Kelompok Bersenjata Serang Hotel,Sejumlah Orang Tewas

Mtc Rabu, 16 Januari 2019 21:00 WIB
Google
MATATELINGA,Kenya:  Sejumlah pria yang diduga anggota kelompok milisi menyerang sebuah hotel mewah di Nairobi, Kenya, sehingga menewaskan sedikitnya enam orang.Sejumlah orang, beberapa di antara mereka bersimbah darah, dituntun polisi meninggalkan tempat kejadian perkara.

Suara tembakan dan letusan terdengar dari kompleks yang menampung perkantoran dan Hotel DusitD2.



Kelompok milisi Al-Shabab yang berbasis di Somalia mengklaim berada di balik serangan tersebut.Beberapa pejabat dan saksi mata mengatakan sedikitnya enam orang meninggal dunia di sebuah restoran di dalam kompleks. Adapun seorang lainnya meninggal dunia di rumah sakit setelah dilarikan ke sana karena mencerita cedera.

Namun, jumlah pasti korban tewas sampai sekarang belum dapat dikonfirmasi. Seorang petugas kamar jenazah mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa yang meninggal dunia sedikitnya 14 orang.


Serangan dimulai Selasa (15/1) Pukul 15.00 waktu setempat atau pukul 19.00 WIB.



Kepala kepolisian Kenya, Joseph Boinnet mengatakan, para pria bersenjata melemparkan sejumlah bom ke arah kendaraan di lahan parkir sebelum memasuki lobi hotel. Salah seorang di antara mereka bahkan meledakkan dirinya sendiri.

Seorang perempuan yang bekerja di bangunan dekat hotel menuturkan kepada kantor berita Reutes:

"Saya baru mendengar suara tembakan senjata dan melihat orang-orang berlarian sambil mengangkat tangan mereka. Beberapa memasuki bank untuk bersembunyi," ujarnya.

Kepolisian kemudian mengerahkan anggotanya ke tempat kejadian perkara. Di sana, salah seorang polisi berkata kepada wartawan BBC, Ferdinand Omondi, "Keadaannya tidak bagus. Orang-orang meninggal dunia."

Pada pukul 20.00 GMT (03.00 WIB), Menteri Dalam Negeri Fred Matiang'i mengatakan kompleks tersebut telah diamankan oleh aparat.

"Situasinya sudah terkendali dan negara ini aman. Terorisme tidak akan mengalahkan kita," ujarnya.

Satu jam kemudian, suara tembakan terdengar di kawasan itu.

DusitD2 merupakan hotel bintang lima dengan 101 kamar. Lokasinya berada di daerah pinggiran kota, beberapa menit berkendara dari distrik finansial Nairobi.

Aksi terorisme pernah mengguncang Kenya pada September 2013 ketika sejumlah anggota milisi Al-Shabab memasuki pusat perbelanjaan Westgate di Nairobi.

Mereka menyandera sejumlah pengunjung selama 80 jam dan menewaskan 67 orang.
Editor: Amrizal

Sumber: Okezone

T#g:BBCkenyaMatatelingaPolisi mengamankanTerkinipuluhan ditembakserang proa bersenjatateroris
Komentar
Jumat, 19 Apr 2019 21:56Berita Sumut

Beredar Lagi Video Kecurangan Pemilu di Tapteng, Bawaslu akan Hitung Ulang Suara

Setelah beredarnya video kecurangan proses Pemilihan Umum di Kabupaten Tapanuli Tengah, warganet kembali dihebohkan dengan video lainnya yang terjadi di kecamatan yang berbeda.

Jumat, 19 Apr 2019 21:15Nasional

Jokowi-Ma'ruf 54,99% dan Prabowo-Sandi 45,01% di Real Count KPU 3%

Situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus memperbaharui perolehan suara Pilpres 2019. Setidaknya, hingga pukul 19.45 WIB

Jumat, 19 Apr 2019 21:00Nasional

Pasca Keluarkan "Surat Cinta" BPN Tepis Isu Perpecahan Dengan SBY

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade

Jumat, 19 Apr 2019 20:45Berita Sumut

Ikut Amankan Pemilu 2019, Kapolres Binjai Ucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat

Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto mengucapkan terimakasih kepada masyarakat

Jumat, 19 Apr 2019 20:30Nasional

Diperiksa Tim Dokter, Begini Kondisi Sandiga Uno

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiga Uno memeriksa kondisi kesehatannya

Jumat, 19 Apr 2019 20:15Bola

Kepindahan Eden Hazard Tinggal Menghitung Hari

Real Madrid tampaknya sebentar lagi bakal mengumumkan kedatangan satu pemain bintang di bursa transfer musim panas 2019 nanti

Jumat, 19 Apr 2019 20:00Internasional

Siswi Bangladesh Dibakar Hidup-Hidup Usai Laporkan Pelecehan Seksual

Nusrat Jahan Rafi, seorang remaja berusia 19 tahun tewas pada 10 April, lima hari setelah dia disiram bensin

Jumat, 19 Apr 2019 18:50Berita Sumut

Kodam I/BB Apresiasi Serka Nur Habibah Lubis Sebagai Babinsa Kowad Pertama di Jajaran Korem 032/Wbr

Kodam I/Bukit Barisan memberikan apresiasinya kepada Sersan Kepala Nur Habibah Lubis yang merupakan Bintara Pembina Desa (Bibinsa)

Jumat, 19 Apr 2019 17:35Berita Sumut

Kapolda: Terimakasih Warga Sumatera Utara

Pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada 17 April kemarin, telah berlangsung dengan damai dan kondusif. Bahkan, antusias masyarakat untuk mengikuti pesta demokrasi tersebut, juga terbilang begitu tinggi.

Jumat, 19 Apr 2019 17:30Nasional

Prabowo Subianto Dapat Hadiah dari Para Habaib & Kiyai

Dalam acara sujud syukur kemenangan terdapat sebuah ucapan yang menarik dari calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto

Jumat, 19 Apr 2019 17:26Berita Sumut

Berkumpul di Mesjid Al-Jihad, Ribuan Warga Sumut Gelar Syukuran Kemenangan Prabowo-Sandi

Ribuan warga Sumatera Utara memadati Mesjid Al-Jihad Jalan Abdullah Lubis Medan seusai menggelar Ibadah Shalat Jumat, (19/4/2019). Mereka berkumpul dalam rangka syukuran atas kemenangan Prabowo-Sandi.

Jumat, 19 Apr 2019 17:15Nasional

Jokowi Ingin Bertemu Prabowo!

PDI Perjuangan (PDIP) mengapresiasi langkah calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)

Jumat, 19 Apr 2019 17:00Nasional

Tabung Gas 3 Kg Kembali Meledak, 4 Tukang Bakso Jadi Korbannya

Empat orang menjadi korban gas melon berukuran tiga kilogram, yang alami kebocoran di salah satu rumah kontrakan di Jalan Cigelereng, Kota Bandung, pada Jum'at (19/4/2019).

Jumat, 19 Apr 2019 16:45Ekonomi

5 Blok Migas di Lelang

Pemerintah melelang lima wilayah kerja (WK) migas konvensional tahap I 2019. Sejak dibuka tanggal 21 Februari 2019 lalu

Jumat, 19 Apr 2019 16:30Internasional

Pria ini Rela Potong Jarinya Usai Salah Pilih Partai

Seorang peserta pemilihan umum di India mengatakan bahwa dia telah memotong jari telunjuknya setelah menyadari dia telah memberikan suaranya kepada partai politik yang salah.

Jumat, 19 Apr 2019 16:15Nasional

Real Count Hanya untuk Publikasi, Bukan Hasil Pemilu, Tegas KPU!

Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menegaskan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) atau real count KPU