• Home
  • Ekonomi
  • Rupiah Anjlok ke Rp14.387, DPR Tuduh Permainan The Fed

Rupiah Anjlok ke Rp14.387, DPR Tuduh Permainan The Fed

Fidel W Jumat, 29 Juni 2018 06:15 WIB
Rupiah Anjlok ke Rp14.387 / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menunjuk kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve menjadi pangkal masalah terpuruknya rupiah saat ini. Diketahui, The Fed menaikkan suku bunga acuan pada pertengahan Juni 2018 sebesar 25 basis poin.


Mengutip RTI Infokom, nilai tukar rupiah pada pukul 18.30 WIB, Kamis (28/6), bertengger di level Rp14.387 per dolar AS. Angka itu turun 0,7 persen atau 109 poin.

Ketua Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng menyebutkan kenaikan suku bunga acuan The Fed membuat investor semakin tertarik untuk melakukan investasi di AS, karena risikonya semakin rendah dengan keuntungan yang lebih tinggi.

"Ini persoalan pasar modal dan pasar uang, kalau untuk ekonomi riil-nya ekspor dan impor hanya berpengaruh kecil, tapi ini lebih kepada persoalan pasar uang dan pasar modal," ungkap Mekeng.


Hingga saat ini, Indonesia memang belum bereaksi usai The Fed menaikkan suku bunga acuan yang kedua kalinya pada pertengahan bulan ini. Apalagi, pengumuman dilakukan bertepatan dengan Lebaran di Indonesia. Walhasil, BI baru melaksanakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada akhir Juni 2018.

"Dari sisi moneternya, ini investor melihat kok BI belum ada intervensi, suku bunga acuan dalam negeri tidak ikut dinaikkan. Ya mereka (investor) jual portofolio dan langsung beli dolar AS," kata Mekeng.

Makanya, Mekeng menyebut BI bisa melakukan dua hal untuk menyelematkan rupiah, salah satunya dengan intervensi menggunakan cadangan devisa (cadev). Bila tidak berhasil, maka BI memang harus menaikkan suku bunga acuan.

"Hanya itu," tegas Mekeng.

Sependapat, Anggota Komisi XI DPR RI Willgo Zainar menilai kenaikan suku bunga The Fed berhasil membuat dolar AS kembali ke negaranya, sehingga mata uang Paman Sam itu terus terapresiasi.

"Tentu, ini tekanan global yang semakin kuat," tutur Willgo.

Dari sisi internal sendiri, kata Willgo, kondisi neraca perdagangan Mei 2018 yang masih defisit ikut menekan nilai tukar rupiah hingga terus bertahan di area Rp14 ribu per dolar AS.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2018 kembali defisit sebesar US$1,52 miliar secara bulanan, sedangkan secara year to date atau Januari-Mei 2018 neraca perdagangan defisit sebesar US$2,83 miliar.

"Ini karena impor Indonesia masih lebih besar dari ekspornya, jadi kebutuhan dolar AS juga semakin besar," ucap Willgo.

Selain untuk kebutuhan impor, dolar AS juga kerap digunakan untuk pembayaran dividen sebuah perusahaan kepada pemegang saham dan pembayaran utang berdenominasi dolar AS.

"Kalau kondisi ini tidak dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik, sementara kebutuhan import Indonesia terus meningkat baik untuk manufaktur, pangan, dan barang modal, maka tentu ini menjadi beban ekonomi dalam negeri," jelasnya.

Agak berbeda dengan Mekeng, Willgo justru berpendapat jika BI terus memanfaatkan cadev untuk meredam pelemahan rupiah dan memutuskan untuk terus-menerus menaikkan suku bunga acuan, maka hal itu akan memberatkan perekonomian Indonesia.

Jumlah cadev tentu akan berkurang dan kenaikan suku bunga acuan berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi dalam negeri, karena beban biaya utang perusahaan meningkat.

"Idealnya pacu ekspor dan batasi impor. Eksportir diminta mengembalikan hasil ekspornya lebih besar lagi ke dalam negeri. Dolar AS masuk ke Indonesia diupayakan lebih banyak lagi," pungkasnya.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Bank Sentral Amerika SerikatTerkiniThe Federal Reserverupiah lemah
Komentar
Rabu, 20 Nov 2019 21:19Nasional

Hingga Saat Ini, Kursi Kabareskrim Masih Kosong, Kenapa....?

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ada dua ganjalan yang membuat telegram rahasia (TR) terkait Kabareskrim Polri belum juga dikeluarkan, pertama faktor agama dan kedua, karena calonnya dianggap masih terlalu muda. Hingga saat ini, posisi Kepala Badan R

Rabu, 20 Nov 2019 21:04Berita Sumut

Tim Peneliti Rekomendasikan Pemko Medan Fokus Penataan Fasum

Kondisi trotoar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja Medan perlu adanya perhatian dan perbaikan

Rabu, 20 Nov 2019 20:49Berita Sumut

Gubernur Ingatkan Tetap Junjung Tinggi Nilai-nilai Agama

Sebanyak 86 siswa dan siswi dari berbagai sekolah, yang berhasil mengharumkan nama Sumatera Utara

Rabu, 20 Nov 2019 20:34Berita Sumut

Lomba Masak Serba Ikan, Nawal Ingatkan Peran Penting Ibu Penuhi Gizi Keluarga

Kaum ibu memiliki peran yang sangat penting dalam pemenuhan gizi keluarga. Semakin baik pengetahuan sang ibu mengenai nutrisi, tentunya akan berdampak pula pada pemilihan menu makanan keluarga. Tidak boleh asal-asalan, karena akan mempengaruhi kualitas pe

Rabu, 20 Nov 2019 20:19Berita Sumut

Plt Wali Kota Silaturahmi Ke Polrestabes Medan

Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi melakukan kunjungan ke Polrestabes Medan Jalan HM Said No 1 Kecamatan Medan Timur,

Rabu, 20 Nov 2019 20:04Berita Sumut

Sabrina : Diharapkan Bisa Mengubah Cara Berpikir

Revolusi mental diharapkan dapat memberikan perubahan mendasar dalam cara berpikir dan cara merasa, yang diterjemahkan dalam perilaku dan tindakan nyata kehidupan sehari-hari, dalam berbagai aspek, baik perilaku politik, perilaku ekonomi, perilaku pendidi

Rabu, 20 Nov 2019 19:49Berita Sumut

Plt. Wali Kota Medan Ajak Jama'ah Maulid Nabi Muhammad SAW Jaga Kelestarian Lingkungan

Bagi-bagi tumbler hiasi peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Kecamatan Medan Timur di D'Cruise Jl. Yos Sudarso Medan

Rabu, 20 Nov 2019 19:34Berita Sumut

Edy Rahmayadi: Target Tahun Ini Harus Selesai Masterplan

Program Pengembangan Jaringan Jalan Metropolitan Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo (Mebidangro) diharapkan segera terealisasi. Untuk itu, rencana induk (masterplan) proyek tersebut ditargetkan sudah rampung pada akhir tahun ini.

Rabu, 20 Nov 2019 19:19Nasional

Kapal Bakamla RI/IDNCG Tangkap Kapal Diduga Muat BBM Ilegal Di Perairan Cilegon

Kapal patroli Bakamla RI/IDNCG bernama KN Belut Laut - 406 menangkap sebuah kapal SPOB (self propeller oil barge) yang diduga memuat bahan bakar minyak (BBM) ilegal jenis high speed diesel (HSD) di perairan Cilegon, Banten, kemarin.

Rabu, 20 Nov 2019 18:38Berita Sumut

Pemko Medan Terima DIPA Tahun 2020

Plt Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi menerima dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2020. Dokumen DIPA itu diserahkan langsung Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kepada Plt Wali Kota Medan di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (19/11/2019).

Rabu, 20 Nov 2019 18:10Nasional

PWI dan MPR Kerjasama Sosialisasi Amandemen UU 45 & Kode Perilaku Wartawan

Amandemen UUD 45 akan disosialisasikan ke 514 kabupaten dan kota di Indonesia agar mendapat masukan dari berbagai lapisan masyarakat, civitas akademika, dan wartawan.

Rabu, 20 Nov 2019 17:00Nasional

Satgas Yonif 411 Kostrad Gelar Kegiatan di Sekolah Perbatasan

Dalam rangka memperingati Internasional Children Day atau Hari Anak Sedunia yang jatuh setiap tanggal 20 November, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad menggelar serangkaian kegiatan di tiga Sekolah Dasar (SD)

Rabu, 20 Nov 2019 16:35Berita Sumut

Sambut Nataru, Pemko Medan Akan Gelar 53 Titik Pasar Murah

Pemko Medan akan membuka pasar murah di 53 titik di Kota Medan dalam rangka menyambut Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Pasar murah yang dilaksanakan Dinas Perdagangan Kota Medan ini akan dibuka selama 10 hari mulai 10 hingga 20 Desember 2019. Direncan

Rabu, 20 Nov 2019 16:20Berita Sumut

Perda KTR Segera Diterapkan, Sanksi Tegas Siap Menanti

Pemko Medan menurunkan tim yang terdiri dari unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kota Medan untuk melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No.3/2014 tanggal 17 Juli 2014, tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Peraturan Wali Kota

Rabu, 20 Nov 2019 16:05Berita Sumut

75 Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Medan Peroleh Penyuluhan HAKI

Pelanggaran terhadap kekayaan intelektual yang dimiliki perorangan atau kelompok sama saja melanggar hak dari pemilik intelektual tersebut. Namun, di era serba mudah seperti sekarang ini sangat memungkinkan pencaplokan, pembajakan dan plagiat karya intele

Rabu, 20 Nov 2019 15:43Berita Sumut

Pelajar SMK dan SMN Negeri se Sergai Hadiri Sosialisasi Revolusi Mental

Wabup H Darma Wijaya menghadiri acara Sosialisasi Revolusi Mental bagi pelajar SMA dan SMK Negeri di wilayah Kabupaten Sergai dan anggota Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental Provinsi Sumut. Kegiatan ini ini digelar di Pantai Woong Rame Kecamata