• Home
  • Ekonomi
  • Minat Masyarakat Berinvestasi Cukup Tinggi.

Minat Masyarakat Berinvestasi Cukup Tinggi.

Sabtu, 01 Maret 2014 07:07 WIB

Matatelinga - Jakarta, Masyarakat makin memahami bahwa
untuk mempersiapkan kebutuhan keuangan masa depan, selain menabung,
juga perlu kegiatan investasi. Secara sederhana, investasi dapat
didefinisikan sebagai upaya membelanjakan sejumlah uang atau dana pada
suatu instrumen yang ditujukan untuk mendapatkan keuntungan di masa
depan.

Meningkatnya pendapatan masyarakat Indonesia dan makin beragamnya
produk keuangan yang ditawarkan, menyebabkan minat masyarakat untuk
berinvestasi juga meningkat.

Instrumen tersebut antara lain dapat berupa properti,
surat berharga (deposito, saham, obligasi), logam mulia, perhiasan, atau
bentuk lainnya.

Namun, sebagian masyarakat terkadang masih
belum memahami faktor risiko sebelum memulai investasi. Bahkan, tidak
sedikit yang justru terjerumus pada investasi bodong.

Dikutip
dari tips Satuan Tugas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
disebutkan, dalam melakukan investasi terdapat dua hal utama yang wajib
dipahami masyarakat. Pertama, tingkat imbal hasil yang ditawarkan (return) dan tingkat risiko (risk).

Khusus
terkait dengan risiko, menurut Satgas Waspada Investasi OJK, setiap
investor memiliki sikap toleransi terhadap risiko investasi yang
berbeda-beda. Sebagian merasa nyaman untuk mengambil risiko (risk-takers), sebagian kurang berani atau ragu-ragu (risk-moderate), dan ada juga yang benar-benar tidak berani untuk mengambil risiko (risk-averse).

"Tidak ada satu pun instrumen investasi yang cocok untuk semua orang," tulis Satgas Waspada Investasi OJK.

Setiap
orang atau investor perlu mengenali profil risiko masing-masing
sebelum melakukan investasi. Upaya itu nantinya akan dapat memilih
instrumen investasi yang paling sesuai dengan kebutuhannya.

Permasalahannya
adalah bahwa masyarakat atau investor sering hanya memperhatikan
tingkat imbal hasil yang ditawarkan. Namun, lupa atau kurang
memperhatikan tingkat risiko yang mungkin dihadapi jika memilih
investasi tertentu.

"Kenyataan ini yang menjadi salah satu
penyebab makin maraknya kasus penipuan dan korban penawaran investasi
yang diduga ilegal kepada masyarakat," tulis Satgas.

Menurut Satgas, masyarakat tergiur oleh janji hasil investasi, tapi kurang memperhatikan dan memahami tingkat risikonya.

Tips hindari penipuan
Investasi
merupakan salah satu kegiatan yang perlu dilakukan untuk menyiapkan
kesiapan keuangan di masa mendatang. Namun, masyarakat dan calon
investor perlu waspada dalam memilih dan menggunakan produk investasi
yang ditawarkan.

Berikut tips yang perlu diperhatikan untuk menghindari penipuan investasi:

Pertama,
jangan cepat tergiur dengan janji keuntungan yang tidak wajar.
Contohnya, seperti menjanjikan tingkat keuntungan yang jauh melebihi
hasil tingkat bunga bank umum. Bahkan, dijanjikan tidak akan merugi.

Pastikan
bahwa orang atau perusahaan yang menawarkan investasi telah memiliki
izin sesuai peruntukkannya dari salah satu lembaga yang berwenang,
seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, ataupun Bappebti
(Kementerian Perdagangan), serta Kementerian Koperasi dan UKM.
 
Satgas
Waspada Investasi OJK juga mencontohkan, jika akan menawarkan produk
efek (surat berharga) atau produk perbankan, perusahaan harus memiliki
izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan. Begitu juga dengan produk yang
ditawarkannya, wajib tercatat di OJK.
       
Jika akan
menawarkan produk komoditi berjangka (seperti forex), perusahaan
tersebut dan produknya harus memiliki izin usaha serta tercatat di
Bappebti (Kementerian Perdagangan).   
 
Selanjutnya, menurut
Satgas, jika akan menawarkan produk koperasi, perusahaan tersebut harus
memiliki izin usaha dan tercatat di Kementerian Koperasi dan UKM.
Sementara itu, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) bukan izin untuk
melakukan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi.

OJK
pun meminta segera laporkan kepada polisi ataupun Sekretariat Satgas
Waspada Investasi, apabila mengetahui ada tawaran penghimpunan dana dan
pengelolaan investasi yang ilegal atau mencurigakan.

(Vnc/Adm)
T#g:imfperekonomiansaham
Komentar
Sabtu, 24 Agu 2019 11:54Nasional

Panglima TNI Tinjau Karhutla di Kalimantan Barat

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Menkopolhukam RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ibu Siti Nurbaya, dan Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., melaksanakan kunjungan kerja

Sabtu, 24 Agu 2019 11:47Berita Sumut

Dua Pelaku Kejahatan di Brigjen Katamso Diamuk Massa

Apes bagi dua pria yang diduga pelaku kejahatan jalanan menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap tangan usai beraksi. Video aksi main hakim warga inipun viral di media sosial.

Sabtu, 24 Agu 2019 10:55Berita Sumut

Masyarakat Desa Pararungan Sepakat Memberhentikan Pembukaan Jalan

Rapat keputusan tentang persoalan pembukaan jalan di Desa Pararungan Kecamatan Habinsaran Kabupaten Toba Samosir, Kamis malam (22/8/19) akhirnya memutuskan menghentikan pengoperasian dua buah alat berat.

Sabtu, 24 Agu 2019 08:15Ekonomi

Aksi China Balas pada Produk AS, Wall Street Merosot Tajam

Pada akhir perdagangan Jum'at (Sabtu pagi WIB). Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir melemah tajam

Sabtu, 24 Agu 2019 08:00Nasional

Tragis, Siswa SMK Meregang Nyawa Usai Tertabrak "Ular Besar"

Meregang nyawa usai tertabrak rangkaian KRL Commuter Line di Kedung Halang Wasel, Kecamaran Tanah Sareal

Sabtu, 24 Agu 2019 07:45Bola

Hadapi Arsenal, Klopp: Kami Sudah Tak Sabar

Sebagaimana diketahui, Liverpool akan menjamu The Gunners di pekan kedua Liga Inggris 2019-2020, Sabtu (24/8/2019) malam WIB

Sabtu, 24 Agu 2019 07:30Nasional

Dibakar Api Cemburu, Suami Tusuk Pria Diduga Selingkuhan Istrinya hingga Tewas

Ditangkap polisi setelah melakukan penusukan hingga membuat Bunto Tano (44), warga Grogol, Sukoharjo

Sabtu, 24 Agu 2019 07:15Internasional

Jonatan Christie Gagal ke Semifinal

Gagal memenuhi target di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Sabtu, 24 Agu 2019 07:00Lifestyle

Sungguh Allah Sangat Membencinya, ini Kisah Rasis di Zaman Nabi

Sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW, Sikap rasis dengan membeda-bedakan warna kulit

Sabtu, 24 Agu 2019 06:45Nasional

Berusia Setengah Abad, Pria ini NIkahi Pujaan Hatinya

Seorang perjaka berusia 26 tahun menikahi seorang janda beranak dua berusia 50 tahun

Sabtu, 24 Agu 2019 06:30Lifestyle

Setan Bocorkan Kedasyatan Ayat Kursi

Alkisah sudah banyak cerita perjumpaan manusia dan setan, baik dalam wujud asli maupun menyerupai makhluk lain

Sabtu, 24 Agu 2019 06:15Nasional

Gempa 3,2 Magnitudo Guncang Jabar

Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di Guncang Gempa berkekuatan magnitudo 3,2 pada Kamis, (23/8/2019).

Sabtu, 24 Agu 2019 06:00Lifestyle

Bersamaan, Jessica Iskandar Gelar Pernikahan di Dua Tempat

Aktris yang akrab disapa Jedar itu menolak tawaran untuk menggelar pernikahannya

Jumat, 23 Agu 2019 20:55Lifestyle

Sutradara Film "Uncharted" Tinggalkan Proses Produksi

Sampai hari ini, Sony masih terus berupaya konsisten dengan rencananya akan membawa film "Uncharted" ke layar lebar. Tetapi, usahanya kembali mendapat hambatan karena sang sutradara meninggalkan proses produksi. Dan Trachtenberg yang sebelumnya

Jumat, 23 Agu 2019 20:46Berita Sumut

Untuk Mengurai Kemacetan, Dirlantas Polda Sumut Gandeng Polrestabes Medan

Untuk pertama kali yang akan kita lakukan adalah untuk menjalankan perintah dari Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto yang mengharapkan Dirlantas Polda Sumut bisa mengurai kemacetan di Kota Medan.

Jumat, 23 Agu 2019 20:42Berita Sumut

Karang Taruna dan Koramil Bersinergi Bangun Rumah Di Belawan

Organisani Kemasyarakatan Karang Taruna dan Koramil 09/ Medan Belawan bekerja sama membangun rumah anak yatim piatu di Kolam Susu Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, Jumat (23/8/2019).