MARHABAN YA RAMADHAN
  • Home
  • Berita Sumut
  • Tiga Oknum Polisi dan Wartawan Ditangkap Karena Peras dan Sekap Terduga Bandar Narkoba

Tiga Oknum Polisi dan Wartawan Ditangkap Karena Peras dan Sekap Terduga Bandar Narkoba

Amrizal Kamis, 04 April 2019 14:57 WIB
mtc/net
MATATELINGA, Medan : Tim Pegasus Polrestabes Medan menciduk tiga orang personil Polsek Medan Area dan seorang wartawan karena diduga memeras dan menyekap seorang terduga bandar narkoba berinisial MI ,25, warga Jalan Sederhana, Pasar VII Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan pada Selasa (26/3/2019) sekitar pukul 04.00 WIB.  


Ketiga oknum Polisi tersebut, masing-masing berinisial Bripka AL dan Brigadir AP yang bertugas di Satreskrim, serta Aipda JP yang bertugas di SPKT Polsek Medan Area.

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengakui bahwa pihaknya memang telah mendapatkan kabar, adanya tiga oknum Polsek Medan Area yang diamankan Polrestabes Medan tersebut. Saat ini MP Nainggolan mengaku, jika pihaknya masih menunggu berjalannya proses penyidikan.

"Masih kita tunggu dulu hasil pemeriksaannya," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (4/4/2019).


MP Nainggolan menjelaskan, bila memang terbukti ketiga oknum tersebut melakukan penyekapan dan pemerasan, maka lanjut dia, Polda Sumut pasti akan memberi sanksi tegas. Karena kata dia, tidak ada toleransi terhadap anggota yang melakukan tindak pidana.

"Selain mendapatkan pidana umum, bila memang terbukti, ketiga oknum itu juga akan diberi sanksi kode etik," jelasnya.

"Tidak ada yang kebal hukum. Walaupun itu aparat hukum, tetap akan diproses," imbuhnya.

Seperti diketahui, usai ditangkap, tidak jauh dari rumahnya, MI dengan kedua tangan diborgol dibawa ke salah satu rumah di Jalan AR Hakim, berikut sejumlah barang bukti diduga sabu.


Selanjutnya salah seorang oknum polisi tersebut meminta nomor handphone orangtua MI dan memberitahukan prihal penangkapan yang dilakukan. Setelah itu orangtua terduga bandar narkoba dihubungi dan dimintai uang Rp 20 juta supaya perkara MI tidak lanjut. Namun orangtua MI mengaku tidak punya uang, dan hanya memiliki uang Rp 2 juta saja.

Setelah bernegosiasi, akhirnya oknum polisi mengajak orangtua MI untuk bertemu di rumah makan Komplek Asia Mega Mas, Jalan AR Hakim. Selanjutnya, pada pukul 08.00 WIB, orangtua pelaku tiba di rumah makan, namun tidak bertemu dengan oknum polisi tersebut, sehingga dia pun pulang ke rumahnya untuk berembuk dengan sanak keluarga.

Lantaran curiga, orangtua MI pu  melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan. Setelah berkoordinasi dengan Tim Pegasus, orangtua pelaku kembali menghubungi nomor telepon oknum polisi tersebut, lalu sekitar pukul 20.30 WIB, orangtua MI diminta untuk membawa sejumlah uang di depan RS Muhammadiyah Jalan Mandala By Pass, Medan Denai.


Akhirnya orangtua pelaku menuju ke lokasi sembari menghubungi Tim Pegasus. Dilokasi, orangtua pelaku bertemu dengan DP yang mengaku sebagai wartawan yang diperintahkan oknum polisi untuk mengambil uang tersebut.

Selanjutnya uang Rp 2 juta itu pun diserahkan. Di saat bersamaan Tim Pegasus yang sudah berada di lokasi langsung membekuk DP serta menyita barang bukti uang.

Saat diinterogasi, DP mengaku diperintahkan oleh 3 oknum polisi. Selanjutnya petugas memboyong DP guna melakukan pengembangan, kemudian menggerebek rumah di Jalan AR Hakim dan menemukan ketiga oknum polisi tersebut tengah bersama MI yang kedua tangannya diborgol. Lalu keempatnya dibawa ke Mapolrestabes Medan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Terpisah, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto yang dikonfirmasi menyatakan jika Bripka AL sudah untuk kedua kalinya terlibat masalah. Dimana pada September 2018 lalu ia pernah ditangkap warga dan anggota TNI, karena diduga melindungi bandar narkoba.

"Pimpinan menginginkan organisasi Polri baik dan bersih. Proses hukum sesuai ketentuan akan diberlakukan terhadap anggota," tegasnya. (mtc/amr)

Editor: Faeza

T#g:MatatelingaTerkinioknum polisi sekap bandar sabuPolrestabes Medan
Komentar
Kamis, 23 Mei 2019 08:15Internasional

Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru Jalani Persidangan

Pria yang dituduh membunuh 51 orang di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru telah dituntut

Kamis, 23 Mei 2019 08:00Nasional

Di Jalan Wahid Hasyim, Massa Bubarkan Diri

Massa aksi 22 Mei yang bertahan hingga Kamis (23/5/2019) di sekitar Gedung Bawaslu RI

Kamis, 23 Mei 2019 07:45Bola

Pindah ke Chelsea, kepada Aubameyang Pulisic Minta Saran

Winger anyar Chelsea, Christian Pulisic, mengaku berbicara dengan sosok yang penting sebelum

Kamis, 23 Mei 2019 07:30Nasional

TNI Redam Tensi Massa Aksi 22 Mei

Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berasal dari baret ungu (Marinir) turun tangan ke lokasi kericuhan

Kamis, 23 Mei 2019 07:15Nasional

Pos Polisi Terbakar, Warga Padamkan Api

Sejumlah warga memadamkan kobaran api yang membakar warung sate dan pos polisi di kawasan

Kamis, 23 Mei 2019 07:00Nasional

Aksi 22 Mei, Satu Unit Ruko Habis Dilalap Sijago Merah

Satu rumah toko (ruko) di Jalan Imam Bonjol, Pontianak Selatan, Kalimantan Barat, hangus dilahap api

Kamis, 23 Mei 2019 06:45Lifestyle

Hari Pengampunan, Sempurnakan Doa di Puasa Ramadhan ke 18

Puasa Ramadhan merupakan ibadah yang wajib dijalani oleh umat muslim saat Ramadan tiba. Disamping mengerjakan berbaga macam ibadah

Kamis, 23 Mei 2019 06:30Bola

Perpanjangan Kontrak Ramsey Ganggu Keharmonisan Tim

Arsenal akhirnya mengungkap alasan mengapa mereka tidak memperpanjang kontrak Aaron Ramsey

Kamis, 23 Mei 2019 06:15Lifestyle

Ustadz Arifin Ilham Berpulang, Nomor 4 Paling Getarkan Hati, Berikut Pencapaian Semasa Hidup Beliu

Meninggalnya Ustadz Arifin Ilham menjadi duka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Banyak hal menarik

Kamis, 23 Mei 2019 06:00Bola

Maldini: Tidak Ada Istilah Kawan

Direktur Pengembangan AC Milan, Paolo Maldini, memastikan akan obyektif dalam penilaian kinerja

Rabu, 22 Mei 2019 23:11Berita Sumut

Meski Sibuk Pengamanan Aksi, Polsek Adakan Buka Puasa Bersama

Disela-sela pengamanan aksi unjukrasa di kantor KPU Sumut, personil gabungan TNI -Polri menyempatkan diri bersilatuhrahmi dengan mengelar buka puasa bersama dengan massa pengunjukrasa yang menjalankan ibadah puasa, Rabu (22/5/2019).

Rabu, 22 Mei 2019 22:56Nasional

Panglima TNI : TNI Mendukung Penuh Polri Dalam Menjaga Keamanan Negara

Pasca pengumuman hasil pemilihan Presiden tahun 2019 yang telah diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 21 Mei 2019, Selasa dini hari, situasi keamanan di Ibu Kota negara tidak kondusif yang ditandai dengan tindakan anarkis d

Rabu, 22 Mei 2019 22:41Berita Sumut

Ribuan Massa Demo di Depan Bawaslu Sumut, Membubarkan diri dengan Tertib

Ribuan massa yang melakukan orasi hingga malam hari yang dilakukan didepan Kantor Bawaslu Sumut di Jalan Adam Malik, Medan, akhirnya membuabrkan diri dengan damai, Rabu (22/5/2019)

Rabu, 22 Mei 2019 22:26Berita Sumut

Pemuda Bawa 'Senpi' Ebohkan Para Pendemo

Massa yang berunjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara yang berada di Jalan Adam Malik seketika heboh. Dimana, petugas berhasil mengamankan seorang pria yang diduga membawa senjata api.

Rabu, 22 Mei 2019 22:11Berita Sumut

Buka Puasa Bersama MQS, Gubernur Sebut Kaum Wanita Tiang Negara

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyebutkan bahwa kaum wanita (emak-emak) adalah tiang negara. Karena itu diharapkan agar kaum perempuan (para istri) untuk terus mendukung kaum laki-laki (para suami), khususnya yang bekerja untuk bangsa dan

Rabu, 22 Mei 2019 21:56Berita Sumut

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemprov Sumut akan Bangun Sekolah di Nias Selatan

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), khususnya di Kabupaten Nias Selatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut segera membangun sekolah. Ini salah satu wujud keseriusan Pemprov Sumut membangun pendidikan di daerah ini