Duduk di Kursi, Pria India Tewas

Mtc Jumat, 24 Mei 2019 08:15 WIB
GOOGLE
Jitendra berasal dari dalit, kasta rendah yang diharamkan disentuh oleh kepercayaa di India.
MATATELINGA, Uttarakhand: Seorang pria India dari golongan dalit tewas setelah dipukuli gegara ia duduk bersama denga sekelompok pria yang berebeda kasta.



Dalit atau Paria dalam sistem kasta di India adalah seorang yang biasanya diharamkan untuk disentuh

Jitendra berusia 21 tahun tewas sembilan hari setelah dipukuli hingga mengalami luka parah.

Kejadian berawal saat korban duduk di kursi dan makan di hadapan para pelaku mereka di sebuah pesta pernikahan pada 26 April.

Polisi menjelaskan dalam acara pernikahan itu tersedia makanan yang dipersiapkan oleh dalit.

"Perkelahian terjadi ketika makanan disajikan. Kontroversi meletus saat siapa yang duduk di kursi," kata perwira polisi Ashok Kumar.

Polisi tidak tahu siapa yang meninggalkan korban di luar rumah ibunya. Dia meninggal sembilan hari kemudian di rumah sakit.

Kematian Jitendra adalah tragedi ganda bagi ibunya—hampir lima tahun yang lalu suaminya juga meninggal.

Jitendra yang seorang tukang kayu, menjadi satu-satunya pencari nafkah keluarga dan harus putus sekolah untuk mulai bekerja.

Keluarga dan teman-teman menggambarkannya sebagai pribadi yang pendiam.



"Ada ketakutan. Keluarga itu tinggal di daerah terpencil. Mereka tidak memiliki tanah dan rapuh secara finansial," kata aktivis Dalit Jabar Singh Verma. "Di desa-desa sekitarnya juga, jumlah Dalit sedikit dibanding jumlah keluarga dari kasta yang lebih tinggi."

Dari 50 keluarga di desa Jitendra, hanya sekitar 12 atau 13 yang adalah Dalit.

Dalit terdiri hampir 19% dari populasi Uttarakhand dan wilayah yang memiliki sejarah kekejaman yang dilakukan terhadap mereka.

Polisi telah menangkap tujuh orang sehubungan dengan kematian Jitendra, tetapi semuanya menyangkal terlibat.

"Ini konspirasi melawan keluarga kami," kata seorang wanita yang ayah, paman, dan saudara lelakinya termasuk di antara mereka. "Mengapa ayahku menggunakan penghinaan kasta pada pernikahan Dalit?"

"Dia [Jitendra] pasti malu. Dia dipukuli dan menelan puluhan pil yang menyebabkan kematiannya," kata seorang warga kasta atas setempat.

Tetapi orang-orang Dalit di desa yang marah atas kematian Jitendra menyangkal klaim-klaim ini.

Mereka mengatakan Jitendra menderita epilepsi, tetapi bersikeras tidak mungkin dia overdosis karena obat.



Terlepas dari ekspresi kemarahan ini, keluarga Dalit setempat sebagian besar tetap diam.

"Itu karena mereka secara ekonomi bergantung pada keluarga dari kasta yang lebih tinggi," kata aktivis Daulat Kunwar.

"Kebanyakan Dalit tidak memiliki tanah. Mereka bekerja di ladang tetangga kasta atas mereka yang kaya. Mereka tahu konsekuensi jika berbicara dengan lantang."

Keluarga Jitendra mengalami dampak atas kejadian ini. Geeta Devi, ibu Jitendra mengatakan mereka berada dalam tekanan untuk mencari kebenaran.

"Beberapa pria datang ke rumah kami dan mencoba menakuti kami," katanya. "Tidak ada orang yang mendukung kami, tetapi saya tidak akan pernah menyerah untuk keadilan."  

(Mtc/Okz)
Editor: FJR

Sumber: Okezone

T#g:Beda KastablibliDuduk di KursiIndiainternasionalMatatelingaPria TewasTerkini
Komentar
Rabu, 18 Sep 2019 10:15Ekonomi

Rupiah Pagi Ini Perkasa di Rp14.077/USD

Pada perdagangan pagi ini, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat

Rabu, 18 Sep 2019 10:00Ekonomi

Imbas Serangan Drone, Saham Perusahaan Energi Ini Meroket

Pasca serangan drone terhadap dua fasilitas utama minyak milik Saudi Aramco, Arab Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 09:45Nasional

Sebelum dan Sesudah Kunjungi Lokasi Kebakaran Hutan, Sepatu Jokowi Viral

Beserta rombongan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya sambangi lokasi kebakaran hutan di kawasan Pelalawan, Riau, belum lama ini

Rabu, 18 Sep 2019 09:30Internasional

Bocah Merokok di Stadion Hebohkan Warganet, Ternyata

Selama pertandingan yang disiarkan televisi antara Bursaspor dan Fenerbahce, dua klub sepak bola asal Turki, pemirsa disuguhi beberapa pemandangan yang mengganggu

Rabu, 18 Sep 2019 09:15Bola

Meski Tanpa Neymar dan Mbappe, Varane Tetap Anggap PSG sebagai Lawan Berat

Laga pertama Grup A Liga Champions 2019-2020. Bek Real Madrid, Raphael Varane, menganggap Paris Saint Germain (PSG)

Rabu, 18 Sep 2019 09:00Internasional

Kevin Hart Dituntut Rp844 Miliar

Minta ganti rugi dari sang aktor sebesar USD60 juta atau setara Rp844,5 miliar. Montia Sabbag menuntut aktor dan komedian Kevin Hart

Rabu, 18 Sep 2019 08:45Lifestyle

Mengenal Dibbler, Salah Satu Mamalia Terlangka di Dunia

Kali ini ada yang tak kalah uniknya yang biasanya Australia identik dengan hewan koala. Belum banyak orang yang mengetahui tentang bagaimana rupa hewan ini

Rabu, 18 Sep 2019 08:30Bola

Liga Champions 2019-2020, Rabu 18 September 2019, ini Hasil Laganya

Sejumlah pertandingan menarik pun telah berlangsung di ajang Liga Champions 2019-2020 resmi dimulai

Rabu, 18 Sep 2019 08:15Lifestyle

Ingin Bercinta Tanpa Miss V Harus Mengalami Sakit, Ini 5 Posisi Paling Tepat

Ada beberapa penyebab yang memicu terjadinya dyspareunia. Menurut studi yang dipublikasikan oleh jurnal BJOG

Rabu, 18 Sep 2019 08:00Bola

Napoli Bekuk Liverpool 2-0

Laga perdana Grup E Liga Champions 2019-2020. Napoli sukses menaklukkan Liverpool. Bermain di Stadio San Paolo

Rabu, 18 Sep 2019 07:05Bola

Marco Verratti, Mengaku Tak Sabar Melakoni laga Perdana Liga Champions

Pada pertandingan pembuka Liga Champions musim ini, PSG akan tampil di hadapan publik sendiri, Parc des Princes

Rabu, 18 Sep 2019 06:15Nasional

Kontra Bus Dengan Mobil Tangki, di Kabarkan Delapan Tewas dan Puluhan Luka Luka

Delapan orang dikabarkan tewas dalam kecelakaan lalu lintas antara bus Rosalia Indah bernomor polisi AD-1666-CE dan truk tangki dengan nomor polisi BE-9291-YJ di Jalan Lintas Tengah Sumatera KM 229, Kampung Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung

Rabu, 18 Sep 2019 06:00Berita Sumut

Kadispora Buka Kejuaraan Biliar Junior U 20 Piala Gubsu

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provsu (Kadisporasu) H Baharuddin Siagian SH MSi membuka Kejuaraan Biliar Junior U 20 Piala Gubsu, Selasa (17/9/2019) di Puslat POBSI Sumut Jl Kapt. Pattimura Medan

Selasa, 17 Sep 2019 20:45Nasional

Kapolri Dampingi Presiden RI Meninjau Lokasi Karhutla di Riau

Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D mendampingi langsung Presiden RI dalam meninjau lokasi karhutla di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Kota Pekanbaru Riau.

Selasa, 17 Sep 2019 20:30Berita Sumut

Anggota DPRD Sumut : " Saya Minta Lokasi Penggerebekan Galian C di Tutup Secara Permanen"

Terkait dengan penggerebekan Galian C ilegal oleh Sat reskrim Polres Binjai,Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba yang kini sudah menjabat sebagai anggota DPRD Sumut, sangat apresiasi dan mendukung.

Selasa, 17 Sep 2019 20:15Berita Sumut

Kedua Kalinya Sat Reskrim Polres Binjai Grebek Lokasi Galian C

Untuk yang kedua kalinya dimasa kepemimpinan Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto, melakukan penggerbekan Galian C ilegal yang disebut juga sebagai Pantai Acong , Selasa (17/9/2019), sekira pukul 14:30 Wib.