• Home
  • Ekonomi
  • Bank Jateng Tolak Bertanggungjawab, Hilangnya Uang Nasabah

Bank Jateng Tolak Bertanggungjawab, Hilangnya Uang Nasabah

Amrizal Kamis, 26 Januari 2017 14:36 WIB
google
SEMARANG - Matatelinga: Penggugat sudah berupaya meminta kepada tergugat I dan II mengembalikan uang yang hilang itu. Namun, karena tidak ada itikad baik, gugatan perbuatan melawan hukum diajukan. Dalam gugatan tersebut, penggugat meminta gugatan diterima secara keseluruhan menyatakan perbuatan tergugat II memindahbukukan rekening tabungan milik penggugat tanpa izin adalah perbuatan melawan hukum.

Selain itu, hakim diminta menghukum para tergugat mem bayar uang ganti rugi tanggung renteng sebesar Rp22 miliar secara tunai dan menghukum para tergugat secara tanggung renteng membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp50 juta setiap hari, apabila lalai dalam melaksana kan putusan hakim. Ketua Majelis Hakim M Sainal menunda sidang hingga Rabu (1/2) pekan depan dengan agenda jawaban para tergugat.



PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Tengah atau Bank Jateng digugat sebesar Rp22 miliar oleh salah satu nasabahnya, Satya Laksana.

Gugatan itu terkait hilangnya uang tabungan sebesar Rp6 miliar. Namun, Bank Jateng menolak bertanggung jawab atas hilangnya uang nasabah tersebut. Alasannya, raibnya uang milik nasabah itu merupakan tanggung jawab pribadi mantan petinggi Bank Jateng Unit Usaha Syariah (UUS) Surakarta Teguh Pramono dan Bagus Joko Suranto (terpidana kasus korupsi).

Kuasa hukum Bank Jateng, Maria Ulfa menegaskan, Bank Jateng tidak terkait dalam kasus hilangnya uang penggugat sebesar Rp6 miliar. "Itu (uang nasabah) yang bertanggung jawab adalah pribadi, yakni Teguh Pramono dan Bagus yang juga telah divonis dalam kasus tipikornya. Tidak ada kaitan dengan Bank Jateng," kata dia seusai sidang pembacaan gugatan di PN Semarang, kemarin.

Menurut Ulfa, dalam putusan Pengadilan Tipikor Semarang sudah disebutkan bahwa hilangnya uang penggugat merupakan tanggung jawab kedua terpidana itu. Keduanya yang berkewajiban mengganti uang nasabah yang hilang oleh hakim.



"Intinya, itu tanggung jawab pribadi Teguh dan Bagus, bukan Bank Jateng secara instansi. Keputusan itu sudah memiliki kekuatan hukum tetap," katanya.

Apalagi, lanjut dia, hilangnya uang penggugat terjadi di Bank Jateng Unit Usaha Syariah (UUS) Surakarta sehingga gugatan ke PT Bank Jateng secara umum dinilai tidak masuk akal. "Namun, karena sudah disidangkan, kami akan tetap menghadapi. Kami sudah siapkan jawaban atas gugatan serta bukti-bukti yang mendukung dalil kami," katanya.

Kuasa hukum Satya Laksana, Kahar Muamalsyah mengatakan, pada prinsipnya gugatan yang diajukan kliennya terkait uang tabungannya hilang di Bank Jateng. Terkait apakah hilangnya uang tersebut karena ulah oknum pegawai Bank Jateng, itu bukan urusan kliennya.

"Yang kami kejar adalah pengembalian uang klien kami yang disimpan di Bank Jateng. Kalau ada masalah internal di Bank Jateng, itu bukan urusan kami, yang jelas klien kami meminta agar uang yang ditabung di Bank Jateng dikembalikan," katanya.

Secara instansi, kata Kahar, Bank Jateng harus bertanggung jawab atas hilangnya dana nasabah yang disimpan di bank. Apalagi dalam kasus ini sudah terbukti bahwa Teguh Pramono dan Bagus Joko Suranto saat melakukan pemindah bukuan uang, mereka bertindak atas nama Bank Jateng.

"Jadi sudah jelas, yang harus bertanggungjawab adalah Bank Jateng," katanya.



Hal senada disampaikan kuasa hukum Teguh Pramono selaku tergugat II, Muhammad Dasuki. Menurutnya, yang harus bertanggung jawab dalam perkara ini adalah Bank Jateng.

"Saat melakukan pemindahbukuan uang nasabah, klien kami bekerja di Bank Jateng dan melakukan hal itu atas perintah atasan. Jadi secara subjek hukum, korporasi Bank Jateng yang harusnya bertanggung jawab," kata dia.

Dasuki mengatakan, dijadikannya Teguh Pramono sebagai tergugat II juga hal aneh. Seharusnya Teguh hanya menjadi pihak turut tergugat dan tidak dibebankan menanggung membayar kerugian penggugat. "Apalagi dalam kasus ini klien kami juga sudah dihukum dalam kasus tipikornya, jadi digugatnya klien kami ini salah alamat," katanya. Sekadar diketahui, PT Bank Jateng digugat oleh salah satu nasabahnya, Satya Laksana, ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Tak tanggung-tanggung, Satya menggugat PT Bank Jateng agar membayar uang ganti rugi, baik materiil maupun imateriil sebesar Rp22 miliar. Selain Bank Ja-teng, Satya juga menjadikan petinggi Bank Jateng Unit Usaha Syariah (UUS) Surakarta Teguh Pramono sebagai tergugat II. Gugatan dilayangkan atas perkara pemindahbukuan uang nasabah ke rekening lain tanpa sepengetahuan nasabah. Uang milik Satya dipindahbukukan oleh tergugat II, yakni Teguh sebesar Rp6 miliar.




(Mtc/Okz)
T#g: Mata matatelinga pihak Bank tak bertanggung jawabuang nasabah hilang
Komentar
Jumat, 22 Jun 2018 22:55Berita Sumut

Ini Identitas Kru KM Ramos RM yang Karam di Kawasan Nainggolan, Danau Toba

Belum lagi usai proses evakuasi dan pencarian korban KM Sinar Bangun yang karam di perairan Danau Toba, musibah kembali terjadi di kawasan danau kebanggaan Provinsi Sumatera Utara itu.

Jumat, 22 Jun 2018 22:45Berita Sumut

Lagi, Kapal Motor Kayu Angkut 5 Penumpang Karam di Danau Toba

Belum lagi selesai evakuasi dan pencarian penumpang KM SInar Bangun di perairan Danau Toba, hari Jumat (22/6/2018) ini dikabarkan satu unit kapal motor kayu mengangkut penumpang karam di perairan Danau Toba.

Jumat, 22 Jun 2018 22:20Berita Sumut

Pj Gubsu Harapan Kekompakan dan Kerjasama ASN

Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA berharap kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk lebih menjaga kekompakan dan bekerjasama

Jumat, 22 Jun 2018 22:05Berita Sumut

Mencuri Sepeda Motor di Mesjid, Babak belur dihajar Warga

Petugas unit reskrim Polsek Percut Seituan meringkus pencurian kenderaan bermotor roda dua berinisial MH ,30, warga Jl. Mesjid Desa Kolam. Kec. Percut Sei Tuan

Jumat, 22 Jun 2018 21:59Berita Sumut

Kapolres Belawan Beri Santunan Pada Penarik Becak

Menyambut Hut Bhayangkara Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan, S.H.,M.H. memberikan sedekah berupa beras kepada para tukang becak di jalan Asahan Kel. Belawan II, Kecamatan Medan Belawan

Jumat, 22 Jun 2018 21:46Berita Sumut

Polres Belawan Razia Lokasi Judi

Polres Pelabuhan Belawan berhasil meringkus empat laki - laki dan satu perempuan permainan judi jenis Jack Pot / dindong yang terdiri dari 3 pemain dan 2 penjaga .Diamankan di Jalan Selebes Gang 10 Paluh Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.

Jumat, 22 Jun 2018 21:31Berita Sumut

Mempererat Kerukunan Antar Unsur Muspika

Mempererat kerukunan dan saling bersinergi antara unsur muspika dan instansi terkait di Wilayah Medan Utara

Jumat, 22 Jun 2018 21:19Berita Sumut

Satreskrim Batubara Tangkap Ratusan bal Pakain Bekas

Truk Colt Diesel bernomor Polisi BL 8392 GV dengan bermuatan 262 karung pakaian bekas (Ball Press) asal Malaysia, ditangkap Polres Batubara

Jumat, 22 Jun 2018 21:04Berita Sumut

Mobil Ustaz Ade Darmawan Dirusak Pria Mengendarai Dua Motor Trail

Mobil Kijang Innova dengan nomor polisi BK 333 HE yang biasa digunakan Ustaz Ade Darmawan dirusak orang tidak dikenal (OTK). Peristiwa pengerusakan mobil dengan branding Baitul Muslimin Indonesia

Jumat, 22 Jun 2018 20:49Berita Sumut

KAM BHINNEKA USU: Paslon yang Batalkan Debat, Calon Pemimpin yang Tukang Ingkar Janji

Dibatalkannya Debat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Periode 2018 - 2023 bersama mahasiswa yang dihelat BEM-SI

Jumat, 22 Jun 2018 20:34Berita Sumut

Sangkan Tampubolon: Sihar Sosok yang Tepat untuk Memajukan Olahraga

Dibutuhkan sosok yang tepat untuk membangun dan memajukan olahraga. Pengalaman, pendidikan serta 'kegilaan' terhadap olahraga menjadi modal penting untuk mewujudkan itu.

Jumat, 22 Jun 2018 20:19Berita Sumut

Polda Sumut: Masyarakat Jangan Kaitkan Tragedi di Danau Toba dengan Hal Lain

Isu penangkapan ikan mas berukuran besar di Danau Toba dikait-kaitkan dengan tenggelamnya KM Sinar Bangun mendapat komentar dari Polda Sumut, dalam hal ini Kasubdit Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan

Jumat, 22 Jun 2018 20:04Berita Sumut

Demi Peningkatan Prestasi Olahraga Djoss Siapkan Rancangan Sport Center

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sihar Sitorus menilai peningkatan prestasi olahraga tak hanya terpatri pada persoalan teknis yang menyokong para atlet saja. Sarana dan prasarana juga sebagai faktor penentu yang perlu diperhatikan

Jumat, 22 Jun 2018 19:59Nasional

TNI Gelar Lomba Karya Jurnalistik Panglima TNI Award 2018

Dalam rangka menyambut Peringatan ke-73 Hari TNI Tahun 2018, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Mabes TNI menggelar “Lomba Karya Jurnalistik Panglima TNI Award 2018” bagi wartawan dan media massa

Jumat, 22 Jun 2018 19:48Berita Sumut

109 Pesepakbola Berebut Tiket ke Belgia, Sihar: Ini Harapan Bagi Masa Depan Sepakbola Sumut

Sebanyak 109 pesepakbola Sumatera Utara berebut meraih tiket pembinaan di akademi sepakbola di Belgia. Persaingan ke-109 pesepakbola berbakat ini di gelar di Stadion Teladan Medan

Jumat, 22 Jun 2018 19:30Berita Sumut

Si Tangan Ajaib Sembuhkan Istri Dir Narkoba Polda Sumut

Dalam rangka mudik Lebaran ke Kota Medan, Kiki 'Si Tangan Ajaib' Hendrawan tetap menyempatkan diri membantu penyembuhan pasien yang mengalami masalah pada bagian saraf