• Home
  • Berita Sumut
  • Terdakwa Penghina Presiden dan Kapolri : Saya Kesal dengan Kebijakan Pemerintah

Terdakwa Penghina Presiden dan Kapolri : Saya Kesal dengan Kebijakan Pemerintah

Faeza Rabu, 27 Desember 2017 15:00 WIB
mtc/fae
M. Farhan Balatif alias Ringgo Abdillah terdakwa kasus penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jendral Tito Karnavian melalui Facebook mengaku nekad menghina pimpinan negara dan Polri itu lantaran kesal akan kebijakan pemerintah. Ini disampaikan
MATATELINGA, Medan: M. Farhan Balatif alias Ringgo Abdillah terdakwa kasus penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jendral Tito Karnavian melalui Facebook mengaku nekad menghina pimpinan negara dan Polri itu lantaran kesal akan kebijakan pemerintah. Ini disampaikan siswa jurusan Teknik Komputer itu dalam sidang lanjutan yang beragenda pemeriksaan terdakwa di Ruang Cakra I PN Medan, Rabu (27/12/2017).

"Kebijakan Jokowi mana yang anda salahkan?" tanya Wahyu Setyo Wibowo, ketua majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut.

Farhan menjawab diantaranya adalah masalah kenaikan harga pangan,  juga tingginya angka pengangguran bahkan bahan pangan impor dari luar.

"Tujuan saya cuma untuk mengkritisi Yang Mulia. Tidak ada tujuan lain," ucap Farhan.

Majelis hakim yang mendengar jawaban terdakwa lantas memberikan pertanyaan kembali, apakah hinaan yang dilontarkan terdakwa kepada pimpinan negara itu sebuah tindaka etis. Farhan yang datang dengan mengenakan sendal ini mengaku bahwa tindaknya itu tidak etis.

"Tidak etis yang Mulia," jawabnya.

"Lantas, kenapa saudara lakukan?," tanya Hakim. Farhan pun menjawab hal ini  dilakukan lantaran dia habis kesabaran terhadap kebijakan pemerintah.

"Apakah saudara memberikan solusi terkait kebijakan itu ?," tanya Hakim Wahyu.

"Tidak pak, saya cuma melampiaskan kekesalan saya saja," jawab Farhan.

Kepada majelis hakim, warga Gang Bono Medan Timur ini mengaku lebih dari 40 gambar yang sudah dia kirim ke media sosial miliknya. Diantaranya ada sembilan tulisan yang kesemuanya menghina Presiden Jokowi dan Kapolri.

"Kadang-kadang dalam seminggu bisa 4 hingga 4 kali saya share. Itu saya lakukan selama dua bulan Yang Mulia," sebut Farhan.

Pada kesempatan itu, Farhan juga mengaku membobol WIFI milik tetangganya untuk mengirim foto dan tulisan tersebut ke media sosial miliknya.

"Saya bobol jaringannya pake aplikasi dum**r dan jum***r. Pertama klik aplikasi itu, terus scanning terus muncul wifi yang aktif kemudian pilih salah satu jaringan, terbuka paswordnya," terang Farhan.

Usai mendengar keterangan terdakwa, sidang ini ditunda hingga sepekan mendatang untuk agenda tuntutan.

Kasus ini awalnya mencuat saat postinga Farhan di media sosial mendapatkan tanggapan serius dari seorang anggota polisi. Dengan melihat postingan Farhan yang menghina Presiden dan Kapolri, petugas itu lalu melaporkan itu ke Mapolrestabes Medan hingga dilakukanlah penyelidikan. 9 Agustus lalu, Farhan pun dibekuk di rumah orang tuanya, Jalan Bono, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang digunakan Farhan untuk menghina Presiden dan Kapolri.

Akibat perbuatan terdakwa Farhan yang putus Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) didakwa dalam Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 jo Pasal 27 ayat (3) UU RI No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) (mtc/fae)
Editor: faeza

T#g:hina presidenpenghina p[residenpenghina p residenPN MedanUu ite
Komentar
Selasa, 24 Apr 2018 09:02Internasional

Usai Lahirkan Anak Ketiganya, Kate Pulang Ke Istana

Kate Middleton selesai menjalani proses lahiran anak ketiganya yang berjenis kelamin laki-laki. Kate, bersama Pangeran William, lalu meninggalkan rumah sakit tempat bersalinnya.

Selasa, 24 Apr 2018 08:45Internasional

Tambah Jumlah Korban, Kali Ini ISIS Penggal Tiga Bersaudar Di Afghanistan

Kelompok teroris ISIS dilaporkan memenggal tiga warga bersaudara di timur Provinsi Nagarhar, Afghanistan, pada akhir pekan lalu. Ketiga korban tersebut berprofesi sebagai petugas medis di wilayah itu.

Selasa, 24 Apr 2018 08:42Internasional

George HW Bush Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Pemakaman Istri

Mantan Presiden Amerika Serikat, George H.W. Bush, dilarikan ke rumah sakit pada Minggu (22/4), satu hari setelah menghadiri pemakaman istrinya, Barbara Bush.

Selasa, 24 Apr 2018 08:37Nasional

Hari Ini Setya Novanto Akan Hadapi Vonis Kasus Korupsi E-KTP

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto alias Setnov bakal menghadapi vonis dalam perkara dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP hari ini, Selasa (24/4).

Selasa, 24 Apr 2018 08:31Nasional

Menkumham Tidak Persoalkan Hukum Cambuk Di Lapas

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly menegaskan bahwa hukuman cambuk tetap bisa dilakukan di lembaga pemasyarakatan. Menurut Yasonna, tak masalah jika pelaksanaan hukuman cambuk di dalam lapas.

Selasa, 24 Apr 2018 08:25Nasional

Moeldoko: Jangan Recoki Jokowi Dengan Hal Yang Tidak Substansi

MATATELINGA, Jakarta: Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko meminta semua pihak memberikan kesempatan kepada Presiden Joko Widodo menyelesaikan tugas-tugasnya. Dia tak ingin masa tugas Jokowi yang tersisa sekitar satu setengah tahun lagi, direcoki hal-hal y

Selasa, 24 Apr 2018 08:21Nasional

Aksi E-Lelang Tas Sembako Jokowi Tuai Kontroversi

Pemerintah mengadakan lelang elektronik (e-Lelang) untuk pengadaan tas sembilan bahan pokok (sembako) bantuan Presiden. Berdasarkan situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Keuangan, proyek pengadaan itu senilai Rp3 miliar.

Selasa, 24 Apr 2018 08:16Nasional

Fadli Zon: Tas Sembako Jokowi Harus Dievaluasi

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menyindir lelang pengadaan tas sembako presiden yang menelan anggaran senilai Rp3 miliar. Fadli menyebut Jokowi menggunakan anggaran negara untuk kepentingan kampanye jelang pemilihan presiden 2019.

Selasa, 24 Apr 2018 08:15Nasional

Ketum Dharma Pertiwi : Ibu-Ibu Harus Menjadi Sumber Inspirasi Keluarga

Kaum Ibu harus menjadi sumber inspirasi bagi keluarga yang senantiasa memberikan perhatian kepada suami dan anak-anak, baik dalam menjaga kesehatannya, memperhatikan pendidikannnya serta memberi semangat untuk berbuat lebih baik.

Selasa, 24 Apr 2018 08:00Berita Sumut

Beginilah Cara Istri Sihar Menebar Inspirasi di Komunitas Peduli Anak

Sekumpulan anak-anak sedang membaca buku di salah satu rumah baca milik Komunitas Peduli Anak atau yang disingkat dengan Kopa. Mereka merupakan anak-anak warga yang tinggal dan bermukim di bantaran Sungai Deli.

Selasa, 24 Apr 2018 07:45Nasional

Panglima TNI Kunjungi Prajurit TNI dan Polri di Natuna

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Ketum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto bersama Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A., Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Pangkostrad Letjen TNI Agus Kriswanto, Danjen Kopassus Mayjen Eko Mar

Selasa, 24 Apr 2018 07:30Berita Sumut

Kondisi Pantai Kami Hancur Pak, Sebentar Lagi Kami lah yang Hancur

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara, Sihar Sitorus miris lihat kehidupan masyarakat Desa Regemuk Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang.

Selasa, 24 Apr 2018 07:15Berita Sumut

Merajut Benang Menguntai Kebersamaan

Matahari bersinar cukup terang, pancarkan cahaya mengantarkan panas. Namun perempuan bernama Patricia Boru Siahaan itu tidak menghiraukannya. Dia melangkah menapaki jejak di Jalan Syahbandar, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimon

Selasa, 24 Apr 2018 07:00Berita Sumut

Tokoh Lintas Agama Akui Edy-Ijeck Mampu Berdiri di Atas Semua Golongan

Isu-isu SARA di Pilgub Sumut tak terelakkan. Namun, masyarakat diingatkan untuk tetap menjaga kedamaian dalam Pilgubsu dan saling menghormati. Masyarakat juga diminta untuk memilih berdasarkan hati nurani selain berdasarkan agama. Sumut

Selasa, 24 Apr 2018 06:45Bola

Liverpool Mulai Menunjukkan "Taringnya"

Liverpool sudah menjejak ke babak semifinal Liga Champions. Mereka akan menghadapi AS Roma untuk memperebutkan tiket ke babak final. Leg I akan berlangsung di Anfield, Rabu (25//4/2018). Sepekan kemudian mereka akan gantian akan melawat ke Stadio Olimpico

Selasa, 24 Apr 2018 06:30Berita Sumut

"Centeng " Aksara Terkapar dengan Kondisi Babak Belur

Centeng di Pasar Aksara diketahui bernama Dody, yang kerap berada di Pajak Aksara, Senin (24/4/2018) ditemukan terkapar dengan kondisi babak belur di bundaran Komplek MMTC Desa Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan.‎