• Home
  • Ekonomi
  • Perang Dagang AS-China-UE Paksa Indonesia Perluas Negara Tujuan Ekspor

Perang Dagang AS-China-UE Paksa Indonesia Perluas Negara Tujuan Ekspor

Fidel W Minggu, 08 Juli 2018 06:19 WIB
Hand Over
perang dagang as-china-ue / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta:  Pemerintah akan mencari fokus produk ekspor selain Amerika Serikat, seiring sinyal perang dagang yang diserukan Presiden AS Donald Trump. Rencananya, negara adidaya tersebut mengkaji tarif bagi beberapa produk impor Indonesia.


Adapun, salah satu komoditas yang tarifnya tengah dikaji AS adalah tekstil. Padahal, ekspor tekstil saat ini tengah naik daun, sehingga mau tak mau pemerintah harus mencari alternatif unggulan ekspor lain selain tekstil ke AS.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Januari hingga April kemarin menunjukkan nilai ekspor pakaian jadi (konveksi) dari tekstil US$2,38 miliar, naik 8,57 persen dari posisi yang sama tahun lalu.

"Tentu, kami akan cari produk baru. Kami akan antisipasi, pikirkan langkah berikutnya dan bahas itu secara detail," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jumat (6/7).


Arilangga menilai langkah AS mengkaji tarif impor produk Indonesia merupakan hal yang lumrah lantaran negaranya mengalami defisit perdagangan cukup besar dengan Indonesia.

Data BPS menunjukkan, surplus neraca perdagangan Indonesia dengan AS mencapai US$3,56 miliar dalam lima bulan pertama 2018. Angka ini turun dari periode yang sama tahun lalu yakni US$4,01 miliar.

"Jadi, intinya ya tidak apa-apa mereka me-review tarif karena kita sudah menang (mencatat posisi surplus) lawan AS," jelasnya.

Kalangan dunia usaha tengah ketar-ketir lantaran pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah mengevaluasi insentif bebas tarif bea masuk untuk impor produk-produk tertentu (Generalized System of Preferences/GSP) yang mereka berikan untuk negara berkembang, termasuk Indonesia.


Sebetulnya, evaluasi GSP selalu dilakukan setiap tahun sejak kebijakan ini dikeluarkan oleh Presiden AS sebelumnya, Barrack Obama. Hanya saja, untuk evaluasi GSP tahun ini, dunia usaha khawatir karena AS bisa saja mengubah ketentuan GSP, mulai dari menghentikan kebijakan GSP hingga mengenakan tarif baru untuk Indonesia.

Adapun, kajian akan dilakukan bagi 3.500 produk-produk yang masuk sistem GSP. Secara keseluruhan, saat ini data BPS menunjukkan bahwa Indonesia mengalami defisit perdagangan sebesar US$2,83 miliar sejak Januari hingga Mei.

"Saat ini sedang review dua hal, pertama gentle review dan kedua, ada review 3.500 batas tarif produk yang kami ekspor ke sana," ujar Ketua Bidang Hubungan Internasional dan Investasi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:As ancam IndonesiaPerang Dagang AS-ChinaPerang Dagang AS ChinaTerkini
Komentar
Minggu, 21 Apr 2019 21:00Nasional

Tinggi Kolom Abu Vulkanis 3.000 Meter, Gunung Agung Terus Alami Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 18.56 Wita.

Minggu, 21 Apr 2019 20:45Nasional

Terus Bergeming, Kini Giliran Anggota KPPS di Sulut Meninggal Dunia

Pasca-Pemilu Serentak 2019, banyak anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di beberapa wilayah di Indonesia meninggal dunia karena kelelahan usai menjalankan tugas.

Minggu, 21 Apr 2019 20:35Nasional

Tim Relawan Jokowi - Ma'ruf Amin Gelar Sukuran

Menyambut kemenangan pasangan calon 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) menggelar acara syukuran. Acara syukuran dilakukan dengan potong tumpeng

Minggu, 21 Apr 2019 20:30Lifestyle

Buka Perban, Syahrini Ketiban Lemari Hingga Terluka

Syahrini memamerkan kondisi telapak kakinya yang diperban karena ketiban lemari parfum sang suami, Reino Barack

Minggu, 21 Apr 2019 19:34Nasional

Bawaslu Cabut Izin PT Prawedanet AliansiSelaku Pemantau Pemilu

Salah satu lembaga pemantau pemilu yakni PT Prawedanet Aliansi Teknologi lantaran melakukan hal yang melanggar prinsip sebagai lembaga pemantauan, dicabut izinnya oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Minggu, 21 Apr 2019 18:21Berita Sumut

Wali Kota Harap UKM Kota Medan Manfaatkan Momentum Industri 4.0

Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin, S. M.Si, MH mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Gelar UKM dan Koperasi yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan sebagai bagian dari apresiasi dan promosi terhadap karya-karya penggiat UKM Kota

Minggu, 21 Apr 2019 18:06Nasional

Gunung Agung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Vulkanik 3.000 Meter

Gunung Agung di Kabupaten Karangasen Provinsi Bali kembali erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul Tinggi 18.56 WITA. Pos Pengamatan Gunung Agung melaporkan tinggi kolom abu vulkanik mencapai sekitar 3.000 meter di atas puncak kawah atau 6.142 meter di atas

Minggu, 21 Apr 2019 17:40Berita Sumut

PWI Sumut Gelar Berbagai Kegiatan Peringati HPN 2019

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2019 Tingkat Sumut.

Minggu, 21 Apr 2019 17:27Nasional

Serangan Bom di Sri Lanka, Indonesia Kecam Keras Para Pelaku

Pasca serangan bom berbagai lokasi di Sri Lank, Indonesia mengecam keras aksi pengeboman tersebut. "Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar N

Minggu, 21 Apr 2019 17:11Internasional

Istri Gendong Suami dan Anak Mencari Nafkah

Perempuan tangguh ini harus membawa suaminya di punggungnya. Mereka pergi ke jalan- jalan yang ramai untuk menyanyikan beberapa lagu dan mengumpulkan uang dari orang yang memberikan mereka setelah setiap lagu selesai dinyanyikan. Suaminya mengalami cacat

Minggu, 21 Apr 2019 16:21Berita Sumut

Anggota Polri Bantah Menganiaya Anak Pelajar

Teddy Pramono anggota satuan reserse Narkoba Polres Langkat, membantah diduga padanya melakukan penganiayaan terhadap RE yang berstatus pelajar, warga Jalan Cemara, Jati Negara, Kec. Binjai Utara dan telah membuat laporan ke Polres Binjai dengan nomor STP

Minggu, 21 Apr 2019 16:16Bola

Perombakan Besaran besara di skuad Man United

Para pemain yang dinilainya tidak menunjukan rasa lapar atau keinginan menampilkan yang terbaik, siap-siap tidak lagi memakai kostum merah musim depan. Beberapa waktu lalu Solskjaer sempat mengatakan akan melakukan perombakan besar-besaran di skuad Man Un

Minggu, 21 Apr 2019 15:36Berita Sumut

Aiptu Martin Sembiring Kritis Disambar Mobil

Anggota personel Polres Padangsidimpuan Aiptu Martin Sembiring ,54, harus dilarikan ke rumah sakit Materna Medan untuk mendapatkan perawatan intensif atas kecelakaan lalulintas yang dialaminya, Minggu (21/4/2019).

Minggu, 21 Apr 2019 15:21Internasional

Terjadi Ledakan di Srilanka, Ratusan Orang Tewas dan Luka luka

Akibat terjadi ledakan bom yang dilakukan orang tak dikenal, di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka saat umat Kristen merayakan Paskah, diperkirakan yang meninggal dunia 137 orang dan lebih dari 200 orang lainnya terluka.

Minggu, 21 Apr 2019 15:05Berita Sumut

Nawal Lubis Apresiasi Pengemudi Perempuan

Ketua Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis Edy Rahmayadi menyampaikan apresiasi dan rasa kagumnya terhadap para pengemudi (sopir) ojek online perempuan yang menjadi mitra Grab Medan dan Sumu

Minggu, 21 Apr 2019 14:21Berita Sumut

Grab Rayakan Hari Kartini Bersama PKK Sumut

Manajemen dan driver perempuan transportasi online Grab bekerjasama dengan Tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) merayakan Hari Kartini di Hotel Emerald Garden Medan, Minggu (21/4/2019).