Bagaimana Jadinya Jika Gurita 'Menelan' Ekstasi?

Fidel W Minggu, 23 September 2018 09:04 WIB
Bagaimana Jadinya Jika Gurita 'Menelan' Ekstasi? / photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: GURITA yang diberi obat ekstasi menjadi lebih sosial dan mencoba untuk berpelukan, seperti ditemukan sebuah penelitian.

Menulis dalam jurnal Current Biology, para peneliti di Universitas Johns Hopkins di AS mengatakan obat itu mempengaruhi gurita dengan cara yang mirip dengan manusia.

Dalam keadaan normal, gurita adalah hewan soliter yang dapat memangsa satu sama lain setelah kawin.

Para peneliti mengatakan cara mereka berperilaku saat menggunakan narkoba dapat memberikan wawasan tentang bagaimana perilaku sosial telah berevolusi.

MDMA (methylenedioxy-methylamphetamine), juga dikenal sebagai ekstasi, adalah obat yang sangat kuat untuk mengubah suasana hati yang membanjiri otak manusia dengan zat kimia yang disebut serotonin.

Serotonin membuat orang lebih mudah bergaul.

Meski gurita adalah makhluk cerdas, otak mereka secara fisik sangat berbeda dengan manusia. Karena alasan itu, para peneliti tidak yakin bagaimana mereka akan merespons.

Apa yang ditunjukkan oleh penelitian itu?


Gül Dölen, seorang ahli syaraf di Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins yang memimpin penelitian, merancang sebuah eksperimen dengan tiga kamar bawah air yang terhubung. Salah satunya berisi gurita yang terperangkap, dan yang lainnya mainan plastik.

Empat gurita lainnya ditempatkan di dalam tangki untuk menguji reaksi mereka. Para peneliti mengukur berapa lama mereka menghabiskan waktu dengan hewan lain, dan berapa lama dengan mainan.

Kemudian, mereka akan diberikan MDMA cair, yang diserap melalui insangnya, dan ditempatkan di kamar lagi.

Penelitian ini menemukan bahwa keempatnya menghabiskan lebih banyak waktu bersama gurita lainnya daripada sebelum diberikan obat.

"Mereka cenderung memeluk sangkar dan meletakkan bagian mulut mereka di kandang," kata Prof Dölen.

"Ini sangat mirip dengan bagaimana manusia bereaksi terhadap MDMA; mereka sering menyentuh satu sama lain," katanya.

Apa artinya hasil penelitian ini?

Temuan itu menunjukkan bahan kimia otak mungkin menjadi kunci perilaku sosial dari berbagai spesies yang sangat berbeda. Hal itu berlaku meskipun banyak sel saraf yang bereaksi terhadap serotonin berada di tangan gurita.

"Kita bisa mengatakan otak gurita benar-benar berbeda dengan manusia, tetapi kita perlu sinapsis atau neurotransmitter ini," kata Prof Dölen. "Kita bisa menuliskan daftar pembangun minimal perilaku kompleks ini."

Mungkin bukan sirkuit otak yang mengesankan yang mendukung perilaku sosial, tetapi bahan kimia sinyal dasar.

Peneliti lain telah mengajukan pertanyaan tentang metodologi penelitian, namun Profesor Harriet de Wit dari Universitas Chicago, yang telah mempelajari bagaimana ekstasi mempengaruhi hewan, mengatakan itu "inovatif dan menarik" - tetapi kita tidak bisa memastikan bahwa itu sepenuhnya disebabkan obat-obatan itu.

Idealnya, percobaan akan diulang dalam skala yang lebih besar, yang disetujui para peneliti.

Dan beberapa gurita akan ditempatkan di dalam tangki untuk pertama kalinya setelah menyerap ekstasi, dan yang lain tidak.

Prof de Wit mengatakan itu akan membantu mengesampingkan gagasan bahwa mereka menjadi lebih ramah dalam percobaan kedua karena mereka terbiasa dengan tangki, atau gurita lainnya.
Editor: Fidel W

Sumber: okz

T#g:guritagurita konsumsi ekstasi
Komentar
Rabu, 20 Feb 2019 11:53Berita Sumut

Komplotan Pencuri Mobil Diringkus Polisi

Unit Reskrim Polsek Delitua meringkus tiga kawanan pelaku pencurian kendaraan jenis mobil. Ketiga tersangka dilaporkan mencuri mobil Mitsubishi L 300 milik Robinta Sembiring Depari yang terparkir di depan warung kopi Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Lau Ci

Rabu, 20 Feb 2019 11:37Berita Sumut

Heboh di Kisaran Timur, Permen Buat Anak Tidur Berjam-jam

Camat Kisaran Timur Irwandi menghimbau kepada seluruh warganya untuk membeli jajanan anak khususnya jajanan jenis permen (bombon) yang banyak di jual di pasaran. Pasalnya ada jenis permen yang dijual di pasaran setelah di konsumsi mengakibatkan anak dapa

Rabu, 20 Feb 2019 10:09Berita Sumut

Pusaka Indonesia Duga Djarum Eksploitasi Anak untuk Promosi Rokok

Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) menuding pihak perusahaan rokok Djarum di duga telah melakukan eksploitasi terhadap setidaknya 23.000 anak usia 6-15 tahun yang mengikuti audisi beasiswa Djarum.

Rabu, 20 Feb 2019 09:54Ekonomi

Rupiah Terus Menguat di Level Rp14.040/USD

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin menguat di pembukaan perdagangan hari ini. Rupiah kini berada di level Rp14.000-an per USD.

Rabu, 20 Feb 2019 09:39Lifestyle

Sekian Tahun Berlalu, Akhirnya Angkat Bicara, Deddy Corbuzier Ungkap Alasannya Bercerai

Deddy Corbuzier dikenal sebagai sosok yang jarang membicarakan kehidupan pribadinya di depan publik. Namun dalam sebuah acara, ayah satu anak itu justru membeberkan alasannya bercerai dengan Kalina Oktarani.

Rabu, 20 Feb 2019 09:24Lifestyle

Ingin Tau Suasana Dapur Gedung Putih AS, Yuk Intip Rahasinya

Anda tentu sudah tidak asing dengan sebutan White House atau Gedung Putih. Ya, kediaman enam lantai dengan luas tanah yang besar ini adalah pusat dari cabang eksekutif pemerintahan Amerika Serikat (AS). Tak hanya digunakan sebagai tempat kerja, Gedung Put

Rabu, 20 Feb 2019 09:09Lifestyle

Seks Bisa Jadi Penyelamat Pernikahan Kamu, Berikut 5 Alasannya

Bisa dibilang hubungan seksual menjadi unsur penting dalam keintiman dan keharmonisan sebuah rumah tangga. Seks adalah hal yang menyenangkan dan bisa menjadi penentu hubungan Anda.

Rabu, 20 Feb 2019 08:54Ekonomi

Harga Emas Meroket ke Level Tertinggi

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada level tertinggi selama 10 bulan terakhir.

Rabu, 20 Feb 2019 08:39Nasional

Viral, Peristiwa E-Tilang Menggelitik Warga Net

Penerapan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau e-tilang di Kota Solo, Jawa Tengah, membuat para pengguna jalan panik. Sistem baru tersebut telah menjerat beberapa pengendara yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas.

Rabu, 20 Feb 2019 08:24Lifestyle

Viral, Kakak Rela Jual Adik Kandungnya Sendiri

Sebagai kakak beradik, sudah sepantasnya Anda saling menyayangi satu sama lain. Pasalnya kakak maupun adik adalah orang terdekat yang bisa membantu segala macam kesulitan yang sedang Anda hadapi.

Rabu, 20 Feb 2019 08:12Ekonomi

Perang Dagang AS-China Mereda Buat Dolar Melemah

Indeks dolar AS melemah pada akhir perdagangan 19 Februari 2019. Kurs dolar AS justru melemah saat investor optimis perang dagang AS-China akan mereda.

Rabu, 20 Feb 2019 07:57Bola

Messi Tak Berkutik Lawan Lyon

Barcelona harus meraih hasil kurang menjanjikan ketika melakoni leg pertama babak 16 Besar Liga Champions musim 2018-2019. Melawan Olympique Lyon, "Blaugrana" julukan Barca harus puas bermain 0-0 hingga laga usai.

Rabu, 20 Feb 2019 07:32Bola

Pertandingan Liverpool vs Bayern Munich, Sama Kuat

Bermain di depan pendukung yang memadati Anfield membuat Sadio Mane dan kolega memulai laga dengan lebih percaya diri. Serbuan perdana Liverpool datang dari sayap kanan, di mana Alexander-Arnold mengirim umpan silang ke kotak penalti Bayern, namun bola be

Rabu, 20 Feb 2019 07:17Berita Sumut

Perayaan Imlek di Sekolah Global Prima Meriah

Perayaan Tahun Baru Cina yang ke 2570 berlangsung meriah di Sekolah Global Prima National Plus. Kegiatan tahunan yang dilaksanakan ini, bertujuan untuk mengintegrasikan rasa toleransi antar suku di lingkungan sekolah global prima.

Rabu, 20 Feb 2019 07:02Berita Sumut

Polisi Bantah Terjadi Penyekapan Asisten Rumah Tangga Asal Kupang di Medan

Beredar isu penyekapan asisten rumah tangga asal Kupang, Nusa Tenggara Timur bernama Cindy ,20, di Jalan Aceh Baru, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumut, dibantah Pihak kepolisian, Selasa (19/2/2019).

Selasa, 19 Feb 2019 22:52Berita Sumut

Komisi C : Minta PD Pasar Segera Akomodir Pedagang Belum Dapat Lapak

Komisis C DPRD Medan meninjau Pasar Marelan di Jalan Marelan Raya dan meminta PD Pasar untuk mendata kembali 57 pedagang pasar tradisional Marelan yang tidak mendapatkan meja atau lapak untuk berjualan.