HUT ke 8 Matatelinga.com - Hanura
  • Home
  • Internasional
  • Polisi Gerebek Kantor pusat media Australia Broadcasting Corp, Soal apa...?

Polisi Gerebek Kantor pusat media Australia Broadcasting Corp, Soal apa...?

Mtc Rabu, 05 Juni 2019 19:56 WIB
Hand Over
MATATELINGA, Sydney:   Kantor pusat media Australia Broadcasting Corp (ABC) digerebek Kepolisian Australia.  Petugas tiba di stasiun penyiaran publik itu dengan surat perintah penggeledahan yang menyebut nama dua wartawan dan seorang direktur berita.



Tindakan polisi terkait dengan artikel tentang dugaan pelanggaran oleh pasukan Australia di Afghanistan. ABC telah memprotes serangan itu.

Pada Selasa, polisi telah melakukan penggerebekan di rumah seorang jurnalis ABC, menimbulkan kewaspadaan. Serikat jurnalis terkemuka mengatakan bahwa kedua penggerebekan tersebut menunjukkan sebuah "pola serangan yang mengganggu kebebasan pers Australia".

Menurut ABC, penggerebekan pada Rabu (5/6/2019)  berkaitan dengan seri investigasi tahun 2017 yang dikenal sebagai "The Afghan Files" yang "mengungkapkan tuduhan pembunuhan dan pelanggaran hukum oleh pasukan khusus Australia di Afghanistan".



Stasiun penyiaran itu mengatakan bahwa seri tersebut "didasarkan pada ratusan halaman dokumen pertahanan rahasia bocor ke ABC".

Polisi Federal Australia mengatakan surat perintah itu berkaitan dengan "tuduhan penerbitan materi rahasia" dan surat itu "berkaitan dengan rujukan yang diterima pada 11 Juli 2017 dari Kepala Angkatan Pertahanan dan Sekretaris Penjabat untuk Pertahanan".

"The Afghan File" diterbitkan oleh ABC pada 10 Juli 2017.

Polisi mengatakan penggerebekan pada Selasa dan Rabu tidak terhubung, menambahkan: "Namun keduanya berhubungan dengan tuduhan terpisah menerbitkan materi rahasia, bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Kejahatan 1914, yang merupakan masalah yang sangat serius yang berpotensi merusak keamanan nasional Australia. "

Kepolisian membela tindakannya, mengatakan mereka "independen dan tidak memihak setiap saat".

Wartawan ABC John Lyons telah men-tweet secara langsung penggerebekan itu sejak polisi tiba pada Rabu pagi. Dia mengatakan bahwa polisi sedang memeriksa 9.214 dokumen yang ditemukan di sistem ABC satu-per-satu, termasuk "ribuan email internal ABC".

Dalam sebuah pernyataan Direktur Pelaksana ABC David Anderson mengatakan penggerebekan polisi "menimbulkan kekhawatiran yang sah atas kebebasan pers".

"ABC mendukung para jurnalisnya, akan melindungi sumber-sumbernya dan terus melaporkan tanpa rasa takut atau mendukung masalah keamanan dan intelijen nasional ketika ada kepentingan publik yang jelas," kata Anderson.

Direktur ABC News, Gaven Morris, membela dua jurnalis yang disebutkan namanya dalam surat perintah penggeledahan tersebut.

"Sebagai catatan, @DanielMOakes dan @sclark_melbs adalah dua jurnalis terbaik @abcnews," tweetnya.

"Jujur dan berkomitmen untuk mengatakan yang sebenarnya demi kepentingan publik Australia. Sama seperti @annikasmethurst. Aku bangga dengan pekerjaan sulit yang mereka semua lakukan."
Editor: Amrizal

Sumber: Okezone

T#g:MatatelingaMatatelinga.TVMatatelinga TVmatatelinga.commatatelinga comPolisi Australi brebek kantor mediaTerkinikantor media digrerebek
Komentar
Kamis, 17 Okt 2019 09:30Ekonomi

Di Tengah Pasokan Desember Akan Dibatasi, Harga Minyak Dunia Naik

Dikarenakan adanya tanda-tanda bahwa OPEC dan produsen sekutu akan terus membatasi pasokan pada bulan Desember

Kamis, 17 Okt 2019 09:15Ekonomi

Imbas Data Penjualan Ritel AS Lesu, Dolar Melemah

Tertekan akan data ritel AS yang lesu dan ketidakpastian Perang Dagang. Dolar melemah pada perdagangan

Kamis, 17 Okt 2019 09:00Nasional

PAN Tidak Gabung Koalisi Jokowi

Walaupun berbeda koalisi, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan parpolnya bakal tetap mendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam lima tahun ke depan

Kamis, 17 Okt 2019 08:45Ekonomi

Imbas Meningkatnya Ketidakpastian Perang Dagang Wall Street Melemah

Dikarenakan lemahnya data ekonomi AS dan ketegangan geopolitik membuat investor menjauhi pasar ekuitas

Kamis, 17 Okt 2019 08:30Nasional

Hari ini UU KPK Baru Resmi Berlaku, Bagaimana Nasib OTT?

KPK khawatir tak bisa lagi gencar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pelaku korupsi karena kewenangannya dibatasi dalam undang-undang tersebut

Kamis, 17 Okt 2019 08:15Bola

Saya Sudah Tak Menyimpan Dendam

Sekian lama akhirnya Maxi Lopez membuka suara soal perasaannya kepada Mauro Icardi

Kamis, 17 Okt 2019 08:00Bola

Man City Bakal Berhadapan dengan Crystal Palace Liga Inggris Pekan Kesembilan

Pemain bintang Manchester City, Sergio Aguero, mengalami kecelakaan saat tengah dalam perjalanan ke tempat latihan. Beruntung, penyerang asal Argentina itu tak mengalami luka akibat insiden tersebut.

Kamis, 17 Okt 2019 07:30Nasional

KPK Tetapkan Walikota Medan dan Dua Orang Tersangka

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan dua orang lainnya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK).Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan,

Kamis, 17 Okt 2019 07:15Nasional

Mau Tahu, Ini Pasal-pasal yang Mulai Aktif, UU KPK Baru Berlaku

Dengan berlakunya UU KPK yang baru,Sejumlah perubahan lembaga yang bermarkas di Kuningan, Jakarta Selatan ini akan terjadi. Undang-Undang KPK yang baru akan berlaku mulai Kamis (17/10/2019).

Kamis, 17 Okt 2019 07:00Berita Sumut

Wujudkan Kondusifitas Wilayah, Personel Kodim 0201/BS bersama Polrestabes Gelar Patroli

Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga kota Medan sekitarnya, personel Kodim 0201/BS bersama personel Polrestabes Medan melaksanakan patroli gabungan, Rabu (16/10/2019).

Kamis, 17 Okt 2019 06:45Nasional

Bakamla RI Libatkan Kementerian/Lembaga Bahas Blueprint Kebijakan Pengamanan Laut Indonesia

Bakamla RI menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) kedua guna membahas blue print kebijakan pengamanan laut Indonesia yang melibatkan kementerian/lembaga di Aula Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta

Kamis, 17 Okt 2019 06:30Nasional

Tiga Pesawat TNI Berhasil Lakukan Modifikasi Cuaca di Sumatera dan Riau

Tiga pesawat TNI berhasil melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Sumatera dan Riau dengan melakukan penyemaian garam untuk membuat hujan buatan

Kamis, 17 Okt 2019 06:15Ekonomi

Lestarikan Ulos Lewat Nilai Seni dan Budaya

Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan RI telah menetapkan ulos sebagai warisan budaya tak benda sejak 17 Oktober 2014. Warga Sumatera Utara secara khusus menyambut dan mengapresiasi hal tersebut, yang ditandai dengan pelaksanaan berbagai kegiatan dalam pe

Kamis, 17 Okt 2019 06:00Berita Sumut

Baru Terkumpul Rp.12 Ribu Jualan Kim, Agus Digelandang Polisi

Baru Terkumpul sebanyak Rp.12 ribu rupiah hasil penjualan judi Kim Liong , tersangka AM alias Agus ,39, warga jalan Mawar nomor 47 kelurahan Sibolga Ilir kecamatan Sibolga Utara kota Sibolga, terpaksa diamankan opsnal Sat.Reskrim Polres Sibolga

Rabu, 16 Okt 2019 23:30Lifestyle

Kerap Lupa saat Interview Pekerjaan Baru, ini 5 Hal yang Haram Dikatakan

Menegangkan dan bikin gugup memang kerap terjadi dalam tahapan interview pekerjaan baru

Rabu, 16 Okt 2019 23:15Ekonomi

Imbas RUU Demokrasi Hong Kong Wall Street Terkapar

Dipicu sentimen Rancangan Undang-Undang (RUU Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong (Hong Kong Human Rights and Democracy Act)