• Home
  • Ekonomi
  • Kucuran Kredit Bank Sumut : Bagaikan Setitik Air di Gurun Pasir

Kucuran Kredit Bank Sumut : Bagaikan Setitik Air di Gurun Pasir

James P. Pardede Kamis, 09 November 2017 13:18 WIB
James Pardede
Pelaku usaha UMKM masih banyak yang tidak mengetahui bagaimana caranya untuk mendapatkan akses ke perbankan, terutama dalam mendapatkan kredit untuk pengembangan usaha
MATA TELINGA-Memilih bekerja sebagai ibu rumah tangga yang baik dan ikut serta menopang perekonomian keluarga membantu sang suami menjalankan usaha 'kedai sampah', bagi Juita Prilsawati tidak jadi masalah. Karena, itu adalah pilihan hidup yang harus dijalani. Pada awal memulai usaha, seperti diceritakan Juita, ia dan suaminya harus bersabar dan memulainya dari titik nol.

Setelah berjalan beberapa tahun, ia dan keluarga pindah ke rumah toko di kawasan Jalan Wagimin Kabanjahe, ia dan suaminya semakin serius dalam menjalankan usaha 'kedai sampah' yang dipadukan dengan warung internet. Dari yang awalnya hanya menjual kebutuhan sembako saja, Juita dan suaminya Dana mulai melebarkan sayap dengan menambah kuantitas dan jenis barang yang dijual. Warnet yang mereka kelola juga lumayan ramai.



Keinginan untuk mengembangkan usaha pada waktu itu adalah minimnya modal dan masih belum mengerti bagaimana untuk mendapatkan pinjaman dari sektor perbankan.

"Dengan tekad yang bulat, saya dan suami berangkat ke Bank Sumut Cabang Kabanjahe untuk menanyakan persyaratan pengajuan pinjaman tambahan modal usaha. Tak berselang lama, pihak dari bank langsung turun ke usaha kami dan memberikan penjelasan yang detail tentang bagaimana pengajuan pinjaman dan tata cara pengembaliannya," kata Juita.

Menurut ibu dari empat anak ini, dengan agunan sertifikat rumah toko yang dijadikan tempat usaha, pihak bank menyetujui pinjaman modal sebesar Rp. 30 juta.

"Tambahan modal pengembangan usaha yang dikucurkan Bank Sumut telah menjawab kerinduan kami untuk lebih mengembangkan usaha. Bagi kami kucuran kredit itu seperti setitik air di gurun pasir. Ternyata masih ada harapan untuk selangkah lebih maju dari yang ada selama ini," tandasnya.



Beberapa tahun berjalan, pembayaran cicilan kredit lancar hingga akhirnya kredit yang diambil dari Bank Sumut lunas. Usaha pun semakin berkembang dan pada kesempatan itu, Juita dan suaminya memutuskan untuk mengembang usaha dengan membuka gerai di pasar malam Kabanjahe. Usaha warnet ditutup dan lebih fokus mengembangkan usaha kedai sampah.

Bagi Juita dan keluarganya, kucuran tambahan modal dari Bank Sumut telah berkontribusi dalam mengembangkan usahanya. Tapi, bagi usaha dan pengusaha lainnya yang ingin berkembang mungkin belum bisa memperoleh kucuran kredit karena keterbatasan informasi dan belum adanya pengetahuan masyarakat tentang bagaimana sesungguhnya mengelola sebuah usaha agar bisa mendapatkan bantuan tambahan modal usaha.

Sementara bagi Marni (35), yang sudah bertahun-tahun menggeluti usaha berjualan nasi dan lontong untuk sarapan pagi, sore harinya usaha berjualan mie goreng, nasi goreng dan soto yang diteruskan oleh suaminya. Masih berkeinginan untuk mengembangkan usahanya, paling tidak memperbaiki tempat dan melengkapi peralatan yang ada selama ini agar lebih bagus. Hanya saja terbentur di modal tambahan.



Membuka usaha di kawasan perumahan Komplek Kejaksaan Simpang Selayang Medan, Marni dan suaminya tetap berjuang demi untuk mencukupi kebutuhan keluarga mereka. Walau dengan kondisi yang serba sederhana, Marni masih sempat untuk menanamkan kebiasaan menabung kepada anaknya agar kelak setelah mereka dewasa bisa belajar hidup mandiri.

Niat untuk pengembangan usaha, menurut Marni untuk saat ini ia dan suaminya fokus dengan menjalankan usaha dulu seraya menyisihkan sebagian keuntungan untuk ditabung. Ia mengaku masih enggan mengajukan kredit ke perbankan karena tersandera dengan masih rumitnya aturan yang ditetapkan dan harus ada agunan.

Berdasarkan pengamatan di lapangan,  banyak dari pelaku usaha yang tidak mengerti bagaimana untuk mendapatkan akses bantuan kredit dari perbankan. Namun demikian, banyak juga yang berhasil mendapatkan link ke perbankan. Pendampingan dari pemerintah, pihak swasta atau lembaga lainnya pun belum sepenuhnya bisa menyentuh keinginan usaha kecil dan menengah termasuk usaha mikro.



Persoalan utama yang dihadapi usha kecil menengah (UKM) dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) saat ini adalah keberpihakan pemerintah yang belum penuh untuk memberikan pendampingan dan pembinaan. Beberapa perbankan pun masih enggan untuk menyalurkan kreditnya ke sektor ini. Padahal, sektor UMKM sudah teruji menjadi salah satu sektor yang tahan terhadap terpaan badai krisis moneter di tahun 1997 yang lalu. Sektor ini banyak yang tetap bertahan dan terus melangkah walau perlahan.

Kemudian persoalan cukup krusial adalah mayoritas pengusaha UMKM tidak bankable (tidak memenuhi syarat untuk memperoleh kredit dari bank). Terutama kepada pengusaha pemula yang tanpa pengalaman, tanpa pembukuan dan administrasi usaha memadai serta belum adanya konsep usaha sehingga kurang memiliki jaminan kredit (collateral).
Jika melihat trend yang terjadi belakangan ini, beberapa perbankan swasta sangat gencar untuk menggulirkan bantuan kredit kepada pengusaha UMKM. Untuk mendukung upaya ini, pemerintah daerah perlu melakukan perbaikan birokrasi dan memperkecil aturan-aturan yang memberatkan pelaku UMKM terutama dalam upaya melengkapi aturan-aturan yang dipersyaratkan bank dalam mendapatkan kredit.



Pemerintah juga harus ikut berperan dalam menjembatani pelaku UMKM dalam mendapatkan bantuan kredit dari perbankan. Dengan cara ini, UMKM bisa bangkit dan ikut meningkatkan perekonomian bangsa. Setiap pelaku UMKM sangat membutuhkan informasi dan sosialisasi tentang bagaimana pengurusan ijin-ijin untuk kelangsungan dan pengembangan usaha mereka. Mereka juga sangat mengharapkan adanya kejujuran dan transparansi dari instansi terkait tentang biaya-biaya yang harus mereka keluarkan.

MEMBERI KEMUDAHAN

UMKM memang tidak bisa dilihat sebelah mata. Seperti kita ketahui, UMKM adalah sektor yang paling fleksibel dalam menyerap tenaga kerja secara cepat dan alamiah dibandingkan sektor lain. Jumlah yang banyak serta sebaran yang merata, menjadikan sektor ini tidak hanya mampu menciptakan pertumbuhan namun sekaligus mengurangi disparitas antar daerah.

Kepedulian perbankan dalam memberikan kemudahan bagi UMKM untuk mendapatkan kucuran kredit secara tidak langsung sudah ikut berpartisipasi dalam menggairahkan perekonimian. Seperti yang dilakukan oleh Bank Sumut selama ini, karena kontribusinya sangat berpengaruh terhadap pengembangan UMKM, tak perlu heran kalau bank daerah ini meraih penghargaan The Best Bank Kategori Pangsa Penyaluran Kredit UMKM. Terbesar untuk BPD dengan aset diatas Rp. 10 Triliun versi Majalah Investor.



Pemimpin Divisi Ritel Bank Sumut, Hadi Sucipto dalam sebuah kesempatan menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi atas dedikasi seluruh karyawan, maupun Credit Marketing Officer (CMO) Bank Sumut dalam menyalurkan kredit UMKM. Per 31 Desember 2016 lalu, porsi penyaluran kredit UMKM Bank Sumut mencapai Rp. 8,5 triliun atau 43.78% dari seluruh total kredit yang diberikan, dengan jumlah debitur yang mencapai lebih kurang 87 ribu nasabah.

Untuk meningkatkan portofolio kreditnya, Bank Sumut terus berupaya untuk meningkatkan jaringan pelayanan serta menambah fitur-fitur produk kredit khususnya UMKM. Selain itu, Bank Sumut juga merupakan salah satu bank daerah yang ikut menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR).



Penyaluran kredit dan kemudahan perbankan dalam memberikan kredit dalam memajukan sektor UMKM, di usianya yang ke-56 Bank Sumut pasti sudah memiliki visi yang jauh ke depan dalam menjawab impian pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. Selain memberi kemudahan, pelaku UMKM juga perlu pendampingan dan memberikan edukasi tentang bagaimana mengelola usahanya agar bisa berkembang lebih baik di masa yang akan datang.   

Editor: Amrizal

T#g:Bank SumutKreditUMKM
Komentar
Jumat, 27 Apr 2018 09:35Berita Sumut

Gubsu Beri Penghargaan Penggiat Peduli Kebencanaan

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi memberikan penghargaan kepada 11 orang dan 8 lembaga

Jumat, 27 Apr 2018 09:22Nasional

Rizieq Shihab Restui Alumni 212 Bertemu Jokowi: Utamakan Dialog

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab telah merestui sejumlah petinggi Persaudaraan Alumni 212 dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama bertemu Presiden Joko Widodo. Rizieq menilai dialog harus diutamakan terhadap penyelesaian kasus dug

Jumat, 27 Apr 2018 09:20Berita Sumut

Wali Kota Apresiasi Road Show Komunitas Penulis Donasi 1.000 Buku

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengapresiasi dan mendukung penuh Komunitas Penulis Kota Medan yang memiliki rasa kepedulian tinggi terhadap dunia perbukuan dan literasi di Kota Medan.

Jumat, 27 Apr 2018 09:13Nasional

Polisi Bekuk Pria Pembuat Video Hina Nabi Muhammad

Polda Jawa Timur bersama Polres Mojokerto menangkap seorang warga diduga menghina Nabi Muhammad S.A.W., Rendra Hadi Kurniawan (39). Lelaki itu juga sempat membikin heboh jagat media sosial karena video yang berisi hinaannya terhadap ulama dan Nabi Muhamm

Jumat, 27 Apr 2018 09:05Berita Sumut

Jajaki Kerjasama, Wagubsu dan Asosiasi Tiongkok Langsung Road Show

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyambut baik kerjasama mutualisme yang dilakukan oleh Asosiasi One Belt One Road Si Chuan. Bahkan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Dr Hj Nurhajizah Marpaung, SH MH yang menerima rombongan dalam aud

Jumat, 27 Apr 2018 09:02Ekonomi

BPKM Janji Perketat Pengawasan Jumlah TKA

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berjanji bakal memperketat pengawasan terkait jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) yang diajukan oleh pemberi kerja di Indonesia.

Jumat, 27 Apr 2018 08:52Ekonomi

Rupiah Sekarat IHSG Merosot

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sesi satu anjlok 1,85 persen hingga jatuh ke level 5.967, seiring masih adanya kekhawatiran pelemahan rupiah.

Jumat, 27 Apr 2018 08:50Berita Sumut

Wali Kota Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2018

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menghadiri apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Toba 2018 di Lapangan KS Tubun Mapoldasu,

Jumat, 27 Apr 2018 08:40Ekonomi

Utang Indonesia Tembus 4 Triliun, Rizal Ramli Tantang Sri Mulyani Debat Terbuka

Mantan Menteri Koordinator bidang Maririm dan Sumber Daya Rizal Ramli mengaku siap gelar debat terbuka terkait utang luar negeri dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI).

Jumat, 27 Apr 2018 08:35Berita Sumut

Wali kota Ajak Umat Kristiani Kota Medan Hadiri Paskah Oikumene Pemko Medan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Medan Hanalore Simanjuntak mengajak seluruh umat Kristiani di Kota Medan untuk menghadiri perayaan Paskah Oikumene Pemko Medan

Jumat, 27 Apr 2018 08:31Ekonomi

Harga Minyak Dunia Mulai Menguat

Harga minyak dunia menanjak pada perdagangan Kamis (27/4), waktu Amerika Serikat (AS), meski kurs dolar AS menguat. Kenaikan harga dipicu oleh risiko pengenaan sanksi AS terhadap Iran, menurunnya produksi Venezuela, serta penguatan permintaan minyak glob

Jumat, 27 Apr 2018 08:22Ekonomi

Jadi Tuan Rumah Asian Games 2018, Resiko Utang Indonesia Bakal Menumpuk

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang PS Brodjonegoro mengingatkan risiko utang RI usai menjadi tuan rumah di ajang olah raga Asian Games 2018. Jika tidak hati-hati, ekonomi Indonesia akan terbebani oleh tumpukan utang dan saran

Jumat, 27 Apr 2018 08:20Nasional

Bakamla RI-Bapeten Tindak Kapal Penyelundup Zat Radio Aktif

Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) melakukan penindakan terhadap kapal penyelundup Zat Radioaktif (ZRA), di Perariran Batam, Kepulauan Riau

Jumat, 27 Apr 2018 08:17Lifestyle

Kontrol Konsumsi Gulamu Agar Terhindar Dari Penyakit Ini

Gula tidak bisa lepas dari kehidupan kita, di mana bahan satu ini selalu dibutuhkan. Baik untuk bahan makanan, maupun sebagai pelengkap minuman.

Jumat, 27 Apr 2018 08:05Berita Sumut

Wali Kota Terima Audiensi Pengurus DPD Partai Nasdem Kota Medan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan

Jumat, 27 Apr 2018 07:50Berita Sumut

Peringatan Hari Kesiapsiagaan Nasional

Pemerintah Kabupaten Karo menggelar peringatan hari kesiapsiagaan nasional 2018, di halaman kantor Bupati Karo,