• Home
  • Ekonomi
  • Pasokan Minyak Arab Saudi dan Rusia Meningkat, Harga Minyak Tertekan

Pasokan Minyak Arab Saudi dan Rusia Meningkat, Harga Minyak Tertekan

Fidel W Rabu, 30 Mei 2018 11:01 WIB
Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) merosot lebih dari US$1 per barel pada perdagangan Selasa (29/5), waktu AS / photo: ist
Sholat Idul Adha 1439 H
MATATELINGA, Jakarta:  Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) merosot lebih dari US$1 per barel pada perdagangan Selasa (29/5), waktu AS. Penurunan dipicu oleh kekhawatiran terhadap peningkatan pasokan minyak mentah dari Arab Saudi dan Rusia setelah setahun lebih memangkas pasokan global.

Dilansir dari Reuters, Rabu (30/5), harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) turun US$1,15 atau 1,7 persen menjadi US$66,73 per barel.

Sementara, harga minyak mentah berjangka Brent naik tipis sebesar US$0,9 menjadi US$75,39 per barel. Harga Brent telah merosot sekitar 6 persen sejak menyentuh level tertinggi sejak 2014, yaitu US$80,5 per barel pada 17 Mei 2018 lalu.

Arab Saudi dan Rusia telah membicarakan untuk mengerek produksi minyak Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan non OPEC sebesar 1 juta barel per hari (bph) guna mengimbangi potensi penurunan produksi dari Venezuela dan Iran.

Sebelum pertemuan OPEC yang bakal digelar pada 22 Juni mendatang, sentimen terhadap potensi kenaikan produksi dari Arab Saudi dan Rusia telah memberikan tekanan pada harga minyak.

"Pelaku pasar masih tak yakin terkait seberapa cepat strategi keluar (dari kesepakatan pemangkasan produksi) dapat diimplementasikan dan apakah strategi itu akan melampaui upaya untuk sekadar mengimbangi penurunan produksi dari Venezuela," ujar Analis Energi Senior Interfax Energy's Global Gas Analytics Abhishek Kumar di London.

Sebelumnya, Analis Credit Suisse menyatakan bahwa meskipun OPEC dan Rusia meningkatkan produksi, kenaikannya hanya akan berkisar 500 ribu bph. Hal itu akan membuat rata-rata persediaan minyak di sebagian besar negara maju masih akan berada di bawah rata-rata lima tahun pada akhir 2018.

Pelemahan pasar saham dan penguatan kurs dolar AS juga membebani harga minyak dunia. Pasar modal AS kemarin merosot lebih dari satu persen. Sementara, kurs dolar AS menguat 0,7 persen.

Sebagai catatan, penguatan dolar AS membuat harga komoditas yang diperdagangkan dengan mata uang dolar AS menjadi relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Para manajer keuangan mengurangi posisi beli bersih pada kontrak berjangka Brent dan WTI sebesar 169 juta barel selama lima pekan hingga 22 Mei 2018. Hal ini menandakan kegelisahan terkait reli kenaikan harga yang terjadi beberapa waktu lalu.

Premi harga Brent terhadap WTI hingga kini merupakan yang terbesar untuk lebih dari tiga tahun terakhir. Pada Senin lalu, selisih antara kedua harga acuan ini mencapai US$9,38 per barel, terlebar sejak Maret 2015.

Artinya, ekspor minyak mentah AS menjadi jauh lebih kompetitif di pasar global dibandingkan produksi Eropa Utara, Rusia, dan beberapa negara bagian Timur Tengah.

Produksi minyak mentah AS terus meningkat lebih dari 20 persen selama dua tahun terakhir ke level 10,7 juta barel per hari (bph). Produksi minyak mentah AS diperkirakan melampaui produksi Asia dalam beberapa bulan ke depan.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Arab SaudimerosotMinyak Mentah
Komentar
Selasa, 21 Agu 2018 16:40Berita Sumut

Produksi Padi Sumut Diharapkan Capai 7 Ton/Tahun

Program Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) diharapkan dapat meningkatkan produksi padi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Produksi padi tahun 2017 yang mencapai 5,1 ton diharapkan terus meningkat menjadi 7 ton/tahun.

Selasa, 21 Agu 2018 16:00Berita Sumut

Protes Azan Hingga Picu Keributan, Meiliana Dihukum 18 Bulan Penjara

Perbuatan Meiliana (44), yang memprotes suara azan hingga memicu kerusuhan SARA di Tanjungbalai pada dua tahun lalu diganjar dengan 1 tahun 6 bulan penjara. Putusan ini sama dengan tuntutan yang diajukan oleh tim JPU dari Kejari Tanjungbalai.

Selasa, 21 Agu 2018 15:30Berita Sumut

Pemprovsu Dukung Pengumpulan Koleksi Kayu Indonesia

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung kegiatan pengumpulan koleksi kayu yang ada di Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi sumbangsih kepada berbagai kalangan termasuk akademisi, industri, dan masyarakat.

Selasa, 21 Agu 2018 14:30Berita Sumut

Mayjen TNI MS Fadillah : "Mauliate Godang Rekan Media"

Pangdam I BB Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah mengucapkan Mauliate Godang atas sambutan dan penerimaan dari teman-teman media yang ada di jajaran Kodam I Bukit Barisan. Penegasan ini disampaikan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadh

Selasa, 21 Agu 2018 14:00Berita Sumut

Bajing Loncat di Jalan Letsu Ditangkap

Seorang pelaku bajing loncat yang kerap beraksi di kawasan Jalan Letda Sujono, Medan diringkus tim Pegasus Polrestabes Medan. Tersangka berinisial SK (31) ini diringkus setelah aksinya menjarah sebuah truk viral di media sosial.

Selasa, 21 Agu 2018 13:29Berita Sumut

Sobek-sobek Alqur'an, Brigadir Tommy Dituntut 16 Bulan Penjara

Brigadir Tomi, oknum anggota Polri yang menjadi terdakwa dalam kasus penistaan agama dituntut dengan hukuman 1 tahun dan 4 bulan penjara.

Selasa, 21 Agu 2018 12:55Berita Sumut

Soekirman Minta Peserta Gala Siswa Indonesia Tiru Semangat Joni si Pemanjat Tiang Bendera

Bupati Sergai Ir H Soekirman resmi membuka Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat SMP se-Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Tahun 2018 berlangsung sukses bertempat di Stadion Mini Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Senin (20/8) sore.

Selasa, 21 Agu 2018 12:39Berita Sumut

Di Sumut, Berat Sapi untuk Kurban dari Jokowi Capai 1,1 Ton

Dalam rangka Idul Adha 1439 H yang jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan melaksanakan penyembelihan 25 ekor sapi qurban di lingkungan Pemprovsu. Penyembelihan hewan qurban akan dilaksanakan, Rabu (22/8), d

Selasa, 21 Agu 2018 12:03Berita Sumut

Dadang Tepis Peluncuran Buku 'Kita Telah Mati' Sebagai Ajang Pencalonan DPD

Buku Kita Telah Mati karya salah satu bakal calon anggota DPD RI resmi diluncurkan. Melalui buku Kita Telah Mati, Dadang menyuarakan berbagai pendapatnya tentang kehidupan bernegara di Indonesia.

Selasa, 21 Agu 2018 11:30Berita Sumut

Sebagian Umat Islam di Medan Shalat Idul Adha Hari Ini

Sebagian umat Islam di Medan telah menggelar Shalat Idul Adha pada pagi tadi, Selasa (21/08/2018). Salahsatunya adalah yang dilakukan oleh LDK Al Iqra ITM, Majelis Kajian Islam Kaffah, dan Lembaga Studi Islam Multi Dimensi Medan.

Selasa, 21 Agu 2018 11:00Berita Sumut

Jadi Tersangka Narkoba, Ibrahim DIciduk BNN Saat Sosialisasi Pencalegannya

Oknum anggota DPRD Langkat, Ibrahim alias Hongkong yang terlibat dalam kasus 170 kilogram sabu ternyata diringkus petugas BNN saat melakukan sosialisasi pencalonannya kembali sebagai anggota dewan. Hal ini dikatakan Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari,

Selasa, 21 Agu 2018 09:58Internasional

Cula Badak Selundupan Bernilai Rp175 Miliar, Tertahan di Malaysia

Pihak berwenang Malaysia menyita cula badak bernilai hampir US$12 juta (Rp175,2 miliar) yang akan dikirim ke Vietnam dalam operasi pencegahaan penyelundupan binatang yang dilindungi terbesar di negara itu.

Selasa, 21 Agu 2018 09:52Internasional

'Diselimuti' Rivalitas Politik, PM Australia Kembali Pimpin Partai Liberal

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull berhasil mempertahankan dukungan untuk tetap memimpin partainya, di tengah ketidakpuasan atas kebijakannya, Selasa (21/8). Dalam pemilihan Ketua Partai Liberal, Turnbull unggul dari penantangnya, Menteri Dalam Ne

Selasa, 21 Agu 2018 09:49Internasional

AS Tangkap Dua Agen Spionase Iran

Amerika Serikat menangkap dua warga Iran yang diduga menjadi agen mata-mata Teheran.

Selasa, 21 Agu 2018 09:28Ekonomi

Pasca Terjerembab, IHSG Berpeluang Menguat, Investor Disarankan Cermati Saham Big Cap

Pelaku pasar sempat 'gigit jari' akibat level Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok sepanjang pekan lalu. Namun, investor tentu tak boleh lengah dengan kondisi tersebut karena indeks memiliki peluang untuk bangkit (rebound) pasca terper

Selasa, 21 Agu 2018 09:24Ekonomi

Dapat Angin Segar Karena Penguatan Rupiah, IHSG Diprediksi Melaju ke Zona Hijau

Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Senin (20/8) diprediksi bakal mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau.