• Home
  • Internasional
  • Taiwan Lawan Tekanan China dengan Gelar Latihan Militer Besar-besaran

Taiwan Lawan Tekanan China dengan Gelar Latihan Militer Besar-besaran

Fidel W Jumat, 08 Juni 2018 05:56 WIB
Taiwan menggelar simulasi menangkal invasi dan menggunakan pesawat nirawak sipil untuk pertama kalinya dalam latihan militer / photo: ist
MATATELINGA, Taiwan:  Taiwan menggelar simulasi menangkal invasi dan menggunakan pesawat nirawak sipil untuk pertama kalinya dalam latihan militer tahunan yang digelar di tengah ketegangan dengan China.

Latihan ini dipimpin oleh Presiden Tsai Ing-wen dan disaksikan oleh raja eSwatini, kerajaan Afrika yang sebelumnya dikenal dengan nama Swaziland, di tengah perang diplomatik Taiwan dan China.

China mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya, di bawah kebijakan "satu China," dan Beijing tak pernah menepikan kemungkinan menggunakan cara paksa untuk merebut daerah tersebut.

Angkatan udara China telah melakukan serangkaian manuver militer dekat pulau tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Taipei menyebutnya sebagai tindakan intimidasi.

"Efektivitas tempur angkatan bersenjata kami adalah jaminan bagi keamanan nasional kami. Itu adalah basis berkembang masyarakat, dan merupakan kekuatan pendukung bagi nilai demokrasi dan kebebasan kami," kata Tsai di latihan Han Kuang di Taichung.

"Selama angkatan bersenjata kami masih ada, Taiwan pasti akan bertahan."

Lebih dari 4.000 personel dan lebih dari 1.500 buah alat pertahanan dikerahkan dalam latihan tahunan ini. Sementara pesawat nirawak atau drone terbang lalu lalang untuk memberikan pengintaian medan perang dan pekerja konstruksi berlatih memperbaiki landasan pacu.

Raja Mswati III, raja mutlak Afrika terakhir sekaligus satu-satunya sekutu Taiwan yang tersisa di benua tersebut, adalah pemimpin negara pertama yang menyaksikan Han Kuang sejak Tsai menjabat pada 2016.

China selama ini meminta eSwatini untuk memutuskan hubungan dengan Taiwan, dengan tenggat waktu September awal, ketika Beijing menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi pemimpin Afrika.

Taiwan menuding China menggunakan diplomasi uang untuk memancing para sekutunya, menjanjikan paket bantuan yang menjanjikan. Beijing menampik tudingan tersebut.

"Dalam proses latihan yang berlangsung, angkatan bersenjata kami menunjukkan kemampuan bertempurnya dan negara sekutu kami bisa menyaksikan," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Taiwan, Chen Chung-chi.

"Ini adalah satu cara yang kami harap bisa memperdalam dialog antara kedua belah pihak."

Taiwan menyatakan telah menerima jaminan dari eSwatini bahwa hubungan kedua negara dalam keadaan mantap.

Belum lama ini, Taiwan kehilangan dua sekutu diplomatiknya yakni Burkina Faso dan Republik Dominika yang lebih memilih membangun hubungan dengan Beijing. Taipei hanya memiliki hubungan resmi dengan 18 negara di dunia.

Chen mengatakan Taiwan juga sangat ingin mengikuti latihan angkatan laut pimpinan Amerika Serikat yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Jika terwujud, hal ini pasti membuat marah China yang batal berpartisipasi.

Latihan lingkar pasifik atau RIMPAC, disebut sebagai kegiatan maritim internasional terbesar yang digelar dua tahun sekali di Hawaii pada Juni dan Juli. Pentagon membatalkan undangan untuk China sebagai respons atas militerisasi di Laut China Selatan.

Ketegangan antara Taiwan dan negara tetangganya yang besar itu meningkat dalam berapa bulan, di tengah kecurigaan China kepada pemerintahan Tsai yang diduga ingin mendorong kemerdekaan resmi negaranya.

Tsai selama ini mengatakan ingin mempertahankan status quo, tapi akan melindungi keamanan Taiwan dan tak akan rela dirundung Beijing.

Taiwan dilengkapi dengan persenjataan yang sebagian besar berasal dari Amerika Serikat dan terus meminta Washingto menjual persenjataan yang lebih canggih, termasuk jet tempur baru.

Pakar militer menyebut kini China mempunyai senjata yang lebih kuat ketimbang Taiwan. Pasukan mereka kemungkinan besar bisa dengan cepat mengepung pulau jika AS tak segera datang memberikan bantuan.
Editor: Fidel W

Sumber: cnn

T#g:chinaPresiden Tsai Ing-wentaiwanlatihan militer
Komentar
Selasa, 23 Okt 2018 20:19Berita Sumut

Buntut Pembakaran Bendera Tauhid, GNPF Sumut Dukung Pembubaran Banser

Lantaran anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser), salah satu organisasi sayap Nahdlatul Ulama, membakar bendera warna hitam yang berlafadz tauhid bertepatan di Hari Santri di Garut pada Minggu (21/10), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumate

Selasa, 23 Okt 2018 18:30Berita Sumut

Oknum Polisi Penista Agama Diserahkan Ke Kejari Asahan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menerima pelimpahan tahap dua berupa tersangka dan barang bukti kasus dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad melalui akun media sosial (medsos) Facebook dengan tersangka Aipda Saperio Sahputra Perangin-angin Pinem (4

Selasa, 23 Okt 2018 18:10Nasional

TNI Bersihkan Area Likuifaksi di Balaroa

Kegiatan clearing lokasi di Balaroa bertujuan untuk menghilangkan rasa trauma masyarakat, karena kalau kita biarkan rumah-rumah masih hancur, masyarakat yang datang untuk melihat akan merasa trauma berkepanjangan.

Selasa, 23 Okt 2018 17:55Berita Sumut

Walikota Medan Diharapkan Dukung Pedagang Pasar Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Deputi Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut Umardin Lubis, minta dukungan penuh Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi agar seluruh tenaga kerja baik formal maupun informal yang ada di Kota Medan pes

Selasa, 23 Okt 2018 17:30Berita Sumut

Ijeck Minta Target 10.500 Hektar Peremajaan Perkebunan Sawit Rakyat Terwujud

Target peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahun 2018 seluas 10.500 hektar diharapkan segera terealisasi. Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) dan stakeholder terkait diminta bersinergi dan berkolaborasi melakukan upaya per

Selasa, 23 Okt 2018 17:07Berita Sumut

Poldasu Secepatnya Limpahkan Sukran Tanjung ke Jaksa

Kasus Sukron J Tanjung yang ditangani oleh Penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut secepatnya dilimpahkan ke Kejaksaan. Sebab, berkas mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) itu telah dinyatakan lengkap (P-21).

Selasa, 23 Okt 2018 17:00Berita Sumut

Kendalikan Peredaran Narkoba, Napi Lapas Tanjung Gusta Dihukum Mati

Egah Halim, narapidan Lapas Tanjung Gusta Medan diganjar pidana mati dari majelis hakim PN Medan. Ia terbukti mengendalikan narkotika jenis pil ekstasi dari dalam Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan.

Selasa, 23 Okt 2018 16:59Nasional

TNI Gelar Lomba Menggambar Bagi Anak-Anak Pengungsi Sulteng

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yudha Cakti (WYC) Kodam XIV/Hasanuddin dipimpin Lettu Inf Sahang dan Batalyon Infanteri Para Raider 432/Waspada Setia Jaya (Yonif Para Raider 432/WSJ) Divisi 3/Kostrad dipimpin Kapten Inf Nur Cahyo, men

Selasa, 23 Okt 2018 16:54Nasional

TNI Bantu Bangun Rumah Warga di Desa Senayan Sumbawa Barat

Pasca bencana gempa berkekuatan 7.0 skala richter pada 5 Agustus 2018 lalu, tidak hanya menghancurkan bangunan maupun infrastruktur yang berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat, namun juga sebagian wilayah Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat ikut terkena da

Selasa, 23 Okt 2018 16:44Berita Sumut

PNS TNI Wilayah Medan Ikut Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat

Sebanyak 56 orang PNS TNI Wilayah Medan mengikuti seleksi Ujian Dinas Tk I dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat Tingkat Sarjana di Aula Transito Ajendam Jalan Abdul Manaf Lubis, Gaperta Medan

Selasa, 23 Okt 2018 16:36Berita Sumut

Istri Seharusnya Disayangi, Oknum PNS Dinas Kehutanan Sumut Malah Menganiaya

Unit Reskrim Polsek Patumbak melakukan penangkapan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Kehutanan Sumut, berinisial ND ,54, warga Jalan Bajak V Kelurahan Harjosari II, Medan Amplas.

Selasa, 23 Okt 2018 16:20Berita Sumut

Hubungan Kerjasama Jepang dan Sumut Diharapkan Meningkat

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah berharap kerjasama antara Jepang dan Sumut akan terus meningkat di masa depan, khususnya yang berkaitan dengan teknologi. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri acara 60 Tahun Hubungan Diplomati

Selasa, 23 Okt 2018 16:00Berita Sumut

Polisi Tahan Penyimpan Senpi Tersangka Pembunuh Satu Keluarga din Tanjung Morawa

Pihak kepolisian akhirnya berhasil menangkap tersangka ke 4 pelaku pembunuhan sekeluarga di Tanjung Morawa terhadap Manager PT Domas bernama Muhajir ,49,, istrinya Suniati ,50, dan anaknya Solihin ,12, warga Gang Rasmi, Dusun III Tanjung Morawa, pada Sela

Selasa, 23 Okt 2018 15:45Bola

PSSI AKhirnya Tunjuk Bima Sakti Latih Timnas

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya memutuskan tidak lagi memakai jasa Luis Milla untuk melatih Timnas sepakbola Indonesia. Keputusan ini dibuat karena pelatih berkebangsaan Spanyol ini tak kunjung datang untuk perpanjangan kontrak.

Selasa, 23 Okt 2018 15:30Berita Sumut

Wali Kota Gelar Jamuan Makan Malam Dengan Peserta Bulan PRB

Wali Kota Gelar Jamuan Makan Malam Dengan Peserta Bulan PRB

Selasa, 23 Okt 2018 15:15Berita Sumut

Gubernur Edy Lepas Pemberangkatan 2000 ton Bantuan Logistik Korban Bencana Alam Sulawesi Tengah

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menjadi Pembina Apel Siap Siaga Bencana dan Pemberangkatan Logistik 2000 ton bantuan masyarakat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (23/1