• Home
  • Ekonomi
  • Demi Stabilkan Rupiah, BI Beli SBN Sebesar Rp18,5 Triliun

Demi Stabilkan Rupiah, BI Beli SBN Sebesar Rp18,5 Triliun

Fidel W Kamis, 12 Juli 2018 06:18 WIB
BI telah menggelontorkan dana sebesar Rp18,5 trilun / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Bank Indonesia (BI) mengaku telah menggelontorkan dana sebesar Rp18,5 trilun sejak awal tahun hingga Rabu (11/7) atau year to date (ytd) untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Nanang Hendarsah mengungkapkan hal itu dilakukan sebagai bentuk intervensi BI demi menstabilkan nilai tukar rupiah yang sedang terkapar.

"Jadi BI melakukan stabilisasi di pasar SBN, tepatnya di pasar sekunder. BI juga masuk ke pasar primer," kata Nanang, Rabu (11/7).

Nanang menyatakan pembelian SBN di pasar primer juga dibutuhkan untuk penggunaan operasi moneter. Namun, transaksi tersebut tidak termasuk upaya guna menstabilkan nilai tukar rupiah.

"Di pasar primer ini SBN yang berjangka waktu di bawah satu tahun atau Surat Perbendaharaan Negara (SPN)," terang Nanang.

Untuk pembelian di pasar primer, BI telah mengucurkan dana Rp42 triliun. Dengan demikian, jumlah SBN yang telah dibeli BI secara ytd baik di pasar primer dan sekunder mencapai Rp60,5 triliun.

"Ke depan kami akan terus gunakan banyak SBN untuk pengelolaan likuiditas, jadi memang kami perlukan akumulasi SBN ini," jelas Nanang.

Kendati demikian, hal itu belum cukup berhasil membuat nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pasalnya, rupiah hingga kini masih berada di kisaran Rp14.300 per dolar AS.

"Tapi Indonesia masih cukup bagus penurunannya sejak awal tahun lima persenan, mata uang negara lain lebih dari itu. Brazil misalnya, mungkin di atas 10 persen," jelas Nanang.

Selain intervensi dalam bentuk pembelian SBN di pasar sekunder, BI juga berupaya menstabilkan nilai tukar rupiah dengan menaikkan suku bunga acuan. Sepanjang tahun ini saja BI telah mengerek suku bunga acuan mencapai 100 basis poin.

"Semua negara menaikkan suku bunga sekarang ini karena likuiditas global lagi ketat, jadi menaikkan suku bunga preventif, preventif menghadapi kenaikan suku bunga The Fed dua kali lagi," pungkas Nanang.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:bank indonesiaKepala Departemen Pengelolaan Moneter Nanang HendarsahSurat Berharga Negarabi beli sbn
loading...
Loading...
Komentar
Senin, 16 Jul 2018 13:40Berita Sumut

Dua Tersangka Pengguna Narkoba Dibekuk Reskrim Polsek Simpang Empat

Dua orang lelaki masing masing bernama Surya Darma alias Surya (40) warga dusun VI desa Sipaku Area kecamatan simpang Empat Asahan dan tersangka Tri Mulyan alias Iyan (31) warga jalan D.I.Panjaitan Pintu Air gang Musholah kelurahan Sei Tualang Raso Tanjun

Senin, 16 Jul 2018 13:28Berita Sumut

Pemko Medan Harus Tegas Soal Revitalisasi Pasar Timah

Pemko Medan diminta tegas untuk menyikapi persoalan revitalisasi Pasar tradisional di kota Medan. Contohnya revitalisasi kasus Pasar Timah yang saat ini terbengkalai akibat ketidaktegasan Pemko Medan.

Senin, 16 Jul 2018 13:14Berita Sumut

Tim Surveyor Verifikasi KARS Kunjungi RSUD Djoelham Binjai

Tim surveyor verifikasi akreditasi rumah sakit versi 2012, yang diketuai oleh dr Tumpal Simatupang Sp.OG (K) mengunjungi RSUD Djoelham Binjai.

Senin, 16 Jul 2018 12:51Berita Sumut

Viral di Medsos, Ternyata Kabar Anak yang Jadi Korban Begal Adalah Hoax

Beberapa hari ini, warga Medan dihebohkan dengan beredarnya kabar di media sosial baik Facebook maupun broadcast di WhatsApp tentang terjadinya aksi begal di wilayah Sunggal, Medan, yang menelan korban meninggal dunia.

Senin, 16 Jul 2018 09:59Internasional

Aleppo Diterjang Rudal, Suriah Tuding Israel Sebagai Biang Keladi

Suriah menuding Israel menembakkan rudal ke salah satu situs militer di dekat bandara Nairab yang terletak di pinggiran kota Aleppo pada Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 09:53Internasional

Demo Ricuh Akibat Harga BBM Melonjak, PM Haiti Pilih Undur Diri

Perdana Menteri Haiti, Jack Guy Lafontant, mengundurkan diri pada Sabtu (15/7), di tengah protes terkait pengurangan subsidi bahan bakar.

Senin, 16 Jul 2018 07:58Internasional

7 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Afghanistan

Seseorang meledakkan bom bunuh diri di depan kantor Kementerian Pembangunan Pedesaan di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/7). Bom tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai belasan orang.

Senin, 16 Jul 2018 07:53Ekonomi

Ekspektasi Surplus Neraca Perdagangan Diperkirakan Dapat Perkuat IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin (16/7) diperkirakan bakal kembali menguat ditopang ekspektasi surplusnya neraca perdagangan Juni 2018 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Senin, 16 Jul 2018 07:45Ekonomi

BEI Masih Berharap Freeport Lempar Saham Ke Publik

Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap PT Freeport Indonesia (PTFI) menawarkan sahamnya ke publik usai mayoritas kepemilikannya resmi dikuasai pemerintah. Dengan menjadi perusahaan publik, tata kelola Freeport Indonesia diharapkan lebih baik.

Senin, 16 Jul 2018 07:26Ekonomi

Jokowi Minta Rest Area Jalan Tol Hanya Menjual Merek Lokal

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest area) di jalan tol tak dipenuhi oleh merek-merek asing. Jokowi ingin rest area diisi oleh merek-merek lokal.Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta tempat-tempat peristirahatan (rest a

Senin, 16 Jul 2018 07:13Nasional

Dirikan Kantor Polisi Bersama Indonesia-China di Ketapang, Jabatan AKB Sunario Dicopot

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyoroti fenomena Kantor Polisi Bersama yang dijalin dalam kerja sama Polres Ketapang, Kalimantan Barat dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok (China) Provinsi Jiangzu Resor

Senin, 16 Jul 2018 07:04Nasional

Rumah Dirut PLN Sofyan Basir Digeledah KPK, Tiga Bundel Dokuman Dibawa Serta

Penyidik KPK menyita sejumlah berkas dan tumpukan dokumen dari rumah Dirut PLN Sofyan Basir, Minggu (15/7).

Senin, 16 Jul 2018 07:03Bola

Skuat Relatif Muda, Rata Rata usia 26,03 tahun

Dengan skuat relatif muda, rata-rata usia 26,03 tahun, Prancis tampil sebagai juara Piala Dunia 2018. Les Bleus menang 4-2 atas Kroasia dalam pertandingan final di Luzhniki Stadium

Senin, 16 Jul 2018 06:52Berita Sumut

Penyelundupan 5,297 KG Sabu-Sabu di Perairan Asahan Sumut di Gagalkan

Kali ini Tim First Fleet Quick Respons (FFQR) Lanal Tanjung Balai Asahan berhasil menangkap dan menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 5 bungkus atau seberat 5,297 kg dari sebuah kapal motor tanpa nama dan tanpa dokumen di Tanjung Ber

Senin, 16 Jul 2018 06:42Bola

Prancis Meluapkan Kegembiraannya, Selaku Juara Piala Dunia

Prancis unggul cepat di laga ini setelah Mario Mandzukic bikin gol bunuh diri di menit 18. Namun Kroasia bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan voli Ivan Parisic. Penalti Antoine Griezmann membuat Prancis kembali unggul 2-1 saat turun minum

Senin, 16 Jul 2018 06:30Nasional

Karena Sugito, Massa Bantai 292 Buaya di Sorong

Sugito, pria asal Jawa yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pembuat tahu, meregang nyawa usai diterkam buaya di Jalan Bandara SP-1, Kelurahan Klamalu, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat.