• Home
  • Ekonomi
  • Mau Mengembangkan Usaha, UMKM Kini Bisa Peroleh Kredit UMI

Mau Mengembangkan Usaha, UMKM Kini Bisa Peroleh Kredit UMI

James Selasa, 07 November 2017 05:47 WIB
James P Pardede
Direktur Keuangan Umum dan Sistem Informasi Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu Sochif Winarno saat memberikan keterangan pers di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Senin (6/11) didampingi Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Ilyas S Sitorus
MATA TELINGA-MEDAN. Bergulirnya Kredit Usaha Rakyat yang disalurkan lewat perbankan ternyata tidak semua UMKM yang jumlahnya mencapai 60 juta lebih tidak bisa terlayani, selain karena alasan kelengkapan data dan beberapa persyaratan lainnya, UMKM juga tidak memiliki akses untuk mendapatkan pinjalan. Menyikapi hal ini, Kementerian Keuangan RI melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan akan menggelar sosialiasi tentang pembiayaan ultra mikro atau UMI yang dikhususkan kepada kaum ibu di Indonesia. Program ini disebutkan memberi kemudahan kepada masyarakat dengan pinjaman tanpa jaminan hingga Rp 10 juta.

Direktur Keuangan Umum dan Sistem Informasi Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu Sochif Winarno saat memberikan keterangan pers di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Senin (6/11) menyampaikan, kredit UMI ini diharapkan dapat menggairahkan ekonomi masyarakat untuk lebih meningkat.



Sochif Winarno yang didampingi Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Ilyas S Sitorus, dan perwakilan Direktorat Sistem Manajemen Investasi Kemenkeu Hariyatmoko mengatakan sosialisasi pembiayaan UMI akan menyasar kelompok ibu-ibu yang ingin meningkatkan usaha kecilnya namun punya keterbatasan akses terhadap modal karena faktor ketiadaan jaminan yang sering menjadi syarat untuk pinjaman/kredit perbankan atau lembaga keuangan lainnya. Sebab dari jumlah 61 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, berdasarkan penelitian BPS dan BPK, yang dapat mengakse Kredit Usaha Rakyat (KUR) hanya sekitar 17 juta.

"Artinya ada gap (jarak) sebanyak 44 juta (UMKM). Ternyata tidak bisa terlayani karena jaminan tetap. Sementara kita ketahui, yang usahanya kecil biasanya tidak memiliki jaminan (anggunan)," sebut Sochif.

Dengan pengalaman yang sudah ada, pemerintah merumuskan bagaimana caranya membantu masyarakat yang tidak punya akses pembiayaan sebanyak 44 juta UMKM se-Indonesia. Dari pembahasan tersebut lahir rumusan dengan sebutan pembiayaan ultra mikro (UMI).



"Kenapa untuk kaum ibu, karena umumnya mereka lebih bisa dipercaya, lebih teliti dan disiplin. Makanya namanya UMI," katanya.

Ada tiga lembaga yang ditunjuk untuk mengalokasikan dana kredit UMI, yaitu PT PNM dengan program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekar), Pegadaian serta PT Bahana Artha Ventura (BAV) yang merupakan anak perusahaan BUMN PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). Sedangkan jumlahnya diberi amanah sebesar Rp1,5 Triliun yang akan dibagikan ke tiga perusahaan tersebut.

Untuk Sumut sendiri lanjut Sochif, memang belum begitu banyak berkembang. Selain programnya yang baru bergulir mulai Agustus lalu, saat ini sosialisasi memang terus dilakukan agar semamkin banyak masyarakat mengetahui serta memanfaatkan kemudahan tersebut, di mana secara nasional bejumlah 127 ribu UMKM, penerima UMI terbanyak ada di Jawa Barat dan Aceh.

"Yang terpenting adalah kesediaan UMKM untuk menaati aturan, harapannya tidak ada yang menunggak. Karena kalau ada, nanti sistemnya tanggung renteng. Msekipun begitu, kita tetap akui masih perlu ada penyempurnaan. Intinya adalah bagaimana program ini menyentuh langsung ke masyarakat, sesuai nawacita Presiden RI Joko Widodo yakni kemandirian ekonomi," tandasnya.



Syarat untuk bisa menerima bantuan pembiayaan UMI ini katanya, menyertakan data kependudukan seperti KTP dan KK. Selain itu, belum pernah mendapatkan pinjaman dari program seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sudah ada sebelumnya. Karena itu pihaknya berkoordinasi dengan kementerian terkait yang mengalokasikan anggaran pembiayaan ini melalui Kemenkeu.

Sementara Direktorat Sistem Manajemen Investasi Kemenkeu Hariyatmoko menambahkan bahwa batas maksimal aset yang dimiliki calon penerima manfaat UMI adalah Rp300 juta setahun atau aset bersih senilai Rp50 juta.

"Syarat lainnya yaitu tidak sedang berhutang. Karena kalau masih ada hutang, nanti akan terlalu membebani masyarakat itu sendiri," katanya.
Editor: James P Pardede

T#g:Kredit UMI
Komentar
Minggu, 18 Feb 2018 15:40Berita Sumut

Penderita Tumor Ganas Butuh Perhatian Pemerintah

Seorang penderita tumor ganas butuh perhatian pihak dermawan, untuk pembiayaan perobatannya

Minggu, 18 Feb 2018 15:23Berita Sumut

Perampok HP Dimassa di Jalan Bhayangkara Medan

Tersangka RB ,29, warga Pasar VI Tembung Desa Sampali, Percut Sei Tuan, dimassa di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung

Minggu, 18 Feb 2018 15:13Berita Sumut

Deklarasi Kampanye Damai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2018.

Sekitar 500 orang massa dari parpol pendukung, relawan dan simpatisan pendukung paslon Gubsu dan Wagubsu Pilkada Sumut 2018

Minggu, 18 Feb 2018 15:10Berita Sumut

Para Penndukung Edy dan Djarot 'Perang' Yel-yel di Deklarasi Kampanye Damai

Saat Deklarasi Kampanye Damai, para pendukung paslon gubernur dan calon wakil gubernur Sumut saling perang yel-yel.

Minggu, 18 Feb 2018 14:56Berita Sumut

Akrabnya Ijeck dan Pendukung JR di Siantar Square

Siantar Square di Kota Pematangsiantar mendadak heboh

Sabtu, 17 Feb 2018 19:47Berita Sumut

Jelang Pilkada 2018, Gubsu Ingatkan Jangan Pecah Karena Beda Pilihan

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr. Ir. HT. Erry Nuradi mengingatkan semua pihak agar menjaga kesatuan dan persatuan. Terutama pada masa-masa proses pemilihan kepala daerah langsung seperti saat ini.

Sabtu, 17 Feb 2018 19:43Berita Sumut

Sofyan Tan: Tengku Erry Sahabat Setia

Pada perayaan Tahun Baru Imlek 2569, Gubernur Sumatera Utara Dr Ir HT Erry Nuradi MSi memenghadiri open house yang dilaksanakan keluarga anggota DPR RI Sofyan Tan

Sabtu, 17 Feb 2018 19:30Berita Sumut

Memburu "Manusia Siluman, Diterkam Macan Dahan"

Warga bernama Arkat, 48, Warga Desa Hatupangan, Kecamatan, Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami nasib sial dan tidak seperti teman yng lainnya. Kakinya diterkam hewan yang diduga macan dahan saat tengah memburu manusia siluma

Sabtu, 17 Feb 2018 17:11Berita Sumut

Resedivis Curanmor ditangkap Polsek Medan Sunggal

Seorang resedivis dan buronan Polsek Medan sunggal berinisial DS,37, Warga ,37, Warga Jl Dwikora Kel. Tanjung Rejo kec Medan Sunggal dikenal cukup lihai menghindari kejaran petugas, diringkus petugas unit reskrim Polsek Medan sunggal

Sabtu, 17 Feb 2018 15:50Nasional

KPU RI: Sebanyak 14 Partai Politik Lolos Verifikasi

Sebanyak 14 partai politik peserta Pemilu 2019 yang lolos Verifikasi secara resmi oleh KPU RI

Sabtu, 17 Feb 2018 15:42Nasional

Otk Serang Bus Umroh, Dua Penumpang Luka

Orang tak dikenal di Tol Jagorawi KM 27, kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa barat, "serang" Bus rombongan umrah calon petahana Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto

Sabtu, 17 Feb 2018 15:25Berita Sumut

Ketum BAKOMUBIN : Ulama dan Umaroh bersatu, rakyat sejahtera

Ketum DPP Bakomubin, Dr. KH. Deddy Ismatullah, SH. M. Hum, menyampaikan pentingnya peran serta Ulama berkolaborasi dengan Umaroh (pemimpin di pemerintahan)

Sabtu, 17 Feb 2018 14:00Berita Sumut

Gubsu : Mubaligh dan Mubalighah harus selalu meningkatkan kualitas keilmuan dan Imtaq, demi kemaslahatan umat.

Gubsu, Dr. Ir. H. T Erry Nuradi, M. Si, dalam sambutannya saat menghadiri acara silaturahmi Mubaligh dan Mubalighah dan pelantikan pengurus Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (BAKOMUBIN) Provinsi Sumatera Utara periode 2017-2022, Sabtu, 17/2/18 di Gelang

Sabtu, 17 Feb 2018 13:19Berita Sumut

Pelantikan Mubaligh Sumut, Ijeck Disambut Pekikan Takbir

Badan Kordinasi Mubaligh Indonesia (Bakomubin) menggelar silaturahmi. Kegiatan yang dihelat

Sabtu, 17 Feb 2018 13:17Berita Sumut

Habis Mondar Mandir, Meninggal di Bangunan Kosong

Polsek medan baru bersama Kepala Lingkungan 13 Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Baru melakukan Evakuasi Mayat di Jalan Nibung Raya Nomor 20 tepatnya disebuah bangunan kosong di Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Baru

Sabtu, 17 Feb 2018 11:56Berita Sumut

Perayaan Ilmek Gubsu Kunjungi Kediaman Master Wushu Sumut Supandi Kusuma

Pada perayaan Tahun Baru Imlek 2569, Gubernur Sumatera Utara Dr Ir HT Erry Nuradi MSi mengunjungi kediaman Master Wushu Supandi Kusuma di Komplek Grand Polonia Medan