Hujan Lebat Lumpuhkan Jepang, Jumlah Korban Tewas Terus Bertambah

Fidel W Senin, 09 Juli 2018 07:03 WIB
Jumlah korban tewas akibat hujan lebat di Jepang bertambah / photo: ist
MATATELINGA, Jepang: Jumlah korban tewas akibat hujan lebat yang tercurah di Jepang naik menjadi 75 orang, Senin (9/7/2018). Lebih dari dua juta orang mengungsi dan operasi penyelamatan terus berlanjut.


Puluhan orang masih hilang setelah hujan lebat yang mengguyur Jepang hingga berhari-hari menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor.

"Hujan lebat di sejumlah wilayah menyebabkan air sungai meluap sehingga menimbulkan banjir bandang dan tanah longsor di beberapa wilayah," kata Menteri Kabinet/juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga, Minggu (8/7).

Tim penyelamat dan relawan berupaya keras menyelamatkan para korban dari lumpur dan genangan air.

Media lokal menyebut jumlah korban jiwa mencapai 90 orang.

Perdana Menteri Shinzo Abe memperingatkan bahwa upaya penyelamatan korban harus berpacu dengan waktu. Beberapa di antaranya menyampaikan seruan putus asa dan minta bantuan lewat akun media sosial seperti Twitter.


Di desa-desa di Jepang tengah dan barat, penduduk yang terperangkap banjir terpaksa berlindung di atas atap-atap rumah mereka.

Lebih dari 50 ribu penyelamat, polisi dan personel militer dikerahkan dalam operasi tanggap bencana, dimana seluruh desa terendam banjir dan hanya terlihat bagian atas lampu lalu lintas di tengah air yang terus meninggi.

Jumlah korban terus meningkat selama beberapa hari terakhir. Namun kondisi di lapangan menyebabkan penyelamat hanya dapat bergantung pada perahu dan helikopter untuk mengangkut warga yang terjebak banjir.

Banyaknya korban meninggal melampau bencana terkait hujan pada 2014 di mana sedikitnya 74 orang tewas akibat tanah longsor akibat hujan lebat di Hiroshima.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:Terkinihujan lebathujan lebat di jepangjepang
Komentar
Kamis, 21 Mar 2019 16:46Berita Sumut

Presentasikan Keberhasilan Jokowi di Kampus UIN SU, Ali Mokhtar Ngabalin Diusir Mahasiswa

Perlakuan tidak mengenakan menimpa Ali Muchtar Ngabalin, tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden di Kampus UIN Sumatera Utara Jalan Sutomo Medan, Kamis (21/3/2019). Dia didemo dan diusir oleh mahasiswa karena dinilai melakukan kegiatan politik di dalam ka

Kamis, 21 Mar 2019 16:10Berita Sumut

Kapolrestabes Gelar Pertemuan Bersama FKUB dan Pemko Medan

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, menggelar pertemuan bersama unsur FKUB Kota Medan di Ruang Data Bag Ops Polrestabes Medan, Kamis (21/3/2019).

Kamis, 21 Mar 2019 15:49Berita Sumut

Ombudsman-KPK Kerjasama Untuk Perkuat Pemberantasan Korupsi

Ombudsman RI dan KPK tmenadatangani nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) untuk mengoptimalkan pemberantasan korupsi dan pengawasan penyelenggaraaan pelayanan publik di tanah air.

Kamis, 21 Mar 2019 15:28Nasional

Paradoks Kemajuan Teknologi Perlu Diantisipasi

Kemajuan teknologi harus diakui sangat pesat termasuk teknologi komunikasi, namun paradoks kemajuan tersebut perlu diantisipasi. Oleh sebab itu, diperlukan perhatian dan kerja sama seluruh komponen bangsa untuk menekan paradoks kemajuan teknologi dan lebi

Kamis, 21 Mar 2019 14:35Berita Sumut

Satu Pelaku Penyebar Berita Hoax KPU Tercoblos 01 Masih Diburu Polisi

Satu orang pelaku penyebar video hoax surat suara tercoblos di Sumatera Utara hingga saat ini masih diburu polisi. Sebelumnya, pihak Ditkrimsus Polda Sumut sudah menangkap seorang tersangka sekaitan dalam kasus tersebut.

Kamis, 21 Mar 2019 14:18Berita Sumut

Dua Bulan Mengutil di Indomaret, Pengangguran Ini Kumpulkan 90 Botol Minuman Kaleng

Polsek Sunggal meringkus seorang pengutil yang kerap beraksi di Indomaret yang berada di Jalan TB Simatupang, Medan Sunggal, Minggu (17/3). Dari pelaku, polisi menyita 90 botol minuman kaleng yang merupakan hasil dari aksi mengutil tersangka di Indomaret

Kamis, 21 Mar 2019 13:05Berita Sumut

KPPU Sosialisasi Undang- Undang Persaingan Usaha ke UNITA Tapanuli

Komisi Pengawas Persaingan Usaha(KPPU) melalui Kantor Perwakilan Daerah (KPD) Medan kembali melaksanakan internalisasi nilai-nilai persaingan usaha yang sehat di Fakultas Hukum Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA), Selasa (19/3) lalu.

Kamis, 21 Mar 2019 09:00Bola

Paul Pogba: Saya Ingin Terus Dilatih Solskjaer

Gelandang andalan Manchester United, Paul Pogba

Kamis, 21 Mar 2019 08:45Internasional

Haru nan Pilu, Hilang Hampir Satu Harian, Bocah ini Betahan Hidup Makan Rumput & Minum Air Sungai

eorang bocah laki-laki berusia 5 tahun yang berhasil diselamatkan

Kamis, 21 Mar 2019 08:15Lifestyle

Gisella Perkenalkan Gempi Kepada Wijin, Pertanda Apa ya...

Penyanyi Gisella Anastasia saat ini tengah dekat dengan Wijaya Saputra

Kamis, 21 Mar 2019 08:00Nasional

Danau Sentani Meluap, Sampah Menumpuk Hingga Mayat Hanyut di Temukan

Tak hanya Banjir bandang yang menyebabkan ribuan warga mengungsi ke tempat aman

Kamis, 21 Mar 2019 07:45Nasional

Polda Kaltim Musnahkan 18 Kg "Kaca"

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur bersama Kejaksaan Balikpapan memusnahkan barang bukti

Kamis, 21 Mar 2019 07:30Lifestyle

Selebgram Cantik Christabel Chua Harus Pasrah Usai Video "Gituannya" Tersebar Luas

Christabel Chua seorang selebgram cantik harus pasrah lantaran video

Kamis, 21 Mar 2019 07:15Nasional

BPN: Kami Tak Boleh Jumawa, Usai Prabowo-Sandi Tunjukkan Tren Positif di Survei

Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sodik Mudjahid meminta kepada seluruh relawan

Kamis, 21 Mar 2019 07:00Ekonomi

Industri Manufaktur China Tak Ada Tandingannya

Industri manufaktur di China tidak ada tandingannya

Kamis, 21 Mar 2019 06:45Nasional

TKN: Kenapa Kami Harus Cemas? Jokowi-Prabowo Terpaut 11,8% di Survei

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf tak ambil pusing ihwal hasil survei