• Home
  • Internasional
  • Presiden AS Donald Trump, Pertegas Akan Tembok Perbatas AS-Meksiko, Walau Tanpa Persetujuan Kongres

Presiden AS Donald Trump, Pertegas Akan Tembok Perbatas AS-Meksiko, Walau Tanpa Persetujuan Kongres

Mtc Sabtu, 12 Januari 2019 23:45 WIB
google
Presiden AS Donald Trump kembali mengancam untuk memberlakukan keadaan darurat nasional untuk mendanai tembok perbatasan tanpa persetujuan Kongres.
MATATELINGA: Presiden AS Donald Trump kembali mengancam untuk memberlakukan keadaan darurat nasional untuk mendanai tembok perbatasan tanpa persetujuan Kongres.



"Saya memiliki hak mutlak untuk memberlakukan keadaan darurat nasional," katanya kepada wartawan.

Gedung Putih membantah laporan bahwa mereka sedang mencari kemungkinan mengalihkan dana dari peruntukkan proyek-proyek rekonstruksi.

Pertikaian politik mengenai pendanaan tembok perbatasan AS-Meksiko membuat pemerintah AS tutup sebagian selama 20 hari, membuat gaji sekitar 800.000 pegawai federal belum dibayar.

Presiden Trump menolak untuk menandatangani anggaran baru yang akan membuka kembali operasional pemerintah jika tidak mencakup dana $5,7 miliar (sekitar 80 triliun) untuk pembangunan dinding pembatas fisik di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Namun perundingan anggaran terhenti karena para politikus Demokrat -yang menguasai Dewan Perwakilan Rakyat- menolak.

Para pemimpin Partai Republik menandaskan bahwa partai berdiri di belakang presiden, meskipun beberapa anggota parlemen dari Partai Republik telah bersuara berbeda.



Bagaimana Trump bisa memintas Kongres?

Kamis (10/1), Trump mengunjungi pos patroli perbatasan di McAllen, Rio Grande Valley,Texas.

Dia menandaskan bahwa jika Kongres tidak menyetujui pendanaan untuk tembok itu, dia 'mungkin ... saya hampir akan mengatakan pasti' memberlakukan darurat nasional untuk memintas anggota parlemen.

Namun langkah itu bisa menghadapi tantangan hukum.

Dana itu juga harus berasal dari dana yang dialokasikan oleh Kongres untuk keperluan lain yang juga akan ditentang oleh beberapa politikus Partai Republik

Tetapi salah satu politikus Republik yang kuat mendukungnya, Senator Lindsey Graham, mengatakan dia tidak bisa 'melihat jalan untuk maju' dan mendesak Presiden Trump untuk mengumumkan keadaan darurat nasional.

Menurut para pakar, langkah seperti itu akan memberikan dasar politik untuk membuka kembali pemerintahan, sementara Trump bisa terus berargumen bahwa dia telah melakukan semua yang dia bisa untuk memenuhi salah satu janji utamanya di kampanye.



Wartawan BBC David Willis di Washington mengatakan bahwa, dengan tidak ada rencana pembicaraan lebih lanjut dengan Demokrat, menyatakan keadaan darurat sekarang tampaknya merupakan opsi yang paling mungkin bagi presiden.

NBC News melaporkan bahwa Trump telah diberi pengarahan tentang satu salah satu skema pengalihan dana yang peruntukkan aslinya adalah untuk proyek-proyek rekonstruksi di daerah bencana, termasuk Puerto Rico.

Namun Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders membantah laporan itu. "Cerita NBC benar-benar palsu, berita palsu, tetapi bukan berarti presiden tidak akan berbicara dengan mereka suatu saat nanti," katanya.

Bagaimana Trump bersikeras tentang tembok?

Trump berbicara di stasiun McAllen, di belakang pajangan senjata dan uang tunai yang dikatakan telah disita oleh patroli perbatasan dari orang-orang yang hendak masuk secara ilegal.

Dia bergabung dengan para petugas patroli perbatasan, dan kerabat orang yang terbunuh oleh imigran gelap.



"Jika kita tidak memiliki tembok perintang ... kita tidak akan dapat menyelesaikan masalah ini," katanya. Menurutnya, tanpa tembok itu (para petugas) akan dihadapkan pada 'kerja keras', 'masalah tak berkesudahan,' dan 'jatuhnya banyak korban jiwa.'

Trump menambahkan: "Mereka mengatakan pembangunan tembok itu cara abad pertengahan ... Tapi ada cara-cara yang memang berhasil."

Apakah Trump mengubah janjinya tentang pendanaan tembok?

Trump menjadikan tembok perbatasan sebagai janji utama kampanye -dan bersumpah akan memaksa Meksiko untuk membiayainya.

Namun Trump menyatakan bahwa dia tidak pernah memaksudkan bahwa Meksiko akan lagsung membayar lunas.

"Ketika di depan ribuan dan ribuan orang saya mengatakan Meksiko akan membiayai tembok ... jelas saya tidak pernah bermaksud mengatakan bahwa Meksiko akan langsung menulis cek," katanya.



Namun, ini berbeda dengan memo kampanye yang diarsipkan dari 2016, saat Trump menguraikan bagaimana ia berencana untuk "memaksa Meksiko untuk melakukan pembayaran kontan sekali jadi" sebesar $5-10 miliar (sekitar 70-14 triliun) untuk dana pembangunan tembok.

Trump mengatakan Kamis kemarin bahwa, kendati bukan pembayaran sekaligus, Meksiko akan "membayar tembok secara tidak langsung, melalui angsuran berkali-kali", di bawah kesepakatan perdagangan baru antara AS, Meksiko dan Kanada.

Para ekonom memperdebatkan hal ini dan sebagian pakar mengatakan bahwa setiap penghematan yang terjadi karena kesepakatan akan langsung ke bisnis swasta dan bukan mengalir ke Departemen Keuangan AS.

(Mtc/Okz)
Editor: Fjr

Sumber: Okezone

T#g:blibliDonald TrumpMatatelingaParlemenPerbatasan AS-MeksikoPresiden ASTerkinimengancam akan tetap menembok
Komentar
Senin, 18 Feb 2019 18:47Berita Sumut

Langgar Aturan, 243 PTS di Indonesia Ditutup Pemerintah

Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) ‎menutup 243 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. PTS yang ditutup umumnya melakukan pelanggaran dan mengeluarkan ijazah palsu.

Senin, 18 Feb 2019 18:38Berita Sumut

Pemko Medan Siap Dukung KPU Sukseskan Pemilu 2019

Ketua KPU Kota Medan Agusyah Damanik didampingi sejumlah komisioner mendatangi Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH di rumah dinas Jalan Sudirman Medan, Senin (18/2). Selain bersilaturahmi, kedatangan mereka untuk menyampaikan persiapan yang tela

Senin, 18 Feb 2019 18:18Berita Sumut

Eldin Ultimatum OPD Laksanakan Program Kerja APBD di 2019

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mengingatkan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan untuk segera melaksanakan seluruh program kerja. Sebab, saat ini sudah memasuki pertengahan bulan Pebruari, sehingga seluruh pr

Senin, 18 Feb 2019 18:02Bola

PS Polres Taput Kurang 'Sportif' Piala Poldasu Cup

Laga memperebutkan Piala Kapoldasu di zona dua, sedikit mengecewakan. PS Polres Taput yang seharusnya bertanding melawan PS Polres Tapasel di Stadion Naposo Kota Sidimpuan sore ini Senin (18/2), gagal dilaksanakan karena ketidakhadiran PS Polres Taput.

Senin, 18 Feb 2019 17:59Berita Sumut

Dua Maling Motor Nyaris Tewas Dipukuli Warga

Dua orang maling motor yang beraksi di kawasan Jalan Ringroad menjadi bulan-bulanan warga, Senin (18/2) dinihari. Bahkan keduanya bisa saja tewas jika tidak diamankan oleh tim Patroli Polsek Sunggal.

Senin, 18 Feb 2019 17:20Berita Sumut

Pengendara Motor Tewas Ditempat Usai Laga Kambing

Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor di kawasan Jalan Medan -Batang Kuis Kecamatan Percut Sei Tuan pada Senin (18/2) pagi menimbulkan korban jiwa. Korban bernama Andre Ayudha Satria (30) warga Jalan Kawat III Gang Rukun No 30 A Medan diketahui tewa

Senin, 18 Feb 2019 16:45Berita Sumut

Ditinggal Sebentar, Tuyul Jarah Rumah Tetangga

Seperti julukannya, Eka Tuyul alias ES ,35, langsung bergerak cepat menjarah benda berharga milik tetangganya usai mengetahui sang korban pergi ke luar rumah. Korban Adi Putra ,52, sontak terkejut mengetahui kediamannya di jalan Perbatasan Medan Polonia

Senin, 18 Feb 2019 16:30Berita Sumut

Berusaha Kabur, Bandar Sabu Kampung Simponi Diringkus Polisi

Meski sudah banyak yang disikat, para pelaku narkoba masih saja berani bermain di wilayah hukum Polsek Perdagangan. Teranyar, Polsek Perdagangan kembali menyikat seorang bandar sabu berinisial AA alias UD 35 warga Lk V Kp Simponi Kel Perdagangan Kec Band

Senin, 18 Feb 2019 16:09Berita Sumut

Gubsu Minta Dewas PDAM Tirtanadi Segera Bereskan Air

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melantik 3 orang Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi di Gedung Lama Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan, Senin (18/2/2019). Dewan Pengawas (Dewas) yang dilantik adalah Sekdaprovsu Hj. R. Sabrin

Senin, 18 Feb 2019 15:28Berita Sumut

Duh, Oknum Kepsek di Padangsidempuan Lontarkan Kata Tak Senonoh Depan Guru dan Murid

Salah seorang oknum kepala sekolah (Kepsek) di salah satu SMK negeri di Padangsidempuan melakukan tindakan tak terpuji. Oknum berinisial SH itu melontarkan kata tak senonoh dihadapan para murid dan guru dalam sebuah acara pada Rabu (13/2) kemarin. Mirisn

Senin, 18 Feb 2019 15:12Berita Sumut

Pekerja Doorsmer Silber Dipukuli 4 OTK

Seorang pekerja di Doorsmer Silber, Jalan Tritura Kelurahan Harjosari ll, Kecamatan Medan Amplas, dipukuli 4 orang tak dikenal (OTK) pada Minggu (17/2) kemarin. Sebelum kasus pemukulan ini, ternyata doorsmer itu sudah berkali-kali diserang diduga oleh k

Senin, 18 Feb 2019 14:34Berita Sumut

Kapoldasu : Perekam Video Penggeledahan Rumah Dody Shah Kabur ke Luar Negeri

Polda Sumatera Utara ternyata masih terus melakukan penyidikan kasus perekam video penggeledahan yang dilakukan oleh Polisi di rumah Direktur PT Anugerah Alam Makmur (ALAM) Musa Idishah (Dody Shah) beberapa waktu lalu. Video itu viral lantaran wanita yan

Senin, 18 Feb 2019 14:19Ekonomi

Terus Menguat, IHSG Kian Dekati Level 6.500

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini. IHSG naik 76,95 poin atau 1,2% ke 6.466.

Senin, 18 Feb 2019 14:11Berita Sumut

Pekan Ini, Poldasu Jadwalkan Pemeriksaan Ketua KNPI Sumut

Dalam pekan ini, penyidik Ditkrimsus Polda Sumut menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua KNPI Sumut Sugiat Santoso untuk dimintai keterangan soal pernyataanya di media massa yang menyebutkan kasus PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) merupakan bentuk krimina

Senin, 18 Feb 2019 14:04Nasional

Ditemukan Korban Paska Ledakan di Luar Arena Debat Tadi Malam

Para korban terdampak ledakan di area Parkir Timur Senayan saat berlangsungnya debat capres putaran kedua tadi malam sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka ditangani di dua rumah sakit berbeda.

Senin, 18 Feb 2019 13:56Berita Sumut

Duh, Pelajar SMK di Sidempuan Diciduk Polisi Karena Miliki Narkoba

Satresnarkoba Polres Padangsidempuan meringkus seorang pelajar SMK yang memiliki narkoba, Minggu (17/2) kemarin. Tersangka diringkus bersama barang bukti berupa 0,21 gram narkoba jenis sabu.