MARHABAN YA RAMADHAN

Sarajevo Gelar Nikah Massal Bagi Puluhan Pasangan Muslim

Fidel W Sabtu, 21 Juli 2018 12:45 WIB
nikah massal di sarajevo / photo: ist
MATATELINGA, Bosnia:  Enam puluh pasangan suami-istri mengikuti acara akad nikah massal di Ibu Kota Bosnia, Sarajevo, Kamis (19/7). Akad nikah secara Islam tersebut didapuk sebagai pernikahan massal Islam terbesar di Eropa.

Seorang imam di Masjid Istiqlal, Sarajevo, Bosnia mengatakan bahwa pernikahaan massal ini bertujuan untuk memudahkan para pemuda Bosnia untuk memulai berkeluarga tanpa harus khawatir dengan biaya resepsi yang mahal.

Acara ini digelar komunitas Islam Bosnia-Herzegovina dengan dukungan dari NGO lokal, MFS-EMMAUS, dan sponsor-sponsor dari Uni Emirat Arab.

Komunitas Islam menyediakan pakaian khusus yang bernuansa Islami untuk para mempelai, dan setiap pasangan dihadiahkan uang tunai 500 marka Bosnia (Rp4,3 juta).

Hukum Bosnia hanya mengakui pernikahan sipil. Pasangan-pasangan tersebut sudah menikah secara sipil, sebelum menjalani akad nikah resmi secara Islam.

Akad nikah massal diselenggarakan berdasarkan Syariat Islam, yang diterapkan sebagai hukum Islam yang mengatur kehidupan umat Islam. Seperti, tuntutan terhadap wanita memakai hijab untuk menutupi rambut diluar rumah.

"Ini sangat penting bagi kami karena kita mempratekkan agama dan menjalani upacara sesuai Islam menjadikan kita suami dan istri di mata Tuhan," kata seorang pengatin bernama Meliha kepada Radio Free Europe Radio Liberty (RFE/RL).

"Menurut agama Islam, kesucian seseorang sangat penting di mata Tuhan. Itu adalah terpenting yang bisa dilakukan tuhan dan kami tidak sabar menunggu. Saya gugup, saya tidak tahu saya mempunyai perasaan yang kuat, emosi," kata pengantin laki-laki bernama Edo.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:bosnianikah massalpernikahan islamsarajevo
Komentar
Jumat, 24 Mei 2019 17:22Berita Sumut

Jambret Handphone, Dua Pemuda Berakhir di Bui

Polsek Sunggal berhasil mengugkap kasus pencurian dengan kekerasan di Jalan Pasar I Gang Wakaf, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Rabu (22/5) sekira pukul 16.00 WIB.

Jumat, 24 Mei 2019 17:03Berita Sumut

Edy Terima Demo Mahasiswa, Jelaskan Proses Assessment Selektif

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menemui belasan pendemo yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (24/5/2019). Menjawab tuntutan terkait kebijakan mutasi pejabat, Gubernur menjelaskan bahw

Jumat, 24 Mei 2019 15:19Berita Sumut

Layani Aksi Unras di DPRD Sumut, Polrestabes Medan Sediakan Mobil untuk Berwudhu

Tidak hanya sekedar memberikan pengawalan, Polrestabes Medan juga melayani para pengunjuk rasa dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Sumatera Utara di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan.

Jumat, 24 Mei 2019 15:00Berita Sumut

Jelang Idul Fitri, Bupati Sergai Sidak Pasar

Bupati Serdangbedagai Soekirman bersama jajarannya melakukan Sidak ke Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan dan swalayan Gemilang Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah, Jumat (25/5/2019). Sidak pasar ini digelar dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 144

Jumat, 24 Mei 2019 14:30Berita Sumut

Sirkulasi Eddy Pengaruhi Cuaca di Sumut, Ini Dampaknya

Sirkulasi Eddy menyebabkan beberapa wilayah Sumatera Utara akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Sirkulasi Eddy adalah sirkulasi di atmosfer berupa pusaran angin dengan durasi harian, dan biasanya jika suatu daerah terdapat Eddy maka

Jumat, 24 Mei 2019 14:07Berita Sumut

Program Tukar Uang dan Pasar Murah Ramadan di Sumut Diluncurkan

Pemerintah Provinsi Sumut dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sumut menghadirkan sebanyak 13 mobil perbankan, pasar murah dan puluhan stand bazar UMKM dalam kegiatan launching Program Penukaran Uang Pecahan Kecil dan Pasar Murah BI dan Perbankan

Jumat, 24 Mei 2019 13:57Ekonomi

Lindungi Mobil Anda dari Huru-Hara

Aksi demonstrasi kini sedang terjadi untuk menanggapi hasil Pemilihan Umum 2019. Aksi demo ini juga diwarnai kerusuhan antara pendemo dengan pihak aparat, yang sampai menyebabkan adanya pembakaran terhadap sembilan mobil yang diparkir di depan Asrama Brim

Jumat, 24 Mei 2019 13:36Berita Sumut

159 Personil Polri di Sumut di Mutasi, Diantaranya Sejumlah Jabatan Kapolsek

Sebanyak 159 personil Polri di jajaran Polda Sumatera Utara di mutasi. Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Nomor : ST/497/V/KEP./2019 yang dikeluarkan tanggal 22 Mei 2019 serta ditandatangani oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto.

Jumat, 24 Mei 2019 12:14

Disenyalir Tilep Uang Klien, Notaris di Medan Masuk Bui

Personil Pidana Umum Kejari Medan meringkus seorang notaris di Medan berinisial Her ,50, di kawasan Perumahan Angel Residence, Jumat (24/5/2019) dinihari. Dia merupakan terpidana dalam kasus penggelapan uang klien yang dijatuhkan hukuman 8 bulan penjara

Jumat, 24 Mei 2019 10:19Ekonomi

Mudik Asyik Tanpa Panik

Meskipun identik dengan kelelahan akibat perjalanan panjang, mudik lewat jalur darat masih menjadi favorit sebagian besar masyarakat Indonesia. Tanpa disadari, kelelahan ini bisa jadi masalah yang serius karena dapat mengakibatkan pengemudi kehilangan fok

Jumat, 24 Mei 2019 08:15Internasional

Duduk di Kursi, Pria India Tewas

Seorang pria India dari golongan dalit tewas setelah dipukuli gegara ia duduk bersama

Jumat, 24 Mei 2019 08:00Bola

Presiden Bayern: Transfer Leroy Sane Terus Diupayakan

Kabar mengenai ketertarikan Bayern Munich terhadap winger Manchester City, Leroy Sane

Jumat, 24 Mei 2019 07:45Nasional

Sengketa Pilpres, Prabowo-Sandi Ajukan Gugatan ke MK

Pasangan calon presiden dan wakil presiden 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan mendaftarkan

Jumat, 24 Mei 2019 07:30Bola

Luka Jovic Lebih Berkualitas dari Suarez Hingga Benzema

Striker Eintracht Frankfurt, Luka Jovic, menjadi salah satu pemain yang ramai diperbincangkan

Jumat, 24 Mei 2019 07:15Ekonomi

Wamen ESDM Cek Pasokan Listrik

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan beban

Jumat, 24 Mei 2019 07:00Bola

Jika Manchester United gagal Lagi, Solskjaer Tak Akan Cari Alasan

Musim kompetisi 2018-2019 bisa dibilang menjadi sebuah kegagalan dan kekecewaan