• Home
  • Berita Sumut
  • Terlibat Kasus Suap Bupati Labuhanbatu, Thamrin Ritonga Diganjar 4,5 Tahun Penjara

Terlibat Kasus Suap Bupati Labuhanbatu, Thamrin Ritonga Diganjar 4,5 Tahun Penjara

faeza Senin, 27 Mei 2019 13:18 WIB
mtc/fae
Terbukti terlibat dalam proses suap menyuap Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap, Thamrin Ritonga dihukum 4 tahun dan 6 bulan penjara. Orang kepercayaan Pangonal Harahap itu juga dihukum untuk membayar denda sebesar Rp 200 juta dengan subsider 4 tahun bula
MATATELINGA, Medan: Terbukti terlibat dalam proses suap menyuap Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap, Thamrin Ritonga dihukum 4 tahun dan 6 bulan penjara. Orang kepercayaan Pangonal Harahap itu juga dihukum untuk membayar denda sebesar Rp 200 juta dengan subsider 4 tahun bulan kurungan.

Putusan ini dibacakan oleh majelis hakim yang diketuai Syafril Batubara di Ruang Utama PN Tipikor pada PN Medan, Senin (27/5/2019).

"Menyatakan terdakwa Thamrin Ritonga terbukti terlibat secara bersama-sama dan mengetahui korupsi berlanjut. Menjatuhkan vonis dengan 4 tahun dan 6 bulan penjara serta denda sebesar Rp 200 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan," beber Majelis hakim dihadapan terdakwa dan tim Penuntut Umum pada KPK.

Hakim berpendapat bahwa terdakwa mengetahui proses suap menyuap dari Asiong kepada Pangonal. Dan dapat dikenakan Pasal 12 huruf a UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Dalam perkara ini terdakwa terbukti bersalah karena turut serta bersama dalam melakukan perbuatan sebagaimana disebut dalam Pasal 12 huruf a. Khususnya menerima suap dimana terdakwa mengetahui bahwa uang yang diterima dari Pangonal sebagai fee proyek agar memberikan proyek-proyek yang ada di lingkungan Pemkab Labuhan Batu," tutur Hakim dalam amar putusan.

Bagi Hakim hal yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung pemerintah untuk memberantas tindak pidana korupsi.

"Hal yang meringankan karena terdakwa Thamrin berjanji dan menyesali perbuatannya serta mempunyai tanggungan keluarga anak dan istri yang harus dibiayai," ungkap Hakim Syafril.

Thamrin hanya tampak terbengong begitu majelis hakim menjatuhkan hukuman terhadap dirinya. Sebelumnya dia dituntut dengan penjara 5 tahun dengan dengan denda Rp 200 juta subsider 4 bulan. Meski lebih rendah dengan tuntutan, Thamrin menyatakan masih pikir menanggapi putusan itu. Demikian halnya dengan Penuntut Umum KPK.

"Kalau kami secara pribadi berharap agar dia (Thamrin) banding. karena ada dua fakta di persidangan yang muncul. Pertama terdakwa tidak terbukti menikmati uang suap , itu sudah diakui jaksa dan kedua, dia itu tidak mengurus proyek. Jadi keikutsertaannya bisa terbantahkan," ujar M. Ali Fernandez, kuasa hukum terdakwa usai persidangan. 

Sebelumnya, Thamrin ditetapkan terdakwa oleh KPK karena didakwa sebagai penghubung dalam kasus suap yang diberikan dari pengusaha Effendy Syahputra kepada Pangonal. KPK menyebut Thamrin sebagai orang kepercayaan Pangonal. Thamrin juga disebut berperan dalam pembagian sejumlah proyek di Pemkab Labuhanbatu terutama pembagian proyek untuk tim sukses Pangonal.

Dalam kasus ini, Bupati Pangonal divonis 7 tahun penjara serta denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan. Dengan membayar uang pengganti (UP) sebesar Rp 42,28 miliar dan SGD 218.000 dollar Singapura pada 4 April 2019 lalu.

Dikutip dari dakwaan, kasus ini bermula, dimana Pangonal sebagai Bupati Labuhanbatu hingga periode 2021 ini melakukan beberapa perbuatan berlanjut, yakni menerima hadiah berupa uang yang seluruhnya Rp 42.280.000.000 serta SGD 218.000 dari pengusaha Efendy Sahputra alias Asiong.

Dimana rrincian pada tahun 2016 sejumlah Rp 12.480.000.000 pada tahun 2017 sejumlah Rp 12.300.000.000 dan pada tahun 2018 sejumlah Rp 17.500.000.000 dan pecahan dollar Singapura sejumlah SGD 218.000

Pemberian uang itu berlangsung sejak 2016 hingga 2018 dan diberikan melalui Thamrin Ritonga, Umar Ritonga (DPO), Baikandi Harahap, Abu Yazid Anshori Hasibuan.

Selanjutnya Pangonal mengkoordinir pejabat-pejabat di Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu untuk mematuhinya dan meminta agar perusahaan Asiong dimenangkan dalam proyek pekerjaan.

Pangonal bersama-sama dengan Thamrin Ritonga dan Umar Ritonga mengetahui uang Rp 42,28 miliar dan SGD 218.000 dari Asiong merupakan fee proyek atas pemberian beberapa proyek pekerjaan di Kabupaten Labuhan Batu Tahun Anggaran 2016, 2017 dan 2018. (mtc/fae)
Editor: faeza

T#g:Bupati LabuhanbatuKPKPN MedanPN Medan bupati labuhanbatuthamrin ritonga
Komentar
Rabu, 18 Sep 2019 10:15Ekonomi

Rupiah Pagi Ini Perkasa di Rp14.077/USD

Pada perdagangan pagi ini, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat

Rabu, 18 Sep 2019 10:00Ekonomi

Imbas Serangan Drone, Saham Perusahaan Energi Ini Meroket

Pasca serangan drone terhadap dua fasilitas utama minyak milik Saudi Aramco, Arab Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 09:45Nasional

Sebelum dan Sesudah Kunjungi Lokasi Kebakaran Hutan, Sepatu Jokowi Viral

Beserta rombongan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya sambangi lokasi kebakaran hutan di kawasan Pelalawan, Riau, belum lama ini

Rabu, 18 Sep 2019 09:30Internasional

Bocah Merokok di Stadion Hebohkan Warganet, Ternyata

Selama pertandingan yang disiarkan televisi antara Bursaspor dan Fenerbahce, dua klub sepak bola asal Turki, pemirsa disuguhi beberapa pemandangan yang mengganggu

Rabu, 18 Sep 2019 09:15Bola

Meski Tanpa Neymar dan Mbappe, Varane Tetap Anggap PSG sebagai Lawan Berat

Laga pertama Grup A Liga Champions 2019-2020. Bek Real Madrid, Raphael Varane, menganggap Paris Saint Germain (PSG)

Rabu, 18 Sep 2019 09:00Internasional

Kevin Hart Dituntut Rp844 Miliar

Minta ganti rugi dari sang aktor sebesar USD60 juta atau setara Rp844,5 miliar. Montia Sabbag menuntut aktor dan komedian Kevin Hart

Rabu, 18 Sep 2019 08:45Lifestyle

Mengenal Dibbler, Salah Satu Mamalia Terlangka di Dunia

Kali ini ada yang tak kalah uniknya yang biasanya Australia identik dengan hewan koala. Belum banyak orang yang mengetahui tentang bagaimana rupa hewan ini

Rabu, 18 Sep 2019 08:30Bola

Liga Champions 2019-2020, Rabu 18 September 2019, ini Hasil Laganya

Sejumlah pertandingan menarik pun telah berlangsung di ajang Liga Champions 2019-2020 resmi dimulai

Rabu, 18 Sep 2019 08:15Lifestyle

Ingin Bercinta Tanpa Miss V Harus Mengalami Sakit, Ini 5 Posisi Paling Tepat

Ada beberapa penyebab yang memicu terjadinya dyspareunia. Menurut studi yang dipublikasikan oleh jurnal BJOG

Rabu, 18 Sep 2019 08:00Bola

Napoli Bekuk Liverpool 2-0

Laga perdana Grup E Liga Champions 2019-2020. Napoli sukses menaklukkan Liverpool. Bermain di Stadio San Paolo

Rabu, 18 Sep 2019 07:05Bola

Marco Verratti, Mengaku Tak Sabar Melakoni laga Perdana Liga Champions

Pada pertandingan pembuka Liga Champions musim ini, PSG akan tampil di hadapan publik sendiri, Parc des Princes

Rabu, 18 Sep 2019 06:15Nasional

Kontra Bus Dengan Mobil Tangki, di Kabarkan Delapan Tewas dan Puluhan Luka Luka

Delapan orang dikabarkan tewas dalam kecelakaan lalu lintas antara bus Rosalia Indah bernomor polisi AD-1666-CE dan truk tangki dengan nomor polisi BE-9291-YJ di Jalan Lintas Tengah Sumatera KM 229, Kampung Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung

Rabu, 18 Sep 2019 06:00Berita Sumut

Kadispora Buka Kejuaraan Biliar Junior U 20 Piala Gubsu

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provsu (Kadisporasu) H Baharuddin Siagian SH MSi membuka Kejuaraan Biliar Junior U 20 Piala Gubsu, Selasa (17/9/2019) di Puslat POBSI Sumut Jl Kapt. Pattimura Medan

Selasa, 17 Sep 2019 20:45Nasional

Kapolri Dampingi Presiden RI Meninjau Lokasi Karhutla di Riau

Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D mendampingi langsung Presiden RI dalam meninjau lokasi karhutla di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Kota Pekanbaru Riau.

Selasa, 17 Sep 2019 20:30Berita Sumut

Anggota DPRD Sumut : " Saya Minta Lokasi Penggerebekan Galian C di Tutup Secara Permanen"

Terkait dengan penggerebekan Galian C ilegal oleh Sat reskrim Polres Binjai,Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba yang kini sudah menjabat sebagai anggota DPRD Sumut, sangat apresiasi dan mendukung.

Selasa, 17 Sep 2019 20:15Berita Sumut

Kedua Kalinya Sat Reskrim Polres Binjai Grebek Lokasi Galian C

Untuk yang kedua kalinya dimasa kepemimpinan Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto, melakukan penggerbekan Galian C ilegal yang disebut juga sebagai Pantai Acong , Selasa (17/9/2019), sekira pukul 14:30 Wib.