Wagubsu Memberi Keterangan Pers Pada Wartawan di Mapoldasu

Mtc Kamis, 07 Februari 2019 22:39 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Medan:   Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Musa Rajekshah alias Ijeck akhirnya memberi keterangan setelah diperiksa kurang lebih 9 jam oleh penyidik Subdit IV/Tipiter Ditreskrimsus Polda Sumut, Kamis (7/2/2019) malam.



Orang nomor dua di Sumatera Utara itu diperiksa sebagai saksi berkaitan dengan dugaan alih fungsi hutan lindung di Langkat, dimana adik kandungnya Musa Idishah alias Dodi telah ditetapkan sebagai tersangka.

Usai melaksanakan Sholat Magrib di Mesjid Al-Hidayah Polda Sumut, sekitar pukul 19.11 WIB Ijeck kemudian menemui sejumlah wartawan yang sudah menunggunya sejak pagi.

"Kalau masalah pertanyaan apa saja silahkan tanyakan ke penyidik saja ya. Yang pasti saya hadir ke sini, karena memenuhi panggilan penyidik dan apa yang ditanyakan yang bisa saya jawab, ya saya jawab selagi masih sepengetahuan saya," ujar Ijeck.



"Saya lupa apa saja dan berapa pertanyaan yang dilayangkan. Tanya ke penyidik saja ya," timpal Ijeck kembali.

Disinggung bagaimana komentarnya terkait kasus ini dilaporkan Desember 2018, sementara perusahan sudah lama beroperasi, Ijeck menjawabnya dengan santai.

"Polisi mungkin ada hal tertentu ya. Ya itu silahkan saja. Tapi kan pembuktiannya nanti. Inikan sekarang kita hadir, ngasih keterangan, mudah-mudahan polisi melakukan hal yang terbaik," ucap Ijeck.

Apakah yang ditanyakan terkait peran bapak sebagai direktur waktu itu? Ijeck menegaskan, pertanyaan berkaitan dengan perusahaan.



"Tapi kan saya sudah cukup lama juga meninggalkan perusahan. Tidak ada dokumen disertakan, hanya ngasih keterangan saja," tegas Ijeck.

Ijeck kemudian menyarankan rekan-rekan wartawan bertanya ke Dinas Kehutanan, ketika disinggung mengenai historis lahan yang diduga dialih fungsikan dari hutan lindung menjadi perkebunan sawit.

"Saya rasa kawan-kawan tanya ke Dinas Kehutanan saja ya. Lebih pas, jangan salah nanti saya menyampaikannya," pungkas Ijeck.


Sebelumnya, Ijeck memenuhi panggilan kedua penyidik Subdit IV/Tipiter Ditreskrimsus Polda Sumut, sebagai saksi terkait kasus alih fungsi hutan lindung PT ALAM (Anugerah Langkat Makmur), Kamis (7/2/2019) pagi.

Musa yang kerap disapa Ijek tiba di gedung Ditreskrimsus Polda Sumut sekira pukul 10.00 WIB. Saat mobil Toyota Prado hitam dengan plat merah BK 2 yang membawanya tiba, Ijeck terlihat turun seorang diri tanpa didampingi seorang pun. Dengan setelan batik merah kombinasi biru dan celana keper warna hitam, Ijeck tak memberi keterangan sedikit pun.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan membenarkan kalau Musa Rajekshah sedang menjalani pemeriksaan terkait alih fungsi hutan lindung di Kabupaten Langkat. "Jadi sekarang sedang berlangsung, mudah-mudahan cepat selesai," kata Nainggolan.

Ia menyampaikan, Ijeck dipanggil ke Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dengan kapasitas mantan direktur PT ALAM. "Kapasitasnya bukan gubernur, beliau kita undang ke Polda sebagai saksi untuk kita dengar keterangannya karena beliau pernah menjabat direksi sebagai PT ALAM itu," terang Nainggolan.

Saat ditanya direktur PT ALAM Musa Idihshah alias Dody yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus alih fungsi hutan lindung, juga datang ke Mapoldasu untuk diperiksa, Nainggolan belum mengetahui kabar tersebut.

"Belum tahu saya, pokoknya siapa saja yang berkepentingam untuk kelengkapan berkas pasti akan dipanggil oleh penyidik," tetang dia.

Kepala Dinas Kehutanan Sumut, Harlen Purba yang juga ikut diperiksa mengatakan, tiga kecamatan di Kabupaten Langkat yaitu Kecamatan Seilepan, Brandan Barat dan Besitang tidak masuk kawasan hutan lindung melainkan berstatus produksi hutan terbatas.

"Di area pantai dari wilayah tersebut merupakan kawasan hutan lindung, sedangkan di tiga kecamatan seperti dugaan Poldasu atas operasional PT ALAM berada pada kawasan hutan produksi terbatas," katanya menjawab wartawan di Mapolda Sumut.

Sekaitan dugaan kasus alih fungsi kawasan hutan yang disangkakan ke PT ALAM, ia mengakui ada perusahaan lain dan kelompok masyarakat yang ikut menggarap pada tiga kecamatan tersebut. Pihaknya juga masih melakukan pemetaan terhadap adanya perusahaan lain maupun masyarakat yang mengalihfungsi kawasan tersebut.

"Ya, ada pihak-pihak lain selain PT ALAM yang memanfaatkan kawasan tersebut sebagai lahan perkebunan. Sebab sejak 1 Januari 2017, kewenangan terkait hutan lindung baru menjadi tanggung jawab provinsi. Makanya kami sedang berkoordinasi dengan Pemkab Langkat untuk informasi detilnya," pungkasnya.
Editor: Amrizal

T#g:MatatelingaTerkiniakbp mp nainggolandit reskrimsus poldasuIjeckKabid Humas Poldasukasubbid penmas poldasukombes pol tatan dirsan atmajaMusa Rajeck ShahPoldasuwagubsuwakil gubernur sumut
Komentar
Minggu, 16 Jun 2019 12:45Nasional

Kapal Tenggelam, Dua ABK Meninggal dan Lima Masih Dalam Pencarian

Ada empat anak buah kapal (ABK) sedang dalam pemeriksaan penyidik Reskrim Polres Alor dengan tenggelamnya Kapal Motor Nusa Kenari 02 yang menyebabkan dua penumpang meninggal dan lima orang masih hilang, sebut Kapolres Alor, Nusa Tenggara Timur, AKBP, Pat

Minggu, 16 Jun 2019 12:30Bola

Cesc Fabregas Menilai Lionel Messi, Layak Meraih Gelar Pemain Terbaik Dunia

Lionel Messi, layak untuk meraih gelar pemain terbaik dunia atau yang akrab disebut Ballon d’Or 2019, sebut Gelandang AS Monaco, Cesc Fabregas, merasa mantan rekan setimnya di Barcelona.

Minggu, 16 Jun 2019 12:15Berita Sumut

Kenapa Pribumi dan WNA Suka melakukan Kawin Kontrak...?

Kawin kontrak merupakan kegiatan prostitusi yang dikemas seolah-olah ilegal. Hal tersebut disampaikan Budayawan Mandailing Natal, Askolani Nasution, menanggapi terbongkarnya sindikat perdagangan orang dengan modus kawin kontrak yang terjadi di perumahan

Minggu, 16 Jun 2019 12:00Berita Sumut

Banyak Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang Di Lima Dusun Desa Suka Makmur Asahan .

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Asahan merilis info bencana angin puting beliung yang melanda di lima dusun desa Suka Makmur kecamatan Pulau Bandring Asahan, Jum’at (14/6/2019), akibat terjadinya badai angin puting beliung tersebut banya pepohonan tum

Minggu, 16 Jun 2019 11:30Bola

Eks Chlesea Bergabung di Madrid, Ingin Meraih Prestasi

Eks pemain Chelsea itu ingin meraih banyak gelar bersama Madrid di setiap musimnya, baik itu dari trofi Liga Champions, Copa del Rey, hingga Liga Spanyol. Ia percaya hal itu dapat dilakukan bila semua pemain Madrid berusaha dan berjuang di setiap pertandi

Minggu, 16 Jun 2019 11:15Aceh

Lima Calon Kandidat Ikadin Aceh, Hanya Satu Mengembalikan Berkas

Pemilihan ketua Ikadin periode 2019-2024 akan dilakukan secara musyawarah di Provinsi Aceh. Adapun para peserta yang ikut berjumlah lima orang dan satu calon bernama Makmur Ibrahim mengembalikan berkas

Minggu, 16 Jun 2019 11:00Ekonomi

Dikabarkan PT Lion Mentari Airlines terlilit utang Ratusan Triliun, Apa Benar.?

Dikabarkan PT Lion Mentari Airlines terlilit utang yang begitu besar. Bahkan Lion Air sempat mengajukan permohonan penundaan pembayaran jasa kebandaraan di kuartal I-2019 kepada PT Angkasa Pura I (Persero).

Minggu, 16 Jun 2019 10:45Berita Sumut

Kodim 0201/BS Bersama Prajurit Yon Zipur dan Yonkav 6/NK Tanam Mangrove di Medan Labuhan

Kodim 0201/Berdiri Sendiri (BS),Kodam I/BB, Jum'at (14/06/2019) melaksanakan penghijauan dengan menanam pohon Mangrove di Kelurahan Nelayan Indah,Kec Medan Labuhan, Sumatera Utara (Sumut).

Minggu, 16 Jun 2019 10:30Berita Sumut

Kejari Deliserdang Tahan Mantan Kepala KCP Bank Sumut Tanjung Morawa

Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Deliserdang menahan mantan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Sumut Tanjung Morawa, HNH, Jumat (14/06/2019) sore. HNH merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kred

Minggu, 16 Jun 2019 10:15Berita Sumut

KM Kelud Tiba Sore, Penumpang Padati Pelabuhan Belawan Sejak Pagi

Meski kedatangan KM Kelud dari Batam di Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan dijadwalkan pada Minggu ( 16/06/3019) pukul 18.00, namun sejak pagi ini, seratusan penumpang telah memadati pelabuhan.

Minggu, 16 Jun 2019 10:00Berita Sumut

Belasan Rumah Warga di Asahan Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Sedikitnya 11 unit rumah di lima dusun di Kabupaten Asahan mengalami kerusakan dan sejumlah pepohonan bertumbangan akibat diterjang angin puting beliung pada Sabtu (15/6/2019) kemarin. Insiden itu juga sempat memutuskan aliran listrik di lima dusun itu.

Minggu, 16 Jun 2019 09:45Berita Sumut

Suplai Air ke Sejumlah Wilayah di Medan Alami Gangguan, PDAM Tirtanadi Siapkan 10 Mobil Tangki Air

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas produksi IPAM Tirta Lyonnaisse Medan (TLM) menjadi 900 liter/detik, PDAM Tirtanadi akan melakukan penyambungan pipa transmisi 800 mm jalur air keluar dari IPAM TLM ke pipa transmisi jalur air keluar IPAM Li

Minggu, 16 Jun 2019 09:29Berita Sumut

Berkah HUT ke-69 Kodam I/BB Buat Bilal Mayit dan Penarik Beca di Pulau Kampai

Bak mendapat "durian runtuh", Jailani dan Nurdeli pun hanya bisa terisak. Bahkan dengan suara terbata-bata yang sedikit dipaksakan, Jailani menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pangdam I/BB dan pihak lain yang ikut serta meletakkan batu perta

Minggu, 16 Jun 2019 09:07Berita Sumut

Duh!! Pacaran Sembari Dagang Narkoba, Sepasang Kekasih di Kisaran Diringkus Polisi

Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan mengamankan sepasang kekasih yang diduga pengedar sabu dari sebuah warung di jalan Sawi kelurahan Siumbut-umbut Kecamatan Kisaran Timur Asahan, Jum’at (14/6/2019) sekira pukul 23.00 Wib. Dari tangan keduanya, polisi me

Sabtu, 15 Jun 2019 23:13Berita Sumut

BPODT: Toba Caldera World Music Festival 2019 Semakin Populerkan Danau Toba

Event Toba Caldera World Music Festival (TCWMF) berlangsung meriah. Sejak Sabtu (15/6) pagi, para pengunjung sudah berdatangan ke Bukit Singgolom, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir, tempat event bertaraf internasional itu dig

Sabtu, 15 Jun 2019 22:22Berita Sumut

Pendiri POS Medan Amrin Susilo Halim : Jaga Nama Baik dan Hindari Narkoba

Pendiri PrimeOne School (POS) Medan yang juga Pembina Yayasan PPNC Amrin Susilo Halim menyampaikan agar para wisudawan tetap menjaga nama baik almamater dan menghindari yang namanya narkoba. Acara wisuda jangan dianggap sebagai acara seremonial saja, akan