• Home
  • Berita Sumut
  • Umat Islam Sumut Kutuk Aksi Teroris di Dua Mesjid di Selandia Baru

Umat Islam Sumut Kutuk Aksi Teroris di Dua Mesjid di Selandia Baru

Faeza Selasa, 19 Maret 2019 19:00 WIB
Mtc/fae
Ribuan umat Islam di Sumatera Utara menggeruduk Kantor Australia Centre Medan di Jalan Kartini, Selasa (19/3). Mereka mengutuk keras serangan di dua mesjid di Selandia Baru yang menyebabkan puluhan jamaah meninggal dunia.
MATATELINGA, Medan: Ribuan umat Islam di Sumatera Utara menggeruduk Kantor Australia Centre Medan di Jalan Kartini,  Selasa (19/3/2019). Mereka mengutuk keras serangan di dua mesjid di Selandia Baru yang menyebabkan puluhan jamaah meninggal dunia.


Dalam aksinya ini, mereka membawa bendera berisi kalimat Tuhid berwarna hitam dan putih. Lainnya, ada tang membawa poster berisi kecaman terhadap kasus penembakan di Christchurch, New Zealand. 

Bahkan tampak sejumlah pengunjuk rasa melinangkan air mata kala sejumlah pemuda memainkan teatrikal yang bercerita kembali tentang kekejaman pelaku teror penembakan umat Muslim dua Masjid,  Jumat pekan lalu. 

Seorang pelakon memerankan Brenton Tarrant, 28. Pelaku penembakan brutal yang kini sudah ditahan polisi Australia. Lalu sejumlah pemuda lain memerankan warga yang sedang menjalankan salat berjamaah.  Suara tembakan pun meletus dengan brutalnya. Seluruh jemaah terkapar. Bahkan ada yang berteriak kalimat Takbir langsung ditembak lagi. 


Suasana langsung hening. Tak sedikit massa yang menangis. Melihat teatrikal yang diselingi puisi yang bikin bulu kuduk merinding sekaligus geram dengan aksi teror itu. 

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara Heriansyah menegaskan penembakan yang dilakukan oleh Brenton Tarrant Cs membuat Stigma soal teroris islam pudar. 

"Kami ingin katakan kepada kalian, karena perbuatan itu dakwah Islam semakin bersinar di sana. Kalian menyerang kami yang sedang beribadah. Darah para syuhada di sana, menjadi penyubur dakwah Islam," ujarnya. 

Sepanjang unjuk rasa, gedung Australia Centre dijaga ketat ratusan polisi. Bahkan sejumlah kendaraan taktis juga terparkir di kawasan Jalan Kartini. 


"Sebenarnya aksi kita tidak ditujukan kepada Australia sebagai negara. Karena kita lihat Australia punya komitmen yang sangat kuat dalam menangani peristiwa yang terjadi di New Zealand," ungkap Heriansyah. 

Dalam aksi kali ini mereka juga ingin menunjukkan bahwa Islamphobia itu sudah terbantahkan. Khususnya di negara barat. 

"Islamphobia yang mereka pelihara telah menghasilkan peradaban barbar yang mundurratusan tahun ke belakang . Belum pernah terjadi orang yang sedang beribadah dibunuh tanpa ampun. Dan korbannya tidak pandang umur. Bahkan ada anak umur dua tahun yang menjadi korban," tukasnya. 

Massa juga menyerahkan pernyataan kecaman terhadap aksi itu. Pihak Australia Centre juga akan menyampaikan pernyataan itu kepada pemerintahan Australia. Setelah mendengarkan pernyataan massa membubarkan diri dan kembali ke amasjid Agung untuk salag ashar berjamaah. (mtc/fae)
Editor: Faeza

T#g:Aksi Teroris di Dua Mesjid di Selandia BaruKantor Australia Centre MedanMatatelingaTerkini
Komentar
Minggu, 21 Apr 2019 21:45Nasional

Izin Satu Lembaga Pemantau Pemilu Dicabut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencabut izin salah satu lembaga pemantau pemilu yakni PT Prawedanet Aliansi Teknologi

Minggu, 21 Apr 2019 21:30Nasional

Di 2 TPS, KPU Tangsel Gelar Pemungutan Suara Ulang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersiap menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU)

Minggu, 21 Apr 2019 21:15Lifestyle

Belum Tentu Dimiliki Pria, Berikut 5 Kelebihan Ini Dimiliki oleh Wanita

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini turut pula didasari oleh jenis kelamin

Minggu, 21 Apr 2019 21:00Nasional

Tinggi Kolom Abu Vulkanis 3.000 Meter, Gunung Agung Terus Alami Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 18.56 Wita.

Minggu, 21 Apr 2019 20:45Nasional

Terus Bergeming, Kini Giliran Anggota KPPS di Sulut Meninggal Dunia

Pasca-Pemilu Serentak 2019, banyak anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di beberapa wilayah di Indonesia meninggal dunia karena kelelahan usai menjalankan tugas.

Minggu, 21 Apr 2019 20:35Nasional

Tim Relawan Jokowi - Ma'ruf Amin Gelar Sukuran

Menyambut kemenangan pasangan calon 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menggelar acara syukuran. Acara syukuran dilakukan dengan potong tumpeng

Minggu, 21 Apr 2019 20:30Lifestyle

Buka Perban, Syahrini Ketiban Lemari Hingga Terluka

Syahrini memamerkan kondisi telapak kakinya yang diperban karena ketiban lemari parfum sang suami, Reino Barack

Minggu, 21 Apr 2019 19:34Nasional

Bawaslu Cabut Izin PT Prawedanet AliansiSelaku Pemantau Pemilu

Salah satu lembaga pemantau pemilu yakni PT Prawedanet Aliansi Teknologi lantaran melakukan hal yang melanggar prinsip sebagai lembaga pemantauan, dicabut izinnya oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Minggu, 21 Apr 2019 18:21Berita Sumut

Wali Kota Harap UKM Kota Medan Manfaatkan Momentum Industri 4.0

Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin, S. M.Si, MH mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Gelar UKM dan Koperasi yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan sebagai bagian dari apresiasi dan promosi terhadap karya-karya penggiat UKM Kota

Minggu, 21 Apr 2019 18:06Nasional

Gunung Agung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Vulkanik 3.000 Meter

Gunung Agung di Kabupaten Karangasen Provinsi Bali kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul Tinggi 18.56 WITA. Pos Pengamatan Gunung Agung melaporkan tinggi kolom abu vulkanik mencapai sekitar 3.000 meter di atas puncak kawah atau 6.142 meter di atas

Minggu, 21 Apr 2019 17:40Berita Sumut

PWI Sumut Gelar Berbagai Kegiatan Peringati HPN 2019

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2019 Tingkat Sumut.

Minggu, 21 Apr 2019 17:27Nasional

Serangan Bom di Sri Lanka, Indonesia Kecam Keras Para Pelaku

Pasca serangan bom berbagai lokasi di Sri Lank, Indonesia mengecam keras aksi pengeboman tersebut. "Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar N

Minggu, 21 Apr 2019 17:11Internasional

Istri Gendong Suami dan Anak Mencari Nafkah

Perempuan tangguh ini harus membawa suaminya di punggungnya. Mereka pergi ke jalan- jalan yang ramai untuk menyanyikan beberapa lagu dan mengumpulkan uang dari orang yang memberikan mereka setelah setiap lagu selesai dinyanyikan. Suaminya mengalami cacat

Minggu, 21 Apr 2019 16:21Berita Sumut

Anggota Polri Bantah Menganiaya Anak Pelajar

Teddy Pramono anggota satuan reserse Narkoba Polres Langkat, membantah diduga padanya melakukan penganiayaan terhadap RE yang berstatus pelajar, warga Jalan Cemara, Jati Negara, Kec. Binjai Utara dan telah membuat laporan ke Polres Binjai dengan nomor STP

Minggu, 21 Apr 2019 16:16Bola

Perombakan Besaran besara di skuad Man United

Para pemain yang dinilainya tidak menunjukan rasa lapar atau keinginan menampilkan yang terbaik, siap-siap tidak lagi memakai kostum merah musim depan. Beberapa waktu lalu Solskjaer sempat mengatakan akan melakukan perombakan besar-besaran di skuad Man Un

Minggu, 21 Apr 2019 15:36Berita Sumut

Aiptu Martin Sembiring Kritis Disambar Mobil

Anggota personel Polres Padangsidimpuan Aiptu Martin Sembiring ,54, harus dilarikan ke rumah sakit Materna Medan untuk mendapatkan perawatan intensif atas kecelakaan lalulintas yang dialaminya, Minggu (21/4/2019).