• Home
  • Ekonomi
  • Mata Uang Lira Melemah, Erdogan Ajak Warga Perangi AS dengan Jual Dollar Secara Massal

Mata Uang Lira Melemah, Erdogan Ajak Warga Perangi AS dengan Jual Dollar Secara Massal

Fidel W Minggu, 12 Agustus 2018 13:35 WIB
Erdogan membantah bahwa negaranya berada dalam krisis mata uang / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Presiden Turki Tayyip Erdogan membantah bahwa negaranya berada dalam krisis mata uang, dan menganggap anjloknya nilai tukar Lira terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hanya sebagai fluktuasi yang tak ada hubungannya dengan fundamental ekonomi.

Setelah Presiden AS Donald Trump menetapkan kebijakan menggandakan tarif impor produk baja dan aluminium asal Turki, mata uang Lira melemah terhadap dolar AS hingga 18 persen dan berada di titik terendah sejak 2001. Erdogan menggambarkan kondisi itu sebagai rudal perang ekonomi yang dilancarkan Negeri Paman Sam terhadap Turki.

Erdogan mengungkapkan pihak-pihak yang telah gagal melawan Turki dan berusaha melakukan kudeta pada Juli 2016, kini mencoba kembali menyerang melalui ekonomi.

"Mereka yang tidak bisa bersaing dengan kami di arena pertarungan telah membawa skenario kurs fiktif online yang tak ada hubungannya dengan kondisi riil Turki, produksi dan ekonomi riil. Negara ini tidak runtuh, tidak hancur atau bangkrut karena krisis," tegas Erdogan seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (11/8).

Menurut dia, solusi dari skenario pelemahan mata uang adalah dengan meningkatkan produksi dan membatasi suku bunga acuan.

Tak hanya itu, Erdogan juga meminta masyarakat Turki untuk menjual dolar dan menyimpan euro untuk menopang Lira.

"Jika ada dolar AS di bawah bantal, keluarkan semuanya, segera berikan ke bank dan tukar dengan Lira. Dengan melakukan ini, kita melawan untuk kemerdekaan dan masa depan," katanya.

Mata uang Lira telah melemah hingga 40 persen sepanjang tahun ini, sebagian besar dipicu oleh kekhawatiran atas pengaruh Erdogan dalam ekonomi, seruan berulang terkait kebijakan suku bunga rendah dalam menghadapi inflasi tinggi, dan hubungan Turki yang memburuk dengan Amerika Serikat.

Kedua negara berselisih tentang berbagai isu, mulai dari berbagai kepentingan di Suriah, ambisi Turki membeli sistem pertahanan Rusia, dan kasus pendeta Evangelis Andrew Brunson yang diadili di Turki atas tuduhan terorisme.

Pertemuan yang membahas pendekatan ekonomi baru oleh Menteri Keuangan Turki Berat Albayrak tidak banyak memberi dukungan terhadap kondisi nilai tukar Lira. Pasalnya, para investor mencari langkah konkret seperti kenaikan suku bunga untuk memulihkan kepercayaan.

Dia juga terus membicarakan rencana lama untuk beralih fokus ke perdagangan dalam mata uang nasional, dan mengatakan pemerintahannya sedang mempersiapkan langkah kerja sama dengan Rusia, China, dan Ukraina
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:presiden turkiTayyip Erdoganliralira melemah
Komentar
Jumat, 21 Sep 2018 11:43Berita Sumut

Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto Lantik Brigjen Pol Mardiaz Jadi Waka Poldasu

Kepala kepolisian Polda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Agus Andrianto, S.H secara resmi melantik Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K., M.Hum menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut).

Jumat, 21 Sep 2018 11:39Nasional

Wakasad : Generasi Muda harus jadi Agent Of Change dan Entrepreneur Berwawasan Kebangsaan

Guna menghadapi kompetisi global yang penuh dengan tantangan Generasi muda diharapkan mampu menjadi Agent of Change sekaligus berwawasan kebangsaan

Jumat, 21 Sep 2018 11:35Berita Sumut

Optimalkan Perekaman Penduduk, Disdukcapil Sumut Selenggarakan Bimtek

Optimalkan perekaman data penduduk di Sumatera Utara (Sumut), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sumut menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pendaftaran penduduk dan pengelolaan administrasi kependudukan bagi aparatur kabu

Jumat, 21 Sep 2018 11:34Berita Sumut

P3S UMI Medan Diisi dengan Ceramah Wawasan Kebangsaan

Pengenalan Program Pendidikan dan Studi (P3S) kepada mahasiswa baru Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan di Kampus II Jalan Setia Budi Pasar II Tanjung Sari Medan, Jumat (21/9) setelah diawali dengan ibadah, P3S dibuka secara resmi oleh Rektor UMI

Jumat, 21 Sep 2018 11:31Berita Sumut

Kapoldasu Besuk Lima Mahasiswa terluka Bentrok DPRDSU

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto,SH menjenguk mahasiswa yang mengalami luka akibat unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut

Jumat, 21 Sep 2018 11:26Berita Sumut

Titik Panas Mulai Terpantau di Sumut BBMKG

Satu titik panas (hotspot) di provinsi Sumatera Utara (Sumut), kembali ditemukan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG).

Jumat, 21 Sep 2018 11:12Berita Sumut

Muspika Kec Bandar bersama APSI dan masyarakat Gotong Royong Perbaiki Jalan

Kota Perdagangan sebagai Barometernya Simalungun yang lebih dikenal Sampantao, Muspika bersama Instansi serta masyarakat mengadakan gotong royong memperpaiki jalan jalan dipusat kota sudah pada hancur dan berlubang dan sangat membahayakan bagi pengguna

Jumat, 21 Sep 2018 10:38Lifestyle

Konsumsi Teh di Pagi Hari Dapat Membahayakan Kesehatan

MASYARAKAT di sejumlah negara di Asia seperti Indonesia, India, dan Malaysia umumnya memulai hari mereka dengan secangkir kopi atau teh panas, sambil membaca koran dan menikmati sepotong roti panggang. Bagi sebagian orang, praktik seperti ini mungkin terl

Jumat, 21 Sep 2018 10:34Lifestyle

Inilah Tiga Zodiak yang Berpotensi Mengubah Dunia. Cek Disini, Apakah Kamu Salah Satunya?

BANYAK permasalahan yang menjadi perhatian negara-negara di dunia. Kemiskinan, kemacetan, pendidikan dan kesehatan masih perlu ditangani.

Jumat, 21 Sep 2018 10:22Lifestyle

Mau Melihat Jaring Laba-laba Raksasa? Datanglah ke Tempat Ini

BANYAK hewan yang dianggap menakutkan entah karena bentuknya, atau memang beracun. Salah satunya adalah laba-laba, selain karena bentuknya yang menakutkan banyak juga yang beracun.

Jumat, 21 Sep 2018 10:17Internasional

Untuk Ketiga Kalinya Shinzo Abe Pimpin LDP, Partai Berkuasa di Jepang

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada Kamis menang untuk ketiga kali berturut-turut sebagai ketua Partai Demokrat Liberal (LDP) berkuasa.

Jumat, 21 Sep 2018 10:02Internasional

'Razia' Beragama, China Tutup Gereja Independen Terbesar

PENUTUPAN salah satu gereja independen terbesar di Beijing baru-baru ini dan tindakan keras terhadap jemaat di tempat lain di China, adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk menempatkan agama di bawah kendali Partai Komunis yang berkuasa, menurut pa

Jumat, 21 Sep 2018 09:54Internasional

Pilot Lupa Nyalakan Alat Pengatur Tekanan Udara, 30 Penumpang Alami Pendarahan

Kesalahan dari yang dilakukan pilot di kokpit menyebabkan lebih dari 30 penumpang pesawat Jet Airways India mengalami pendarahan dari telinga dan hidung mereka. Pilot dilaporkan lupa menyalakan alat pengatur tekanan kabin saat pesawat mengudara.

Jumat, 21 Sep 2018 09:51Nasional

Mahfud MD: Jika Hukum Ditegakkan, Lebih dari 50 Persen Persoalan Negara Dapat Diselesaikan

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD kembali menegaskan bahwa persoalan penerapan hukum di Indonesia saat ini amburadul, sehingga harus menjadi fokus perhatian seluruh pihak.

Jumat, 21 Sep 2018 09:47Nasional

Almisbat Adakan Lomba Potong Tempe Setipis Kartu ATM

Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menggelar perlombaan potong tempe setipis ATM di Kantor Badan Pengurus Nasional (BPN) Almisbat, Tebet Barat VIII, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018).

Jumat, 21 Sep 2018 09:31Nasional

Malam Ini, Pasangan Capres-Cawapres Akan Ambil Nomor Urut di Tugu Proklamasi

Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin telah resmi ditetapkan sebagai calon presiden-wakil presiden di Pemilihan Umum 2019. Hal itu dilakukan Kamis malam kemarin setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menggelar rapat pleno. Mereka bakal ber