• Home
  • Berita Sumut
  • Tiga Terdakwa Revitalisasi Terminal Terpadu Amplas Urung Dieksekusi, Ternyata Ini Alasannya

Tiga Terdakwa Revitalisasi Terminal Terpadu Amplas Urung Dieksekusi, Ternyata Ini Alasannya

Faeza Minggu, 12 November 2017 11:15 WIB
mtc/fae
Meski sudah dinyatakan bersalah dan dihukum pidana penjara, namun tiga terdakwa kasus korupsi Revitalisasi Terminal Terpadu Amplas (TTA) Medan belum juga dieksekusi. Ternyata hal ini disebabkan putusan yang dijatuhkan kepada ketiga terdakwa belum berkekua
Sholat Idul Adha 1439 H
MATATELINGA, Medan- Meski sudah dinyatakan bersalah dan dihukum pidana penjara, namun tiga terdakwa kasus korupsi Revitalisasi Terminal Terpadu Amplas (TTA) Medan belum juga dieksekusi. Ternyata hal ini disebabkan putusan yang dijatuhkan kepada ketiga terdakwa belum berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Ketiga terdakwa telah mengajukan banding atas vonis hukuman yang diberikan majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan. Pengajuan banding itu dilakukan tim penasihat dari Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Pengawasan dan Survey Dinas Perkim Medan, Khairudi Hazfin Siregar selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang merangkap Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Tim leader konsultan pengawas kegiatan, Bukhari Abdullah dan Direktur PT Welly Karya Nusantara, Tiurma Pangaribuan sebelum tujuh hari pascaputusan hakim yang dibacakan Senin (23/10) lalu.

"Ketiga terdakwa kasus korupsi Amplas melalui penasihat hukumnya telah ajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan. Karena belum inkrah mereka belum bisa dieksekusi," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, Sumanggar Siagian, Minggu (12/11/2017)

Atas sikap para terdakwa terhadap putusan majelis hakim itu, maka Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menyidangkan kasus korupsi Revitalisasi Terminal Terpadu Amplas telah mengirimkan berkas kontra memori ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

"Saya sudah konfirmasi ke jaksanya, mereka telah membuat kontra memori dan dikirimkan ke PT Medan," kata Sumanggar.

Untuk diketahui, majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan yang diketuai Rosmina menjatuhi terdakwa Khairudi Hazfin Siregar dengan pidana penjara selama setahun dan tiga bulan penjara serta denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan.

Sedangkan, direktur PT Welly Karya Nusantara, Tiurma Pangaribuan selaku rekanan juga divonis 1,3 tahun penjara dan Rp 50 juta subsider 2 bulan. Selain itu, Tiurma juga diwajibkan membayar Uang Pengganti Rp 300 juta lebih atau subsider 1 tahun kurungan.

Terdakwa lainnya, Bukhari Abdullah selaku tim leader konsultan pengawas kegiatan turut dijatuhi hukuman selama 1,2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan.

"Masing-masing terdakwa dikenakan Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," ungkap Rosmina.

Adapun yang menjadi alasan ketiga terdakwa tidak ditahan meski telaglh terbukti bersalah di pengadilan, Humas Pengadilan Negeri (PN) Medan, Erintuah Damanik menyatakan ada beberapa pertimbangan.

"Secara umum, karena sejak dari penyidikan di kepolisian atau kejaksaan para tersangka belum pernah menjalani penahanan. Selain itu para terdakwa diketahui tidak akan melakukan perbuatan melawan hukum seperti pengrusakan atau tindak pidana lainnya," jelas Erintuah, beberapa waktu lalu.

Hal lainnya para terdakwa setelah pembacaan vonis tidak langsung menerima putusan hakim. Sehingga status hukum ketiganya belum jelas hingga kini.

"Kalau saat itu mereka menerima maka pasti akan langsung dieksekusi," sebutnya.

Seperti diketahui, perkara korupsi ini disidangkan setelah berdasarkan hasil penyidikan terdapat volume pengerjaan yang tidak sesuai dengan kontrak dan pengerjaannya terkesan amburadul.

Kemudian dilakukan penghitungan oleh Konsultan Angkutan Publik ditemukan kerugian negara sebesar Rp 400 juta lebih yang dananya bersumber dari APBD Kota Medan Tahun Anggaran (TA) 2015. (mtc)
Editor: Faeza

T#g:eksekusikorupsiPN Medanrevitalisasiterminal amplas
Komentar
Sabtu, 18 Agu 2018 20:28Berita Sumut

Jangan Salah Paham! Ini Islam Nusantara Yang Sebenarnya

Islam Nusantara jadi topik seminar nasional yang digelar Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumatera Utara, di Hotel Madani, Medan, Sabtu (18/8/2018).

Sabtu, 18 Agu 2018 19:50Berita Sumut

Wali Kota & Masyarakat Kelurahan Menteng Hut RI ke 73

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi bersama seribuan warga dengan gembira dan penuh antusias merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun 2018 di Lapangan Sepakbola Kampus PTKI Jalan Menteng Vii, Kelurah

Sabtu, 18 Agu 2018 19:35Berita Sumut

Empat Korban Tewas Bus Masuk Jurang di Tobasa Ditemukan Terjepit

Empat penumpang bus yang jatuh ke jurang di Tobasa ditemukan dalam kondisi terjepit. Keempatnya dikabarkan tewas.

Sabtu, 18 Agu 2018 19:20Nasional

Ketua MPR: Meski Konstitusi Ada Perubahan Namun Tujuan Berbangsa dan Bernegara Harus Tetap

Ketua MPR: Meski Konstitusi Ada Perubahan Namun Tujuan Berbangsa dan Bernegara Harus Tetap

Sabtu, 18 Agu 2018 19:05Berita Sumut

Multi Etnik Sumut Pukau Negara Sahabat

Para tamu kehormatan dari perwakilan Negara-Negara sahabat terlihat menikmati suguhan tari dan lagu Multi Etnik Sumatera Utara (Sumut) dalam Resepsi Kenegaraan memperingati 73 tahun Kemerdekaan RI di rumah dinas Gubernur

Sabtu, 18 Agu 2018 18:50Berita Sumut

Pj Gubsu Harapkan Rasa Kebangsaan Harus Terus Tumbuh

Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA mengucapkan selamat dan rasa bangga atas keberhasilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka

Sabtu, 18 Agu 2018 18:35Berita Sumut

Dinas PPKB & PP PA Asahan Mendapat Juara II Lomba Kebersihan Dalam HUT.RI Ke 73

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Asahan , dalam peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 73

Sabtu, 18 Agu 2018 18:20Nasional

Helikopter Dauphin -HR-3601 perkuat Satgas MTF TNI di Lebanon

Helikopter TNI Dauphin -HR-3601 diberangkatkan dalam rangka mendukung misi Satgas MTF TNI XXVIII-J/ Unifil dengan menggunakan pesawat cargo Antonov AN-124 Volga Dnepr dengan upacara pelepasan di Apron Baseops Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanudal)

Sabtu, 18 Agu 2018 17:42Berita Sumut

Proses Evakuasi Masih Berlanjut, Ini Data Korban Bus Masuk Jurang di Tobasa

Hingga berita ini diturunkan, evakuasi bangkai bus yang masuk jurang masih terus diupayakan dengan menggunakan dua buah alat berat.

Sabtu, 18 Agu 2018 16:50Berita Sumut

Dua Oknum Pegawai Dispenda Terjaring OTT di Rumah Makan

Dua oknum pegawai Dispenda Medan dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Polda Sumut, Sabtu (18/8/2018). Keduanya dikabarkan diringkus dari rumah makan ayam penyet Ria di jalan Karya, Medan.

Sabtu, 18 Agu 2018 16:34Berita Sumut

MUI Sumut Masih Kaji Penggunaan Istilah Islam Nusantara

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara hingga saat ini belum mempunyai sikap soal penggunaan istilah Islam Nusantara yang belakangan ini menuai pro kontra.

Sabtu, 18 Agu 2018 15:53Berita Sumut

Bupati Asahan Irup HUT.RI Ke 73 Dialun alun Kisaran

Bupati Asahan drs.H.Taufan Gama Simatupang, MAP bertindak selaku inspektur upacara (Irup) pada peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, yang dilaksanakan di alun alun kota Kisaran

Sabtu, 18 Agu 2018 15:49Berita Sumut

Kunjungi Penderita Tumor, Kapolres Labuhanbatu "Kewajiban Manusia Saling Bantu dan Berbagai"

Kunjungi Penderita Tumor, Kapolres Labuhanbatu "Kewajiban Manusia Saling Bantu dan Berbagai"

Sabtu, 18 Agu 2018 15:45Berita Sumut

Pemerintah Kabupaten Asahan Gelar Malam Resepsi HUT.RI ke 73

Puncak rangkaian Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke- 73 Tahun 2018 di Kabupaten Asahan ditutup dengan sebuah malam resepsi Kemerdekaan yang cukup meriah. Diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan Jum’at (17/8/2018) , kegia

Sabtu, 18 Agu 2018 14:47Berita Sumut

Bus Angkut Rombongan Pesta Masuk Jurang di Tobasa, 2 Dipastikan Tewas

Bus pengangkut rombongan pesta masuk jurang di Jembatan Sipegepege Desa Lumban Rau Timur Kecamatan Nassau Toba Samosir Sumatera Utara pada Sabtu (18/8/18) sekitar pukul 07:00. Bus itu diperkirakan mengangkut sekitar 35 orang penumpang.

Sabtu, 18 Agu 2018 13:15Berita Sumut

"Pak Wali, Kami Bayar Pajak Tapi Jalan Kami Bagai Kubangan Kerbau "

Sebagai salah satu kota metropolitan, Kota Medan masih menjadi sorotan warganya terutama soal jalan berlubang yang berakibat menggangu kenyamanan bagi warga.