiasi guna mewujudkan Pilgubsu yang jujur dan adil.



Koordinator Pokja Humas Sumut, Idrus Djunaidi kepada wartawan di Medan, Senin siang (18/6), mengajak seluruh relawan yang tergabung dalam Tim Pemenangan pasangan Eramas, H. Edi Rahmayadi dan H. Musa Rajekshah dan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya tindak kecurangan dalam pelaksanaan Pilgubsu yang tinggal beberapa hari lagi. " Kita harus tetap mewaspadai berbagai prilaku kecurangan yang mungkin terjadi beberapa hari menjelang tanggal 27 Juni dan pada saat dilakukannya pencoblosan di TPS " seru Idrus.
   
Menurut Idrus kekhawatiran akan terjadinya tindak kecurangan bukanlah sesuatu yang dibesar besarkan tapi kondisi tersebut memang sudah pernah terjadi sebelumnya di tengah masyarakat. Beberapa tindak kecurangan bahkan sudah pernah dilaporkan kepada pihak Bawaslu namun sayangnya hingga saat ini beberapa laporan adanya dugaan tindakan money politik yang dilakukan oleh paslon lain sepertinya hilang ditelan bumi. " Dimulai dari laporan pemberian uang kepada warga di daerah Galang Kabupaten Deli Serdang oleh calon gubsu nomor urut 2 hingga dugaan pemberian uang kepada para kepalda desa di daerah Simpang Kawat, Asahan, semuanya hanya berakhir dengan selembar surat dari pihak Bawaslu Sumut yang menyatakan bahwa laporan yang disampaikan kurang cukup bukti " papar Idrus



Kecurangan yang terjadi bukan hanya masalah politik uang tapi beberapa hal yang berkaitan dengan prilaku tidak terpuji dalam masa kampanye juga bagian dari tindak kecurangan, seperti fitnah stroke yang diarahkan ke H. Edi Rahmayadi dan penyebaran kupon zakat palsu yang bertujuan merusak nama baik H. Musa Rajekshah dan keluarga. " Fitnah dan hoax yang selalu mereka arahkan ke paslon Gubsu dan Wagubsu, H. Edi Rahmayadi dan H. Musa Rajekshah adalah bagian kecurangan terorganisir dan yang pastinya didanai oleh rang orang yang ingin mememecah belah kerukunan masyarakat Sumut dan mencederai demokrasi " ucap Idrus

Sama halnya dengan yang disampaikan oleh Supriadi, SE, MM, MSi, Ketua Pokja Humas Sumut dan Firdaus Nasution, SH selaku Ketua Relawan Monitoring Pilgubsu dan pengurus Pokja Humas Sumut lainnya yang hadir pada pertemuan tersebut. Menurut Supriadi, untuk mewujudkan pelaksanaan Pilgubsu 27 Juni 2018 yang bersih, jujur dan adil, sangat diharapkan peran aktip masyarakat dalam hal pengawasan.



" Saya telah menginstruksikan kepada Tim relawan monitoring Pilgubsu 2018 yang dibentuk oleh Pokja Humas Sumut dibawah kepemimpinan saudara Firdaus Nasution untuk terus memantau perkembangan menjelang tanggal 27 Juni dan pasca pelaksanaan pencoblosan. Tim ini akan bekerja sama dengan masyarakat berdasarkan arahan dan petunjuk dari Tim Pemenangan Eramas "  kata Supriadi.

Ditambahkan oleh Firdaus Nasution, SH bahwa selain memantau dan mengawasi pelaksanaan Pilgubsu 2018, Tim relawan monitoring yang dipimpinnya juga akan mengapresiasi warga yang berhasil meangkap pelaku money politik. " Kami akan memberikan penghargaan dalam bentuk uang kepada siapa saja warga masyarakat yang berhasil menangkap pelaku money politik menjelang tanggal 27 Juni dan jumlah dana yang akan kami berikan adalah sepuluh kali lebih besar dari jumlah yang diterima oleh terduga pelaku money poltik dari pihak yang menyuruhnya " urai Firdaus.

Tujuan pemberian apresiasi kepada masyarakat yang berhasil meanangkap pelaku money politik didasari pada keinginan Pokja Humas Sumut untuk membantu mencegah terjadinya kecurangan. " Saat ini kami tidak bisa berharap banyak pada kinerja lembaga pengawas Pilkada di Sumatera Utara makanya satu satunya cara adalah mengajak masyarakat untuk ikut berperan secara aktip mengawasi pelaksanaan Pilgubsu " jelasnya.

Ditambahkan oleh Firdaus bahwa ancaman hukuman bagi para pelaku money poltik telah diatur dalam Undang Undang nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dengan sangsi hukuman maksimal 72 bulan masa kurungan dan denda sebesar 1 milyar rupiah. " Saya yakin tidak akan ada pihak pihak yang mau bertanggung jawab dan membantu tersangka pelaku money politik bil

a sudah berhadapan dengan hukum. Untuk itu kami berharap kepada warga untuk berpikir seribu kali bila ada orang orang yang tidak bertanggung jawab mengajak untuk melakukan money politik kepada masyarakat di Sumatera Utara karena imbalan yang didapat pasti tidak sesuai dengan resiko yang dihadapi. Dan yang pasti tindakan money politik adalah prilaku yang bertentangan dengan hukum dan Undang Undang " tegas Firdaus mengakhiri.


(Mtc/rel)
Editor: Amrizal

T#g:ERAMASMatateingaMoney PoliticsTangkap Money Politics
Komentar
Minggu, 22 Jul 2018 16:09Berita Sumut

Neno Warisman: Ganti Presiden Akan Perbaiki Indonesia

Neno Warisman, salah seorang aktifis #2019GantiPresiden menyebutkan pergantian presiden sebagai sebuah hal yang harus diperjuangkan mengingat pemimpin yang ada saat ini dinilai telah gagal dalam memberikan kesejahteraan kepada umat.

Minggu, 22 Jul 2018 15:29Berita Sumut

Setahun Buron, Terpidana Proyek Alat Tangkap Ikan Diringkus di Rumah Kontrakan

Darmawan (45), terpidana kasus proyek alat penangkap ikan Pemkot Medan diringkus tim intelijen Kejati Sumut, Minggu (22/7/2018). Dia diringkus dari rumah kontrakannya di kawasan jalan Seroja Gang Lentera, Sei Sikambing B, Medan Sunggal, Kota Medan.

Minggu, 22 Jul 2018 13:48Berita Sumut

Kejatisu Gelar Dzikir Kebangsaan Bertajuk Doa dan Asa untuk Indonesia

Masih dalam rangkaian memperingati Hari Bakti Adhyaksa (HBA) yang ke-58, Kejaksaan Agung menggelar doa bersama Pengurus Besar Majelis Dzikir Habbul Wathon (PB MDHW) Jumat (20/7) dan digelar serentak di seluruh Indonesia.

Minggu, 22 Jul 2018 12:53Berita Sumut

Persiapan Pemberangkatan Jemaah Haji Asal Kabupaten Asahan

Kabupaten Asahan hari ini, Minggu (22/7/2018) akan memberangkatkan calon jemaah haji sebanyak 385 calon jemaah haji

Minggu, 22 Jul 2018 12:50Berita Sumut

Pembangunan Infrastruktur Jadi Patokan Dukung Dua Periode

Massa aksi #2019TETAPJOKOWI menganggap presiden Joko Widodo adalah sosok yang rendah hati. Jokowi juga dianggap sudah banyak berbuat untuk Indonesia.

Minggu, 22 Jul 2018 12:14Berita Sumut

Dengar Lantunan Suara Ngaji, Massa #2019TETAPJOKOWI Bubar dengar Tertib

Massa #2019TETAPJOKOWI membubarkan aksinya dengan tertib usai mendengar lantunan ayat Alqur'an yang dikumandangkan dari Mesjid Raya Al Mahshun Medan, tempat dimana aksi berlangsung, Minggu (22/7/2018).

Minggu, 22 Jul 2018 12:01Berita Sumut

Bambang Sugeng Rukmono : Kita Harus Berbuat yang Terbaik

Ziarah ke makam pahlawan adalah salah satu wujud kepedulian dan introspeksi diri sudah sejauh mana kita berbuat kepada bangsa dan negara

Minggu, 22 Jul 2018 11:46Berita Sumut

Jadi Buronan Jaksa, Dirut CV Aida Nyamar Jadi Supir Hotel

Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) meringkus Dody Asmara, Direktur Utama CV Aida Cahya Lestari yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat mesin ketik dan buku di Dinas Pendidikan Kota Binjai, Minggu (22/7/2018)

Minggu, 22 Jul 2018 10:24Berita Sumut

Massa Pro Jokowi dan Ganti Presiden 2019 Mulai Memadi Lokasi

Jajaran kepolisian Polrestabes Medan sejak pagi sudah berada dilapangan dengan dua kelompok masyarakat menggelar aksi di dua ruas jalan yang ada di kawasan ikon Kota Medan itu. Ruas Jalan di kawasan Masjid Raya Al Mashun di tutup

Minggu, 22 Jul 2018 10:01Berita Sumut

Massa #2019TETAPJOKOWI Siapkan Tim Pemungut Sampah

Guna menjaga kebersihan selama aksi, massa #2019TETAPJOKOWI juga telah menyiapkan tim yang bekerja khusus memungut sampah di lokasi aksi di kawasan depan Taman Sri Deli, Kota Medan, Minggu (22/7).

Minggu, 22 Jul 2018 09:40Berita Sumut

Deklarasi 2 Periode, Massa #2019TETAPJOKOWI Pilih Berzikir

Massa deklarasi Jokowi 2 Periode menggelar aksi di depan Taman Sri Deli, Kota Medan, Minggu (22/7). Tak jauh dari lokasi itu, massa #2019GANTIPRESIDEN juga menggelar aksi serupa.

Minggu, 22 Jul 2018 07:05Nasional

Para Koruptor Saat Menjabat Senang, Dalam Lapas Juga Senang, Kenapa ya...?

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang mengatakan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) merupakan satu rangkaian kesatuan penegakan hukum pidana. Dimana, lapas merupakan bagian akhir dalam sistem pemidanaan tata peradilan pidana

Minggu, 22 Jul 2018 06:30Berita Sumut

Pelaku Ujaran Kebencian Melalui Medsos di Tangkap

Ditreskrimsus Polda Sumut akhirnya meringkus FA alias Bombay, pelaku ujaran kebencian terhadap Suku Batak di kediaman mertuanya komplek PTPN 2 Tanjung Morawa, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang

Minggu, 22 Jul 2018 06:15Nasional

Panglima TNI : Sinergitas TNI dan Wartawan Perlu Dibina

Sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan rekan-rekan wartawan perlu dibina. Untuk itu, pemberitaan yang baik harus sesuai dengan kondisi real di lapangan. Yang jelas, hubungan antara Prajurit TNI dan rekan-rekan wartawan harus kompak sep

Minggu, 22 Jul 2018 05:04Berita Sumut

Terlibat Parpol, Anggota Panwas Palas Disidang DKPP

Terlibat sebagai pengurus Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) anggota Panwaslih Padanglawas

Minggu, 22 Jul 2018 04:56Bola

Pertandingan Bola Sesi Kedua PT. TPL dan Dishut Disertai Gelak Tawa

Pertandingan bola sesi kedua antara PT.TPL dan Dishut yang berlangsung di Sosor Ladang Porsea Tobasa pada