• Home
  • Ekonomi
  • Amati Pelemahan Rupiah, Faisal Basri Sebut Pemerintah Terlalu Ambisius

Amati Pelemahan Rupiah, Faisal Basri Sebut Pemerintah Terlalu Ambisius

Fidel W Rabu, 11 Juli 2018 07:30 WIB
Faisal Basri, ekonom senior memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung melemah hingga akhir tahun / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Faisal Basri, ekonom senior memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung melemah hingga akhir tahun. Selain faktor eksternal, ia menilai pelemahan rupiah juga didorong ambisi pemerintah dalam menggenjot pembangunan infrastruktur.


"Sumber utama rupiah rusak adalah pemerintah yang terlalu ambisius, yang melampaui dari kemampuannya sendiri," ujarnya di Kantor Pusat PT PLN (Persero), Selasa (10/7/2018).

Disebut melampaui kemampuannya sendiri, ia melanjutkan karena pemerintah jor-joran membangun infrastruktur. Padahal, pembangunan proyek infrastruktur mendongkrak kenaikan impor bahan baku dan barang modal yang belum bisa diproduksi di dalam negeri.

Ambil contoh, untuk proyek pembangunan jalur bawah tanah MRT, Indonesia masih harus mengimpor mesin bor dari Jepang.


"Bahkan, tenaga kerja yang menjalankannya (bor) masih harus diimpor. Kalau tidak salah dari Thailand," imbuh Faisal.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kondisi defisit transaksi berjalan. Defisit transaksi berjalan banyak dipengaruhi dari defisit neraca perdagangan.

Per Januari - Mei 2018, neraca perdagangan Indonesia mencatat defisit sebesar US$2,83 miliar. Sebagai pembanding, pada periode yang sama tahun lalu, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus US$5,89 miliar.

Namun, di saat bersamaan, permintaan global terhadap ekspor Indonesia juga tidak bisa diandalkan. Hal itu tak lepas dari isu perang dagang yang mengemuka antara AS - China sejak beberapa waktu lalu.

Perang dagang yang terjadi antara kedua negara, menurut Faisal, pada akhirnya akan membatasi pergerakan arus barang di dunia. Bahkan, bukan tidak mungkin China bisa mengalihkan ekspornya dari AS ke Indonesia ke depan.

Sementara, selama produk ekspor Indonesia masih didominasi oleh bahan mentah, ekspor Indonesia hanya akan berjalan di tempat.

Di sektor keuangan, Faisal mengingatkan proyek pembangunan infrastruktur pemerintah sebagian didanai dari aliran modal masuk asing (capital inflows), baik dalam bentuk investasi langsung maupun surat utang. Artinya, semakin agresif pemerintah melakukan pembangunan infrastruktur, semakin besar dana yang dibutuhkan.

Di tengah ketidakpastian global, risiko investor asing mengalihkan investasinya dari negara berkembang, termasuk Indonesia, ke negara maju akan semakin tinggi. Akibatnya, tekanan terhadap rupiah membesar.

Guna menahan pelemahan rupiah, lanjut Faisal, Bank Indonesia (BI) mau tak mau harus mengikuti arus dengan meningkatkan suku bunga acuan.

"Rupiah itu akan cenderung melemah sampai akhir tahun. Pertanyaannya, melemah dalam waktu cepat atau lambat. Nah itu bergantung dari respons BI menaikkan suku bunga," imbuh dia.

Konsekuensinya, suku bunga kredit yang ditanggung masyarakat bakal meningkat karena biaya dana semakin mahal.

"Kalau ingin rupiah stabil, sementara rezim devisa bebas, maka satu-satunya cara adalah dengan menaikkan suku bunga acuan," terangnya.

Selain itu, opsi lain yang bisa diambil adalah pemerintah bisa mulai mengerem pembangunan infrastruktur. Selain bisa menghemat belanja negara, langkah ini juga dapat memperbaiki neraca perdagangan.

Sebagai informasi, berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), kurs rupiah siang ini tercatat Rp14.326 per dolar AS atau terdepresiasi dari posisi awal tahun, Rp13.542 per dolar AS.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Terkiniekonom seniorfaisal basrinilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat cenderung melemah
loading...
Loading...
Komentar
Sabtu, 21 Jul 2018 18:19Berita Sumut

Bupati Lepas Kontingen Atlet Sergai

Dalam ajang Pekan Olah Raga Pelajar Sumatera Utara (Popdasu) ke-XIII berlangsung 23 hingga 28 Juli 2018 pekan depan di Kota Padang Sidempuan, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman secara resmi melepas kontingen atlet Sergai yang akan berlaga

Sabtu, 21 Jul 2018 18:04Berita Sumut

Lestarikan Seni Budaya Melayu Melalui Lomba Tari & Berbalas Pantun

Walaupun hujan namun antusiasme masyarakat mengikuri acara pembukaan perlombaan Seni Budaya Tari Melayu, Berbalas Pantung dan Pagelaran Ketoprak Dor di panggun terbuka Merdeka Walk Medan cukup tinggi

Sabtu, 21 Jul 2018 17:30Bola

Dinas Kehutanan Dan PT. TPL Ngotot Adu Kuat

Ngotot adu kuat terlihat dalam pertandingan sepak bola antara PT.Toba Pulp Lestari Tbk, dengan dinas kehutanan provinsi Sumatera Utara.

Sabtu, 21 Jul 2018 17:02Berita Sumut

Gereja di Sumut Perkuat Komitmen untuk Melindungi Anak

Sembilan gereja yang berada di Medan dan Deliserdang berkomitmen dalam mendukung program pemenuhan hak anak.

Sabtu, 21 Jul 2018 16:56Nasional

Penggeledahan Delapan Lokasi, KPK Sita Mobil Yang dilarikan Umar

Penggeledahan KPK di rumah Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap di Medan, terkait kasus dugaan suap terkait proyek-proyek di Labuhanbatu

Sabtu, 21 Jul 2018 16:48Berita Sumut

Rumah Pribadi Pangonal di Geledah Komisi Pembrantasan Korupsi

Penydik komisi pembrantasan korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan dengan ditangkapnya Bupati Labuhan Batu. Rumah pribadi tersangka Bupati Labuhan Batu, Pangonal Harahap,di jalan Pelajar Timur, Kecamatan Medan Kota, di geleda

Sabtu, 21 Jul 2018 16:46Berita Sumut

Tiga Kader Muda IPSM Maju di DPRD Medan

2019 merupakan tahun politik di tanah air. Sudah saatnya para pemuda-pemudi terbaik milik bangsa tampil dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk tingkat DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota

Sabtu, 21 Jul 2018 16:36Berita Sumut

Operasi Pekat, Polsek Lahusa Polres Nias Selatan Sita 140 Liter Tuak Suling

Petugas Kepolisian Sektor Lahusa Polres Nias Selatan menyita 140 liter minuman keras tuak suling dalam Operasi Pekat yang digelar dalam sepekan. 1 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 35 liter diamankan petugas hari Rabu lalu

Sabtu, 21 Jul 2018 16:32Nasional

Kapuspen TNI : Jaga dan Ciptakan Kebersamaan serta Integritas antara TNI dengan Media

Kegiatan outbound TNI bersama Wartawan yang diselenggarakan oleh TNI sebagai upaya untuk menjaga dan menciptakan kebersamaan serta integritas antara TNI dengan rekan-rekan media.

Sabtu, 21 Jul 2018 16:10Berita Sumut

Nasabah Bakar Kantor Mandiri Tunas Finance di tangkap

Dalam tempo lima jam, nasabah yang melakukan pembakaran kantor perusahaan leasing mobil Mandiri Tunas Finance di Jalan Ringroad Pasar II, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang, Jumat (20/7), berhasil ditangkap petugas unit reskrim Polsek Medan S

Sabtu, 21 Jul 2018 14:06Berita Sumut

Ingin Meluluhkan Hati, Dengan Memberikan Cinderamata Lima Ekor Ayam Kampung

Berbagai upaya serta cara untuk meluluhkan hati keluarga almarhumah nenek Mismar ,84, yang merupakan ibu kandung dari Letkol

Sabtu, 21 Jul 2018 12:45Internasional

Sarajevo Gelar Nikah Massal Bagi Puluhan Pasangan Muslim

Enam puluh pasangan suami-istri mengikuti acara akad nikah massal di Ibu Kota Bosnia, Sarajevo, Kamis (19/7). Akad nikah secara Islam tersebut didapuk sebagai pernikahan massal Islam terbesar di Eropa.

Sabtu, 21 Jul 2018 12:41Internasional

Rekaman Pembicaraan Trump Soal Affair dengan Eks Model Playboy Ada Di tangan FBI

FBI memiliki rekaman perbincangan antara Presiden AS Donald Trump dengan mantan pengacara pribadinya, Michael Cohen di mana keduanya tengah berdiskusi soal bayaran untuk seorang mantan model Playboy yang disebut pernah punya hubungan gelap dengan Trump, K

Sabtu, 21 Jul 2018 12:37Internasional

MH370 Masih Misteri, Malaysia Segera Beberkan Fakta

Pemerintah Malaysia akan mengungkap laporan pencarian pesawat Malasyia Airlines MH370 yang hilang bersama 239 penumpang pada Maret 2014 lalu.

Sabtu, 21 Jul 2018 12:17Lifestyle

Lamar Kekasih Anda di Tempat Istimewa Ini

Melamar sang pujaan hati merupakan salah satu keputusan besar dalam hidup.

Sabtu, 21 Jul 2018 12:13Lifestyle

Perhatikan Kemana Mata Pasangan Anda Mengarah. Apakah Dia Menatap Kaki?

Apa yang Anda lihat saat pertama kali bertemu dengan lawan jenis? Mungkin pertama wajahnya kemudian memperhatikan busana yang ia pakai, dan mungkin sepatunya.