• Home
  • Internasional
  • Diampuni Keluarga Istri, Mantan Walikota Teherahn, Batal di Hukum Mati

Diampuni Keluarga Istri, Mantan Walikota Teherahn, Batal di Hukum Mati

Mtc Rabu, 14 Agustus 2019 20:56 WIB
Hand Over
MATATELINGA, Teheran:  Berdasarkan keterangan pengacaranya, keluarga dari Mitra Ostad, istri kedua dari Mohammad Ali Najafi telah mengampuninya. Sehhingga mantan wali kota Teheran yang telah divonis mati karena membunuh istri keduanya, batal dieksekusi setelah mendapat pengampunan dari keluarga korban.






Menurut hukum pidana Islam yang dianut Iran, jika seseorang dengan sengaja membunuh atau melukai orang lain, korban (atau keluarga korban) berhak mendapatkan retribusi atau qisas, nyawa dibayar nyawa dalam kasus pembunuhan.

Namun, korban (keluarga korban) berhak memaafkan pelaku. Jika demikian, korban (atau saudara terdekat mereka) dapat meminta pelaku untuk membayar uang darah (diyat) untuk mengompensasi cedera atau kematian yang disebabkan.

Uang darah adalah uang tunai atau bentuk kompensasi lain yang dibayarkan oleh pelaku (biasanya seorang pembunuh) kepada keluarga atau kerabat korban.

"Kami telah memaafkan Najafi, mengesampingkan (masalah) darah orang yang kami cintai, dan kami berpendapat untuk tidak menawar darahnya," kata saudara lelaki Mitra Ostad, Massoud, di akun Instagram-nya.





Ini berarti bahwa Najafi tidak akan digantung dan tidak perlu membayar "uang darah" kepada kerabat korbannya. Demikian diwartakan Radio Farda, Rabu (14/8/2019).

Dalam posting Instagram yang sama, Massoud Ostad juga menegaskan bahwa setelah mediasi oleh para tetua di Iran dan Kota Kermanshah (rumah orangtua Ostad di Iran barat), keluarganya tidak akan menuntut hukuman mati untuk Najafi.

Lulusan MIT, Najafi, 67 tahun, menjabat sebagai Wali Kota Teheran dari 27 Agustus 2017 sampai 10 April 2018. Tetapi, Najafi mengundurkan diri setelah mengancam akan mengungkapkan korupsi keuangan yang meluas di kotamadya itu di bawah pemerintahan pendahulunya, seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Jenderal Mohammad Reza Qalibaf.

Mohammad Ali Najafi menembak istri keduanya di rumah mereka di lingkungan mewah Teheran pada 28 Mei. Polisi menemukan mayat Ostad dengan beberapa luka tembak di dada. Beberapa jam kemudian, Najafi menyerahkan diri ke polisi.
Editor: Amrizal

Sumber: Okezone

T#g:blibliBunuh Istri KeduaMantan Walikota Batal dihukum MatiMatatelingamatatelinga.commatatelinga comTeheranTerkiniTraveloka
Komentar
Selasa, 17 Sep 2019 15:02Berita Sumut

Kepergok Curi Motor, Pria Ini Babak Belur Diamuk Warga

Seorang pria babak belur bahkan nyaris tewas diamuk warga kawasan Jalan Sei Mencirim Desa Medan Krio, Sunggal karena kepergok mencuri sepeda motor, Sabtu (14/9/2019) sore. Untungnya, ada patroli Polsek Sunggal yang melintas di lokasi dan mengamankan pelak

Selasa, 17 Sep 2019 14:48Berita Sumut

Hadir Lebih Cepat, Dua Kader PSI di DPRD Medan Komitmen Manfaatkan Waktu Rakyat

Dua anggota DPRD Medan periode 2019-2024 asal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Renvelli Pandapotan Napitupulu dan Erwin Siahaan sepakat memanfaatkan waktu untuk kepentingan rakyat. Ke dua anggota dewan ini pun berharap pimpinan DPRD Medan sementara dapa

Selasa, 17 Sep 2019 14:32Nasional

Panglima TNI Bersama Presiden RI Sholat Istighosah Atasi Karhutla Riau

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan sejumlah pejabat negara melaksanakan Sholat Istiqhosah, di Masjid Amrullah Kompleks Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa

Selasa, 17 Sep 2019 14:17Berita Sumut

Irup Hari Kesadaran Nasional, Soekirman Ingatkan Jajaran Kuasai Teknologi

Bupati Serdangbedagai Soekirman memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) Tahun 2019 di Sei Rampah, Selasa (17/9). Dalam upacara yang dilaksanakantanggal 17 setiap bulannya ini, Soekirman mengingatkan jajarannya untuk selalu menguasai perkembangan t

Selasa, 17 Sep 2019 14:02Aceh

Disangka Harimau, Kucing Hutan Ini Resahkan Warga Trumon Tengah

Keberadaan seekor kucing hutan langka berwarna emas, selama sepekan ini meresahkan warga ampong Le Jeureuneh, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Pasalnya warga mengira satwa yang berkeliaran di perkebunan sawit di kawasan penduduk itu seeko

Selasa, 17 Sep 2019 13:47Berita Sumut

BMKG : Kabut di Medan Bukan Kabut Karhutla

Balai Besar Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah l Medan menegaskan kabut yang menyelimuti Kota Medan beberapa hari belakangan ini bukan merupakan kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.

Selasa, 17 Sep 2019 13:32Nasional

Satgas Yonif RK 136/TS Tanam 1500 Bibit Pohon

Guna menjaga kelestarian alam serta ikut berpartisipasi dalam mendukung dan mensukseskan program penghijauan di Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang Ke-74, Satgas Yonif RK 136/TS tanam 1500 bibit pohon di Kota Ambon, Propinsi Maluku.

Selasa, 17 Sep 2019 13:17Berita Sumut

Berjasa Majukan Pramuka, 59 Pejabat Pemko Medan Peroleh Penghargaan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menyematkan pin Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa kepada 59 anggota dewas baik yang berada di dalam maupun di luar Gerakan Pramuka ketika memimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Kesadaran Na

Selasa, 17 Sep 2019 13:01Berita Sumut

Cari Masukan, Bobby Nasution Makan Malam Dengan Pengurus Sejumlah Partai di Medan

Bobby Nasution terus melakukan komunikasi politiknya dengan sejumlah pengurus partai di Sumut maupun Medan, untuk mendukungnya maju sebagai calon Wali Kota Medan pada tahun 2020.

Selasa, 17 Sep 2019 12:46Nasional

Mobil Pintar Satgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Datangi Kampung Rawabiru Papua

Dalam rangka memperingati ‘Hari Kunjung Perpustakaan’, Mobil Pintar Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad beberapa waktu lalu menghadirkan perpustakaan keliling yang bertajuk budayakan gemar membaca untuk meraih cita-cita dimasa depan, bertempat di

Selasa, 17 Sep 2019 12:31Berita Sumut

Soal Demo Emak-emak, Tanpa Busana Ini Tanggapan Tokoh Masyarakat Toba

Viralnya demo ibu-ibu tanpa busana di areal Silang leang di Desa Pardamean Sibisa terkait penolakan pembukaan jalan di lokasi BPODT menuai pro-kontra. Banyak masyarakat menyayangkan aksi tanpa busana tersebut. Aksi tersebut membuat para tokoh adat an

Selasa, 17 Sep 2019 08:31Berita Sumut

Polres Tobasa Netral Diantara Dua Kubu

Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo mengatakan bahwa kehadiran BPODT, banyak masyarakat juga yang mendukung. Apabila ada yg menganggu dan berhenti maka banyak masyarakat sekitar Sibisa

Selasa, 17 Sep 2019 08:15Internasional

Frustasi, Video Kepsek Hancurkan Ponsel Siswa, Viral

Timbulkan perdebatan di media sosial pasca seorang kepala sekolah di Negara Bagian Karnataka, India menyita dan secara publik menghancurkan 16 ponsel milik siswa-siswanya

Selasa, 17 Sep 2019 08:00Ekonomi

Ingin Fokus Saat Bekerja, ini Tipsnya!

Walaupun sudah terbiasa dengan hal-hal tersebut, banyaknya kebisingan dan gangguan di kantor dapat memengaruhi produktivitas kerja Kamu

Selasa, 17 Sep 2019 07:45Ekonomi

Apple Group Kehilangan CEO Disney Bob Iger

Bahkan, di perusahaan teknologi multinasional itu, gaji Iger sebesar USD125.000 dan diberikan saham sebesar USD250.000

Selasa, 17 Sep 2019 07:30Bola

Cristiano Ronaldo Menagis Tersedu-Sedu

Cristiano Ronaldo tentunya sering mendapat undangan untuk melakukan wawancara. Akan tetapi, sebagai pesepakbola top dunia