• Home
  • Ekonomi
  • Mau Ngutang Tapi Hasilkan Uang? Begini Tipsnya

Mau Ngutang Tapi Hasilkan Uang? Begini Tipsnya

Mtc Minggu, 24 Maret 2019 07:30 WIB
GOOGLE
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta: Ketika ingin memulai usaha, sering kali orang terpaku pada urusan modal. Ujung-ujungnya niat berbisnis pun hilang begitu saja. Dalam materi Business Revolution, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan modal tersebut, salah satunya dengan berhutang.



Eits, jangan langsung parno mendengar kata utang. Tidak selamanya utang itu membawa keburukan. Dilansir oleh wartawan, umumnya utang dibagi menjadi dua jenis, yaitu produktif dan konsumtif. Berikut perbedaan antar keduanya:

1. Utang produktif

Sesuai namanya, utang produktif memiliki nilai yang selalu tumbuh dari waktu ke waktu. Utang ini bisa membantumu untuk berinvestasi dan menghasilkan uang kembali. Jadi, tidak sekedar berfoya-foya semata. Adapun contoh utang produktif adalah ketika menggunakan kartu kredit untuk mengajukan KTA demi mengembangkan bisnis tertentu.

2. Utang konsumtif

Lain halnya dengan utang konsumtif, dimana nilainya justru semakin berkurang dari waktu ke waktu. Biasanya utang tersebut digunakan untuk memenuhi gaya hidup semata. Contohnya ketika seseorang berhutang untuk membeli gadget terbaru, seperti smartphone misalnya. Tidak ada nilai yang bisa bertumbuh dari pembelian smartphone itu jika fiturnya tidak dapat digunakan untuk menambah penghasilan. Dari sini, tentu kamu dapat menyimpulkan bahwa utang yang baik adalah jika digunakan untuk hal-hal produktif. Selain untuk membangun usaha, menambah aset investasi, dan lain sebagainya.

Sebagian besar pengusaha bahkan pernah berhutang. Namun perlu diingat, mereka hanya memanfaatkan fasilitas dari bank tersebut untuk dijadikan kegiatan yang produktif. Tak lain demi membangun bisnisnya dari nol, hingga berkembang pesat.



3. Aturan Main Dalam Berhutang

Tahu aturan main, itulah prinsip yang harus diterapkan ketika hendak berhutang. Perhatikan rasio utang dengan penghasilanmu. Rasio utang adalah alokasi dari pengeluaran yang digunakan untuk membayar pinjaman dibandingkan dengan jumlah seluruh pendapatan.

Haram jika total utangmu melebihi 30 persen. Semisal jika pendapatan bulananmu Rp10.000.000, sedangkan pembayaran pinjaman sebesar Rp5.500.000, maka rasio utangmu adalah 55%. Rasio ini sudah tergolong membahayakan bagi keuangan, terlebih bila kamu sudah berkeluarga.

Namun tidak dapat dipungkiri, sebagian orang pun memiliki rasio utang cukup besar dari angka ideal. Contohnya ketika pinjaman tersebut digunakan untuk membuka bisnis franchise mini market.

Butuh dana setidaknya Rp 500 juta demi memenuhi bisnis tersebut. Lantas bagaimana? Selama sisa pendapatan masih bisa dikeola dengan baik, sebenarnya tidak masalah. Apalagi kalau usaha ini kelak menghasilkan lebih banyak pundi-pundi uang.



4. Menyulap KTA Menjadi Utang Produktif

Di Indonesia utang konsumtif ditawarkan dalam banyak jenis, seperti tanpa agunan (KTA). Namun tidak selamanya pendanaan ini akan menghabiskan uangmu semata.

Sekarang muncul pertanyaan baru, "Lalu bagaimana cara menggunakan utang pinjaman lebih menghasilkan secara materi?." Berikut ini tips menyulap pinjaman tersebut menjadi utang produktif:

5. Jadikan ilmu dan bisnis menguntungkan

Utang yang kamu miliki harus ada manfaat finansialnya. Semisal, ketika menggunakan KTA untuk mengambil kursus makeup.

Katakanlah kursus tersebut membutuhkan dana sebesar Rp 50 juta. Berbekal ilmu yang diemban, kamu bisa langsung menjadi seorang makeup artist sekaligus membuka kelas private makeup.



Dari usaha yang dijalankan nanti, keuntungannya bukan hanya bisa kamu nikmati sendiri. Tapi juga cukup jika digunakan untuk melunasi utang pinjaman, membeli alat-alat kebutuhan makeup, dan menabung sisanya.

6. Salurkan untuk aset

Lalu, salurkan utang tersebut menjadi suatu aset berharga yang menghasilkan uang. Dengan KTA, kamu juga bisa menggunakannya untuk membeli aset seperti apartemen atau mobil.

Kesannya memang konsumtif, tapi kedua benda ini sangat produktif. Apartemen ini nantinya bukan untuk ditempati, begitu pun mobil yang tak hanya digunakan secara pribadi. Melainkan disewakan dengan biaya lebih tinggi dari cicilan pinjamanmu per bulannya. Untung, bukan?

7. Disiplin dalam mencicil

Ini bukan sekadar aturan dalam berhutang saja. Menjadikan KTA sebagai utang produktif pun, harus dituntut untuk disiplin membayar cicilan.

Jika sesekali lalai, hasil usaha dan aset terpaksa menjadi 'korban'. Kamu akan menggunakannya untuk membayar tunggakan yang berjumlah lebih besar.

Dengan selalu membayar cicilan tepat waktu, percayalah utang tidak akan selamanya membebanimu. Utang akan selalu menjadi momok bagi mereka yang kurang paham cara mengelola dan disiplin dengan hal ini.

Sekalipun memiliki utang konsumtif, kamu bisa mengubahnya menjadi utang produktif. Contoh sederhananya, jika terpaksa harus berbelanja untuk kebutuhan usaha menggunakan kartu kredit. Dengan cicilan ringan dan diskon menarik, kamu tetap menjadikannya sebagai utang produktif. Terlebih jika diimbangi dengan pelunasan full sebelum jatuh tempo.

(Mtc/Okz)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:blibliBusinessBusiness RevolutionekonomiMatatelingaTerkini
Komentar
Rabu, 19 Jun 2019 13:40Nasional

Kapolri Menerima Courtesy Call Dubes Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka

Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. didampingi Kadiv Hubinter Polri dan Kadensus 88 AT menerima Courtesy Call Dubes Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka H. E. Mr. Dharshana M. Perera beserta rombongan di ruang tamu Kapolri.

Rabu, 19 Jun 2019 13:25Berita Sumut

Bupati Sergai Sambut Kunker Komisi D DPRD Sumut

Bupati Serdangbedagai Soekirman menyambut kedatangan rombongan Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara yang melaksanakan kunjung kerja, Rabu (19/6/2019) di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah. Dalam kesempatan itu, Soekirman mema

Rabu, 19 Jun 2019 13:10Berita Sumut

Kapolda Sumut Ultimatum Penggarap yang Masih Kuasai Lahan Proyek Jalan Tol di Tanjung Mulia

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto memberikan ultimatum bagi para penggarap di lahan yang akan digunakan untuk proyek Tol Medan-Binjai di Tanjung Mulia. Kapolda Sumut berharap agar warga yang tinggal di lahan itu mementingkan proyek jalan tol

Rabu, 19 Jun 2019 12:01Bola

Mohammadou Al-Hadji Perkuat Skuad PSMS di Liga 2

Mohammadou Al-Hadji, salah seorang pemain naturalisasi asal Kamerun akan memperkuat tim PSMS dalam mengarungi kompetisi Liga 2 2019. Meski belum ada perjanjian tertulis, Al-Hadji memastikan akan menjadi bagian PSMS musim ini setelah menyepakati negosiasi

Rabu, 19 Jun 2019 12:00Berita Sumut

Polrestabes Medan Gelar Donor Darah

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-73 tahun 2019 menggelar berbagai kegiatan, salah satunya donor darah yang dilaksanakan di Aula Bhayangkara Jalan HM Said No.1 Medan, Selasa (18/6/2019).

Rabu, 19 Jun 2019 11:57Berita Sumut

Sholat Berjamaah Bersama Warga, Babinsa Limau Manis Tingkatkan Komsos

Babinsa Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa Koramil 16/Tanjung Morawa Kodim 0201/BS Serma Zulkifli usai Sholat Berjamaan bersama warga binaan melaksanakan komsos dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, Selasa (18/06/2019)

Rabu, 19 Jun 2019 11:37Berita Sumut

Komsos Sarana Silaturahmi Babinsa Koramil 05/MB dengan Warga Binaan

Babinsa Koramil 05/MB Kodim 0201/BS Serda Taufik melaksanakan kegiatan Komsos dengan bapak Yusuf yang merupakan Imam Mesjid Al-Hidayah Starban serta warga masyarakat Kelurahan Polonia Kecamatan Medan Polonia yang merupakan warga binaannya, Selasa (18/06/1

Rabu, 19 Jun 2019 11:34Berita Sumut

Jasad Bayi Mengambang di Sungai Deli Hebohkan Warga Belawan Bahari

Sesosok jasad bayi ditemukan warga mengambang di bantaran Sungai Deli Kelurahan Belawan Bahari, Medan , Rabu (19/6) pagi. Sontak, penemuan ini membuat heboh warga sekitar.

Rabu, 19 Jun 2019 11:32Berita Sumut

Pasca Pemilu, Babinsa Koramil 08/MJ Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Sebagai wujud kepedulian dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Babinsa selalu bertanggungjawab dengan wilayah binaannya. Guna mewujudkan Kamtibmas, Babinsa aktif melaksanakan komsos dengan memberikan himbauan-himbauan.

Rabu, 19 Jun 2019 11:05Berita Sumut

Sambut HUT ke 73 Bhayangkara, Polsek Medan Baru Anjangsana ke Panti Sosial Pertuni

Dalam rangka menyambut HUT ke 73 Bhayangkara, Polsek Medan Baru melaksanakan Baksos dan anjangsana di Kantor Pertuni (Persatuan Tuna Netra Indonesia) Medan. Kunjungan anjangsana Personil Polsek Medan Baru langsung disambut oleh pengurus Pertuni.

Rabu, 19 Jun 2019 10:50Berita Sumut

Polsek Sunggal Sikat Kelompok Gengmot Pasukan Berani Mati

Sebanyak 12 orang anggota geng motor Pasukan Berani Tewas (PBT) diciduk tim Pegasus Polsek Sunggal dari kawasan Jalan Tanjung Balai, Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal, Selasa (17/6/2019).

Rabu, 19 Jun 2019 10:35Berita Sumut

Mabes Polri Gelar Lomba Foto dan Vlog dengan Total Hadiah Rp 60 Juta

Markas Besar (Mabes) Polri dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 73 mengajak masyarakat umum dan anggota TNI Polri untuk ikut berpartisipasi lomba foto dan vlog.

Rabu, 19 Jun 2019 10:20Berita Sumut

Dituntut 12 Tahun Penjara, Jakir Usin : Saya Ditangkap Tanpa Barang Bukti

Jakir Usin alias Zakir Husin (47) terdakwa kasus narkotika dituntut 12 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan. Tuntutan itu dibacakan dihadapan majelis hakim yang diketuai Syafril Batubara dalam persidangan yang digelar di ruang sidan

Rabu, 19 Jun 2019 09:36Berita Sumut

Bikin Miris!!! Ini Motif Pasutri di Tapteng Bunuh Karyawati BSM

Polisi berhasil meringkus pasangan suami istri (Pasutri) DP dan NN yang tega membunuh karyawati Bank Mandiri Syariah, Santi Devi Malau (25) di Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumut pada Jumat (14/6) yang lalu. Motif kedua pelaku membunuh Santi karena d

Rabu, 19 Jun 2019 08:15Ekonomi

Lagi, Berbendera Malaysia, KKP Kembali Tangkap Kapal Pencuri Ikan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap satu kapal perikanan asing (KIA

Rabu, 19 Jun 2019 08:00Internasional

Mencengangkan, Bocah 4 Tahun Curi Mobil

Seorang anak berusia empat tahun mencuri mobil kakeknya agar dia bisa membeli