• Home
  • Internasional
  • Agus Maftuh Lakukan Lobi Untuk Bebaskan WNI Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi

Agus Maftuh Lakukan Lobi Untuk Bebaskan WNI Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi

Fidel W Minggu, 03 Juni 2018 09:30 WIB
Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengunjungi Penjara Kota Dawadmi dan Kota Shaqra untuk menemui langsung sejumlah warga Indonesia (WNI) yang menghadapi proses hukum dengan ancaman hukuman mati / photo: ist
MATATELINGA, Arab Saudi: Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengunjungi Penjara Kota Dawadmi dan Kota Shaqra untuk menemui langsung sejumlah warga Indonesia (WNI) yang menghadapi proses hukum dengan ancaman hukuman mati.

Pada kunjungan ke Penjara Kota Dawadmi yang berjarak sekitar 300 km dari Kota Riyadh dan waktu tempuh 3 jam perjalanan darat, Senin (28/5), Dubes Maftuh Abegebriel didampingi Raden Ahmad Arief, Minister Consuler dan Atase Hukum KBRI Riyadh, Muhibuddin.

Kehadiran Dubes Agus Maftuh di Penjara Dawadmi disambut hangat Kepala Penjara Kota Dawadmi, Fahd Hamud Al Otaibi.

Dalam kesempatan ramah tamah di ruang kerjanya, Fahd Al Otaibi secara khusus memuji Dubes Agus Maftuh yang berkenan mengunjungi dan melihat langsung kondisi WNI di Penjara Dawadmi.

Fahd menuturkan bahwa selama bertugas di penjara tersebut sangat jarang ada Pejabat Perwakilan setingkat Dubes yang datang menjenguk warga negaranya.

Kepala Penjara juga menjelaskan bahwa ketiga WNI adalah warga penjara Dawadmi yang dinilai baik akhlaknya, sangat patuh dengan disiplin, bahkan sering mendapat penghargaan sebagai juara dalam perlombaan hafalan al-Qur'an.

Pertemuan Dubes Agus Maftuh dengan 3 WNI di Penjara Kota Dawadmi berlangsung akrab dan ketiganya terlihat sangat ceria.

Dua diantara 3 WNI tersebut masih sedang menjalani proses hukum dengan ancaman hukuman mati, masing-masing atas nama SMD, asal Karawang dalam kasus pembunuhan dan JSD, asal Ketapang dalam kasus sihir, sementara SFA, asal Cianjur, sudah divonis dengan hukuman penjara selama 3 bulan atas tuduhan melarikan diri dari rumah majikan dan bekerja secara illegal.

Sementara kunjungan ke Penjara Kota Shaqra yang berjarak sekitar 120 km dari Kota Dawadmi dan waktu tempuh 95 menit perjalanan darat, dilaksanakan pada Senin (28/5).

Kepala Penjara Kota Shaqra, Dhaifullah Muhammad Al Otaibi, menyambut hangat kedatangan Dubes Agus Maftuh di Penjara Shaqra.

Dalam kesempatan ramah tamah di ruang kerjanya, Dhaifullah Muhammad Al Otaibi menyampaikan terima kasih atas kunjungan Dubes Maftuh Abegebriel untuk melihat kondisi WNI di Penjara Shaqra.

Ia menjelaskan bahwa ada 3 WNI yang berada di penjara Shaqra, dua diantaranya RNS, asal Indramayu yang dituduh melakukan sihir dan YHB asal Cianjur yang dituduh membunuh bayi, telah selesai diproses hukum dan saat ini sedang menjalani masa hukuman.

Sementara satu orang lagi LSS asal Situbondo yang dituduh melakukan sihir (santet) masih dalam proses hukum di Pengadilan.

Pihaknya sedang mengusahakan pengajuan amnesti kepada Raja untuk kedua WNI yang sudah menjalani 2/3 dari masa hukuman.

Dalam kesempatan berbincang dengan para WNI di penjara Kota Dawadmi dan Kota Shaqra tersebut, Para WNI mengaku diperlakukan baik oleh pihak penjara dan cukup sandang dan pangan, bahkan setiap bulan mereka mendapat tunjangan hidup sebesar SAR 150 ditambah dengan honorarium sebesar SAR 225 sebagai petugas kebersihan.

Dubes Agus Maftuh menegaskan komitmen untuk terus mengawal proses hukum yang dihadapi WNI dan akan berusaha semaksimal mungkin memberikan perlindungan hukum dengan harapan membawa WNI pulang pulang ke Indonesia dalam keadaan selamat.

Dubes Agus Maftuh berpesan agar para WNI yang sedang menghadapi masalah hukum tidak berputus asa dan terus berdoa kepada Allah SWT sehingga terbuka tabir kebenaran yang berpihak kepada keduanya.

Para WNI di kedua penjara tersebut menyampaikan terima kasih kepada Dubes dan jajaran KBRI yang penuh perhatian terhadap keadaan mereka baik dalam rangka pendampingan di persidangan maupun kunjungan rutin ke penjara.

Pada akhir pertemuan dengan WNI di kedua penjara tersebut, Dubes Agus Maftuh memberikan santunan dana dan bantuan peralatan shalat sebagai wujud berbagi ceria menghadapi hari raya Idul Fitri, sekaligus menghimbau agar para WNI di dalam penjara tidak perlu merasa sendirian karena keberadaan KBRI adalah untuk melayani dan membela kepentingan WNI di seluruh Arab Saudi.

Lobi via Jalur Kabilah
Dubes RI beserta rombongan juga melakukan lobi-lobi antropologis dengan mendatangi tokoh-tokoh masyarakat Dawadmi khususnya yang memiliki network/jaringan kabilah kesukuan.

Hal ini dimaksudkan untuk mencari jalan keluar dari masalah-masalah hukum yang sedang mendera WNI yang ada di kedua penjara tersebut karena power kesukuan memegang peranan yang sangat strategis di Saudi.

Tim KBRI juga tidak sungkan untuk melakukan meeting tengah malam "bergaya Badui" di tengah peternakan kambing yang berada di pedalaman sahara Dawadmi dengan berharap pendekatan kultural semacam ini menjadi lorong pembuka untuk menyelamatkan para WNI yang sedang menghadapi masalah hukum di Saudi.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Agus Maftuh AbegebrielKota ShaqraPenjara Kota DawadmiTKIwniArab Saudihukuman matiriyadh
Komentar
Senin, 21 Jan 2019 23:31Lifestyle

Warga Net Bersedih, Usai Dengan Kabar Kematian Si "Dia"

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama Boo. Ya, Boo adalah seekor anjing Pomeranian laki-laki yang dinobatkan sebagai anjing terlucu di dunia. Tubuhnya yang kecil berwarna kekuningan serta potongan bulunya yang dicukur unik, menambah kesan lucu y

Senin, 21 Jan 2019 23:27Nasional

Gempa 4,3 SR Guncang Sulawesi Tenggara, Senin Malam

Gempa bumi berkekuatan 4,3 Magnitudo mengguncang di Timur Laut Kendari dan Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (21/1/2019) malam.

Senin, 21 Jan 2019 22:43Nasional

Kenapa Ustaz Abu Bakar Ba’asyir Belum Berkenan Tanda Tangan Kesetian Pancasila...?

Ustaz Abu Bakar Ba’asyir untuk menandatangani kesetiaan pada Pancasila belum berkenan. Menurut Sekretaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo, Endro Sudarsono merupakan, hak pribadi.

Senin, 21 Jan 2019 22:29Internasional

Pria India Penyusup Kebun Bintang di "Cabik Cabik' Singa

Seekor singa menyerang dan menerkam pria di India,hingga tewas Pasalnya, dia memanjat tembok kebun binatang di Negara Bagian Punjab, utara India.

Senin, 21 Jan 2019 22:22Berita Sumut

Oknum Polri Doyan Narkoba Sama Dua temannya di tangkap Polres Belawan

Seorang pria, oknum petugas kepolisian, M ,40, bertugas di Pancurbatu, dan dua orang temannya D ,40, serta I ,49, dibekuk petugas Polsek Medan Labuhan saat 'pesta' sabu sabu disalah satu rumah.

Senin, 21 Jan 2019 22:10Berita Sumut

Ngaku Anggota Bawaslu Diamankan Polisi

Seorang pria berinisial SN ,31, warga desa pondok Bungur kecamatan rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, bikin geger dan gerah anggota Bawaslu kecamatan Rawang maupun komisioner Bawaslu kabupaten Asahan, pasalnya Sofyan Nasution mengaku ngaku anggota Bawasl

Senin, 21 Jan 2019 20:23Berita Sumut

Ketua Umum Partai Demokrat Kunjungi Kisaran Dalam "SBY Tour The Toba Seulawah"

Mantan Presiden Republik Indonesia ke VI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga merupakan ketua umum Partai Demokrat bersama Ani Yudhoyono serta putra bungsunya Edhi Baskoro yang kerab disapa dengan panggilan Ibas dan sejumlah pimpinan Partai Demokrat

Senin, 21 Jan 2019 20:09Berita Sumut

Wakil Wali Kota Apresiasi Kodam I/BB Bantu Normalisasi Sungai Bedera

Pemko Medan jajaki kerjasama dengan Kodam I/BB dalam hal penanganan banjir di daerah aliran Sungai Bedera. Kerjasama ini dilakukan untuk membantu Pemko Medan dalam menormalisasi Sungai Bederah yang selama ini merupakan salah satu penyumbang banjir di Kota

Senin, 21 Jan 2019 20:05Berita Sumut

Pangdam I/BB : Prajurit Disiapkan Untuk Menjaga dan Melindungi Negaranya

Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah berkunjung kembali ke Satuan wilayah Medan dalam kunjungannya tersebut ada beberapa penekanan yang harus dipedomani oleh Prajurit sebagai berikut

Senin, 21 Jan 2019 19:41Berita Sumut

Pangdam I/BB: Komando Satuan Agar Betul Betul Mengecek Setiap Prajurit di Lapangan

Komandan Satuan agar betul-betul mengecek setiap prajuritnya di lapangan yang disampaikan dalam pengarahannya Pangdam I/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah pada kegiatan Kunjungan Kerja ke Mahubdam I/BB pada Senin (21/1 2019) Jalan Karya Wisata Ujung No. 28,

Senin, 21 Jan 2019 19:38Berita Sumut

Niat Istirahat di Warung, Supir Angkot Ini Meninggal Mendadak

Niat hati ingin melepaskan lelah setelah membawa penumpang, supir angkot bernama Simson Kacaribu ,48, mendadak tewas di warung langganannya di Jalan Jamin Ginting Km 13,2 Lingkungan II, Kelurahan Laucih, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (21/1/2019).

Senin, 21 Jan 2019 19:18Berita Sumut

Pemprovsu Dukung Pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Melayu

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Melayu yang akan dilaksanakan di Kampus USU Februari mendatang. Diharapkan, acara tersebut dapat mempersatukan masyarakat Melayu yang ada di daer

Senin, 21 Jan 2019 19:04Opini

Debat Capres, Mau Sepanas Apa?

Bagi mereka yang berpendapat bahwa proses debat sudah berkualitas, sepertinya tidak perlu diusik lagi. Biarlah, mereka sudah puas. Saya ingin sedikit mengusik mereka yang masih menganggap debat capres/cawapres kurang greget. Saya berpikir, memang mau segr

Senin, 21 Jan 2019 18:40Berita Sumut

Polisi Grebek Lokasi Pembuatan Uang Palsu di Belawan, Tersangka Berhasil Kabur

Personil polisi dari Polsek Medan Belawan menggerebek lokasi pembuatan uang palsu yang berada di kawasan Jalan Jawa Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan, Senin,(21/01/2019). Namun pelaku berisnil Zul berhasil melarikan diri.

Senin, 21 Jan 2019 18:23Berita Sumut

Bupati Sergai Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas

Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman lanto 3 pejabat administrator di Aula Sultan Serdang, Komplek kantor Bupati di Sei Rampah, Senin (21/1/2019). Hadir juga pada acara pelantikan Sekdakab Sergai Drs Hadi Winarno, MM, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepa

Senin, 21 Jan 2019 18:10Berita Sumut

Masyarakat Sari Rejo Ancam Demo Saat Pelaksanaan Pemilu 2019

Seribuan masyarakat Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia untuk kesekian kalinya menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Senin (20/1). Kali ini, warga ingin mengadu kepada Gubsu Edy Rahmayadi terkait perm