• Home
  • Internasional
  • Serang Pengunjung di Lokasi Wisata, Hiu Terancam Pemusnahan Besar-besaran

Serang Pengunjung di Lokasi Wisata, Hiu Terancam Pemusnahan Besar-besaran

Fidel W Jumat, 09 November 2018 10:41 WIB
Serang Pengunjung di Lokasi Wisata, Hiu Terancam Pemusnahan Besar-besaran .\. photo: ist
MATATELINGA, Jakarta: DI Australia, tewasnya seorang dokter asal Melbourne yang diserang ikan hiu ketika sedang berlibur di Queensland Utara kembali menimbulkan debat, apakah hiu harus dimusnahkan ataukah manusia yang perlu beradaptasi untuk tidak diserang mamalia tersebut.

Daniel Christidis (33) meninggal dunia pada Senin 5 November 2018 di salah satu lokasi wisata terkenal Cid Harbor di Whitsundays,Queensland Utara.

Ancaman serangan hiu dikhawatirkan akan membuat para turis lokal maupun internasional takut datang ke kawasan yang dikenal cantik dengan terumbuh karang dan bagus untuk wisata penyelaman tersebut.

Oleh karena itu, Rob Katter, politikus dari Partai Australia (KAP) di Parlemen Queensland mengatakan bahwa hiu itu harus dimusnahkan, sama seperti memperlakukan binatang lain seperti babi, kanguru, atau kuda liar yang mengganggu kehidupan manusia.

Rob Katter bersama dengan anggota parlemen Partai Liberal di tingkat nasional Keith Pitt menyerukan dilakukannya pemusnahan ikan hiu, meskipun para peneliti ikan hiu menolak langkah itu karena dinilai tidak efektif.

Kematian Daniel Christidis itu hanya berselang enam minggu setelah seorang gadis 12 tahun dan seorang wanita berusia 46 tahun selamat dari serangan hiu di tempat yang sama.

Salah satu cara untuk mencegah serangan hiu di daerah wisata adalah menempatkan drum yang berisi umpan, dan ketika hiu masuk perangkap, mereka akan ditangkap dan kemudian dipindahkan ke tempat lain.

Pemerintah Queensland memasang saluran drum berumpan di Cid Harbor setelah serangan September, menangkap dan menghancurkan enam hiu besar - termasuk lima hiu macan.

Pemimpin Oposisi Negara Deb Frecklington menyerukan agar jalur drum dipasang di Cid Harbor secara permanen.

"Kami telah melihat tiga serangan hiu, satu berakhir dengan tragedi yang mengerikan, dan mereka tidak memiliki program pengendalian hiu, jadi jelas diperlukan upaya lebih ," katanya.

KAP telah lama menganjurkan pemusnahan untuk menangani peningkatan populasi buaya di Queensland utara, dan Rob Katter mengatakan hiu harus ditambahkan ke daftar pemusnahan itu.

Langkah pemusnahan ini tentu saja harus dikombinasikan dengan metode lainnya.

"Saya bukan ahli dalam pengelolaan ikan hiu, tetapi saya ahli dalam mendengarkan orang."

"Jika anda berbicara dengan orang-orang yang telah pergi ke pantai-pantai yang ada selama 30 tahun, apakah mereka dari Cairns, Whitsundays, Townsville, apakah mereka nelayan rekreasi, nelayan profesional, mereka mengatakan jumlah hiu telah bertambah, bahkan mengalami ledakan hiu di beberapa daerah di mana tidak pernah seperti itu sebelumnya.

"Sekarang jika Anda memiliki masalah dengan babi, kanguru, kuda liar, kami mengelola mereka melalui pemusnahan, semua jenis cara yang efektif."

Namun, peneliti ikan hiu di James Cook University, Profesor Colin Simpfendorfer, mengatakan pemusnahan jarang berhasil.

"Spesies yang biasanya bertanggung jawab atas gigitan semacam ini adalah hewan yang bergerak dalam jarak yang sangat jauh," katanya kepada ABC News.

"Ikan hiu banteng yang kita kenal bergerak dari Terumbu Karang Besar ke New South Wales.

Hiu harimau bergerak ribuan kilometer setiap tahun.

"Hewan-hewan ini sangat mobile sehingga jenis program yang sangat lokal ini jarang berfungsi untuk benar-benar mengurangi risiko bagi perenang."

Pada hari Kamis, Menteri Perikanan Queensland Mark Furner menolak desakan untuk memusnahkan hiu yang lebih luas.

"Itu tidak berdasar. Tidak ada kajian ilmiah di balik itu," kata Furner.

"Tidak akan ada jaminan keamanan dengan memperkenalkan pemusnahan hiu. Akan selalu ada hiu di lautan."
Editor: Fidel W

Sumber: okz

T#g:hiuhiu di Queensland Utaraserangan hiu
Komentar
Jumat, 16 Nov 2018 21:11Berita Sumut

Hujan Turun, Terjadi Longsor di Sembahe

Akibat hujan yang menguyur beberapa wilayah di Sumatera Utara (Sumut) menyebabkan terjadinya longsor di daerah Deli Serdang tepat di kawasan Sembahe, Jumat (16/11/2018).

Jumat, 16 Nov 2018 20:56Berita Sumut

Dua Pelaku Spesialis Curanmor Meringkuk Terali Besi

Tim unit Reskrim Polrestabes Medan meringkus dua pelaku kasus pencurian kenderaan bermotor roda dua ditempat kediamannya masing masing. Selain meringkus kedua pelaku, Polisi juga menyita barang buktinya.

Jumat, 16 Nov 2018 20:52Nasional

Fokuskan Keselamatan Nelayan, SPKKL Ambon Kunjungi Nelayan dan Siswa SD

Dalam rangka Bina Kreasi Maritim Bakamla, Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Ambon memfokuskan kegiatan bagi masyarakat nelayan dan pelajar melalui sosialisasi ke dua lokasi desa nelayan dan satu sekolah dasar di Kota Ambon, Maluku,

Jumat, 16 Nov 2018 20:48Berita Sumut

Pemprov Harapkan Prestasi Atlet Sumut Terus Meningkat

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berharap prestasi olah raga atlet Sumut terus meningkat. Juga semakin banyak atlet Sumut yang mengukir prestasi yang membanggakan di tingkat nasional dan internasional

Jumat, 16 Nov 2018 20:41Berita Sumut

Poldasu Tangkap Aktivis Asal Batubara

Direktorat kriminal khusu bagian unit Cyber Cerime Polda Sumatera Utara (Sumut) dikabarkan telah melakukan penangkapan terhadap seorang aktivis asal Kabupaten Batubara, berinisial MYH ,27,.

Jumat, 16 Nov 2018 20:33Berita Sumut

Pemprov Sumut Dukung Usaha Pengolahan Sampah

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendukung usaha pengolahan sampah yang dilakukan oleh masyarakat secara swadaya. Apalagi, selain dapat mengatasi pencemaran lingkungan, juga bisa menjadi penghasilan tambahan

Jumat, 16 Nov 2018 20:19Berita Sumut

Rumah Toko Nyaris Ludes di Lalap Sijago Merah

Sijago Merah meluluhlantakan satu unit Rumah Toko (Ruko) di Jalan Bahagia Baypass, Medan Kota

Jumat, 16 Nov 2018 19:56Berita Sumut

Tim SAR Masih Melakukan Pencarian Jenazah Rony

Memasuki hari ke-4, melakukan jenazah Rony Rizky ,14, yang hanyut di Sungai Batang Gadis, belum juga ditemukan. Seratusan Bayo Panjala (penjaring ikan-red) diturunkan untuk mencari jasad remaja tersebut.

Jumat, 16 Nov 2018 19:50Berita Sumut

Gubsu Edy: Islam di Nias Harus Rahmatan Lil Alamin

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersilaturahmi dengan masyarakat, usai shalat Jumat di Masjid Jami' Shalehin, Desa Miga, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Jumat (16/11). Gubernur menyampaikan bahwa Islam di Nias harus rahmatan

Jumat, 16 Nov 2018 19:37Berita Sumut

Penilaian Kecamatan Terbaik Tingkat Provsu Tahap Final Tahun 2018

Tim Penilai Kecamatan Terbaik Tingkat Propinsi Sumut, di hadapan Bupati Sergai Ir H Soekirman, Jumat (16/11/2018) di Aula Sultan Serdang Komplek Perkantoran Bupati Sergai, Sei Rampah. Kecamatan Teluk Mengkudu masuk Nominasi penilaian Kecamatan terbaik Tin

Jumat, 16 Nov 2018 19:33Nasional

1.000 PNS TNI Ikuti Olahraga Bersama HUT ke-47 Korpri

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-47 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang jatuh pada tanggal 29 November 2018 mendatang, sekitar 1.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU mengikuti olahraga bersama

Jumat, 16 Nov 2018 19:30Berita Sumut

Akhyar : Kepling Harus Berkantor

Wakil Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si tegaskan, Kepala Lingkungan (Kepling) harus lebih peka dan peduli terhadap warga. Untuk itu setiap Kepling jangan pernah berkantor di Kantor Lurah, namun harus di wilayahnya masing-masing.

Jumat, 16 Nov 2018 19:16Berita Sumut

Pemkab Sergai Gelar Gerak Jalan Beregu dan Senam Sehat

MATATELINGA, Sergei: Memperingati  ulang tahun (Hut) Korpri  ke- 47 tahun di kantor Pemerintahan Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) diakana perlombaan  jalan beregu sebanyak 54 grup. L

Jumat, 16 Nov 2018 19:00Berita Sumut

KN Bintang Laut Bakamla RI Tangkap Dua Kapal Vietnam Berbendera Malaysia

Kapal patroli Bakamla RI KN Bintang Laut 4801 yang dikomandani oleh Margono Eko melakukan adhoc terhadap dua kapal Vietnam berbendera Malaysia yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Indonesia, untuk selanjutnya di kawal m

Jumat, 16 Nov 2018 18:45Berita Sumut

Braakk.. 10 Unit Papan Reklame Bermasalah Kembali Ditumbangkan

Papan reklame bermasalah terus jatuh bertumbangan menyusul kian gencarnya Tim Gabungan Pemko Medan melakukan penertiban di seluruh ruas jalan di Kota Medan. Kali ini penertiban dilakukan di empat ruas jalan, sebanyak 10 papan reklame bermasalah kembali di

Jumat, 16 Nov 2018 18:35Berita Sumut

Aptikom Puji Komitmen Pemko Binjai Kembangkan Konsep Smart City

Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom) Wilayah I Sumatera-Aceh, untuk pertama kalinya melakukan kunjungan ke Pemerintah Kota Binjai, yang dipimpin oleh Prof Dr Opim Salim Sitompul, beserta rombongan, dan disambut Sekretaris Daerah Ko