TKI Hongkong Dibui Karena 'Live Streaming' Anak Majikan

Fidel W Selasa, 17 April 2018 10:55 WIB
photo ilustrasi by kompas
MATATELINGA, Hongkong: Tenaga kerja asal Indonesia (TKI) di Hong Kong divonis tiga bulan penjara lantaran menayangkan video anak-anak majikannya yang sedang mandi, Senin (16/4).

Yuli Kristiani, 28 tahun, merekam tiga dari empat anak majikan meski ibu mereka melarang dia memotret atau memvideokan anak-anaknya tanpa izin.

Tayangan live streaming Facebook selama 17 menit itu memperlihatkan anak-anak Hong Kong yang sedang mandi telanjang diguyur air pancuran.


Pengadilan Hong Kong Timur mendengarkan bahwa Yuni merekam video tersebut pada 1 Desember lalu, meski ibu mereka, majikannya, melarang dia memotret atau memvideokan anak-anaknya tanpa izin.

Dilansir South China Morning Post, Yuni disebut telah mendapatkan pengampunan dari keluarga, seperti disebut dalam surat mitigasi, setelah dia mengaku bersalah dalam satu tuduhan yakni mendapat akses ke komputer dengan niat tidak jujur.

Rekaman dimulai dengan foto Yuni dari jarak dekat dengan kamera ponselnya, yang lalu diletakkan di wastafel, sebelum menunjukkan tayangan bocah laki-laki berusia lima tahun dalam keadaan telanjang di bak mandi.

"Tunggu, kamera tidak bisa merekam kamu," kata Yuni saat si bocah keluar dari bak mandi untuk berpakaian.


Yuni terlihat tersenyum di kamera, sedangkan si bocah tampak tak senang sehingga menampik ponsel Yuni dan berkata, "Jangan foto saya."

Bocah itu juga terdengar bertanya soal apakah dia masih direkam, dimana Yuni terdengar menjawab "Tidak", sebelum dia memanggil anak majikannya yang lain, bocah kembar berusia tujuh tahun dengan nama China dan merekam saat mereka mandi di pancuran.

Video itu menuai perhatian majikannya setelah seorang tetangga melihatnya di laman Facebook. Si majikan lalu mengidentifikasi ketiga anaknya dalam video dan melapor polisi. Video itu dihapus dua hari kemudian.

Saat ditanya, Yuni pada awalnya menyebut bahwa anak-anak majikannya yang minta merekam video itu untuk bersenang-senang. Namun kepada polisi, anak-anak itu menyatakan mereka tidak setuju direkam dan tidak pernah menggunakan ponsel Yuni.

Yuni juga menyebut bahwa dia tidak sengaja memposting video itu, dan bersikukuh anak-anak majikannyalah yang merekam video itu dengan ponselnya. Lewat surat mitigasi, pengacara Yuni menyatakan kliennya tidak mengetahui konsekuensi perbuatannya dan menyesalinya.

Pengadilan Hong Kong memutuskan bahwa hal itu adalah kasus serius dan merupakan pelanggaran privasi. Hukuman tiga bulan penjara merupakan keringanan dari tuntutan sebelumnya empat setengah bulan, karena Yuni telah mengaku bersalah. (nat)
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:anak majikanburuh migranhongkonglive streamingmajikanTKItneaga kerja
Komentar
Jumat, 18 Jan 2019 18:13Berita Sumut

Polisi Didesak Segera Tangkap Sintong Gultom

Sekelompok pemuda dari Forum Mahasiswa dan Pemuda Peduli (Formasi) Tapanuli Tengah berunjuk rasa di Mapolda Sumut, Jumat (18/1/2019). Mereka mendesak agar polisi segera menangkap Sintong Gultom, tersangka kasus perjalanan fiktif DPRD Tapteng yang saat ini

Jumat, 18 Jan 2019 18:00Internasional

Karyawan Perusahaan China Dihukum Merangkak di Jalan, Kenapa...

Karyawan di sebuah perusahaan mungkin akan menerima kemarahan dari si bos atau yang terburuk akan mengalami pemotongan gaji jika tak mampu mencapai target yang telah ditetapkan. Namun, hal tersebut merupakan suatu yang wajar.

Jumat, 18 Jan 2019 17:45Nasional

Presiden Jokowi: Kembali Buka Stasiun Cibatu yang Sempat Pakum

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kembali (reaktivitas) jalur kereta api (KA) yang pernah ditutup di sejumlah stasiun yang dipusatkan di Stasiun Cibatu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Jumat (18/1/2019) siang.

Jumat, 18 Jan 2019 17:30Nasional

Akhirnya Pembebasan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir di Setujui Presiden Jokowi, ini Kata Keluarga Besar

Keputusan Presiden Joko Widodo yang menyetujui pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir disambut gembira oleh pihak keluarga besarnya.

Jumat, 18 Jan 2019 17:15Lifestyle

Tidak Hanya Lelaki yang Bisa Jadi Kernet Mobil, Yuk Intip Kernet Cantik & Hot Satu ini Asal Jepang Loh...

Biasanya sopir truk identik dengan pria, karena terkesan sebagai pekerjaan yang keras dan kasar. Sopir truk pun sangat identik dengan minuman keras dan asap rokok.

Jumat, 18 Jan 2019 16:45Lifestyle

Kata - Kata ini Sontak Viral di Warga Net, Pasca Depat Pilpres 2019

Seperti yang telah diketahui, pada Kamis 17 Januari 2019 malam debat perdana antara paslon pilpres 2019, Jokowi-Ma’aruf Amin serta Prabowo-Sandiaga Uno.

Jumat, 18 Jan 2019 16:45Berita Sumut

Diduga Stres, Rahmad Wijaya Nekat Gantung Diri

Rahmad Wijaya Syahputra (38) warga Pasar 7, Dusun VI, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak Deliserdang nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Warga di kawasan itu menduga Rahmad nekat gantung diri lantara stres.

Jumat, 18 Jan 2019 16:30Berita Sumut

Universitas Terbuka Medan Tawarkan Bantuan Untuk Guru PAUD

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menerima kunjungan Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka (UT ) Medan Dra Sondang P Pakpahan MA di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Jumat (18/1). Selain ingin memperkena

Jumat, 18 Jan 2019 16:15Berita Sumut

Dalam Dua Pekan, Polres Sergai Ringkus 16 Tersangka Narkoba

Dalam kurun waktu 9 hingga 18 Januari 2018, jajaran Polres Sergai meringkus 16 orang pelaku narkoba. Dari para tersangka, polisi menyita sebanyak 15,26 gram sabu dan 2,7 gram ganja kering.

Jumat, 18 Jan 2019 15:51Berita Sumut

Oppung Sudiono Tewas Dibantai Tetangga, Tiga Cucunya Alami Luka Tusuk

Kasus pembunuhan terjadi di Desa Sigotom Julu Kecamatan Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (18/1/2019) dinihari. Satu orang warga dilaporkan tewas, sedangkan tiga lainnya mengalami luka akibat peristiwa pembunuhan itu.

Jumat, 18 Jan 2019 14:59Nasional

Panglima TNI : Prajurit Korpaskhas Menjadi Yang Terdepan Dalam Setiap Medan Pengabdiannya

Prajurit-prajurit komando tidak pernah ragu menjadi yang terdepan dalam setiap medan pengabdian menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI. Walau bagaimanapun rintangan dan tantangan, tidak sedikitpun membuat gentar para prajurit komando kebanggaan rakyat

Jumat, 18 Jan 2019 14:38Berita Sumut

Kombes Yuli Lebih Takut Didoakan Orang yang Teraniaya

Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Yuli Kurniawan yang baru menjabat kurang lebih sebulan di DitLantas Polda Sumut akan membuat semua personel menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Jumat, 18 Jan 2019 14:20Berita Sumut

Tak Kapok Merampok, Kaki Residivis Ini Dibedil Polisi

Meski sudah dipenjara dua kali, ternyata tidak membuat HA alias Iwan (29) kapok untuk melakukan aksi perampokan. Iwan tetap beraksi kembali baru-baru ini. Namun kali ini warga Jalan Pertempuran Kelurahan Pulo Brayan Kota, Medan Barat ini mendapat balasa

Jumat, 18 Jan 2019 13:56Nasional

Bakal Diterapkan, Peserta BPJS Kesehatan Akan Dikenakan Biaya Ketika Berobat

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf menerangkan, ketentuan urun biaya itu diberlakukan bagi jenis pelayanan kesehatan yang dianggap dapat menimbulkan penyalahgunaan. Akan tetapi, saat ini, kata dia, urun biaya memang belum diberlakukan, karena

Jumat, 18 Jan 2019 09:28Nasional

Wujudkan Kerukunan Antar Umat Beragama, Bakamla RI Rayakan Natal

Sebagai bentuk kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama, Bakamla RI melaksanakan perayaan Natal secara sederhana di Markas Komando Badan Keamanan Laut Republik Indonesia, Jalan Proklamasi, No.56, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Jumat, 18 Jan 2019 08:23Berita Sumut

Dua Aktivis Peras Pegawai Kemenag Asahan Masuk Sel Tahanan Polisi

Dua orang yang mengaku aktivis di jebloskan ke dalam sel tahanan Polres Asahan, kedua orang yang mengaku aktivis tersebut diantaranya MKUD alias Umam ,21, mahasiswa Fakultas hukum UNA warga jalan KH.Agus Salim kelurahan Selawan Kota Kisaran Timur dan EH