Sempat Viral "Bocah ES" ini Kembali Hebohkan Warga Net

Mtc Rabu, 09 Januari 2019 08:35 WIB
google
Foto seorang bocah yang datang ke sekolah dengan rambut membeku dan tangannya membengkak menjadi pembicaraan di China tahun lalu, ketika sang guru mengunggah fotonya.
MATATELINGA, China: Foto seorang bocah yang datang ke sekolah dengan rambut membeku dan tangannya membengkak menjadi pembicaraan di China tahun lalu, ketika sang guru mengunggah fotonya.



Kini warganet di China penasaran, apakah keadaan bocah itu lebih baik? Kisahnya menumbuhkan harapan tentang pengentasan kemiskinan di Cina.

Dijuluki sebagai 'Bocah Es' oleh pengguna sosial media di China, Wang yang saat berusia delapan tahun harus berjalan sejauh 4,5km menerjang hujan es menuju sekolahnya di Provinsi Yunnan, barat daya China.

Kegigihannya dalam menghadapi kondisi sulit, dan prestasinya di sekolah mengundang simpati dari di jagat maya. Banyak perubahan terjadi setelah satu tahun berlalu, Wang tidak lagi berjalan kaki sejauh ke sekolahnya, menurut media People's Daily.

Dia dan keluarganya telah pindah ke lokasi yang lebih dekat dari sekolahnya.

Rumahnya kini berlantai dua, dan waktu tempuh ke sekolahnya tidak lebih dari 10 menit, dengan berjalan kaki di jalan beraspal.



"Hidup kami jauh lebih baik" kata sang ayah, Wang Gangkui.

 Baca juga: Lakukan Eksperimen Gila, Remaja Prancis Suntikkan DNA Kitab Suci ke Tubuhnya

"Jika dibandingkan dengan rumah kami yang dulu, berdinding tanah, dan jalanan berlumpur, kini kami punya tempat yang lebih baik untuk berlindung dari angin dan hujan," tambahnya.

Tidak hanya nasib Wang yang berubah, sekolahnya juga berkembang. Keadaan Wang setahun lalu mendorong para investor untuk berinvestasi.

Pemanas ruangan dilaporkan sudah dipasang di tiap kelas, sementara asrama bagi murid yang rumahnya jauh juga sudah dibangun.

"Dia (Wang) adalah murid unggulan, dan dapat berbaur dengan teman-teman sekelasnya," kata wakil kepala sekolah, Fu Heng.



"Semua perhatian ini membuat para siswa merasakan keajaiban dunia dan ide-ide mereka telah berubah banyak. Benih-benih mimpi itu datang bahwa suatu hari mereka akan dapat berjalan jauh dari gunung, dan mereka penuh harapan untuk masa depan," Tutup Fu Heng.

Namun, mimpi Wang tetap sama. Seperti pada 2018, ia berharap bisa menjadi seorang perwira polisi, sehingga ia dapat menangkap orang-orang jahat.

Lebih dari 3.000 pengguna Weibo, layanan micro-blogging di China yang mirip Twitter, telah menggunakan tagar #IceBoyAYearOn untuk membahas kisah Wang. Banyak yang melihat laporan ini sebagai akhir yang bahagia.

"Kekuatan internet benar-benar tidak boleh diremehkan," kata seseorang, ia menilai bagaimana reaksi warganet dapat merubah kehidupan orang lain, seperti yang dialami oleh si Wang si Bocah Es. .



"Perubahan pada Wang ... dan keluarganya memuaskan," tulis pengguna media sosial lain, Chen Li, di Weibo.

"Inilah manfaat dari opini publik, dan upaya bersama dari pemerintah lokal serta orang-orang yang tak terhitung jumlahnya."

"Tata kelola sistem pemerintahan yang baik akan 'mencairkan' lebih banyak 'anak es' dan membawa lebih banyak kekuatan bagi anak-anak miskin," kata yang lain.

Dalam pidato tahun barunya, Presiden Xi Jinping mengatakan pengentasan kemiskinan pedesaan telah menjadi fokus tahun lalu.

"125 kabupaten miskin dan 10 juta penduduk pedesaan yang miskin dilepaskan dari kemiskinan," kata Presiden Jinping.



Pidato itu berlanjut "Untuk mencapai tugas kita mengangkat 10 juta lebih penduduk pedesaan dari kemiskinan sesuai rencana, kita akan tetap fokus dan bekerja keras dalam hal ini."

Namun, beberapa pengguna media sosial menekankan masih banyak yang harus dilakukan dalam meminta pertanggungjawaban pejabat pemerintah jika situasi serupa terjadi di daerah yang menjadi tanggung jawab mereka.

"Jika Anda menangkap pejabat yang korup, Anda juga membantu orang miskin," kata seorang pengguna.

(Mtc/Okz)
Editor: Fjr

Sumber: Okezone

T#g:blibliBocah ESBocah ViralchinaMatatelingaTerkini
Komentar
Rabu, 24 Apr 2019 21:46Berita Sumut

Sidang Perkara Ujaran Kebencian Dengan Terdakwa PH Diundurkan

Sidang perkara ujaran kebencian terhadap alm. H.Taufan Gama Simatupang selaku Bupati Asahan yang dilakukan oleh terdakwa Putra Hutasuhut warga Kisaran yang diunggah pada akun media sosial face book pada Minggu 11 Pebruari 2018 lalu dan kini telah memasuk

Rabu, 24 Apr 2019 21:30Nasional

Jokowi dan Prabowo Direncakan Bertemu, Ketum PAN: Bagus Kalau Bisa

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menyambut baik rencana pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto

Rabu, 24 Apr 2019 21:15Internasional

Lima Tahun Setelah Kematiannya, Jasad Wanita 83 Tahun Ditemukan Sudah Jadi Mumi

Jasad seorang wanita berusia 83 tahun ditemukan telah menjadi mumi oleh keluarganya, lima tahun setelah kematian wanita itu.

Rabu, 24 Apr 2019 21:00Nasional

Bongkar Muat Logistik di Nduga Papua, 2 Prajurit TNI Gugur Ditembak

Dua anggota TNI mengalami luka tembak usai diserang pasukan Organisasi Papua Merdeka (OPM)

Rabu, 24 Apr 2019 20:45Internasional

Gegara Ponsel Terinjak, Anak Tega Bacok Bapak hingga Tewas

eorang pria di Kamboja membacok bapaknya hingga tewas gegara persoalan ponselnya yang terinjak.

Rabu, 24 Apr 2019 20:35Opini

Melawan Upaya Delegitimasi Pemilu 2019

Sejak ditetapkan sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden RI, Jokowi selalu menghimbau kepada seluruh relawan, simpatisan, partai pengusung, partai pendukung, bahkan seluruh rakyat Indonesia agar mengikuti Pemilu 2019 dengan kegembiraan. Kita be

Rabu, 24 Apr 2019 20:30Bola

Tak Layak Bela Klub Raksasa Inggris, Berikut 5 Pemainnya

Liga Inggris menjadi salah satu kompetisi sepakbola paling kompetitif saat ini. Tak heran jika pada akhirnya banyak

Rabu, 24 Apr 2019 20:15Lifestyle

Gemes Liat Mimik Wajah Bayi yang Selalu Berubah-Ubah, Yuk Kenali Artinya

Menyuapi makan anak yang masih balita memang bukan perkara mudah. Tidak semua anak bisa dengan gampang untuk disuapi makan

Rabu, 24 Apr 2019 20:00Lifestyle

Usai Gagal Operasi, Keluarga Jessica Iskandar Tak Terima Pembelaan Dokter

Erick Iskandar, kakak kandung aktris Jessica Iskandar, mengungkapkan kekecewaannya terhadap prosedur medis

Rabu, 24 Apr 2019 19:45Internasional

Ketua Ormas Penodong Migran Diduga Berlatih untuk Membunuh Obama dan Clinton

Terduga ketua organisasi masyarakat yang menodong ratusan migran di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko

Rabu, 24 Apr 2019 19:30Nasional

Jokowi-Ma'ruf 55,8% dan Prabowo-Sandi 44,2% di Real Count KPU 30 Persen

Komisi Pemilihan Umum atau KPU terus mengupdate pengitungan suara Pilpres 2019. Hingga pukul 18.45 WIB

Rabu, 24 Apr 2019 19:15Nasional

Kian Terus Bertambah, Kini Petugas KPPS Meninggal Jadi 144 Orang, 883 Jatuh Sakit

Jumlah Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia dan jatuh sakit terus bertambah hingga sore ini

Rabu, 24 Apr 2019 19:00Berita Sumut

Disenyalir Puluhan ASN di Dapil Sumut 2 "Disawer" Menangkan Caleg Tertentu

Disenyalir ada dugaan kecurangan pada Pemilu serentak 2019 yang berlangsung belum lama ini. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua DPRD Medan, Henry Jhon. Ia menyebut ada mobilisasi ASN (aparatur sipil negara) untuk memenangkan calon tertentu.

Rabu, 24 Apr 2019 18:45Berita Sumut

Patroli KN 332 Lihat Mayat Laki laki Terapung di Laut

Kapal patroli KN 332 saat berpatroli di perairan Belawan tepatnya didepan gudang 214 Ujung Baru Pelabuhan Belawan menemukan mayat terapung di laut Rabu siang (24/4/2019).

Rabu, 24 Apr 2019 18:30Berita Sumut

H.T Bahrumsyah: Minta Pemko Medan Bagikan Kartu BPJS ke Masyarakat

Pemerintah Kota (Pemko) dimihta Komisi II DPRD Medan tidak membuat gaduh di masyarakat, dan melanggar hukum. Karenanya DPRD mendesak Pemko segera membagikan 12.000 kartu BPJS Kesehatan yang sudah dicetak kepada masyarakat.

Rabu, 24 Apr 2019 18:15Berita Sumut

Bakamla Ajak Poksimar Natuna Jaga Keamanan dan Keselamatan Laut

Kasubdit Kerja sama Dalam Negeri Eli Susiyanti, S.H., M.H,. M.M. mengajak masyarakat nelayan Desa Cemaga untuk menjaga keamanan dan keselamatan laut dari semua potensi ancaman terhadap kekerasan di laut, pelanggaran navigasi, pelanggaran hukum dan ancaman