• Home
  • Berita Sumut
  • Terpidana Teddy Law Kembalikan Kerugian Negara Rp 4,7 Miliar Melalui Kejari Binjai

Terpidana Teddy Law Kembalikan Kerugian Negara Rp 4,7 Miliar Melalui Kejari Binjai

Mtc/James Rabu, 19 Desember 2018 05:10 WIB
Mata telinga/James P Pardede
Kejari Binjai menerima pengembalian uang kerugian negara dari terpidana korupsi Teddy Law
MATATELINGA, Binjai: Terpidana kasus korupsi atas nama Teddy Law selaku Direktur PT Mesarinda Abadi (MA) terkait proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSU Djoelham Binjai (sumber dananya dari APBN-P) menyerahkan kerugian negara senilai Rp 4,7 miliar kepada pihak Kejari Binjai.

Kajari Binjai Victor Antonius Sidabutar SH, Selasa (18/12/208) di kantornya menyampaikan bahwa pengembalian uang kerugian negara diserahkan oleh perwakilan keluarga terpida Teddy Law. Kerugian keuangan tersebut kemudian disetorkan ke rekening Kejaksaan di BRI Cabang Binjai.


"Penyerahan uang kerugian negara itu dimasukkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak," jelas Victor didampingi Kasi Bidang Intelijen Erwin Nasution SH.

Menurut Victor, Teddy Law sebelumnya divonis 8,5 tahun penjara. Dia juga diwajibkan membayar denda Rp250 juta subsidair enam bulan kurungan dan membayar uang pengganti sebesar Rp4,7 mlliar, subsidair 3 tahun dan 9 bulan kurungan.


Selain Teddy dalam kasus ini empat terdakwa lainnya yang terlibat dan telah divonis dalam persidangan tipikor dengan majelis hakim yang diketuai Ferry Sormin, diantaranya Mantan Direktur Utama (Dirut) RSUD Djoelham Binjai dr Mahim Siregar, dihukum 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsidair 3 bulan kurungan, Kepala Unit Layanan Pengaduan  (ULP), Cipta Depari dihukum 6 tahun penjara dan denda 250 juta subsidair 3 bulan kurungan, Ketua Pokja Pengadaan Barang/Jasa dihukum 1,6 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsidair tiga bulan kurungan dan PPK Suryana selama 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsidair 3 bulan kurungan.


Putusan itu sama dengan tuntutan dari JPU. Dalam dakwaan JPU, Mahim Siregar bersama keempat terdakwa lain merugikan keuangan negara sebesar Rp 4,7 miliar dari dana APBN-P Tahun Anggaran (TA) 2012 senilai Rp 14 miliar pada pengadaan alkes di RSUD Djoelham Binjai.

Modus yang dilakukan para terdakwa dengan cara menggelembungkan harga (mark-up) dan pengadaan barang/jasa RSUD Djoelham‎ Binjai‎ tidak sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010.

Kajari Binjai Victor Antonius menambahkan, yang pasti hari ini terpidana Teddy Law telah membayar uang pengganti Rp 4,7 Miliar kepada negara melalui Kejari Binjai.

Editor: James P Pardede

T#g:kejari binjaikejatisukorupsiVictor Antonius
Komentar
Selasa, 22 Jan 2019 23:05Bola

Terungkap, Ini Kisah Akhir Cristiano Ronaldo Dalam Kasus Hukum yang Menjerat Dirinya

Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, baru saja menjalani persidangan di Kota Madrid, Selasa (22/1/2019) waktu setempat, terkait kasus pajak yang sempat melilitnya.

Selasa, 22 Jan 2019 22:41Ekonomi

Impor 30.000 Ton Jagung Bisa di Batalkan, Jika Petani Lakukan Hal ini

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, jatah impor jagung pakan sebanyak 30.000 ton pada tahun ini bisa saja tidak dilakukan. Hal ini bila produksi dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan.

Selasa, 22 Jan 2019 22:36Nasional

Gempa 6,2 SR Guncang NTT

Hingga malam ini, guncangan gempa susulan masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Sumba Barat, Provinis Nusa Tenggara Timur, (NTT).

Selasa, 22 Jan 2019 22:17Lifestyle

Pilu Nan Malang: Bayi Terkubur Hidup - Hidup Selam 3 Pekan, ini Kondisinya Sekarang

Seperti halnya nasib sial yang bisa menimpa siapa saja, di mana saja, dan dalam bentuk apapun, begitu juga dengan keberuntungan. Keberuntungan dari Tuhan ini yang baru saja dialami oleh seorang bayi di India, yang bahkan belum genap berusia satu bulan.

Selasa, 22 Jan 2019 21:59Berita Sumut

Persit KCK Cabang XXXIV Dim 0207 Koorcab Rem 022 PD I/BB Jalin Silaturahmi

Penrem 022/PT. Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Rem 022 PD I/Bukit Barisan, kembali melakukan aktivitasnya melaksanakan tugas dan kegiatan Persit Kartika Chandra Kirana dengan kegiatan pertemuan rutin dalam rangka menjalin silaturahmi dan menin

Selasa, 22 Jan 2019 21:33Berita Sumut

Pekerja Bangunan Ditangkap Karena Sabu

Pekerja bangunan berinisial R ,54, tak berkutik ketika disergap petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak, Senin (21/1/2019) malam. Sebab, dari pekerja bangunan, warga Pasar XII, Gang Terusan, Desa Mariendal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang terse

Selasa, 22 Jan 2019 21:15Berita Sumut

Surat Laporan dan Keberatan Sukran Tanjung Hilang

Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Sukran Jamilan Tanjung SE MM mengaku kecewa dengan keteledoran jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) atas hilangnya surat laporan dan keberatan yang diserahkannya pertama kali ke Bagian Humas Poldasu pa

Selasa, 22 Jan 2019 20:56Berita Sumut

Pangdam I/BB: Memupuk Jiwa Korsa dan Ajang Tali Asih Silaturahmi

Memupuk jiwa korsa dan ajang tali silaturahmi yang disampaikan Pangdam I/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah didampingi Kasdam I/BB Brigjen TNI Hassanudin, S.I.P, M.M beserta Pamen Kodam I/BB pada saat olahraga bersepeda santai di sejumlah lokasi Kota Medan,

Selasa, 22 Jan 2019 20:46Berita Sumut

IRT Sembunyikan Narkoba Dalam Bra

RA alias Tuti ,26, warga dusun VII gang Selamat desa Suka maju kecamatan tanjung Tiram seorang ibu rumah tangga digelandang opsnal Reskrim Polsek Simpang Empat, pasalnya RK alias Tuti kedapatan menyimpan narkotika jenis sabhu di dalam “BRA” yang dikenakan

Selasa, 22 Jan 2019 20:41Berita Sumut

Hina Jokowi Dengan Kata-kata Ini di Medsos, Juara Duduk di Kursi Pesakitan

Juara Seherman alias Kembar (29) diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (22/1). Warga Perbaungan, Serdang Bedagai (Sergai) ini diadili karena menghina Pesiden Jokowi di laman Facebooknya.

Selasa, 22 Jan 2019 20:40Berita Sumut

Pelaku Perampokan Nyaris Tewas di Hajar Massa

Pelaku berimnisial RMM ,25, warga Kampung Kurnia Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan ini terpaksa digotong beramai ramai dan dinaikkan keatas mobil patroli Polsek Medan Belawan akibat dihakimi warga karena merampok penumpang Bus di Simpang Si

Selasa, 22 Jan 2019 20:26Berita Sumut

Kapolrestabes Medan dan Kapolsek Patumbak Blusukan ke Rumah Warga

Dalam rangka Program 1092 Menyatu bersama dengan Masyarakat,Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi blusukan kerumah warga,Warung dan Komplek perumahan diwilayah hukum Polsek patumbak dengan gowes bersepeda.Kapolrestabes Medan disambu

Selasa, 22 Jan 2019 20:20Berita Sumut

Lelang Jabatan Eselon II Pemko Medan Belum Juga Dibuka

Sejak Oktober 2018 lalu terdapat beberapa posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) kosong lantaran ditinggal pensiun.

Selasa, 22 Jan 2019 20:16Berita Sumut

Kompipak Demo Poldasu, Usut Dugaan Korupsi di Dinas PU Asahan

uluhan mahasiswa dan LSM yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Pemuda Islam Pejuang Anti Korupsi (KOMPIPAK) melakukan unjukrasa di Mapoldasu, Selasa (22/1/2019)

Selasa, 22 Jan 2019 20:10Nasional

Soal Baasyir, Presiden Tegaskan akan Tetap Taat Hukum

Presiden Joko Widodo memberikan penjelasan tentang pertimbangan aspek kemanusiaan untuk Ustaz Abu Bakar Baasyir. Kepala Negara menegaskan bahwa dirinya tidak akan bertindak dengan menyalahi prosedur hukum dalam proses yang dilakukan soal Ustaz Abu Bakar B

Selasa, 22 Jan 2019 20:06Berita Sumut

Tim Gabungan Tertibkan 22 Unit Papan Reklame Bermasalah

Pembongkaran papan reklame bermasalah kembali dilakukan oleh Tim Gabungan Pemko Medan. Tim Gabungan terus melakukan penertiban terhadap papan reklame bermasalah di sejumlah ruas titik yang ada di Kota Medan